Maret 8, 2008
Partai Internet dan Khayalan Jorok
Posted by bangaiptop under Orang Indonesia, Pendidikan, Republik IndonesiaHari ini, tumben saya berandai-andai. Capek, makan siang mikir yang aneh-aneh terus. Kali ini, menulis yang ringan saja. Topiknya juga tidak kalah ringannya, khayalan.
Hmhh, apalagi yang lebih ringan daripada khayalan?
Katanya, mengkhayal kebaikan saja, sudah merupakan sebuah kebaikan. Dan (katanya) mengkhayal jorok, masih belum dosa selama belum dilaksanakan. Hehe.
Maka itu mari kita mengkhayal saja. Selama mengkhayal masih gratis dan tidak dibebani dosa, tidak apa-apa, toh? Hehe.
Kali ini, tema khayalannya adalah partai internet. Maaf, bukan mengkhayal jorok. Kalau mau mengkhayal jorok, silahkan sendirian saja. Jangan ajak-ajak saya. Tak sudi aku kalau situ mengkhayal kotor di samping saya. Apalagi menjadikan saya bahan khayalan jorok anda.
Hiii. Amit-amit jabang boneng.
Latar Belakang.
Tidak etis kalau khayalan ini tidak pakai latar belakang. Maka itu, saya jelaskan dulu latar belakang khayalan ini pada anda, penonton.
Begini ceritanya;
Belum lama ini, Barack Obama, kandidat presiden US diwawancarai sebuah majalah musik, Rolling Stones. Isinya menarik sekali. Obama bilang “Pemilih muda, muak dengan kenyataan bahwa kongres dan pemerintahan adalah sekumpulan politisi yang tidak dapat diandalkan. Mereka pikir, pemerintah adalah sekumpulan orang tolol yang memeras rakyat. Itu tidak benar. Pendapat itu harus diperbaiki. Mereka tidak tahu kegunaan pemerintah. Pemerintah ada untuk melindungi rakyat. Pemerintah ada karena rakyat. Bukan sebaliknya. Untuk memperbaiki pendapat bahwa pemerintah itu tolol, satu-satunya cara, adalah dengan memperbaiki pemerintahan itu sendiri“.
Wah benar juga. Lepas dari sosok pribadi Obama (agar tidak ad hominem), pendapat itu (menurut saya) baik sekali.
Daripada memaki-maki pemerintah RI. Rezim saat ini yang berkuasa. Yang keberpihakannya terhadap rakyat kecil sungguh sedikit. Lebih baik melakukan tindakan langsung. Sebuah tindakan yang diyakini mampu memperbaiki hajat hidup rakyat.
Bagaimana?
Untuk duduk di pemerintahan, rahasia umum, bahwa kita harus sekolah jadi punggawa pemerintahan. Atau melalui partai.
Jadi punggawa pemerintahan artinya hanya satu, apapun rezimnya, anda harus patuh pada rezim itu. Membangkang sedikit saja, maka cap pemberontak ada di jidat anda. Membangkang banyak, maka capnya adalah ‘Gerakan Pengacau Keamanan’. Hehe.
Kalau mau melawan. Kalau mau merubah keadaan. Sementara tidak mau dicap pembangkang. Yaa bikin partai. Bikin organisasi. Bikin perkumpulan. Berserikat. Menjadi satu. Punya keyakinan teguh. Agar jangan gontok-gontokan sendiri di dalam.
Maka itu, hari ini, kita mengkhayal saja. Khayalannya simpel. Pura-pura bikin partai.
Bikin partai? Ohoo! Partai apa? Apa agendanya?
Yaa kita sadar, tidak semua aspirasi rakyat bisa disampaikan dan disuarakan melalui partai ini. Ini bukan partai luar biasa. Ini hanya partai biasa yang yang mencoba memperbaiki hajat hidup rakyat.
Tentu saja tidak semua rakyat Indonesia bisa disuarakan. Ini bukan partai para manusia super. Ini partainya orang internet. Maka kita hanya menyuarakan suara rakyat internet orang Indonesia.
Nama partainya; Partai Internet.
Agendanya;
1. Sekolah online gratis
Namanya juga partai internet. Kegiatannya pasti tidak jauh dari online. Dan untuk mendukung pendidikan di Indonesia, sekolah online diperbanyak dengan mutu yang diperbaiki.
