(*Sebelum menulis, saya mau berdoa dulu untuk Kang Adhi: “selamat jalan Kang Adhi. Semoga beliau yang anda cintai selalu mendapat rahmah Allah SWT. Dan semoga perjalanan anda tiba sampai selamat di negeri tercinta. Amiin ya rabbal Alamin”*)
.
.
.
Tulisan saya yang berjudul “Haruskah Saya Harus Membenci Israel?” Dikomentari oleh saudari Ninoy dari Bandung. Komentar itu berbunyi begini, ini penggalannya;
“oh yah dan satu lagi knapa anda begitu membenci FPI?!? apakah anda tau kenapa mereka bisa dikatakan begitu arogan? karen orang/pihak yang mereka serukan untuk menjadi baik tidak memperhatikan seruan mereka, setau sayah dalam islam itu diajarkan kalo tidak bisa di beritahu secara halus yang paling maksimalnya itu adalah dengan menegur secara keras..so i think thats what FPI`s do
“
Hehehe… Komentar yang baik. Saudari Ninoy melihat FPI dari sudut pandang yang berbeda (daripada pandangan pribadi saya serta pandangan lebih dari 4500 masyarakat internasional lainnya). FPI yang dimaksud dalam tulisan ini adalah Front Pembela Islam.
Yang jadi pertanyaan adalah… Apakah saya anti FPI?
Jawabannya, ternyata tidak sesimpel ya atau tidak saja. Karena Ninoy yang baik, secara terang-terangan mengatakan, bahwa dalam Islam terdapat konsep teguran berlapis. Dan FPI mengamalkan ajaran Islam dengan teguran berlapisnya itu?
Benarkah FPI mengamalkan teguran berlapisnya. Kalau sudah mentok, pakai cara yang keras?
Loh, sekeras apa?
Apa definisi teguran yang keras?
Apakah teguran yang menggunakan megaphone gituh, agar dianggap personifikasi masjid?
Setahu saya, massa FPI jarang sekali menggunakan teguran halus. Sekali-kalinya FPI menggunakan nasihat adalah ketika mereka menasihati kehidupan artis Cut memey dan Jackson Perangin-angin. Selain itu… nothing euy!
Sekali-kalinya, melihat massa FPI berbuat kebajikan dengan menolong sesama, adalah ketika massa mereka mengangkat mayat-mayat korban gempa di Aceh. Selain itu…, nothing euy!
Pada kenyataannya, praktik-praktik FPI tidak memakai teguran yang halus dan lembut. Pada kenyataannya, mereka menyerbu, merusak, menghancurkan tempat publik. Bahkan tidak segan-segan menghakimi orang-orang yang berseberangan pendapatnya, dengan bogem mentah hingga tongkat rotan (Baca disini untuk aksi keterangan mereka).
Apakah itu kekerasan yang dimaksud?
Setahu saya yang berpengetahuan sedikit ini, sebagaimana cinta, perbedaan pendapat adalah rahmat dan anugrah dari ilahi. Mengapa FPI harus memukul dan menyiksa warga lainnya karena mereka berbeda?
Yang nasrani, dipukul.
Yang bukan ahlussunah, dipukul.
Bahkan hingga Kyai Idris dari Cirebon pun mau dipukuli.
Apa maksudnya?
Kalau memang mereka adalah Front Pembela Islam, garis depan pejuang umat Islam di muka bumi. Maka berlakulah seperti perilaku para pejuang. Benar-benar memperjuangkan umat yang mereka bela.
Mengapa FPI berdemo sambil merusak warung-warung pinggir jalan menentang Amerika. Mengapa mereka tidak berdemo, agar anak-anak yang belajar di madarasah-madrasah dan pesantren-pesantren Islam di seluruh Indonesia dapat memperoleh ilmu IT dan akses internet gratis?
Mengapa FPI menghancurkan seluruh buku-buku yang berisikan pemikiran ‘kiri’ bahkan menghancurkan serta memukuli tukang bukunya. Mengapa mereka tidak menulis buku mengenai Islam dalam versi mereka. Apakah jihad harus memakai pentungan dan C4… tidak boleh melalui tulisan?
Mengapa FPI ribut memusingkan goyangan Inul daripada memikirkan nasib TKW-TKW Indonesia yang digoyang-paksa, dicambuki, diperlakukan lebih buruk daripada binatang di Timur Tengah?
Mengapa FPI yang mengaku organisasi internasional, tidak melakukan konsolidasi dan lobi internasional ketika Islam dijadikan bulan-bulanan dalam agenda politik sayap kanan di Eropa dan Amerika?
Mengapa FPI lebih memilih menghancurkan majalah playboy ketimbang membuat sebuah majalah yang berdisain baik dan berisikan akhlak mulia untuk konsumsi kalangan anak muda Islam?
Mengapa FPI lebih memilih menyerbu kontes waria daripada mengadakan reshuffle yang demokratis sesuai Islam dalam organisasi mereka?
Mengapa FPI tidak banyak membantu Jogja yang mayoritas masyarakatnya adalah pemeluk Islam disaat mereka butuh bantuan ketika gempa?
Mengapa FPI lebih banyak punya pemukul rotan dan para anggota bersenjata-tajam ketimbang punya website atau para penulis blog?
Saya menulis ini dengan amat subjektif sekali. Semuanya dinilai dari kacamata saya pribadi. Tapi, kalau FPI adalah para pembela Islam mengapa kelakuan mereka tidak mirip sama sekali?
Sebagai salah seorang umat Islam (*KTP saya ada tulisan islamnya, Je. Hehe*), saya malu, nama agama saya dicatut-catut oleh preman-preman yang tidak bertanggungjawab. Dengan menggunakan jubah putih agama, preman-preman itu menganggap dirinya messias, juru selamat di muka bumi.
Bagi saya, FPI bukan hanya organisasi fasis. Menganggap diri mereka dan golongan merekalah yang paling benar di dunia ini. Namun, bagi saya, mereka juga bertindak terlalu jauh. Kadang-kadang mengatasnamakan tuhan. Dan lebih sering seperti Firaun, berlaku seperti tuhan, menghukum mereka yang ia anggap bersalah.
Okay, balik lagi ke atas. Di mana topiknya adalah, peneguran keras.
Kalau begitu… That’s what FPI’s do?
Astaga!
Apakah anda setuju kekerasan ala Firaun menyelesaikan masalah?
Kekerasan, apapun bentuknya, suatu saat akan melahirkan anak yang bernama kebencian.
Sebelum terlalu jauh, hentikanlah kekerasan. Hentikanlah kebencian.
.
Akhirnya, setelah artikel ini ditulis, saya lebih mudah menjawab pertanyaan mengapa saya Anti FPI. Hehehe
Januari 27, 2007 at 6:46 am
Judulnya mestinya dihapus kata “mengapa”nya, sehingga menjadi “saya anti…..”….
Karena dengan tu = “saya anti kekeraan”….
yo toh?
Oktober 12, 2009 at 7:28 pm
Masih untuk ada umat yang bawa pentungan saja coba kalau ada Pak Kiayai yang merusak aqidah dan akhlaknya yang kata Kalifah di muka bumi!
Oktober 12, 2009 at 7:36 pm
maaf salah meposting yang katanya sebagai khalifah di muka bumi!demi kepentingan politik dan rela menggadaikan agamanya he…he….heee mendingan kegadaikan saja cintaku
Oktober 12, 2009 at 7:38 pm
maaf salah memposting yang katanya sebagai khalifah di muka bumi!demi kepentingan politik dan rela menggadaikan agamanya he…he….heee mendingan kegadaikan saja cintaku
Oktober 13, 2009 at 12:39 am
Pro BangAipTop kok blognya pakai nama sesajen dari cilingcing untuk Indonesia, dukun kaleee kedah nyandak hayam bodas sareng hayam hideung mah blognya tidak bermutu!!!!!!!!!
Oktober 31, 2009 at 8:23 pm
anda jangan asal ngomong……..mau ga masuk neraka…?
Februari 6, 2010 at 4:44 pm
surga neraka andakah yang punya?
Februari 9, 2010 at 9:20 am
LHO SMUA ORANG MUNAFIK JUSTRU LHO SMUA HARUS BRSUKUR MASIH ADA ORANG YANG OBRAK
ABRIK PSK DI JALANAN BERITA JELEK YANG BEREDA DI INTERNAT SMUA GAK BENER…..
TERUTAMA YANG BUWAT BLOG INI ADALAH ORANG BANCI YANG SUKA DENGAN KENIKMATAN DUNIA SEMATA…………TERKUTUK LHO
NERAKA MENUNGGUMU
LIHAT MUKA LHO…….TAMPANG BANCI LHO
Januari 27, 2007 at 9:37 am
FPI-nya mungkin tidak salah…manusia-manusia penentu kebijakan di FPI yang perlu bekerja dan berpikir lebih santun.
Semoga kaderisasi yang ada di organisasi tsb tetap progressif namun berevolusi ke arah yang lebih baik. Amin!
FPInya nggak salah. Salahnya cuma satu, bawa-bawa nama Islam dan ada di Indonesia. Hehehe.
Oktober 12, 2009 at 8:06 pm
Memang ada bagus daripada ormas islam lainnya diam aja hanya mengandalkan mimbar aja Hizbut Thazwir pun mulai berorasi ke Jalan yang jelas Ahmadiyah itu telah merusakan aqidah dan akhlak yaitu mengakui adanya nabi (Nabi Ghulam Ahmad bin bahlul) selain Nabi Muhammad SAW yang merupakan Rosul terakhir yang menerima firman/wahyu dari Allah. Massa kita mau disesatkan oleh kitabnya orang Ahmadiyyah yang nyata-nyata isi kitabnya plagiator dari Kitab Al Quraan, massa ada nabi yang dilahirkan di India maregehese, kita semua tahu Nabi dan Rosul-rosul baik umat yang terdahalu berada di Jazirah Arab (Timur Tengah). Asaljangan bom bunuh diri aza yang bukan pada tempatnya. Dari pada aparat yang kadangkala lamban ataupun begitu dapat materi(duit eta cenah mah, lebaar euy)heeeee.heeeeeee.heeeeeee
Oktober 24, 2009 at 5:41 am
Kalau Gulam Muhammad lahir di Jazirah Arab, pikirku tidak akan diributkan.
Ibarat buka warung didepan warung yang sudah ada, yaa gitulah kira2 terjadi konkurensi dan cemburu; si Warung lama takut kehilangan langganan, padahal sama2 jual rawon daging halal
Februari 6, 2010 at 4:49 pm
yah ginilah umat islam ini…saudaranya banyak kelaparan inimalah ngurusin aqlak…..! coba saya cuman pingin tau orang2 selain jihad (perang) apa amalan sunah yang mesti dijalankan orang mu’min….? itu ya mungkin yang di wasiatkan sama rosul….jaga wanita…qur’an dan al sunnah….dan rosul juga bersabda …pertama – tama yang dibangun dikalangan umat itu adalah aqlaknya….ente tau ga aqlak para sahabat rosul…sama orang2 kafir…hormatnya minta ampuuuuun…Allah menganugerahi kita nabi yang sangat soleh
Januari 27, 2007 at 10:56 am
Saya tidak anti FPI, tapi saya tidak suka sama FPI karena pernah saya lihat mereka mengobrak-abrik tempat biliar, padahal saya hobbi berat sama billiard. Apa sih salahnya meja billiard. Perlu kesungguhan untuk bisa memasukkan bola ke lubangnya, apalagi kalo main bola tiga, setiap pukulan harus mampu menyentuh bola ketiga. Aduh… asyik deh, kenapa dirusak….
Tau ga kenapa FPI suka nge-gerebeg Billiard?
Karena ada permainan yang menggunakan benda tumpul.
Pemainnya berdiri nungging.
Ada benda yang bulat-bulat.
Dengan semangat, yang nungging, menggunakan benda tumpulnya dan benda-benda bulatnya untuk memasukkan gairahnya kedalam lubang.
*Halah, jadi ancur gini jawabannya. Huehuehue*
Oktober 12, 2009 at 10:17 pm
Ngobrak-ngabrik temen billiar kan hanya di Bulan Ramadhan saya sendiripun yang bukan anggota FPI ditempat-tempat billiar khusus seperti di bengkel dan tempat itu disediakan khmar, peyempuan terselebung jadi wajar aja diobrak-abrik, seolahnya pemerintahnya Loyo, dan doyan duit..(kanu duit mah mani hejo)!
Januari 27, 2007 at 11:30 am
mengapa oh mengapa…
Januari 27, 2007 at 1:46 pm
kalo saya sih jelas… ANTI FPI… gak nemu satu bagian pun yg bagus dr FPI.. dan setelah cuman bisa emosi doank, ini artikel menjawab dengan jelas kenapa oh kenapa..
asikk ada bekingan.. :p
Beking, emangnye aye ABRI di diskotik mangga dua? Doyan jadi beking… hehehe…
Oktober 12, 2009 at 8:39 pm
emang ente mah pencinta artis film XXXX euyyyyyy!
Desember 5, 2009 at 9:36 am
jelaslah…dri muka loe da ketaun loe tu orang BANCI…dasar homo loe..foto gaya pk senyum sok tebar pesona dasar banci loe
Januari 28, 2007 at 12:01 am
Loh kalau gak salah, jika usaha sudah gak bisa mesti berdoa? btw FPI sama gak dengan FYI
Hehhee, betul Pak Guru. Setuju. Kata guru ngaji saya juga gitu. Baca bismillah, usaha sekuat tenaga, baru deh doa. FYI maksudnya Front Yangpurapura Islam. Whehehe.
Oktober 13, 2009 at 12:28 am
Saya mahu tanya yang pura-pura islam itu ente atau FPI, pipis aja belum lempeng kata orang sunda ente bahlul!
