Waktu kecil, saya sempat menyukai Mbak Rini.
Suka? Maksudnya suka seperti apa?
Yaa jelas suka seperti halnya laki-laki menyukai wanita. Namun, namanya juga anak-anak. Mungkin ini kali yaa yang namanya cinta monyet. (*Kalau orang dewasa jatuh cinta, apa namanya yaa? Hehe*)
Rumah Mbak Rini ini tidak jauh dari rumah Ibu saya di Cilincing. Kira-kira 15 menit naik sepeda. Dan itu jelas sebuah kebahagiaan tersendiri. Sebab kata si Ami, adik saya, “Lokasi menentukan prestasi. Kalo pacaran jarak jauh, namanya korospondensi”
(more…)
(*Penonton… Aye udah sebulan nih nggak posting. Banyak juga cerita yang mengendap selama ‘pertapaan’ sebulan ini. Saking banyaknya, sampai bingung, apa yang mau diceritakan lebih dahulu. Hehehe*)
Cerita dibawah ini, mungkin tidak ada kaitannya satu sama lain. Dan mungkin juga tidak membawa perubahan apa-apa dalam hidup anda (*karena saya memang tidak berminat membagi-bagi moral saya yang sedikit ini kepada publik*). Dan yang lebih parah lagi, nampaknya juga tidak akan membuat anda kenyang setelah membaca.
Sialnya, saya tetap akan cerita.
Oke, tanpa basa-basi lagi. Ini ceritanya.
Cerita Pertama: Balada Ulang Tahun
(more…)