Diusahakan semaksimal mungkin sekolah gratis. Andai tidak bisa gratis, yaa murah meriah begitu.
Sekolahnya, yaa macam-macam jenisnya. Ada sekolah ketrampilan bahasa, mulai bahasa mesin seperti bahasa C atau PHP hingga bahasa asing. Seperti bahasa Inggris atau bahasa Jepang dan bahasa lainnya.
Dunia internet adalah dunia bahasa. Untuk mengetahui isi internet, butuh keahlian berbahasa. Selain itu, ada pula sekolah ketrampilan lainnya.
Caranya:
Jangan sendirian. Harus kerjasama. Salah satunya, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan RI, agar sekolah ini dimasyarakatkan pada publik.
Kalau dapat pendidikan lebih baik, nasib anak manusia juga dapat jauh lebih baik.
2. Akses internet gratis di tempat pelayanan publik
Nampaknya propinsi se-Indonesia harus iri pada orang-orang Jogja. Bagaimana tidak, jika daerah istimewa ini ternyata mempunyai akses hot-spot internet terluas jika dibandingkan propinsi-propinsi lain. Akhir tahun 2007, cakupan hot spot, internet tanpa kabel, meliputi lebih dari 50% kawasan keseluruhan di Jogja.
Akses internet gratis adalah sarana awal publik yang baik untuk mengakses informasi melalui internet. Maka itu, memasyarakatkan akses internet gratis itu penting.
Tidak kalah pentingnya, jika akses tersebut ditempatkan di ruang publik.
Menarik sekali, jika semua perpustakaan daerah di RI ada akses internet gratis. Menarik sekali, jika semua puskesmas, semua terminal bus kota, semua kantor polisi, semua lapangan bermain anak-anak dan sarana publik lainnya ada akses internet gratis.
Menarik bukan, jika anda menunggu angkotan perkotaan sambil membaca koran online. Atau dokter di puskesmas yang mengecek kesehatan warga melalui database dalam jaringan. Atau polisi yang mampu menuangkan isi hati dan hasil pekerjaannya ke dalam blog. Atau orangtua yang menemani anaknya bermain sambil nge-net. Asyik loh itu semua.
Maka itu, akses internet gratis di pusat pelayanan publik itu penting.
Caranya:
Bekerja sama dengan semua penguasa akses ruang publik. Beri pelatihan agar mereka mampu mengatasi instalasi internet. Jadi pinternya bisa sama-sama. Sementara itu, agar gratis, buatlah subsidi silang. Pajak dari industri berat berpolusi tinggi dinaikkan untuk membantu program ini.
Jadi, rakyat tidak hanya dapet sakit paru-paru saja dan tetap bodoh. Tapi punya kesempatan terhadap akses gratisan yang bikin pintar. Cihuyy.
3. Buku pelajaran sekolah (textbook) online
Sudah jadi rahasia umum, kalau buku sekolah di RI itu mahal. Setidaknya, masyarakat kalangan menengah ke bawah (yang mendominasi dari keseluruhan populasi rakyat RI).
Maka itu, buatlah buku sekolah jadi e-book. Bisa di download, gratis. Calon pelajar tidak perlu jauh-jauh ke kota untuk membeli buku. Cukup ke sebuah situs portal buku online. Unduh sepuasnya yang dibutuhkan. Simpel. Murah. Bahagia. Orangtua murid, senang dan gembira.
Caranya:
Lagi-lagi, bekerja sama dengan Departemen Pendidikan. Tapi, kali ini bekerja sama juga dengan IIX. Jadi fasilitas unduh jadi mudah, cepat dan murah. Sebab mau tidak mau, kita akan berurusan dengan makhluk yang bernama bandwith. Makhluk peliharaannya IIX, Indonesia Internet eXchange.
4. Komputer murah
Akses internet itu sebenarnya bisa pakai telpon selular. Tapi, tetap saja konsumsi internet terbanyak dikuasai oleh komputer.
Maka itu, komputer murah itu penting. Mengapa harus murah? Jawabannya simpel. Karena orang Indonesia suka barang murah meriah. Tapi canggih. Contohnya; Saya ini orangnya. Hehe.
Caranya:
Kerjasama dengan vendor asing, seperti project OLPC (One Laptop Per Children) misalnya. Kalau mereka tidak mampu, yaa kita sambangi itu pabrik-pabrik di RRC yang sanggup memenuhi permintaan ini. Mereka harus mampu bikin produk yang baik dan murah untuk RI. Sebab selama ini sudah membombardir RI dengan produk gampang rusaknya itu.