Januari 28, 2007 at 4:56 pm
komen saya yang kemarin ke mana ya??kena jaring akismet belum diangkat yah :p
Januari 28, 2007 at 5:03 pm
Met kenal Bang Aiptop. Kuat dugaan FPI tuh didanai duit dari “X” yg ingin kekerasan tetap ada dan agama Islam terstigma buruk. Bener tidak?
Bisa jadi. Tapi bisa jadi juga doktinasi dogmatis melanda umat beragama islam. Seperti halnya doktrinasi dogma-dogma pada isme-isme lainnya. Tapi BTW, “X” itu siapa yaa? Kalau XXX saya mah kenal. Hehehe
Oktober 13, 2009 at 12:12 am
Dokrinasi dogmatis bukan melanda umat islam tetapi yang jelas melanda umat kristen tentang ketauhidan dari dulu, yang melanda umat islam bukanlah dokrtrinasi tentang ketauhidan tetapi pengkajian yang salah tentang cara dan persepsi sebagai umat Islam seperti hal bom bunuh diri dan menjadi pengantin di Surga dan kita tahu kenapa ada teror kata orang Amerika, mana lebih teror seseorang atau suatu bangsa yang lebih banyak melakukan pembunuhan seperti halnya tentara Amerika dan sekutunya telah banyak membunuh orang di Negara Vietnam dan di Negara Sadam Huseein, Afghanistan hanya karena kepentingan minyak mentah dan percobaaan senjata mutakhirnya, saya yakin tak ada reaksi kalau tak reaksi (hukum Fisika)dan didunia ini selalu berpasang-pasangan ada siang ada malam, ada baik ada yang buruk, ada yang batil dan ada haq. Bom bunuh diri itu merupakan persepsi yang salah dalam mengkaidahkan agama islam dimana, jihad fisabillillah itu diterapkan pada semestinya. kita lihat aja gedung pentagon di bom jikalau dilihat tidak mungkin Negara adi kuasa tersebut kecolongan sebagai akibat ulah para penguasanya dalam melakukan ekpansi dan percobaan senjata baru mereka, adanya bencana gempa, tsunami, bukan itu merupakan peringatan terhadap manusia akan azab Allah aza wa jalla dan merupakan salah ciri-ciri kiamat sughra(kecil) bagi umat yang beriman. Orang Islam semua menyakini akan adanya takdir baik dan takdir buruk meskipun itu pahit.
Oktober 28, 2009 at 8:33 am
bencana itu buat mengingatkan orang2 seperti kamu itu bung
Januari 29, 2007 at 2:15 pm
setiap orang punya persepsi tentang “apa” itu
setiap orang punya sudut pandang yang berbeda tentang “apa” itu,
kasihan FPI, mempunyai nama bagus tapi “para pelakunya” pada gak bisa memaknai arti “apa” itu
setuju, FPI namanya bagus sekali. Itu amat setuju. Pelakunya tidak bisa memaknai. Itu juga setuju. Aduh, mbak Zube ini hebat lah euy!
Januari 30, 2007 at 9:33 am
Dulu-dulu Islam (sewaktu masih di Indonesia & dlm kehidupan sehari-hari) tdk begitu ekstrimnya. Di keluargaku (banyak berbeda agama) langen-langen aja tuh.
Kali di FPI, org pinternya segelintir, banyakan orang begonya. 1 org teriak “PUKUL” yg lain teriak “PUKUL” BUG GE DE BUG….
“BAKAR”….”BAKAR”….
(bagai kerbau ditusuk hidungnya, mau-maunya)
emang kerbau masih ditusuk hidungnya? Maap nih, saya masih oon. Hehehe. Saya kira kerbau distempel. Loh kok kayak pos yaa.
Oktober 12, 2009 at 8:14 pm
Emang langgeng-langgeng aja tapi hati nggak bisa diboongi khan…! (tentang ketauhidhan)
Januari 30, 2007 at 10:38 am
FPI di sini bukan Front Pembela Iklan kan ya?
Hehe… Pokoknya™ saya ndak setuju agama dijadikan alasan buat merusak dan menghancurkan.
Masih untung Front Pembela Iklan. Coba kalau Faling-sukha’a Pheghang-pheghang Itu’an. Kan gawat urusannya!
Januari 30, 2007 at 3:45 pm
Dalam soal ajaran/ideologi, FPI masih wajar-wajar saja. Juga setiap orang bebas berserikat.
Yang parah itu aplikasinya di lapangan yang menurutku sudah melanggar hukum. kenapa nggak sekalian dibubarkan sama pemerintah, ya ?
Setuju Pak. Bagi saya, tatanan dan wacana ideologi FPI sah-saja. Beberapa bulan lalu, saya diskusi dan menanyakan pertanyaan-pertanyaan diatas kepada mereka di markas mereka di sebuah rumah ibadah (yang nggak enak dituliskan namanya, sebab rumah ibadah itu mempunyai sejarah yang baik sekali) di Jakarta Barat. Diskusi berlangsung kacau. Saya sendirian, digencet enam orang, dua diantaranya bukan WNI. Akhir diskusi, kamera saya hendak dirampas. Dan ada seseorang yang hendak memukulkan sarung samurai ke arah kepala saya. Untung ada marbot (penjaga masjid) yag melihat dan membantu melerai.
Saya lapor polisi mengenai peristiwa tersebut. Polisi bilang “Susah mas membubarkan mereka. Bekingnya terlalu kuat. Diantaranya adalah mantan RI 2″. Saya diem aja. Sambil menangis dalam hati, hidup di negara preman.
Oktober 12, 2009 at 8:44 pm
Ente bahlul ngarang cerita yang nggak ada juntrungnya emang negara ini milik bapak moyangmu!
Januari 30, 2007 at 5:32 pm
Kekerasan di lawan kekerasan, politik di lawan politik, kalau umat islam jadi bulan-bulan politik barat , harus balas dengan jurus2 polotik bukan kekerasan, padahal kekerasan hanya memperlihatkan kelemahan seseorang bukan kekuatan..
Betul Mbah. Memperlihatkan kekerasan itu berbahaya. Apalagi memperlihatkan bagian dalam celana yang mengeras. Lebih berbahaya lagi!
(*Halah, kacau banget saya nih!*)
Oktober 12, 2009 at 8:50 pm
Waaah nama mbah keman ini, kok pakai nama embah dukun ngakaleee kok bawa-bawa mbah segala!jadi mbah mau minta sesajen apa, telor ayam negeri atau ayam kampung nanti gue bawain!
Februari 1, 2007 at 10:16 am
Saya mah acung jempol buat FPI yang ambil aksi menghancurkan tempat-tempat mak siyat itu secara saya hanya bisa dalam hati saja menunjukkan ketidaksetujuan saya atas dibangunnya tempat-tempat mak siyat itu.
Hehhe, apa kriteria maksiat Kang? Hehehee
Februari 4, 2007 at 2:10 am
Jadi inget ada pesan yahudi laknat yang sepertinya ada benernya juga, sepertinya perlu dibaca FPI nih:
“The Jews have come from the tragedy and forced the world to respect them,
with their knowledge, not with their terror, with their work, not with their
crying and yelling. Humanity owes most of the discoveries and science of the
19th and 20th centuries to Jewish scientists.
We have not seen a single Jew blow himself up in a German restaurant. We
have not seen a single Jew destroy a church. We have not seen a single Jew
protest by killing people. The Muslims have turned three Buddha statues into
rubble. We have not seen a single Buddhist burn yield adown a Mosque, kill a
Muslim, or burn down an embassy. Only the Muslims defend their beliefs by
burning down churches, killing people and destroying embassies. This path
will not yield any results. The Muslims must ask themselves what they can do
for humankind, before they demand that humankind respect them.”
Katanya dari sini
Thanks hel atas masukan infonya
Oktober 13, 2009 at 1:06 am
Bagaimana perlakukan kaum Nazi terhadap bangsanya itu sendiri, jikalau kalau kalau dilihat Hitler itu siapa ia sendiripun seorang yahudi buktinya keponakannya saat ini tinggal di Israel, dan menganut agama yahudi, memang yahudi didalam al Quran pun diberi kelebihan daripada bangsa-bangsa lain didunia tetapi kalau dilihat lebih dalam Ilmu pengetahuan, merupakan kajian lebih dalam dari apa-apa yang yang terkandung dalam Al Quran, mau ilmu Astronomi ada, mau ilmu kedokteran ada mau, mau ilmu pemerintahan dsb dan didalam Islam semua itu diberi kebebasan untuk mengembangkannya, tidak didalam kristen sebagai contoh ada ahli astronomi pada waktu karena mengacaukan akan ketauhidan mereka mereka dibuang bahkan dibunuh karena silahkan anda posting sendiri. Karena tak ada kitab yang di jamin hingga akhir kiamat nanti yang dapat membedakan mana itu Firman Allah dan mana itu Hadist, dalam Agama kristen saat ini coba aja pisahkan mana itu Firman Allah mana itu Hadist(perkataan sahabat-sahabat Nabi Isa Ass)coba tanya ke pastor anda!
Februari 5, 2007 at 7:27 am
Senang bisa membaca dan menyimak pergulatan antara yang seide dan yang tak-seide, yang pembela dan yang tak-membela, atau juga yang damai dan yang tak-damai.
Penuh Haru atas yang Tertakuti
Komennya membuat saya terharu. hiks…
Februari 5, 2007 at 7:44 am
gk papa lah ada FPI. ketika ada kemaksiatan, ada yang cuma omdo, ada yang pake kata2, ada yang pake ini itu, dll. kan jadi beragam. kalo semua adem ayem, gak seru! *kabur…*
Hehhee.. bisa aja mas, sampeyan. Hehehe. Kalau mau lebih seru, dateng ke gedung MPR, periksa HP masing-2 anggoa dewan. Pasti seru! Hehehe
Oktober 13, 2009 at 2:25 am
heee…heee…..heee….ini baru bener tidak munafik!
Februari 6, 2007 at 9:07 am
Klo mo jadi anggota FPI harus beli rotan dulu yah..??? Apa dapet gratis
.
Kadang aksi mereka dapat diterima, tapi kadang banyak juga yang tidak bisa diterima..?
Beli rotan? Wahhh nggak bisa jawab. Hehehe.
Februari 7, 2007 at 4:56 am
Islam sebagai agama yang sempurna tak perlu dibela dengan cara-cara seperti itu. Dihina bagaimanapun, Rasul tetaplah manusia pilihan yang sungguh mulia. Diplesetkan bagaimanapun Allah tetaplah pegang kuasa atas diri kita. Jadi cara-cara pembelaan yang ditempuh FPI justru merendahkan Islam, seolah-olah demikian yang memang diajarkan oleh Islam. Bagaimana bisa tertarik untuk mengenal Islam, kalau sejak awal sudah dibuat benci dan antipati? Bagaimana bisa tulus meninggalkan maksiat, dan ikhlas mengerjakan hal-hal yang ma’ruf, kalau berdasar atas ketakutan terhadap sekelompok, bukan berdasarkan atas kesadaran diri? Saya juga berhak dan wajib membela Islam, membela keyakinan saya, namun saya tidak akan nggebuki orang lain untuk menyadarkannya, kecuali…
Hayoooo… kecuali apa yoooo…. Haduuhhh… jangan gebug-gebugan… Haduuuhhh…
Oktober 12, 2009 at 7:17 pm
Zaman Nabipun menegakan Syiar Islam dengan Pedang bukannya dengan kaaaanjuuuut haaayoooo!
Februari 7, 2007 at 6:38 am
Wah serius tuh..ampe mo direbut kameranya??emangnya Bang aiptop..ngomong apa ampe rusuh gitu heheh..padahal niatnya diskusi yah ..
Penelitian saya membahas arsitektur dan seni kota kuna Jakarta. Bahasan salah satunya adalah masjid dong. Kan JKT banyak masjid kuna-nya. Salah satunya masjid mereka. Saya datang ke masjid mereka, untuk ngambil foto salah satu relung kubahnya yang bergaya gothic dan corrinthian. Sialnya, mereka ngamuk. Disangka saya mau ngambil foto-foto mereka. Aneh sih. Tapi yaahh, mau diapain lagi. Untung saya nggak diperkosa dalam masjid! Hehehe
Oktober 12, 2009 at 10:06 pm
Ach pakai photo orang pulak, yang pakai kerudung pulak padahal ente kristen, ente bahlul……!
Februari 7, 2007 at 8:12 pm
Dari pengamatan saya, sang penulis termasuk orang yang minim dalam informasi. Kalau anda memahami mengapa FPI ‘ngamuk’ itu dikarenakan karena bangsa ini sudah bobrok moral dan akhlaknya, karena itu harus ada yang tegas mengangkat moral dan akhlak bangsa ini.
Kalau anda jeli dalam mengamati fakta, bangsa ini mayoritas umat Islam, tetapi nyatanya umat Islam di sini dicap teroris dan radikal, lantas paham serta budaya yang tidak Islami justru tumbuh subur. Dari kenyataan itulah FPI bertujuan menegakkan syariat Islam di bumi yang mayoritas agamanya Islam.
Demokrasi yang digembar-gemborkan sekarang ini adalah budaya kaum barat yang notabene kaum kafir, mereka menyebarkan paham kebebasan yang teramat bebas dengan tujuan agar hukum Islam tidak berdiri tegak di Indonesia agar rakyatnya menjadikan Islam sebagai simbol saja.
Semua yang dilakukan saya yakin sudah diawali dengan cara yang halus, tetapi mereka yang diingatkan itulah yang tidak mau mendengarkan. Maka dilakukan dengan cara yang keras agar sadar. Seperti Menyerbu tempat2 yang dianggap kotor/maksiat karena sudah jelas2 menawarkan sesuatu yang diharamkan dalam Islam, seperti tempat bilyar yang menjual minuman keras dan mempraktekkan judi, diskotik yang menjual narkoba dsb dan media-media porno dan cabul dsb yang jelas merusak moral kaum muda. Itu dilakukan karena aparat penegak hukum sudah kekenyangan disuap oleh pemilik usaha itu sehingga tidak mau melakukan tindakan apa apa walaupun sudah berkali kali dilaporkan.