Kalau mereka ndak sanggup, yaa gampang, kita stop saja pasokan bisnis mereka ke RI. Hehe. Kita punya senjata yang cukup hebat kok. Yaitu konsumsi dari 200 juta manusia. (Hehe. No offense. It’s just business)
5. SBM (Server bertenaga matahari)
Untuk menggalakkan internet gratis, seperti di Jogja, mau tidak mau harus mendorong industri teknologi yang mendukungnya. Contohnya warnet. Nah makin banyak warnet, makin banyak server.
Maka itu, alangkah bijaknya jika memanfaatkan sumber matahari (yang bersinar kinclong setiap hari di RI) sebagai sarana penyedia listrik untuk server-server itu.
Langkah ini banyak kegunaannya. Selain mendorong manusia untuk lebih bermulut sopan, tidak memaki-maki PLN terus. Juga dapat menghemat pasokan listrik yang tidak stabil di beberapa wilayah di RI. Selain itu, mendorong industri baru tumbuh berkembang, yaitu industri Pembangkit Listrik Tenaga Matahari.
Caranya:
Saat ini sudah ditemukan teknologi yang sanggup membuat pasokan listrik berbahan tenaga matahari dengan murah. Sediakan pasokan ini di seluruh wilayah RI secara merata. Kerjasama dengan PLN lokal. Kerjasama dengan kelurahan lokal. Bahkan kerjasama dengan bisnismen lokal. Agar cakupannya merata, dan rakyat ada lahan mencari nafkah baru.
Selain itu, server-server pemerintahan diwajibkan memakai tenaga listrik alternatif ini. Wajib! Sebab kalau mau nyontohin rakyat dengan kebaikan, yaa dimulai dari diri sendiri.
6. Pemberdayaan Cyber Crime Unit
Internet itu teknologi. Bisa jadi teman, bisa pula jadi musuh. Tergantung yang memakainya. Maka, ada pula kebaikan yang dibawa internet, namun tidak kalah pula keburukannya. Jika dari tadi kita bicara yang baik-baik terus soal internet, maka kali ini kita bicara yang buruk pula dong. Biar imbang.
Kejahatan melalui internet di RI itu sudah lebih parah penyebarannya daripada virus HIV/AIDS. Maka itu, perlu dilakukan proses cegah dan tangkalnya dengan baik.
Salah satunya, melalui pemberdayaan Cyber Crime Unit. Sebuah unit di kepolisian yang bertugas khusus menangani kejahatan atau penyimpangan dalam internet.
Saat ini, sudah ada Cyber Crime Unit di kepolisian RI. Sayang saja, tugasnya belum begitu membumi di masyarakat. Sebab masyarakat internet RI saat ini memang butuh aksi mereka.
Caranya:
Sisi online: Cyber Crime Unit itu bukan dewa. Mereka juga manusia biasa. Ada kelebihan maupun kekurangannya. Salah satu kekurangannya, adalah kekurangan tenaga. Maka itu, rekrutmenlah para orang-orang sakti di dunia maya (yang terkenal dengan nama; pencopot sendal) sebagai bala bantuan. Orang-orang sakti ini umumnya baik hati dan andal dalam memberi pertolongan.
Untuk sisi offline: Pergunakanlah blogger-blogger nan manis selebritis seperti Mbak Sarah, Mbak Dian Sastro, Mbak Maia, Mbak Wulan Guritno sebagai corong penyampai pesan untuk masyarakat awam. Agar warga menggunakan internet secara bijak.
Masyarakat senang, sebab yang menyampaikan cakep dan isi penyampaiannya pun berguna. Ini sebagai counter dari serangan sinetron, yang bintangnya cantik namun isinya ajaib. (*hehe, yang sinetron, …maap generalisir*)
7. Intensif pada investasi dan inovasi teknologi yang ramah pada rakyat dan lingkungan
Proyek pada inovasi teknologi itu penting sekali. Merangsang masyarakat menumbuh kembangkan local genius. Proses kepintaran yang tumbuh dari kebudayaan dan kebijaksanaan masyarakat lokal.
Teknologi yang ramah pada rakyat dan lingkungan artinya simpel. Yaitu teknologi praktis maupun jangka panjang. Yang hasilnya secara total mampu dinikmati oleh rakyat dan berguna buat lingkungan hidup.
Intensif pada proyek ini adalah bisa jadi kebijakan pengurangan pajak untuk memajukan dan mempercepat industri ini. Atau memberikan kemudahan fasilitas pendukung.
Hubungannya dengan internet adalah, bahwa projek ini terbuka buat publik. Open Source. Jadi publik bisa memiliki saham maupun mengembangkan proyek ini dengan sebaik-baiknya.
Contoh; proyek biofuel yang sedang booming. Dibuka saja rahasianya pembuatannya di internet. Dan buka juga pasarnya. Biarkan publik menyerap teknologi ini. Selama mereka juga mempublikasikan hasil pencapaian teknologi mereka di internet. Misalnya, melalui blog pribadi.
Caranya:
Kalau ini, jelas bekerja sama dengan perbankan Indonesia dan orang pajak RI. Selain itu, bekerja sama dengan masing-masing pemerintah daerah, untuk menyediakan tata kota khusus, sebagai kawasan industri ini.
—-
Ya sudah. Sekian dulu khayalan hari ini. Ternyata mengkhayal capek juga. Hehehe.
Anda mau ikut mengkhayal disini tidak apa-apa. Mau mengkhayal jadi ketua partai, boleh. Mau mengkhayal jadi Unit Cyber Crime di samping mbak Sarah atau Mbak Dian Sastro memberikan penyuluhan di kampung-kampung, yaa sah-sah saja. Mau mengkhayal partai ini bisa menang di pemilu, yaa silahkan.
Atau apabila anda punya partai dan lalu mau membuat agenda seperti ini, boleh sekali. Semuanya boleh.
Silahkan mengkhayal dan menceritakan khayalan anda. Tidak dilarang kok.
Asal jangan mengkhayal jorok. Dan menempatkan saya sebagai objek khayalan cabul anda. Hiii… takuut.
Hehehe.
Maret 8, 2008 at 11:13 pm
maapkan saya bang!! tapi saya sungguh amad sangat ingin melakukan ini!!!
saya sungguh2 minta maap!!!!!
HOREEEEEEEEEE PERTAMAXX!!!!!!!
minta maap lagi…. koment berikutnya
Maret 8, 2008 at 11:21 pm
kyahahahah anda benar2 PD abissss banG!!
ngga bisa ngebayangin mengkhayal jorok tentang seorang laki2 sangar berambut panjang….
hiy….
kalo mengkhayal jorok yg sebenarnya seh bisa (contoh: si bangaiptop lagi ngublek ublek comberan, kek jaman saya kecil dlo cari cere di kali… kiaowakwoa)
btw… kembali ke blogtop!
ide yg amad sangat cemerlang swekuali…
tapi kemudian saya jadi ikutan mengkhayal…
kira2 budget buat ngerealisasiin itu semua berapa yaa….??
koq out of my mind ye…
kalo di khayalkan terlalu dalem koq takudnya mendingan balik ke masa kecil lagi…
O_O
Maret 8, 2008 at 11:23 pm
BTW… saya bener2 minta maap lagi loh soale koq ghemes gitu pengen kencing bensin disini…
skarang sih rasanya lega,,,
maapin yak bang…
(nb: ene coment terakhir sebenernya alibi laen buat bikin hattrick!!! kaowkaowkaowak)
Maret 9, 2008 at 3:51 am
Kita dukung partai internet…..berarti anggotanya orang yang berlangganan internet???
Maret 9, 2008 at 3:57 am
komen kok sendirian … ikutan ah (bukan ikutan partai loh … )
ied bagus banget, di jadiin agenda komunitas ahhh
Maret 9, 2008 at 5:10 am
Bangaip for president!!
Kalo jadi bikin partai kasih tau saya ya, Bang. Saya mau ikutan jadi anggota DPP.
Maret 9, 2008 at 5:59 am
Kapan mulai bergerak? Karena khayalan sangat mungkin menjadi kenyataan jika diikuti dengan ikhtiar. Bisa dimulai dengan hal2 kecil, yang mungkin saja menggelinding bagai bola salju.