Membenci kaum kafir adalah wajar bagi mereka dan mungkin bagi sebagian dari kita sebagai umat muslim, karena kalau kita lihat faktanya seperti umat muslim di Poso yang dibantai oleh kaum kafir, ibu dan anak wanitanya diperkosa dihadapannya, siapa yang tidak marah? Juga kaum kafir yang suka menyebarkan fitnah bahwa umat islam adalah teroris tanpa ada bukti yang masuk akal, memupuk kebencian.
Dan kepada penulis/pembaca yang lain, saya hanya mengingatkan bahwa ini Indonesia dimana mayoritas penduduknya Islam, jadi sudah sewajarnya hukum Islam harus ditegakkan disini. Kebebasan yang kita sebut dengan demokrasi adalah produk dari kaum kapitalis barat dan kaum kafir yang sangat jelas tujuannya untuk menghambarkan hukum Islam agar tidak dapat ditegakkan di Indonesia.
sekian…
Kalau saya minim info, mengapa banyak sekali berhamburan link menuju berita media atau PSP (public significant provement) di artikel ini? Kurang banyak? Googling dong Mas Fikri Asy’adah. Ketik FPI, cari dalam bahasa Indonesia. Hasilnya dahsyat. Kalau nggak komplen, pasti organisasi cap teroris, lebih parah lagi, dikecam semua umat. Mengenai Poso, astaga, apa ceritanya beda dengan di Aceh masa DOM? Di Tanjung Priok 1984? di Glodok 1998, di BatuMera 2000? Semua ceritanya nggak beda, Mas. Korbannya aja yang seragamnya beda. Hari ini, korbannya berseragam Islam, besoknya berseragam Nasrani, besoknya berseragam petani… dan seterusnya… selalu begitu.
Pelakunya selalu sama… yaitu Kebencian.
Mas Fikri yang baik, sudahlah, hentikan kebencian. Komen Mas yang banyak ditaburi bahasa seperti ‘marah’, ‘benci’, ‘kafir’, bukanlah sebuah upaya untuk membuat Indonesia yang lebih adem. Ayo Mas, sama-sama membangun Indonesia atau bahkan (dunia) Islam yang damai. Ayo Mas, menulis Blog, yang isinya membuat pembaca merasa lebih adem, tentram dan memikirkan masa depan bangsa yang lebih baik.
Februari 9, 2007 at 8:24 am
menurut saya FPI itu mempermalukan umat Islam Indonesia, dan membuat citra negara kita sebagai sarang teroris makin kuat
Oktober 13, 2009 at 2:30 am
Emang Negara kita kita sarang tikus seperti kata Iwan Fals….hee…..hee….heee!
Februari 12, 2007 at 6:47 am
yang ga tau fpi aja yang bicara seperti tu,,hanya meliht dengan kasat mata.. yuk saya yakin kalau anda berpendapat dapat seperti tu,,yuk kta berdebat di petamburan 2,, bertemu dengann tokoh fpi…>
“udah tuh, udah baca komen saya menaggapi Om Passya?. Kalau belum, mbaca dulu. hehehe”
Februari 13, 2007 at 3:52 am
FPI pilih kasih…yang digeregeg selalu daerah kemang, kebayoran, tomang,…cuma nggak pernah gerereg daerah glodok, mangga besar, kota,..takut kaleee hi hi,
Kota dan sekitarnya yang megang AMK (Angkatan Muda Key). Hehehe, FPI bagi-bagi jatah penggerebegan ama preman Indonesia Timur.
Februari 14, 2007 at 5:35 am
D kampus saya ada yang namanya AMBH (Angkatan Muda Beverly Hills mungkin kepanjangannya). apa saya harus benci mereka juga?soalnya mereka suka demo dan memperburuk umat citra Islam
Oktober 12, 2009 at 10:00 pm
Dari namanya Angkatan Muda Beverly Hills jelas mengambil dari Nama Barat (Kristen) bahlul ente!
Februari 17, 2007 at 10:36 am
Iya ya. Setuju dengan Anda. Juga dengan Wadehel, hihihi…
Februari 20, 2007 at 8:03 am
ALLAHU AKBAR.u
Februari 20, 2007 at 8:05 am
Allahu Akbar!!. Untuk FPI tegakkan Amar ma’ruf nahi munkar. Jangan takut celaan orang2 yang suka mencela.Ridho Allah diatas segalanya bukan ridho manusia yang menuruti hawa nafsu dan musuh2 Islam.
Untuk FPI, alhamdulillah, kalian mendapatkan satu lagi pendukung yang akan membela anda sampai mati. Yang menganggap bahwa ridho manusia (termasuk ridha ibu, bapak, saudara, tetangga) bukanlah ridha yang pantas diperhitungkan. Seorang pendukung buta yang menganggap bahwa Islam mempunyai musuh-musuh yang harus ditumpas sampai habis tanpa memberitahu, siapa musuhnya. (*mendingan gerakan anti pungli, ketahuan, musuhnya, yaitu PUNGLI!*)
Februari 22, 2007 at 4:34 pm
Numpang nimbrung nih Mas…
Hm… Semakin menarik, apalagi dengar kabar kalau organisasi yang satu ntu pernah kalah main valas. Benar-benar menggelikan. Itu mungkin salah satu bukti bahwa segala sesuatu harus dimulai dengan tahu ilmunya terlebih dahulu.
.
Tapi Bang, kita sedang dirasuki perasaan dilema simalakama. Kalau FPI terus, citra Islam jelek, kesannya agama ini cuma sekadar pameran preman tiap malam. Kalau FPI bubar, maksiat jalan terus Bang. Selain itu, untuk penduduk Indonesia yang seabreg, FPI mungkin jadi sarang pelampiasan mereka yang broken home, broken family, gagal masuk AKABRI or Polisi, atau yang pengen punya eksistensi.
.
Kalau menurut saya, sebaiknya bukan FPInya yang bubar, tapi pengembalian sifat aseli dari ummat agama ini menjadi ummat yang unggul di bidang manapun (bisnis/ekonomi, politik, pendidikan, ilmu pengetahuan, sampai olahraga), menjadi santun, dan segudang keunggulan lain yang setidaknya mendekati zaman Rasul dulu.
.
Bukan malah memperburuk suasana menjadi tambah cekam, bikin eneg dunia karena kelakuannya, atau malah jadi ajang untuk melampiaskan kekuatan yang tak tersalurkan.
Kalau FPI ada, masalah-maksiat jalan terus?… itu mah simpel jawabnya…
maksiat akan jalan terus Mas Pramur. Tidak akan bisa kita tumpas. Karena mereka dilindungi oleh tangan-tangan yang lebih kuat daripada FPI. Percayalah akan hal itu. FPI bukanlah sarana terbaik wadah penumpasan maksiat. Karena sekuat-kuatnya FPI tidak akan kuat melawan ‘mereka’ (*yang mirip voldemort, tidak-bisa-disebutkan-namanya-disini*) yang jelas-jelas telah melakukan bisnis melalui maksiat sejak awal mereka berkuasa pada tahun 66/67-an.
Sejujurnya, saya ndak begitu banyak mempunyai akses data menuju ‘mereka’ sehingga tidak bisa diposting disini. Andaipun ada yang punya data tersebut, sudah berkali-kali akan diracun (*ini kisah nyata beberapa orang teman dekat, loh*).
FPI tidak memperbaiki suasana islami yang kondusif, melainkan malah semakin memperburuk. Satu-satunya cara menjaga agar FPI tetap ada, yaitu diganti filosofi perjuangannya. Amar Ma’ruf Nahi Munkar FPI, sebaiknya tidak ditujukan pada lokasi-lokasi yang terdapat banyak penduduk sipil, melainkan ditujukan kepada ‘mereka’.
Hal ini sebenarnya sudah terjadi, pada tahun 1984, dipelopori oleh Amir Biki. Namun akhirnya gerakan Amir Biki ditumpas dengan dalih gerakan subversif. Baca peristiwa Tanjung Priok untuk info lebih lanjut. Terimakasih atas pendapatnya Mas Pramur.
Februari 23, 2007 at 12:11 am
Bicara ttg akidah Islam secara mendalam, saya belum berani, saya masih terlalu bayi untuk itu. Menegakkan ajaran Islam? Tanpa keraguan, saya setuju sepenuhnya. Tapi dengan cara bagaimana? Yang pasti bukan dengan anarkhi.
Saya percaya, semua agama (terutama Islam, tentunya) mengajarkan kebaikan, kalau kebaikan ditegakkan dengan cara yang tidak baik, apa iya, kebaikan sebagai tujuan akhir akan tercapai? Bukankah justru dendam dan kebencian yang kelak harus dituai?
Islam tidak bisa diterapkan secara rigid, tapi harus dengan apik mengikuti perkembangan jaman dan menyesuaikan cara penegakkan akidah2 murninya. Hukuman potong tangan karena mencuri, misalnya, sudah tidak bisa diterapkan lagi sekarang karena kajian hak asasi manusia sudah makin maju, manusia sekarang sudah lebih beradab dan Islam menyesuaikan. bukan menurunkan standar akidah, tapi menegakkannya dengan cara yang lebih baik, lebih beradab, karena agama menuntun kita kearah kehidupan yang lebih baik. Lalu apa esensi agama kalau justru karena agama itu sendiri manusia menjadi buas, barbar dan kehilangan keberadabannya..
Ketika dunia barat mengidentikkan Islam dengan terorisme, FPI secara tidak langsung justru memberi pembenaran dengan melakukan teror dan kekejian terhadap sesama saudaranya sendiri. Sungguh menyedihkan,.. kekejaman dilakukan atas nama Islam.
Ps:
…..pun, tak perlu menunjuk hidung orang kafir ketika kita sendiri belum bisa memastikan bahwa kemaksiatan dilakukan oleh 100% non muslim, tanpa keterlibatan orang-orang muslim.
Maret 3, 2007 at 4:28 pm
hihihi…FPI, capee deee..
Agama tak perlu dibela, apalagi Tuhan. Karena Tuhan udah Maha.
Setorannya kurang aja kok pake bawa2 agama sih? Peminta2 di perempatan jalan mungkin lebih baik dari mereka. Agama kok dijadiin tameng.
Agama dijadiin tameng. Senajatanya… tetep ajah pentungan. Korbannya? Tetep ajah rakyat susah. Hehehe
Maret 3, 2007 at 4:31 pm
sorry…keknya yg tadi yrl-nya ga tepat, hehehe
hehe, gapapa. saya jadi tau kok, The man behind the screen. Hehehe
Maret 5, 2007 at 10:42 am
Temenku, muslim, lihat dengan mata kepala sendiri FPI ngeloyor dari salah satu kafe di Kemang karena sudah disogok…
Banyak cerita yang sama beredar di kalangan publik. Sayang kurang srinsyut euy.
Maret 5, 2007 at 2:46 pm
Temenku, atheis, lihat dengan mata kepala sendiri FPI ngeloyor dari salah satu kafe di Kemang karena sudah disogok …
Apa bedanya ?
Yang satu muslim lainnya atheis. Sama-sama manusia
Pendapat saya tentang FPI, la … pulisi aja diem aja. Pulisi-nya dong yang perlu kita demo. FPI kan cuma kacang-kacang … Ngapain protes sama kacang-kacang …
Tapi daripada itu saya setuju sama Dani Ahmad, Lasykar Cinta bla bla bla
Pulisinya kadang juga sadis sih. Dulu Bambang Harimurti (TEMPO) digebugin preman di kantor POLDA. Pulisi diem aje. Sadis!
Oktober 12, 2009 at 9:21 pm
Massa demen ama lasykar Cinta Ahmad dhani yang ada anting-antingnya terus kepala gundulnya ada garis-garisnya lasykar freemanson kali….!
Maret 6, 2007 at 5:45 am
[...] Bait terakhir,” pernahkah denger ga teriakan ALLAHHUAKBAR? Pake peci tapi kelakuan barbar. Ngerusakin bar, orang ditampar tampar”. Kalau yang ini adalah perbuatan dari oknum dan ormas Islam yang malah membikin malu umat Islam Indonesia, dan memperkuat citra negara Indonesia sebagai sarang teroris. (baca juga: Mengapa Saya Anti FPI) [...]
Maret 7, 2007 at 4:03 am
Apakah pada zaman Rasulullah saw., ada sekelompok muslim yang perilakunya seperti para anggota FPI? Kalau iya, bagaimana sikap Rasul kepada mereka?
Maap mas, waktu jaman rosul, saya belum lahir. Haduh sampeyan ini gimana yaa, saya ini masih muda thoo. Hehehe
Oktober 12, 2009 at 9:31 pm
Jaman Rosul bukankah menegakan syaraiat Islam itu dengan pedang, masih untung FPI hanya dengan pentungan satpam, justru kita mestinya bersyukur masih ada yang membela umat Islam dimana kebatilan terus berlangsung Narkoba merajalela, khamar dan maksiat terus berlangsung. Allahu Akbar! udah ach cape nich!
Maret 13, 2007 at 1:19 pm
Waktu Rosululloh Hijrah Ke Thoif, tapi orang Thoif ga welcome, mereka malah mengusir & melempari Rosululloh dengan batu dan kotoran binatang . Sampe2 malaikat Jibril nawarin kpd Rosululloh untuk menimpakan Gunung ke orang2 Thoif.
“Jangan!!” jawab beliau, “Mereka memang menentang perintah Allah, tapi siapa tau anak cucu mereka kelak akan menjadi muslim yg sholeh”.
Maret 13, 2007 at 1:27 pm
ooopss, itu mah ga jawab pertanyaan M shodiq yak?