Maret 9, 2008 at 6:19 am
Setuju, tanpa teknologi kita akan mati
Baca info tentang teknologi terbaru disini
http://teknologitinggi.wordpress.com/
Maret 9, 2008 at 6:20 am
mantap banget, bangaip untuk presiden internet
tapi kalo seperti di atas, orang2 mencari duit dimana dong? hehehe
Maret 9, 2008 at 7:29 am
Boleh …. setuju banget nih
Maret 9, 2008 at 8:12 am
Khayalan sayah, semoga kalo partai ini jadi n bangaip jadi presidennya, kesetaraan penggunaan internet harus sampai ke pelosok2, terutama di Papua (krn saya bakal pulang ke Papua yg miskin hotspot walau kaya golden spot *sigh*). Akan sayah tagih janjinya. Apabila tidak terjadi maka saya menyatakan ikut gabung bersama GPK di papua demi mendapatkan apa yg seharusnya menjadi hak kami. Hohohohohoho… *tertawa iblis*
Maret 9, 2008 at 9:26 am
duitnya real ato imajiner kalo semuanya internet?
Maret 9, 2008 at 9:50 am
setuju! bikin aja suatu komunitas di internet yang punya program2 kayak diatas (kayak kaskus gitu), ntar bersatu bikin tulisan2 yang mendidik masyarakat, ngadain penggalangan dana, trus bentuk tim kecil untuk merealisasikan mimpi2 tsb..
with hardwork, dreams will come true,,,
Maret 9, 2008 at 12:26 pm
Ciamik banget boss….
Memang kudu gretongan Internetnya…
tanpa itu, orang Indon semangkin syulit diajak melek internet,….
***orang Indon kan sukak nyang gretongan….***
Maret 9, 2008 at 5:34 pm
keren bang…nice imagine..just imagine
klo direalisasikan yaaaa….insya allah dech!(bukannya pesimis bang tapi kita tahu{katanya} bangsa kita ini telat 10 tahun dari bangsa2 maju seperti amerika)
naah amerika aja masih belum…apalagi kitaaa!
yaaa insya allah dech,untuk urusan ini kita bisa mengungguli negara2 maju 10 tahun lebih awal.
rugi donk kita punya hacker no.wahid(ni juga katanya –> lagi-lagi katanya)klo ilmunya cuma buat ngisengin orang aja!
Maret 9, 2008 at 6:13 pm
Sangat seksi sekali
Sekarang kita selesaikan dulu kurikulum, setelahnya kita bikin partai internet.
Maret 9, 2008 at 6:56 pm
Saya harap khayalannya Bang Aip ini di baca oleh oknum-oknum yg bersangkutan. Harapan saya semoga satu-dua orang yg dari ratusan itu terilham dgn ide yg membumi ini dan merealisasikannya. Supaya rakyat kecil termasuk aku ini bisa merasakan bahwa pemerintah itu care sama kita2 ini. Saya juga tetap bermimpi bhw bumi, air dan kekayaan alam yg terkandung di bumi tercinta ini di kuasai oleh negara sebaik2nya dan dikelola utk kepentingan rakyat. Semoga dan semoga.
Maret 9, 2008 at 11:26 pm
Wah kurang 1program lagi..kerukunan antar blog beragama..lha kalo gak dmasukin agenda partai gak bakal ada yang milih partai haluan kiri :p
Maret 10, 2008 at 1:48 am
ada penggagas
ada penyandang dana
ada pelaksana
klop dah, mari dijalankan
Maret 10, 2008 at 4:16 am
bangaip mulai masuk ke ranah politik. kelihatan asli nya ????????
Maret 10, 2008 at 5:05 am
kalo obama jadi kandidat presiden negeri ini, saya pasti nggak golput lagi
Maret 10, 2008 at 5:09 am
Tapi bukan berarti singkatan RI jadi Republik Internet kan?? hehehhe…
Pasti seru kalo khayalan bang Aip bisa terwujud. Dan masyarakat bangsa ini bisa gak kalah pinter dari negara2 adikuasa. Kereeeeennn!!!!
Maret 10, 2008 at 5:25 am
Kira-kira oknum blogger siapa ya yang tega-teganya mengkhayalin bang Aip yang jorok-jorok. Ato mungkin karena bang Aip tinggal di Cilincing .. nah, kebayang sungai yang jorok trus lingkungannya .. mungkin itu bang yang dikhayalin.
Maret 10, 2008 at 5:27 am
Bang .. jadi kita mesti Murkenas dulu, trus pilih yang jadi Ketua Umum Partai Internet. Setuju tuh bikin partai internet. Keren deh kaya’nya .. saya pasti mencalonkan bang Aip buat jadi Ketua Umum-nya. Saya jadi anggota tim sukses bang aip dah.
Maret 10, 2008 at 6:16 am
pede bgt bakaln dijadiin objek khayalan :p….wakakaka
Maret 10, 2008 at 8:13 am
Listrik gratis…
caranya: PLN gak boleh nagih he he he
Maret 10, 2008 at 8:24 am
Busyet.. bang aip emang beda.. semua yang berbau ringan.. apalagi yang bernama khayalan menghasilkan tulisan sepanjang ini?????!!!!
saya jadi meragukan prolog di atas!!!
*beranggapan postingan ini sangat berad*
Maret 10, 2008 at 9:22 am
Mas Arief, idenya oke. Seumpama yang bukan perusahaan open source mau bantu kayak Oracle, IBM, Microsoft, Cisco, Huawei dll, apa masih masuk ruang lingkup khayalan ?
Semakin tinggi jabatan (jadi presiden internet) semakin tinggi pertimbangan(ekonomi)nya ya.
No offense. It’s just business. He he he ..
Maret 10, 2008 at 9:46 am
Btw,
Sarah yang dimaksud tuh siapa sih Mas ?
Sarah Sechan ?
Sarah Azhari ?
Sarah Vi ?
Sarah Amelia ? (istrinya Ariel PeterPan itu loh)
Sarah siapa sih ?
Dian Sastro punya blog apa Mas?
Kalo blog Maia sih sering baca hehe .. infotainment banget ya gue.
Maret 10, 2008 at 9:53 am
Khayalan ? Nggak dikasih ke Kolom presiden SBY ? Siapa tahu walaupun dia masih jadi Presiden tapi dia merealisasikan salah satu di atas.
Maret 10, 2008 at 10:00 am
Kapan nih deklarsi partainya???

kira2 pake lambang apa ya???
Maret 10, 2008 at 1:30 pm
saya lagi menghayal jadi ….
Maret 10, 2008 at 2:08 pm
iya selama ini kita nyaksiin partai dengan berbagai atributnya, lalu gimana yaa dengan partai ini……..harapan saya jangan buanyak janji manis lah……yang penting bermakna bagi orang banyak,,,,,,
di tunggu launcing nya ya….
Maret 10, 2008 at 5:12 pm
BaNYAK yg sudah jenuh dengan seabreg partai kan, jadinya ya banyak pula yg suka menyamaratakan hal-hal yang berbau politik, siapa yang bikin begitu, bertanggungjawabkah, klo begitu yang ((sorry) bodoh siapa),klo dah tahu begitu knapa pula dipilih,sampe berdemontrasi yg menelan korban jiwa. Tapi sebenarnya asyik loh ngiatin orang sama blingsatan kesana kemari, jadi ada inspirasi nulis dan ketawa cekikikan melihat ulah sekelompok manusia sama rebutan makanan. Orang rame2 demo protes tapi yg demo sendiri banyak yg nggak bisa nglakuin apa yg dituntutnya. Coba deh bayangin biar ada partai bayangan.
Maret 10, 2008 at 8:19 pm
ini adalah khayalan “terjorok” yang pernah saya baca…wakakakakakka
Maret 11, 2008 at 3:34 am
wah kayaknya telat deh kalau ikut pemilu 2009
soalnya udah ditutup pendaftaran kpu.
tapi kalau 5 tahun kedepan ok juga kalau membuka cabang gampang tingal online saja.
Maret 11, 2008 at 3:48 am
mantap
pilih Partai Internet
pilih Bang Arif
Maret 11, 2008 at 5:26 am
Bang, ga kesian ama para lintah busuk yg di piramida makanan level atas itu? Kalo rakyat sudah pada pinter2 kek gitu mereka mau makan apa??
Maret 11, 2008 at 4:17 pm
[...] menerima hate speech (berupa email) sebanyak akhir-akhir ini. Khayalan iseng saya terdahulu, soal partai internet, menuai [...]
Maret 12, 2008 at 4:10 am
betulll.. setuju… daftar duluan ah jadi anggotanya
Maret 13, 2008 at 10:20 am
wah bang aip mikir nya jorok sekali…
tapi saya, tapi saya suka khayalan jorok njenengan, kalo sampe partai nya terwujud, saya nyontreng partai njenengan deh pemilu depan..