Hahaha… kacau euy. Hahaha
Maret 16, 2007 at 3:49 am
Menurut saya FPI masih pilih-pilih dalam menindak pornografi, contoh dalam kasus majalah play boy, setau saya jauh sebelum majalah ply boy akan diterbitkan di sekitar kita sudah banyak tabloit yang mengexpos pornografi, tapi kenapa FPI tidak bertidak, tapi kenapa FPI hanya mempermasalahkan majalah play boy aja, kalau emang FPI akan memerangi pornografi bersihkan semua tabloid, majalah atau apapun yang mengandung unsur pornografi, jangan pilih-pilih.!!!
FPI ga berani dong. Kalah beking. Hahaha
Maret 18, 2007 at 3:15 pm
okay, saya sangat setuju sekali dengan semua yang dikatakan anda…sayapun tidak suka (benci)akan lebih tepat jika saya kenal satu per satu anggota FPI nya. Saya sangat mengecam tindakan FPI yang main hakim sendiri dan bagi saya FPI hanya legalisasi dari sebuah premanisme yang terstruktur. FPI sangat potensial untuk menjadi pemicu dari konflik primodialisme, seperti yang kita tau di indonesia masyarakatnya sangat plural. coba browsing deh banyak banget konflik primodial yang terjadi di Indonesia.
Agama saya Islam, saya percaya dengan islam, tapi saya ngga habis pikir dengan manusia yang ngga menghargai perbedaan…HALLO yang menciptakan perbedaan kan ALLAh juga…so ngapain FPI mau semuanya ngga beda sama mereka…mau menentang ALLAH??? katanya Front pembela Islam??? kok mau menentang sang pencipta sih???
Okay, to the point…sebelum ada konflik primodialisme selanjutnya…gimana kalo orang2 yang peduli dengan kelangsungan hidup
Maret 18, 2007 at 3:21 pm
Okay, to the point…sebelum ada konflik primodialisme selanjutnya…gimana kalo orang2 yang peduli dengan kelangsungan hidup umat beragama yang plural di Indonesia dan jakarta pada khususnya…
“Mari kita bergabung…” dengan saya dan beberapa sahabat lainnya…
Kita bentuk sebuah pegerakan dengan basis “OTAK” bukan “OTOT” yang mengatasnamakan anti SARA, untuk menentang KEMUNAFIKAN orang-orang yang mengatasnamakan Agama, Suku, Ras dan Golongan untuk mencapai tujuan dan kepentingan golongan mereka…
Yang berminat, bebas siapa saja, dari ras manapun, agama manapun, golongan manapun… yang penting satu tujuan, yaitu mencegah konflik primodialisme yang mungkin timbul akibat kemunafikan orang-orang tertentu dalam organisasi dan atau golongan tertentu…
Baik lah kita tunggu tanggal mainnya bersama-sama ya…
salam.
Maret 26, 2007 at 3:17 pm
saya belum pernah melihat langsung FPI itu seperti apa. saya cuman ngeliat mereka di TV lewat berita2 gimana kelakuan mereka. emang sih pernah ngeliat di salah satu brita, satpam ampe takut bangat waktu di cari ama anggota FPI. sebegitu hebatnyakah mereka sampai aparat penjaga keamanan aja takut?
saya sepakat dengan bang arif “hentikan kekerasan, hentikan kebencian”
tapi dengan munculnya kata “anti” di judul tulisan ini membuat kata2 “hentikan kekerasan, hentikan kebencian” ga ada gunanya. karena gimanapun kata “anti” membuat makna bahwa bang arif tidak menyukai FPI yg akhirnya menimbulkan kebencian itu ada. walaupun mungkin bang arif tidak benci, tp secara tidak langsung membuat orng yg baca ini menjadi benci.
FPI hanya sebuah perkumpulan yg bergerak pada apa yg mereka yakini. apapun yg mereka yakini itu, pasti benar menurut mereka. tapi tidak semua orang sepaham dengan mereka. seharusnya mereka sadari itu, dan kita diciptakan didunia ini pasti berbeda. terima perbedaan dan jalanin dengan harmonis.
saya juga ga sepakat ama kelakuan FPI yg merusak fasilatas umum. apapun alasannya kekerasan merupakan perbuatan yg kurang baik (menurut saya pribadi lho…). saya ga berani ngomong salah ato benar. karena yg bisa menentukkan benar dan salah itu hanya Allah ta ala
Maret 27, 2007 at 3:20 am
[...] atau konstruktif. Bukankah disini kita bisa memprotes bahwasanya FPI itu lebih sering bertindak anarkis dan semena mena? Disini juga saatnya kita teriakkan dengan lantang gerakan anti pungutan liar, bahkan kalau pelu [...]
Maret 27, 2007 at 9:31 am
manusia pada dasarnya diciptakan beraneka. Bahkan pada awal mula, manusia sudah berbeda.. adam seorang laki laki jelas berbeda dengan hawa seorang perempuan. Coba dibayangkan apa yang bakal terjadi kalo Allah hanya menciptakan manusia seperti adam. Bukankah dengan hadirnya hawa, kehidupan manusia menjadi lebih nikmat. Demikian juga sekarang, perbedaan yang ada itu sebenarnya adalah membuat kehidupan semakin nikmat. Bayangkan aja jika not solmisasi hanya 1 (do) saja, makan tentu semua lagu akan sumbang, ato warna pelangi hanya merah saja, tentu pelangi tidak akan pernah indah. tapi dengan adanya nada nada lain selain nada 1 (do), maka terciptalah alunan musik yang menjadi lagu yang sangat indah, ato warna lain selain merah, maka terciptalah pelangi yang selalu dinantikan dikala hujan sudah reda. Jadi mengapa dipaksa, bahkan dengan kekerasan semua harus sama, kalo ternyata itu hanya membuat hidup menjadi sumbang, dan langkah menjadi monoton yang membosankan, padahal sebenarnya perbedaan dan kemajukan itu membuat hidup semakin indah dan semakin berarti…
hai FPI, coba kamu pikirkan… apa yang bakal terjadi jika semua manusia di dunia ini menjadi sama seperti kamu. Bukankah semua orang akan menjadi orang yang sewenang wenang.. kasar dan tidak punya belas kasihan…
Maret 29, 2007 at 1:08 pm
FPI itu Front Penghancur Islam. FPI bekerja menjelma sebagai Islam fanatik dan munafik. Karena FPI diciptakan oleh Elite politik untuk mendekreditkan umat Islam Indonesia. Alhamdulillah aku masih menganut faham komunislam. Islam yang kiri yang berperang melawan kapitalisme dan Imperialisme.
Oktober 13, 2009 at 2:41 am
Dengan apa anda melawan kapitalisme dan imperalisme, apakah anda seorang anggota DPR, Presidenkah atauakah……
Maret 29, 2007 at 2:28 pm
fpi itu btul 2x iblis berpakaian ustadz..saya adlh irg dati laum etnis dan agama minoritas di negeri ini..dan saya(walaupun blum pnh melihat scra lngsung hanya dri tv)sgt muak sklu mlihat greja2x ditutup scra paksa sambil bertriak2x allahu akbar..seakan2x kami org kristiani pemuja iblis…apakah (skali lg sory bos)bgtu kaum islam melakukan pnybaran agamanya?ya..saya faham,kami hanyalah minoritas n ga bs ap2x..tapi kami percaya dari pihak muslim jga ga stuju dgn tngkah mrka..ok d.JESUS LOVE U Y…
Maret 29, 2007 at 2:33 pm
ya kdang2x untuk mlihat kualitas pohon,liat dulu buahnya…fpi kan kaum muslim,mungkn itu yg mrka pelajari..sory neh kalo ad yg tsinggung..indonesia negara demokratis..agama bukan untk dibela..bukan tuhan namanya kalo harus dibela manusia…ok
Maret 30, 2007 at 4:08 am
FPI…… gak NaHanNnnn………
maksudya ga bs nahan emosi utk berbuat dan menghasilkan sesuatu yg benar, kenapa mereka tidak coba dengan “KASIH”. Mungkin itulah perbedaan antara yang membedakan orang yang berpikiran bijaksana dengan yang berpikiran hanya mengandalkan ROTAN dan HuJAtan2 padahal belum tentu yang dianggap baek dan betul ama mereka itu benar bagi masyarakat, bayangkan aja kejadian slama mreka berdemo ga ada yang benar, jgn2 mereka hanya perpanjang tangan, dan nExt TimE hey FPI Jangan BawA2 agama dh, that’s bullshit u KnoW. Peace.
Maret 30, 2007 at 4:16 am
FPI itu adalah organisasi yang dibekingi oleh orang yang mempunyai kepentingan politik yang sangat besar di negara ini….jujur aja klu gw tau sipa orangnya…gw culik dia….. gw kulitin….. kulitnya gw buat jadi kulit spatu gw…… dagingnya dijual dengan bentuk sate….knp…? krn orang seperti itu tidak suka damai……
Maret 30, 2007 at 6:00 am
Tadi malem gue nonton TV, FPI menyerang organisasi lain yang berdemo. Lalu ada perwakilannya berkata, “kami menyerang mereka karena mereka komunis, kami membela negara!!!”.
mmmh… apakah semudah itu menuduh orang dan menyerang orang lain? bahkan jika tuduhan itu benar, tetep gak bisa main hantam kromo sendiri.
FPI mnenggembar-gemborkan tentang akhlak yang baik, tapi kelakuannya malah seperti tidak punya akhlak baik.
Maret 30, 2007 at 10:11 am
sebaiknya fpi mengurusi diri sendiri dulu, baru mengurusi orang lain,,betul??
Maret 30, 2007 at 10:37 am
Saya bukan muslim….
Bagi saya Islam itu menakutkan….
Pandangan seperti ini bukan hanya disebabkan oleh…Imam samudra dan kawan-kawan…
Bukan hanya oleh Abu bakar Bawasyir…
Bukan hanya oleh Nordin M Top dkk…
Bukan hanya oleh tindak tanduk muslim di seluruh dunia…
Tetapi… FPI jugalah yang menegaskan pikiran saya yang seperti itu…
Muslim menganggap bahwa agamanya adalah agama rahmat dan damai….
Tapi saya justru melihat kenyataan sebaliknya yang ada pada Islam…
Kejelekan dalam Islam semakin kuat dalam pandangan saya…
Lalu mengapa saya justru tidak menganggap jelek terhadap kaum hindu, Budha, Yahudi atau Kristen?
Sebenarnya pandangan saya itu muncul karena umat umat muslim sendiri.
Dari tindakan pada muslim lah orang menilai seperti apa Islam itu…
Lalu dari pandangan yang muncul seperti ini dari saya dan orang banyak seperti saya di seluruh dunia… apakah itu menjadikan hal yang pantas bagi muslim untuk memusuhi saya?
Mengapa Muslim tidak mencoba untuk introspeksi?
Mengapa Muslim tidak mencoba mencari tahu mengapa non muslim yang mayoritas itu tidak suka kepada Islam/muslim?
Kalo orang sudah takut melihat Islam/muslim…. bagaimana mungkin orang mau anda ajak menjadi muslim….
Maret 30, 2007 at 10:45 am
FPI mungkin menganggap bahwa dengan menghancurkan sejumlah gereja atau sekolah teologi akan menyebabkan berkurangnya jumlah Kristen dan tidak ada lagi pendeta yang bisa dihasilkan…..
Padahal anggapan seperti itu justru salah sekali…..
Sebaliknya yang terjadi adalah bahwa umat kristen akan semakin tahan banting… tahan cobaan… tahu seperti apa islam itu… tahu kejelekan islam….
Fisik bangunan mungkin bisa dihancurkan….
Tapi apa yang ada dalam pikiran tidak akan bisa dihancurkan….
Yang akan terjadi adalah FPI akan justru membuat Islam semakin terpuruk dan semakin lemah… bahkan sangat mungkin sekali akan membuat Islam pada akhirnya sirna….
Ingatlah bahwa kemenangan atas suatu masalah bukan disebabkan oleh kekerasan… justru dimenangkan oleh penghindaran terhadap kekerasan….
Hal itulah yang dicontohkan oleh Mahatma Gandhi…. seorang hindu…
Maret 30, 2007 at 10:54 am
Hehehe… nambah dikit lagi nih…
Anda mungkin menganggap bahwa saya kadang takut untuk menunjukkan ke-nonmuslim-an saya di indonesia….
Justru sebaliknya… kalo dulu saya rada takut….
Sekarang saya justru bangga menunjukkan bahwa saya bukan muslim… bukan hanya di indonesia…. bahkan di luar negeri….
Bangga sebagai non muslim….
Santai saja, raja iblis aja bangga jadi raja. Hahahaa. Anyway, jangan generalisasi ahh Bung. Nanti bisa tambah panas.
Januari 15, 2010 at 7:14 pm
awalnya gw care ma muslim….
ampe skarang jga..
cman gw mikir..knapa se ada FPI yg mengatasnamakan umat muslim???
ngotor2in agama muslim ja…
jgan braninya ngancurin cafe to bar…
lain kali ancurin tu kepala FPI…
to ga scan dulu otak FPI…
da banyak virus tu di otak FPI…
Februari 1, 2010 at 5:22 pm
klo ga knal fpi jgn coment yg ngga-ngga..
Maret 30, 2007 at 12:50 pm
nyuknyet…
Sama kayak kristen, di Islam ada banyak aliran.
Ada yang keras, ada yang damai, ada yang kasar, ada yang santun. Nah rata2 yang terekspose itu yang keras dan kasar bo…
Makanya islam jadi tercoreng, padahal yang garis keras itu cuman minoritas, cuman gara2 disinggung di media terus seakan2 mereka mayoritas dan rata2 orang muslim kayak gitu.
NO!!! Gue bilang tidak!! Islam yang sebenarnya gak kayak gitu. Gue gak pernah tu benci orang kristen atau non muslim lainnya bahkan yahudi sekalipun, malahan temen2 akrab gue kebanyakan orang kristen. Siapapun kalo baek ama gue, ya gue baek juga donk.