Maret 14, 2008 at 6:52 am
Ini seronok sekali………..kalo gitu sekalian aja kita daptarin ke ……………kemana ya kalo mo daptar parte baru??????????
Maret 14, 2008 at 3:59 pm
saya pasti dukung itu partai!
Bang Arif mau jadi ketua umumnya?
Maret 15, 2008 at 1:44 pm
lumayan tuh, bisa jadi partai alternatif…
tapi sayang pendaftaran di Depkumham dah ditutup…
he..he..he…
salam kenal dari: http://simpanglima.wordpress.com/
Maret 16, 2008 at 8:57 am
kapan berdirinya partai ini?
ikutan ah
Maret 20, 2008 at 9:50 am
Alhamdulillah banget dah ada pemuda Indonesa yang kayak abang. Gak cuma emeng doang tapi kasi solusi. Saya yakin kalo bang aip punya duit banyak banget banget banget (bangetnya kudu banyak bang.. hehe..) pasti langsung action, kagak cuman nulis di marih doangan. Hemm.. harusnya isi tulisan ini bener2 dibukuin dan disebarluaskan bang. Translate ke bahasa2 asing supaya lebih luas lagi implementasinya.
Mungkin ada orang2 yang bilang ” “ini si arip apa2an sih.. mana mungkin ada internet di halte2? yang ada malah dipretelin orang2 gak bertanggungjawab!”
But hey.. Ini udah langkah awal yang baik. Tenang aja bang, saya dukung 150% apa yang ditulis dalam blog bang aip kali ini.
“You may say I’m a dreamer.. but I’m not the only one..”
Hooh.. situ gak sendiri bang. Maju terus indonesah!!!
PS: joni di atas sapa sih? norak..
Maret 22, 2008 at 2:19 pm
[...] karena saya pemalas atau memang curhatan Beliau tidak jelas, saya malah sibuk onlen di Y!M dan mengkhayal jorok bengong. Pikiran saya sudah melayang entah ke mana ketika akhirnya curhatan sang Profesor [...]
Mei 6, 2008 at 11:27 am
siiip deh, bang…
merdeka! ;P
Mei 8, 2008 at 5:23 am
Apabila seorang penambang mencari emas, dia harus mengayak
tanah untuk menyaring logam yang berharga itu. Dia memungut
yang berharga dan membuang sisanya. Demikian pula, di mana pun
Anda mencari, apakah itu di timur, barat, utara, atau selatan,
apakah itu umat Hindu, Zoroaster, Kristen, Yahudi, atau Islam,
Anda harus mencari dan memungut hanya suatu yang bernilai,
yaitu emas, khazanah Tuhan, yaitu kebenaran. Selama Anda
mencari melalui semua kitab suci, Anda harus menyisihkan apa
pun yang lainnya, seperti penambang emas membuang kotoran dan
batu-batu. Hanya kekayaan Tuhan yang Anda butuhkan untuk
kehidupan Anda dan untuk kecerahan jiwa Anda.
M.R. Bawa Muhayyaddin
Mei 8, 2008 at 5:26 am
MENEMUKAN SEBUTIR BERLIAN DI JALAN BERLUMPUR
Gudo adalah pengajar istana pada masanya. Walaupun demikian,
ia seringkali berkelana sendirian sebagai seorang pengemis
yang tidak berumah. Suatu ketika dalam perjalanannya ke Edo,
pusat budaya dan politik kerajaan, ia singgah di sebuah desa
kecil bernama Takenaka. Saat itu telah malam dan hujan turun
dengan derasnya. Tubuh Gudo basah kuyup. Sandalnya yang
terbuat dari jerami menjadi rusak dan hancur. Di sebuah
rumah gubuk ke desa itu, ia melihat ada empat atau lima
pasang sandal di jendela, dan ia memutuskan untuk membeli
beberapa pasang sandal yang kering itu.
Wanita yang menjual sandal tersebut, melihat betapa basah
kuyupnya dia, mengundangnya untuk bermalam di rumahnya. Gudo
menerima tawaran wanita itu, dan berterima kasih kepadanya.
Ia pun masuk ke dalam rumah tersebut dan membaca sebuah
sutra di depan altar. Ia kemudian dikenalkan kepada ibu
wanita tersebut, dan kepada anak-anaknya. Melihat bahwa
anggota keluarga tersebut mengalami depresi, Gudo menanyakan
apa yang terjadi.