Actually… kita selalu lebih cepat memasukkan ke hati jika ada sesuatu yang gak ngenakin hati. Dan itu wajar aja sih… Cuman jangan samakan semua orang muslim kayak gitu.
Nah.. FPI itu termasuk garis keras tapi cenderung gak pake otak! Paling juga waktu nimpuk2 batu, dia kagak ngarti nimpukin siapa dan kenapa. Yang penting pas dikompor2in nimpuk, ya ikut nimpuk.
Itulah kalo kagak pake otak, gak mikir panjang… siapa membela siapa nih?
Mending ganti nama jadi Front Pengangguran Indonesia, jadi kalo anarkis, gue udah maklum…
Oktober 13, 2009 at 2:46 am
Asal aja jangan kaya jaringan Islam Liberal aja bahwa Tuhan untuk semua agama sama, berarti kalau tuhan itu sama tentu pula anda mengakui bahwa Yesus itu anak Tuhan…hee…heee….!
April 1, 2007 at 8:02 am
Saya mau usul, gimana kalau kita memulai gerakan menumpas ‘kejahatan’ tanpa menggunakan cara-cara ‘kejahatan’ itu sendiri,KEKERASAN. yang namanya kekerasan nggak pernah mendatangkan kebaikan menurut saya. Ini sebabnya semua orang baik pasti berusaha menghindari cara kekerasan.
Saya mau usul gimana kalau kita belajar dari Gandhi yang berhasil mengusir Inggris dari India dengan gerakan anti kekerasannya (saya dibodohi oleh pelajaran sejarah dulu yang bilang india nggak berjuang merebut kemerdekaannya). Atau Dalai Lama, yang walaupun belum berhasil memerdekakan tibet dan kembali ke sana sebagai pemimpin negara, tapi sudah menarik banyak dukungan internasional ke sana. Dan lepas dari semua itu mereka berdua dianggap oleh seluruh dunia bahkan dunia barat (yang sering arogan sama orang asia).
Saya pikir yang dibutuhkan bukan kekerasan, tapi persistensi dan konsistensi. terus ‘melawan’ dalam kedamaian dan konsisten ‘memerangi’ kejahatan. Dimulai dari diri sendiri…?
April 2, 2007 at 4:49 pm
Ini sedikit sharing dari saya,…
Saya Kristiany, ..
tanggal 1 hari minggu kemarin, FPI datang dengan massa ketempat kami (gereja), memang terjadi ketegangan . .. walalu tidak sempat rusuh namun ini amat sangat tidak baik, ..
aku tidak tahu jelas motivasinya apa ?
ini sedikit penjelasan namun bukan pemojokan. ..dan tidak rekayasa.
yang jelas,
1. masuk memaksa. dan asal ambil gambar.
2. membawa masa, mencopot dan asala mengambil selebaran. walau tidak merusak.
3. diskusi secara kekerasan.pendapat tidak diterima secara baik dan kalah dalam berargumen malah nagak pakai kekerasan. pake nogomong perang salib pula.
4. secara pengetahun agama aku anggap kurang. walau aku tidak tahu secara baik. namun ketua FPI jogjakarta melontarkan kalimat seperti ini “OLLOH hanya ada di Indonesia”.
Dia juga gak mau kita menyebut dengan kalimat ALLAH atau TUHAN.
5. masih banyak yang tidak perlu diceritakan.
jelasnya seprti ini.
gedung gereja kami, belum dapat ijin tetap dari walikota untuk melakukan peribatan.
dan dari lingkungan kampung ada 2 orang yang tidak setuju dengan keras karena kami beribadah,
kami tidak mebuat keributan , jemaat yang hadir setiap minggunya berkisar 50 an orang. tidak menggunakan band dan lainnya sebagai wadah keributan.
karena warga yang tidak setuju dengan kehadiran kami dari sejak lama dan tidak bisa menggeserkan kami diduga orang tersebut yang memancing rusuh dengan mengundang FPI,..
membawa surat yang sifat nya terbatas dan disalahgunakan orang mereka untuk menkan kami,/.
surat tersebut berasal dari wakil walikota langsung. namun kelompok FPI yang katanya sebgai warga yang baik harus menaati hukum mereka memaksa untuk menghentikan peribadatan kami, karena kami punya bukit dan argumen sehingga pendapat mereka tidak bisa diterima sehingga mereka mau bertidak keras, untuk ada intel sebagai penengah.
kesimpulan.
kami sudah dapat ijin sementara dari walikota untuk melakukan ibadah.
dan kami tidak buat keributan.
surata dari pemerintah yang seharusnya diurus oleh orang pemerintah sendiri kenapa FPI yang turun tangan.
seharusnya FPI yang meminta pemerintah untuk selesaikan masalah ini.
sungguh ini tidak logis.
Sedikit lagi sharing dari saya pribadi.
Kita sembagai umat yang berTuhan.
yang kita yakini Tuhan adalah Tuhan yang hidup.
1. Kebenaran tidak perlu dibela, kebenaran akan membela dirinya sendiri.
2. Tuhan tidak perlu dibela, Tuhan akan membela dirinya sendiri.
3. Masalah diskotik atau tempat2 maksiat bagaimana mengurusnya.,,
kesalah sudah dimulai dari pemerintah yang bersikap kompromi sejak awal dan tidak menegakkan kebenaran.
Jika pemerintah sehat, saya yakin pemerintah tidak akan mendirikan tepat tersebut. dan mecabut ijinnya.
4. satu generasi pemerintahan harus di hapuskan (diberhentikan)
karena apa ? sifat ini akan mendidik dari generasi ke genarasi. contoh gampang polisi lalu lintas yang mengandakan rajiah banyak mengajarkan bawahannya untuk mencari uang melalui rajiah, rajiah memang baik. tapi satu sikap yang sekalu saya lihat yaitu uang titipan tilang selalu mereka bedakan kertasnya untuk kepenrtingan pribadi.
5. bagai mana sikap kita,jika kita melanggar dan kena tilang.jangan mau bayar ditempat .. minta aja surat tilang. kecuali kita lagi diluar kota atau kondisi tidak memungkinkan.
6. masih banyak lagi.. aku capek nulisnya…
…
Anyway, makasih sudah sharing.
April 2, 2007 at 9:19 pm
no comment..lam kenal aja
April 3, 2007 at 4:47 pm
Kang Kombor yang dimaksud Tempat Maksiat oleh FPI & FBR adalah Tempat Kaum Reformis berada, klo Tempat Maksiat yang sesungguh nya dijaga karena dah dikasih Uang Jaga/Upeti oleh Pemiliknya.
Koq Mau aza Islam didompleng oleh FPI & FBR yang katanya Merusak nama Baik Islam.
April 5, 2007 at 5:43 am
lalu apa bedanya sama israel?
israel, membombardir penduduk palestina dengan lebih kejam,
seringkali karena hal sepele perkampungan palestina diorak-abrik hanya untuk menemukan seseorang yang mereka cari?
itu jelas sangat jahat lebih jahat daripada FPI mengobrak abrik tempat billiard, kedua postingan ini kok keliatannya kontradiktif sekali. anda tidak mendukung generalisasi terhadap israel, tapi anda sendiri melakukan generalisasi terhadap FPI. apakah kedua kata ini, FPI dan israel mempunyai perbedaan yang mencolok selain sama-sama sebagai sebuah kata benda?
Generalisasi disini adalah generalisasi Israel secara menyeluruh. Gini ajah deh contoh gampangnya, karena seorang bajingan bernama Imam Samudra membom Bali yang banyak korban australinya, maka semua orang Indonesia dicap teroris. Lalu blogger-blogger Australia masang iklan/banner/slogan di weblog mereka dengan isi tulisan “BLOGGER AUSSIE BENCI INDONESIA”.
Bagi saya, itu aneh. Yang ngebom kan Imam Samudra? Kok saya yang orang Indonesia diikut-ikutin masalah itu? Emangnya saya teroris?
Masalah generalisasi ini menjadi serius, ketika kita menggampangkannya lalu menyulutnya menjadi sebuah aksi yang dapat mengakibatan kekerasan. Entah kekerasan pada jiwa, atau kekerasan secara fisik.
Mengenai FPI, jujur saja, sebelum posting mengenai mereka, saya sudah bicara dengan mereka. Hasilnya, saya digebugin. Saya tidak menutup mata, bahwa mereka telah berbuat kebaikan, dengan membantu mencari mayat di Aceh.
Tapi saya juga tidak bisa menutup mata, bahwa memar-memar di tubuh saya adalah nyata. Bukan imajinasi gila saya pribadi.
April 5, 2007 at 5:53 am
#)saya sendiri kurang setuju dengan generalisasi.
April 5, 2007 at 8:31 am
bro sekalian, gw numpang nulis. sebenarnya dulu gw demen dgn yg namanya organisasi apalagi tujuan nya utk kebaikan. gw bukan muslim tapi demen sama temen2 gw yg muslim ditempat gw bukan saja hanya karena sifat mereka yg mulia dan seneng nolongin, tapi mereka itu perfect friend lah! gw juga menghormati tetangga2 muslim terutama bapak2 dan ibu2 di RT gw dan menganggap mereka layaknya spt org tua sendiri bukan saja karena mereka sering ngundang tahlilan atau ngirim lontong opor pas hari raya kupatan, tapi mereka semua (tetangga2 gw dirumah) ikut membentuk watak gw utk bertoleransi lebih dari sodara serta menggilas batasan yg sering disebut “agama”.
Who the hell said that i can not go to their Masjid and learn about ISLAM? or attend their ceremony? or they came to my house for Chirstmas cake?
Bahkan gw juga merasa kudu nyediain jajanan dan sangu pas lebaran supaya anak dan cucu tetangga bisa dateng mengucapkan “Assalamualaikum….” dan gw dgn lincah nya bilang “Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatu” sambil buka pintu, menghitung jumlah dan ngeloyor ke dapur siapin minuman, setelah keluarin minuman malah lebih heboh…. gw tanya dari mana saja, dah dapet sangu berapa, ini anak siapa itu anak siapa….. setelah pulang mereka gw kasih sangu juga.
Wait….wait… wait a minute… maksudnya ape nih? mo nyebarin agama ya? mo kasih doktrin agama ke mereka ya? atau mo ngajarin yg ISLAM itu ttg agama gw? Ups, sorry man! loe mungkin ga nyangka kalau reason gw ikutan ngerayain hari lebaran itu hanya utk alasan yg sederhana dan sering dilupain sohib2 diluar sono baik yg Muslim atau Kristen atau Hindu atau agama apapun lah… yaitu kebersamaan, kekeluargaan, rasa saling memiliki dan menghormati. dgn demikian gw jadi lebih dekat dan mengenal tetangga disekeliling gw, tetep jalanin silaturahmi sampai cucu-cicit 7×7 turunan. Oh ternyata yg gundul ini anak pak Soleh dagang tempe disana itu, lucu dia mirip sifat bapak nya suka canda ga demen marah atau tengkar (temen main gw waktu kecil), atau ttg si Muslik yg dibilang juara ngaji di Mussolah sebelah rumah dan pasti itu didapetin dari sifat ibunya yg pinter sekaligus cantik yg diembat kang Ali (angkatan atasku), dsb-dsb.
Siapa yg ga tertarik dengan komunitas kaya begini? jujur saja, it is heaven on earth man!
HERAN gw, kenapa ttg ISLAM kok lebih menarik dikampung halaman gw ya, dimana mereka ga pernah nyinggung perbedaan, mbakar, nyikat, atau melakukan hal-hal yg anarkis begitu…. apa ISLAM nya beda? padahal menurut gw dan banyakan orang Muslimin/Muslimat di tempat gw, sangat sangat GA PERLU membicarakan perbedaan, GA PERLU maksain agama, GA PERLU ngerusak, dll.
Untuk menyikapi tempat portitusi, kemaksiatan, atau hal2 porno dan racun moral lain nya, kita HARUS bersatu dan ga perlu pake merek agama tertentu, lupakan perbedaan, terus fokus untuk menjaga dan melihat lingkungan kita sendiri dari pengaruh negatip serta cikal-bakal hal-hal yg merusak. Untuk di daerah kota, kita bisa kok salurkan suara ke wakil-wakil yg “harusnya” kita pilih dan kenal utk menekan pemerintah supaya setidak-tidaknya menghalangi berdirinya tempat2 yg haram, atau mencabut ijin perusahaan yg memang kebukti merugikan masyarakat.
At least dgn bersatunya “kita” ada hal2 positip yg bisa kita sumbang untuk masyarakat dimana kita tinggal dan hidup.
- gitu saja kok repot!
Kalau urusan menhadapi FPI gini sih, tinggal tunggu tanggal main nya saja. Apa yg kita tanam pasti kita tuai, menanam angin menuai badai. yang elo-elo pada serang dan hancurkan adalah masyarakat indonesia sendiri dan gw yakin diluar sono banyak musuh mu yg suatu saat akan menghajar balik lo dgn tongkat dan parang. cari musuh ketemu musuh. buka mata lo, perluas wawasan lo, agama lo itu sebenarnya ngajarin baik dan kasih sayang, inget ini bukan jaman nya perang dipadang pasir. yg membesarkan bangsa ini adalah kesatuan dan persatuan, dulu fpi ga ada dan indonesia tenang, gemah ripah loh jinawi.
Hoiii.. sabar Oiii.. Sabar… Huehehe… Dulu ga ada FPI, tapi ada monster bernama Orde Baru. Hahaha.
April 5, 2007 at 3:21 pm
gue anti PKI aja lah…
FPI masih da gunanya juga toh..
hehe…gantiin POLISI yang kayak BANCI
ga berani menggilas pedagang MIRAS & JUDI.
ga berani menindak DISKOTEK tempat transaksi esek-esek…atao NARKOBA..
bagi org FPI..akan berkata
“Perjuangan ada resikonya”..
Ya itu resikonya diomongin
premanlah, tukang pukullah, mafialah..
Tapi ya itu…kenyataanya
Ibu gue, tetangga gue, Guru2 gue dan laenya
mengeluh kenapa Kemaren orang mabok perkosa anak gadis…Pornografi merajalela, korban narkoba tak terbendung, tayangan TV makin Porno dll…
dimana APARAT NEGERI INI???
di mana APARAT NEGERI INI ??
kalo aparatnya LOYO…
Maka Pengadilan Rakyat(Jalanan) yang digunakan….
Walopun di daerah saya ga ada FPInya..
Tapi kalo ada yang Terang-terangan JUDI, Warung jual MIRAS…
maka masyarakatpun akan protes..jika ga diindahkan ya..DI OBRAK-ABRIK..
KEMAKSIATAN sekarang nih ga da takutnya..
POLISI aja dianggap PATUNG..(hehe maap)
Jadi, komen sih boleh…
Tapi lebih baek loe kasih contoh deh..gimana TINDAKAN REPRESIF thd kemaksiatan.
Hehehe. Ada orang sadis dateng.
Pulisi kayak banci? Emang situ pernah ngomong begitu di depan markas mereka?
(*kalo saya, pernah. Di depan polres Depok. hehe*)
Tapi kalo semua masalah sosial kita timpakan ama pulisi. Itu nggak adil.
Sama dengan ketidak-adilan, bahwa semua tayangan TV yang makin porno (*ahh masa iya sih? seporno apa?*) adalah pemicu perkosaan.
Menggunakan pengadilan jalanan adalah salah satu tindakan barbar. Main hakim sendiri. Belaga seperti Tuhan, mau nyaingin firaun, mencoba menghukum yang bersalah. Lalu menggunakan tindakan represif melawan kemaksiatan.
Aduuh Mas… kemaksiatan itu masalah realita sosial. Harus dihadapi dengan obat sosial pula. Bukan dengan tindakan represif. Jangan lagi deh maen represif-represifan (*Mao nyaingin Pak Harto emangnye? Haha*).
Timtim, Aceh, Kedungombo, Tanjung Priok 1984, Maluku… dan sederetan nama lainnya adalah saksi nyata yang masih tetap berdarah akibat tindakan represif.
BTW, dulu situ sering digebugin tentara yaaa? Atau dibesarkan dengan kekerasan dalam rumah tangga?
Hatinya kok penuh dendam begitu?
April 6, 2007 at 10:12 am
wah bang arif kita bener2 sepaham nih hahaha.
Gw dari dulu itu menentang yang namanya radikalisme dan extremisme, apapun paham yg dibawanya. Kekerasan yang seperti itu tuh bener-bener memperlihatkan betapa rendahnya tingkat pendidikannya, ngga salah beberapa tempat dari forum diskusi saya bilang FPI = Front Pemuda Id**t .
Kalo punya otak kenapa ngga digunain? Kenapa harus pake kekerasan sih? Dan dari cara mereka berulah tuh bener2 pemaksaan kehendak, pemaksaan satu paham doang. Jangan lupa, Indonesia itu dibangun diatas keberagaman, mau ngga mau kita harus hidup dalam keberagaman itu.
Kalo misalkan FPI itu begitu stres pengen membuat Indonesia jadi negara Islam, silahkan pindah ke negeri Timur Tengah. Lucu banget sih.
Maap yah gw kasar2 bgini, soalnya gw empet bgt sama FPI nih huhuuh. Kasus Playboy jg bikin gw WTF, padahal FHM, Popular, Maxim itu gambarnya banyak yg lebih parah. Lagian coba katanya Playboy itu haram, berarti ga boleh dibaca kan? Kalo ga dibaca gimana pada bisa tau isinya? Intinya berarti FPI itu pada baca playboy jg ato ga pernah tau isinya trus asal tuntut. Ckckck piye to?
Sebenernya yang paling parah bukan masalah razia-razia yang dilakukan FPI. Tapi yang parah adalah kelakuan pemerintah/POLRI yang tidak bisa apa-apa menindak FPI hanya karena mereka dibekingi oleh orang kuat Indonesia. Itu yang meyedihkan.
Yang kedua yang paling parah adalah, kelakuan FPI sendiri yang membuat muak anak bangsa yang beragama Islam yang malu agamanya dijadikan kendaraan para binatang buas. Puncaknya (semoga saja tidak terjadi), adalah perang saudara!
Yang ketiga, memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang melegalkan barbarisme dan terorisme yang dilakukan segelintir rakyat Indonesia kepada rakyat Indonesia lainnya.
Naudzubillahiminzalik deh. Moga-moga aja nggak lebih parah.
April 6, 2007 at 3:45 pm
Saya sih heran masih ada orang yang peduli dengan sekitarnya
Gimana Hukum & petugas ngga bisa apa”……..buat main”
FPI masih mengingatkan………yang lain
Maju terus.. FPI
Hehhe, ada pendukung FPI mampir. ayo dong, silahkan komen dan beri pendapat kalian. Panas, nyelekit, bikin yang baca pengen muntah. Silahkan saja. Saya tetap dukung kebebasan berpendapat dan berbicara.
April 7, 2007 at 3:32 am
[...] Apakah masyarakat ini tidak punya agama? Punya, liat saja KTP mereka, ada kolom agama di situ dan kayanya semua kolom agama di KTP nya orang Indonesia itu ada isinya. Apakah kalau punya agama mereka tidak punya para mentor alias para pembimbing alias para pemuka agama? Punya, banyak malahan. Apakah masyarakat tidak punya aparat, jaksa dan hakim yang bisa menegakan keadilan dan kebenaran? Punya, meski sebagian besar oknumnya banyak yang jadi mafia dan doyan pungli. Apakah masyarakat tidak mampu membantu aparat menjaga keamanan dan menegakkan keadilan dengan cara membentuk ormas dan lembaga swadaya? Mampu sekali, sampai sampai ormas itu bertindak melebihi aparat dan menciptakan hukum sendiri. [...]
April 7, 2007 at 8:55 am
NUMPANG LEWAT MAS……………
Saya setuju dengan mas2 di atas. Indonesia memang mayoritas Islam, apakah dengan itu kaum minoritas langsung di jolimi?
agama artinya tidak kacau balau, tapi saya heran dengan adanya agama malah kacau balau! piye to? kalau mank FPI pejuang, pejuang di bidang pa? mungkin FPI cuma berjuang untuk ketenaran saja misnya mengusir inul, majalah play boy, pokoknya gimana biar masuk TV tu yang dilakuin. klo membela orang miskin kan g masuk TV. to mungkn FPI ga dapt setoran dari tempat hiburan kanya marah.
tobat lah FPI
Hehehe.. Ayo FPI, dan pendukungnya… bales nih. Hehehe
April 7, 2007 at 1:39 pm
gw mau numpang OMDO
“loe-loe tuh ye
OMDO
OMDO
NOL besar
apalagi empunya blog
OTAK dungu
cuma nyari sensasi”
Ayoo..kasih koment
yg nyelekit mumpung gratis
bilang kek FPI kafir
tapi gw mau bilang
empunya blog…dodol butut
hayooh sok di tanggapi
buat pantat panas jug gpp
Kalau saya OTAK dungu, Goblok, Nyari Sensasi…
Kenapa juga bisa menemukan siapa kamu?
Kamu itu adalah UCID atau ROSIDI… !!!
ini Blog kamu http://ucid.wordpress.com/
Jujur saja, saya tidak menuduh kamu bodoh… apalagi idiot… Sehingga amat mudah saya temukan.
Tapi saya hanya menyayangkan, kamu yang punya banyak potensi (bahkan hingga menulis tag blognya adalah “in the name of Alloh swt, memunguti serpihan-serpihan amal dengan keikhlasan dan kesabaran”) dan potensi itu dihancurkan dengan rasa marah dan dendam.
Selain itu, jiwa kamu sungguh kerdil dan pengecut. Di komen awal kamu yang sadis, saya menanggapinya dengan gaya saya.
Namun kamu takut mengungkapkan jati diri kamu di komen kedua yang aneh dan penuh dengan kalimat kotor ini.
Kamu mengisi email kamu dengan alamat email palsu. Lalu kamu mengisi isian web kamu dengan web palsu (*web saya kok ditaruh sebagai linknya*).
Rusdi atau Ucid, janganlah jadi pengecut yang bersembunyi di balik tulisan al-quran. Bahaya!
Kami, jadi tahu,seperti apakah jiwa-jiwa orang yang membela FPI.
Nama FPI yang sudah tidak sedap itu, menjadi semakin tidak enak.
Rusdi atau Ucid… ayo berjiwa besar… sama-sama memikirkan nasib negeri… Jangan saling mencaci dengan kalimat kotor. Buat blog dengan berguna… Buat komen juga yang baik dan berguna. Kritis, baik sekali, yang penting berguna. Energi, waktu dan otak kita seharusnya digunakan untuk membangun negeri, bukan untuk caci-maki omongan kotor.
April 9, 2007 at 4:26 am
FPI sangat memalukan.
Memangnya ada orang jahat bisa bertobat karena digebukin?
Ada ya?
Halo?
September 10, 2009 at 8:29 am
lo pikir ngapa maling itu digebukin dodol ?
lo kalo ada maling di elus2 ama diciumin yha ?
April 9, 2007 at 5:33 am
Untuk membela Islam mustinya tak perlu dengan ngrusak, cukup perlihatkan dalam kehidupan kt sehari-hari, klo benci maksiat jauhi itu, nasehati orang yang terlibat seperlunya aja, kita ga bs memaksa seseorang utk ikuti jln Allah, krn memang bertobat tak bisa dipaksa-paksa, krn ini urusan hati, siapa sih yang mengangkat kita jadi pengadil????
April 9, 2007 at 6:08 am
Menanggapi Postingan Fikri
(Februari 7th, 2007 at 8:12 pm)
(Yang dikutip adalah postingan bung Fikri)
Bung Fikri, saya mau tanya..
“Dari pengamatan saya, sang penulis termasuk orang yang minim dalam informasi. Kalau anda memahami mengapa FPI ‘ngamuk’ itu dikarenakan karena bangsa ini sudah bobrok moral dan akhlaknya, karena itu harus ada yang tegas mengangkat moral dan akhlak bangsa ini.”
Siapa yang mengharuskan? Anda? Komunitas anda? Lagipula dengan tegas itu artinya apa?
Tegas berarti tidak kompromi saya setuju… Tegas berarti kekerasan saya sangat tidak setuju, maaf, kekerasan itu menurut saya adalah budaya barbar, budaya yang sangat kuno. Kalaupun perlu kekerasan haruslah jadi jalan terakhir. Hal-hal baik harus diusahakan dengan jalan yang baik. Lagian, saya tidak yakin tuh, orang-orang FPI berbuat demikian karena peduli demi moral bangsa. Anda Yakin?
“Kalau anda jeli dalam mengamati fakta, bangsa ini mayoritas umat Islam, tetapi nyatanya umat Islam di sini dicap teroris dan radikal, lantas paham serta budaya yang tidak Islami justru tumbuh subur. Dari kenyataan itulah FPI bertujuan menegakkan syariat Islam di bumi yang mayoritas agamanya Islam.”
Bung Fikri, coba dipikir dulu sebelum bicara… Kenapa umat Islam dicap teroris? Karena FPI salah satunya! Tingkah laku FPI dengan teroris apa bedanya? Teroris = penyebar teror, FPI penyebar apa? Silahkan jawab sendiri? Saya bukan muslim bung, tapi setahu saya cara menegakkan syariat Islam bukan begini caranya, bukan dengan ngebakar diskotik. Saya sedih bung, terlalu banyak saya kenal kawan-kawan muslim saya yg baik, tapi karena FPI, Islam selalu dicap jelek.
“Demokrasi yang digembar-gemborkan sekarang ini adalah budaya kaum barat yang notabene kaum kafir, mereka menyebarkan paham kebebasan yang teramat bebas dengan tujuan agar hukum Islam tidak berdiri tegak di Indonesia agar rakyatnya menjadikan Islam sebagai simbol saja.”
Bung, saya mau tanya nih? Apa orang barat ini kurang kerjaan sampe kepikirannya cuma untuk mencegah hukum Islam berdiri tegak di Indonesia? Kenyataannya di barat sendiri orang sudah banyak yang atheis dan liberal, mikirin Tuhannya sendiri aja udah males, lah kok malah mikirin orang lain? Lagian ngapain sih Bung Fikri ini menjelek-jelekkan paham demokrasi? Apa ini bukan sikap yang kekanak-kanakan mas?
“Semua yang dilakukan saya yakin sudah diawali dengan cara yang halus, tetapi mereka yang diingatkan itulah yang tidak mau mendengarkan. Maka dilakukan dengan cara yang keras agar sadar. Seperti Menyerbu tempat2 yang dianggap kotor/maksiat karena sudah jelas2 menawarkan sesuatu yang diharamkan dalam Islam, seperti tempat bilyar yang menjual minuman keras dan mempraktekkan judi, diskotik yang menjual narkoba dsb dan media-media porno dan cabul dsb yang jelas merusak moral kaum muda. Itu dilakukan karena aparat penegak hukum sudah kekenyangan disuap oleh pemilik usaha itu sehingga tidak mau melakukan tindakan apa apa walaupun sudah berkali kali dilaporkan.”
Bung, kapan FPI pakai cara yang halus? Kapan Bung? Ada buktinya? Negara ini negara HUKUM mas, bukan negara barbar, kenapa FPI tdk mikirin solusi cerdas instead of bertindak barbar?