“Suami saya adalah seorang penjudi dan pemabuk,” ibu rumah
tangga itu menjelaskan. “Jika menang, ia akan mabuk-mabukan
dan bertindak semena-mena. Bila kalah, ia akan meminjam uang
dari orang lain. Kadang-kadang jika ia sedang mabuk berat,
ia bahkan tidak pulang ke rumah. Apa yang harus saya
lakukan?”
“Saya akan menolongnya,” kata Gudo. “Ini ada sedikit uang.
Tolong belikan saya sebotol arak dan makanan yang lezat.
Lalu, anda boleh beristirahat. Saya akan bermeditasi di
depan altar.”
Ketika kepala rumah tangga itu pulang di tengah malam, dalam
keadaan mabuk, ia berteriak, “Hai, isteriku, saya sudah
pulang. Apakah kamu mempunyai makanan untukku?”
“Saya mempunyai sesuatu untukmu,” kata Gudo. “Saya hampir
terperangkap hujan dan isteri anda menawarkan kepada saya
menginap malam ini. Sebagai balasan rasa terima kasih, saya
membelikan sedikit arak dan lauk-pauk, jadi anda boleh saja
memakannya.”
Pria itu kelihatan gembira. Ia dengan seketika meneguk arak
itu dan membaringkan tubuhnya di lantai. Gudo duduk
bermeditasi di sampingnya.
Pada keesokan pagi, ketika pria itu terbangun dari tidurnya,
ia lupa akan kejadian tadi malam. “Siapakah anda? Dari
manakah anda berasal?” ia menanyai Gudo, yang sedang
bermeditasi.
“Saya adalah Gudo dari Kyoto, dan saya akan pergi ke Edo,”
jawab guru Zen itu.
Pria itu merasa sangat malu. Ia meminta maaf yang
sebesar-besarnya kepada pengajar istana.
Gudo tersenyum. “Segala sesuatu dalam hidup ini tidaklah
kekal,” ia menjelaskan. “Hidup sangatlah singkat. Jika anda
terus-menerus berjudi dan mabuk-mabukan, anda tidak akan
mempunyai waktu yang tersisa untuk melakukan kegiatan yang
lain, dan dengan demikian anda akan menyiksa keluarga anda
juga.”
Pandangan si kepala rumah tangga itu terbuka seakan-akan
terjaga dari mimpi. “Anda benar,” ia mengaku. “Bagaimana
saya harus membayar untuk ajaran anda yang sedemikian
berharga ini! Marilah saya antarkan anda dan membantu
membawakan barang-barang anda hingga sebagian perjalanan
anda.”
“Jika anda menginginkannya,” Gudo mengijinkan.
Kedua orang itu mulai berjalan. Setelah berjalan sejauh tiga
mil Gudo menyuruhnya untuk kembali pulang. “Biarlah lima mil
lagi,” ia memohon kepada Gudo. Mereka pun melanjutkan
perjalanan.
“Anda boleh kembali sekarang,” Gudo menyarankan.
“Nanti, setelah sepuluh mil lagi,” jawab pria itu.
“Kembalilah sekarang,” kata Gudo, pada saat mereka telah
melewati jarak sejauh sepuluh mil.
“Saya akan mengikuti anda selama sisa waktu hidup saya,”
ungkap pria tersebut.
Para guru modern Zen di Jepang bersumber dari garis
keturunan seorang guru terkenal yang merupakan penerus Gudo.
Namanya ialah Mu-nan, pria yang tidak pernah kembali ke
rumahnya lagi.
———————
Daging ZEN Tulang ZEN
Bunga Rampai Karya Tulis Pra-Zen dan Zen
Dikumpulkan oleh: Paul Reps
Agustus 7, 2008 at 8:18 am
SETUJU…AKU MAU DEH JADI CALEG…GIMANA YAH
BENERAN NGGAK NIH….HE…HE…
Agustus 7, 2008 at 10:14 am
[...] orang yang berpikiran serupa. Rupanya hanya satu blog yang menyebut mengenai Partai Internet di http://arifkurniawan.wordpress.com/2008/03/08/partai-internet-dan-khayalan-jorok/. Tapi sayang pemikiran bung Arif Kurniawan hanya sebatas net aja, kepengennya lebih luas lagi ruang [...]