“Membenci kaum kafir adalah wajar bagi mereka dan mungkin bagi sebagian dari kita sebagai umat muslim, karena kalau kita lihat faktanya seperti umat muslim di Poso yang dibantai oleh kaum kafir, ibu dan anak wanitanya diperkosa dihadapannya, siapa yang tidak marah? Juga kaum kafir yang suka menyebarkan fitnah bahwa umat islam adalah teroris tanpa ada bukti yang masuk akal, memupuk kebencian.”
Syukurlah kebencian ini wajar hanya bagi sebagian dari umat muslim. Bung, jangan bawa-bawa konflik! Konflik itu dua pihak, anda kira pihak muslim tidak bersalah dalam konflik POSO? Saya kira tidak demikian, dua-duanya salah, dua-duanya perlu introspeksi. Teroris tanpa bukti? Bung, dengan sedih harus saya katakan, yang FPI lakukan sudah seakan menjadi bukti kalau Islam adalah teroris tapi SYUKURLAH KARENA FPI TIDAK MEWAKILI UMAT MUSLIM SEHINGGA BUKTI TERSEBUT TIDAKLAH VALID. Karena itu, saya sangat tidak respek dengan FPI.
“Dan kepada penulis/pembaca yang lain, saya hanya mengingatkan bahwa ini Indonesia dimana mayoritas penduduknya Islam, jadi sudah sewajarnya hukum Islam harus ditegakkan disini. Kebebasan yang kita sebut dengan demokrasi adalah produk dari kaum kapitalis barat dan kaum kafir yang sangat jelas tujuannya untuk menghambarkan hukum Islam agar tidak dapat ditegakkan di Indonesia.”
Wajar? dari sisi mana? Anda ngerti pancasila bung? Ngerti kan?
Sudahlah! Hentikanlah postingan kebencian tidak bermakna seperti ini! Kenapa sih, kita tidak bisa hidup dengan damai? Kenapa sih, kita tidak bisa memikirkan solusi yang cerdas?
Maaf untuk setiap kata-kata dan komentar yang menyinggung.
April 9, 2007 at 9:42 am
FPI Hanyalah orang yang kurang kerjaan, Coba klo mereka pny kerjaan, ga akan sempet, tp yang model begini klopun ada peluang utk hal positif juga ga bakal mo ngambil, enakan tereak2, dng begitu akan kliatan gagah
April 9, 2007 at 3:52 pm
Yah meraka adalah orang kurang kerjaan dan kurang makan makanya cari dengan cara buat orang lain gak bisa makan!
April 9, 2007 at 8:23 pm
Neraka akan menunggu kalian yang merusak nama dan citra Islam, kalian yang mengikuti semua tindak kekerasan bertamengkan Islam bukanlah kaum Nabi Muhammad SAW,.. kalau ada forum debat dengan habib Riziq tolong kabarin yoo.
Ada forumnya.. dateng aja ke masjid tongkrongan beliau. Salah satunya di daerah Kembangan Jakarta Barat. Selain itu, kadang juga Masjid Kebon Jeruk JKT, Saya udah pernah nyoba kok.
April 9, 2007 at 8:37 pm
Buat orang-orang yang merasa pro FPI dan tau banget ttg Islam. Islam bukan agama yang ngajarin maen asal rusuh terus ninggalin kelaparan dimana-mana, Islam bukan agama yang ngajarin kita buat mutusin tali silaturahim antar sesama apalagi mutusin tali rejeki seseorang. Coba lo semua pikirin PSK, orang-orang yang kerja dibar-bar, bencong, penjual minuman keras, penjual VCD porno, mereka manusia bukan???? mereka layak hidup dengan bekerja dengan kemampuan mereka ga???? kalau mereka menurut kawan-kawan FPI dan pendukungnya salah maka betulkan!!! tapi bukan dengan merusak tempat mereka mengais makan trus kabur ninggalin mereka jadi fakir, lo sanggup nanggung semua dosa mereka???? kasih mereka keahlian lain untuk cari makan, biar mereka ngerti kalo Islam ntu ngajarin ajaran yang benar!!!! biar mereka masih bisa makan, nyekolahin anak mereka.. kalo nerani bertindak harusnya lo semua berani bertanggung jawab.. lo semua pikirin deh tu,, sorry kalo gue salah.
Saya setuju tuh usul memberikan keahlian/pekerjaan/pendidikan pada pekerja yang dirazia FPI. Bagus tuh usulnya. moga-moga ada orang FPI yang baca.
Oh ya, selain itu, saya pikir kalau FPI putar haluan jadi relawan pembantu bencana alam juga akan sangat membantu sekali. Seperti yang mereka lakukan di Aceh ketika tsunami. Sebenarnya ini sudah ada linknya diatas sih.
April 10, 2007 at 3:28 am
Yaa ampuun deh,
cem macem sih komentarnya …
kalo menurut gw pribadi nih
yang dirazia FPI tu kebanyakan tempat minuman keras, tempat prostitusi, judi.
sebenarnya masalah miras yang dilarang kan mabuknya, bebasin aja orang jualan minuman keras ( tapi tempat tertentu saja ), trus bikin aturan orang dilarang mabuk di tempat umum ( jalan, nyetir mobil dll ), kalo mau mabok ya di rumah sendiri, atau ditempat yg tersedia ( club, cafe, diskotik dll ) yg kira-kira ga ganggu orang laen.
Kalau masalah judi, ehm.. he he he bikin aja, satu lokasi khusus tempat judi, lumayan pajaknya bisa dimanfaatkan, begitu juga prostitusi.
intinya kalau ga suka miras, judi & prostitusi ya sampeyan jangan ikut nglakuin.
simpel kan, …
soalnya 3 hal itu dari jaman baheula udah ada. ingat aja falsafah jawa tentang 3 penyakit ‘wong lanang’ yaitu mabok( minum), madon(suka perempuan),
main ( judi).
mulailah dengan merubah diri kita sendiri, bukan memaksa untuk merubah orang lain.
setuju …???
Komennya emang macem-macem… seru juga sih bacanya. Tapi yang paling penting, bagaimana menanggapinya. Dengan cerdas!
April 10, 2007 at 9:06 am
Gw cuman bisa kasih komen:
“FPI ADALAH ANJING-ANJING YANG BERJUBAH!”
Menurut saya… Kamu orang sadis. Bukannya mencari solusi yang baik. Malah melemparkan kata-kata kotor. Pake nama palsu. Juga pakai alamat email palsu. Orang-orang kayak kamu yang bikin masalah bukannya selesai, malah tambah parah.
Daripada komen yang nggak penting dan penuh kebencian ini… lebih baik nyari solusi yang cerdas, berguna dan tidak menumpahkan darah.
April 10, 2007 at 12:35 pm
Saya bingung dengan cara beragama mereka (FPI), beragama kok nggak mbawa damai, trus apa yang mreka cari, katanya rombongan bertuhan kok aksinya slalu bikin resah, sungguh susah diterima akal sehat. Mustinya klo mau diakui hendaklah aksinya itu menyejukkan, orang2 yang mreka anggap sesat itu kan butuh pencerahan bukan butuh digebugkin, tujuan mulia takkan pernah tercapai dengan kekerasan tp dng kekerasan justru akan menimbulkan kebencian, itu seharusnya anak kecil aja tau, tentu saja ini klo memang mereka bertujuan baik, klo tujuannya memang utk bikin onar sih ya udah… mo ngomong apa
April 11, 2007 at 7:04 pm
Menurut saya harus ada FPI. Mereka memukul karena ga mau orang terjerumus. Bagus ada orang peduli sama orang lain dengan tanpa pamrih. Orang FPI mau panas2an, teriak2, demi kebenaran, paling di kasih nasi bungkus. Malah harus ngongkos kalo mau aksi. Lagi pula apa ada bukti FPI ga menegur halus dulu? Ada pun hanya masalah tertentu yang ditanggapi FPI karena ada bagian2nya. Dari pada ga sama sekali. Menurut saya anda emosional, tidak memiliki data akurat. Terlepas dari ada oknum, FPI harus ada. Karena mereka punya pergerakan, disaat yang lain hanya diam.
Yang lain diam? Siapa yang diam? Kamu kali diem aje… hehehe.. Punya tulisan yang dilempar ke publik untuk mengentasi masalah sosial itu?
Kalo punya, liat dong?
Boleh ga?
Saya amat ingin melihat salah satu solusi cerdas mengentasi kemaksiatan.
Mengenai data akurat… Saya pikir sudah banyak link di tulisan diatas, Mas Agung. Coba deh dicek satu-satu.
April 11, 2007 at 7:32 pm
Saya tidak setuju dengan perbuatan anarkisnya FPI, untuk membela Islam mustinya tak perlu dengan ngrusak dong, ya ga! merusak tempat hiburan dengan dalih menghancurkan kemaksiatan, kemaksiatan itu tidak dapat di hancurkan, kaerna sudah ada sejak dahulu kala, malah akan bertambah banyak, so biarkan saja, toh kiamat makin dekat, semua yang melakukan kemaksiatan akan dihukum Oleh Sang Maha Pencipta, lebih baik intkopeksi dulu diri kita sebelum merasa benar! ya ga! ya ga! ya ga! bagaimana menurut bangaiptop?
Menurut saya: Hehehe, ini postingan makin seru ajah yang komen…hehehe
April 12, 2007 at 9:45 am
Sbg manusia yang dah berani hidup hendaklah dia berani menerima kenyataan, manusia itu beragam, tentunya ga akan bisa kita paksakan kehendak pada pihak lain untuk sama dengan kita apalagi dlm hal keimanan, ini sangat hakiki, itu Hidayah, rahasia Allah, ketika manusia blom dibukakan hatinya oleh Allah siapapun tak bisa membukanya, memang adalah wajib bagi kita utk saling mengingatkan, tapi tentunya dengan cara yang arif, cara FPI itu jauh dari arif, mreka brutal dan frustasi, tanda bahwa tingkat keimanannya minim, blom tentu dimata Allah mreka lebih mulia daripada yang mreka hakimi
April 12, 2007 at 10:45 am
Ngga ngasih makan kok nggebugkin, pdhal ngakunya hamba Allah, sorry memang aku muak buanget ngliat aksi FPI, mumpung ada postingan yang ngebahas aku skr mo curhat. Aku ga yakin tuh klo mreka bertindak krn mbela Islam, anggapan saya adalah mreka sedang nyalurin nafsu ngrusak mereka. Orang kok beraninya cuma sama tukang mabok yang nalarnya ngga genep. Mo tau cara mbela Islam yang benar ?? “Jangan tinggalkan Sholad, berbuatlah kebajikan, Nasehati orang lain dengan lemah lembut, sabar, bersihkan hati dari kebencian” Jika anda baik maka omongan anda akan didenger, Ini…… Tingkah kayak preman suruh ngikutin, ngga masuk akal, sampai kiamat model pembelajaran FPI ini ga akan berhasil, gue yakin….
April 13, 2007 at 9:06 pm
FPI,Betawi Rempug atau sejenisnya kadung menjadi hama demokrasi. makanya mestinya segera di kasih pembasmi semacam racun tikus atau apa lah yang penting hama-hama itu tidak merusak tanaman demokrasi yang sudah capek-capek kita bangun
salam, Jhellie.wordpress.com
April 15, 2007 at 2:06 am
FPI TETAP DI PERLUKAN UNTUK ANTISIPASI TERHADAP ERA YANG MENGGILA. BUKANKAH DI BUTUHKAN JUGA PEMIKIRAN YANG SEDIKIT GILA DALAM ARTI NEKAT GITU LOH. KITA LIHAT ISRAEL YANG TERANG TERANGAN MEMBANTAI UMAT MANUSIA. BUKANKAH MEREKA JUGA ARROGAN. HEY.. YOU ARE OPEN YOUR MIND YOUR EYES AND YOUR HEART.
TEGURAN TIDAKLAH CUKUP UNTUK MEREKA YANG HARAPKAN TERJADI.
MAJU TERUS FPI.. ALLAHU AKBAR
April 15, 2007 at 5:57 am
mbok ya jangan keseringan nonton infotainment. Datang ke FPI-nya sono ! Pura-pura mau wawancara kek, nanya ! Kenapa mereka begeto ! Soalnya bikin orang Indonesia pada insaf itu ……… Capek deeeh ….
Sudah baca comment threadnya Tom?
Saya sudah ngobrol kok ama FPI. Beberapa pengunjung blog juga sudah bertemu langsung dengan mereka. Baca deh kesaksiannya. Saya kira mereka serius kok, nggak bohong. Sebab nggak ada sentimen menghakimi dalam kalimat-kalimat orang-orang yang pernah mengalami langsung kejadian bertemu dengan FPI. Kelihatan apa adanya.
April 16, 2007 at 2:53 am
pemilik blog ini anti-fpi; itu bagus. kupikir kita semua, apalagi beragama Islam, wajar, bahkan harus, anti-fpi.
sebab mereka merusak dan menyakiti orang lain dengan mengatasnamakan agama. aku paling jijik ketika orang-orang fpi merusak tempat tertentu sambil berteriak “Allahuakbar….”
ALLAH MAHA BESAR sambil menyakiti orang lain? entah dari mana fpi mendapat pembenaran seperti itu.
beginilah jadinya kalau orang terlalu fanatik dan menafsirkan firman TUHAN secara sepotong-sepotong.
salam damai dari orang batak yang baru delapan tahun masuk Islam.
[jarar siahaan — http://www.batak.in
Salam kenal Bung. Teruskan perjuangan rakyat TOBASA. Maju terus pantang mundur.
April 16, 2007 at 10:07 pm
FPI=TERORIS
Mengapa demikian;
FPI&TERORIS Sama-sama meresahkan masyarakat,
FPI&TERORIS Sama-sama merusak tempat masyarkat,
FPI&TERORIS Sama-sama menggunakan kekerasan,
FPI&TERORIS Sama-sama di dukung orang2 penting,
FPI&TERORIS Sama-sama membuat pemerintah tidak berkutik,&
FPI&TERORIS Sama-sama mengatas namakan agama.
Dengan katalain FPI (perbuatannya) tidak jauh berbeda dengan TERORIS, betul tidak!
Hahaha.. nyari pendukung nih yee. Hehehe
April 18, 2007 at 10:17 am
ane sih menghormati sebagai manusia, namun membenci sikap-sikapnya. gitu aja..
April 18, 2007 at 4:16 pm
“FPI TETAP DI PERLUKAN UNTUK ANTISIPASI TERHADAP ERA YANG MENGGILA. BUKANKAH DI BUTUHKAN JUGA PEMIKIRAN YANG SEDIKIT GILA DALAM ARTI NEKAT GITU LOH. KITA LIHAT ISRAEL YANG TERANG TERANGAN MEMBANTAI UMAT MANUSIA. BUKANKAH MEREKA JUGA ARROGAN. HEY.. YOU ARE OPEN YOUR MIND YOUR EYES AND YOUR HEART.
TEGURAN TIDAKLAH CUKUP UNTUK MEREKA YANG HARAPKAN TERJADI.
MAJU TERUS FPI.. ALLAHU AKBAR”
Israel memang ju…a…hat, dan anehnya anda mo niru, anda Payah …, ntar trus apa bedanya antara anda ama Israel??? dan lagi apa yang digebugkin orang2 FPI itu orang Israel?? bos.. yang mreka gebugkin sdr sendiri yang seharusnya dicariin solusi cerdas, bukan solusi tolol macam itu…
April 28, 2007 at 9:17 am
HEY.. YOU ARE OPEN YOUR MIND YOUR EYES AND YOUR HEART
–> OMG where did you Learn engLish??
(-_-”) kapan see Indonesia maju nya…
gw kira da mo muLai maju… maLa muncuL” org” aneh itu… jadi pengen baLik Lagi aja ke LuaR… dimana org” na ga pernah mempermasaLahkan agama org Laen..!!
Dimanapun bumi dipijak, Indonesia tetap di hati. Ayo mbak Syzzie. Walaupun ada dimanapun, kita bantu Indonesia. Minimal nulis untuk kebaikan.
April 28, 2007 at 9:07 pm
Sedih rasanya melihat Indonesia terus terpuruk, melihat manusia2 yang tidak bertanggung jawab merajalele eh..merajalela dimana2, apakah pemerintah tidak merasa malu dengan keadaan seperti ini, prestasi sepak bola yang tak kunjung menuai prestasi hik..hik..hik…(sedih)
lho kok jadi gak nyambung ke topik seh..
(maaf lagi ERROR)
Pesan saya buat FPI “Tunjukanlah sikap islam sebenarnya kalo niat FPI untuk kemajuan Islam & kemajuan Indonesia, jangan melakukan perbuatan yang MEMBUAT Islam menjadi jelek dimata masyarakat Indonesia pada khususnya & di mata dunia pada umumnya”, saya kira FPI bukan orang yang tidak tahu agama.jadi, mengapa FPI melakukan perbuatan yang MERUSAK citra Islam itu sendiri? katanya Front Pembela Islam, kok perbuatannya tidak mencerminkan sebagai umat islam.
Sekian dulu komentar saya, semoga FPI sadar kalo perbuatannya itu tidak baik untuk kesehatan, eh..kok jadi gak nyambung lagi… he…he…he…
Santai aja mas, saya juga sering OOT. Hehehe
April 30, 2007 at 7:56 pm
“FPI TETAP DI PERLUKAN UNTUK ANTISIPASI TERHADAP ERA YANG MENGGILA. BUKANKAH DI BUTUHKAN JUGA PEMIKIRAN YANG SEDIKIT GILA DALAM ARTI NEKAT GITU LOH. KITA LIHAT ISRAEL YANG TERANG TERANGAN MEMBANTAI UMAT MANUSIA. BUKANKAH MEREKA JUGA ARROGAN. HEY.. YOU ARE OPEN YOUR MIND YOUR EYES AND YOUR HEART.
TEGURAN TIDAKLAH CUKUP UNTUK MEREKA YANG HARAPKAN TERJADI.
MAJU TERUS FPI.. ALLAHU AKBAR”
pemikiran sedikit gila? menurut saya yg dilakukan FPI itu sudah termasuk GILA sungguhan mana ada orng yang katanya beragama merusak fasilitas umum dan memukuli masyarakat? jangan munafik FPI anggota FPI itu preman atau bahkan terroris yang memang bertujuan merusak negara ini dengan kata lain FPI itu israel di indonesia
Mei 2, 2007 at 11:08 am
saya mahasiswa fakultas hukum, buat saya penafsiran agama oleh FPI pada masa zaman sekarang ini sangat sempit.Indonesia adalah negara hukum, semua diatur uleh undang2.Sampai detik ini tidak ada undamg2 yang mengatur tentang organisasi masyarakat, khususnya FPI!!!!!!!!!!!!!jd tinjauan yuridis saya sejauh ini FPI adalah organisasi yaNg berpraktek ILEGAL……..kalau saya adalah SBY, pasti sudah saya bubarkan FPI dan sejenis nya.
Saya bukan mahasiswa hukum. Tapi saya setuju, bahwa banyak kegiatan FPI yang ilegal. Melanggar hukum, gitu.
Februari 1, 2010 at 5:34 pm
sok tau…
Mei 2, 2007 at 3:29 pm
yang saya tau FPI yaitu Fenggemar Playboy Indonesia maka yang saya dengar atau lihat di media anggotanya selalu mengejar ngejar itu yang jualan majalahnya, jadi FPI itu apa to ? Kalau gayanya sih kaya orang-orang arab yang nggak pernah akur sama saudaranya, kenapa dan mau apa bawa budaya arab ke Indonesia, Kalau senang berantem pindah aja ke arab sono oke!
Pindah ke Arab?
Hahaha… bagus juga tuh idenya. Saya sampe ngakak bacanya. Serius euy. Hahaha.
Mei 5, 2007 at 6:22 am
Menyikapi FPI itu harus dengan kepala dingin dan mengerti sejarah FPI itu sendiri. Klo saya ya wong tujuan FPI didirikan tiu bukan untuk membesarkan Islam. Emang FPI didirikan un tuk menghantam teman2 progresif yang menentang hadirnya kapitalis dan imperialis di bumi ini. Apa lagi berbicra masalah nasionalisme. wong pemimpinnya aja ngga ada darah Indonesianya. Jadi aku kira pendekatannya ya jangan pakai pemikiran Agama.Ngga nyambung. pendekatannya ya dengan kekuasaan yang akhirnya bertumpu pada FPI hanya sebagai alat untuk kekuasaan itu sendiri. Klo menggunakan nama Front Preman Indonesia khan di cela semua orang. Akhirnya menggunakan nama agama yang orang jadinya mikir gitu.Persoalan negara ini bobrok ya kita semua tahu dan FPI itu emang tugasnya menjaga kebobrokan itu sendiri.Persoalan dosa bagi mereka ya ngga mikir, persoalan tepo sliro bagi mereka ya ngga ngerti karna tepo sliro itu khan salah satu budaya dan kultur Indonesia. Dasarnya sebenarnya mereka juga alat kapitalis atau paling tidak untuk melanggengkan kapitalis di indonesia. Ujung-ujungnya khan mereka duit, habis mau kerja apa lagi kalau ngga begitu.Jadi klo mo dibahas ya akan sangat sulit, cuman nyeselnya Indonesia yang lagi kolaps ini ditambahi lagi dengan orang -orang kaya gitu yang sebetulnya numpang doang cari makan dengan cara seperti tokokh founding mereka semisal superman yang menggunakan kekuatan untuk memberantas kejahatan. tapi sayang FPI gagal menterjemahkan tujuan superman jadinya ya seperti sekarang ini.Lebih parah lagi, kita ngga akan bisa mengajak mereka untuk ngobrol dan diskusi karna emang mereka hanya robot dan boneka. Jadi sia-sialah kalo ngajak mereka ngomong. Jadi mari kta ikut prihatin dengan FPI ini tapi dengan cara yang sesuai dengan kultur Indonesia tidak dengan cara di luar kultur Indonesia. Kalau sama ya jadi sama dengan mereka. Khan sayang, meladeni boneka dan robot. Tinggal kita nyari yang megang remote aja…………. gitu mas………..
Setuju. Ulasan yang bagus Mas Teguh.
Mei 5, 2007 at 8:51 pm
[mode Thukul:on] wah jadi dapet ide bikin aplikasi games nihh.. gamenya “FPI THE ADVENTURE” bagus nggak ey..mau pake Java, apa VB.Net, apa pake bahasa pemrograman yang kuno VB or Delphi ?..
thanks semua yaa atas idenya…lumayan bisa dibikin tugas akhir…
Mau tantangan? Pake *.FLA dong! Jangan lupa ActionScriptnya dibagi-bagi ama publik. Open source getooo. Asik deh.
Mei 6, 2007 at 7:28 pm
Hari ini di harian JawaPos dimuat berita mengenai komunitas Islam di Cleveland dan Austin di AMERIKA SERIKAT dimana anggota komunitas islam tersebut merasa heran dengan penyerangan terhadap jamaah Ahmadiyah di Indonesia dan berkata “Bukankah seharusnya berbagai aliran Islam terayomi di negara anda (Indonesia) yang mayoritas penduduknya muslim?”
Benar-benar ironis dan sangat memalukan.Gajah di depan mata tidak tampak kutu di seberang lautan kelihatan.
ya, setuju. ironis euy.
Mei 8, 2007 at 5:09 am
Assalamualaikum Wr. Wb.
FPI lebih sering bikin resah umat Islam, gw jadi ragu kayaknya FPI juga ga berbadan hukum, organisasi kayak gitu patut dicurigai apalagi sumber dananya, sepertinya kalo ada uang (penyuntik dana) mereka obrak abrik apa saja, tapi kalo dana udah abiz mereka diam, jadi jelas FPI tak pantas memakai nama Islam, lebih enak disebut Front Pengangguran Indonesia, yang malas kerja yang ingin dapat uang enteng, cuman ngelemparin dapat duit ma nasi bungkus, ngapain lagi pake jubah, pingin seperti orang arab yach, abu jahal juga berjubah loch he he he, eh anda orang FPI (tolong balas komentar gw) apa anda pernah belajar Islam yang bener g loch, setau gw yang Mulia Rosulullah SAW adalah orang yang santun berbelas kasih selalu mengedepankan kasih sayang dalam berprilaku, kalopun perang itu hanya membela diri, kalo lo apa… coba, saran gw sebagai sama-sama orang Islam, coba dech loch shalat istikhoroh minta pertimbangan kepada Allah SWT apa FPI itu pantas buat lo pa kagak, malah bertaubat lebih bagus dech, ingat Islam itu agama yang indah bukan agama yang didalamnya ada tangan-tangan kotor, janganlah merasa paling benar dan mengatasnamakan Tuhan karena azab Tuhan amat pedih dan menyakitkan, terakhir dari gw buat lo hai FPI, sebaiknya lo jangan nyerang-nyerang lagi orang lain taw organisasi lain karena mungkin saja orang yang lo serang itu do’anya lebih dikabul daripada lo semua, kalo ditulis banyak sekali yang pingin gw sampaikan, gw tunggu itikad baik lo………
Wass Wr. Wb.
Mei 8, 2007 at 3:53 pm
Betul apa yang pernah dikatakan oleh Alm.Juanda (pengamat intelejen)di salah satu TV swasta dulu, Ia pernah mengatakan Ketua FPI itu sangat tolol!, Ketuanya aja tolol apa lagi kroco-kroconya pasti super tolol, kasihan deh lu!
Jangan ditolol-tololin, ga berguna. Malah nambah emosi dan nambah musuh. Niatnya kan nyari cara. Gimana mereka bubar. Dengan cara yang tidak anarkis tentunya. Toh?
Mei 11, 2007 at 9:30 am
menurut saya sebaiknya amrozi,basyir FPI dan ormas2 munafik lainnya itu dikirim berperang saja di israel daripada menjadi pengecut yang hanya berani merusak di indonesia mentang-mentang banyak beking kuat saya ingin tau bagaimana reaksi mereka ketika sudah sampai di palestina ketika berhadapan langsung dengan israel ketika tidak ada beking yang melindungi mereka bisa jadi malah menanggis minta ampun atau lebih parah lagi menjilat israel agar mendapat perlindungan.
kalo mereka mereka itu tetap di indonesia hanya akan merugikan indonesia dasar negara pancasila akan dirubah menjadi syariat islam dengan menggunakan cara2 kekerasan dengan anggota yang sebagian besar berasal dari kalangan ekonomi lemah dan pendidikan rendah yang dihasut dengan janji-janji yang bertentangan disingkirkan dengan cara kekerasan (apa bedanya dengan Partai bernama PKI yang juga melakukan aksi kekerasan dalam tujuannya sampai polisi saja tidak berani menindak,tujuan PKI juga mengganti dasar negara,kudeta,PKI juga menghasut kalangan bawah dan mempersenjatai mereka misal: BTI(Barisan Tani Indonesia) pada masa lalu)
saya yakin kalo memang terjadi suatu kerusuhan besar atau mungkin kudeta seseorang yang mengendalikan ormas2 munafik itu akan muncul menjadi penyelamat dan indonesia akan memasuk dunia kediktatoran baru.
semoga analisa saya tersebut salah…..
yang saya herankan kenapa polisi dan bapak presiden diam saja seakan-akan membenarkan tindakan kekerasan ormas2 munafik ini bukankah yang terjadi pada masalalu (PKI) juga mirip seperti ini bangsa ini memang tidak pernah belajar dari kesalahan masa lalu
PKI sebenernya ga mirip kayak gini (*udah baca ‘Revolusi Belum Selesai’?*). Militer RI malah lebih dekat dengan aksi seperti ini.
Mei 12, 2007 at 1:58 pm
Orang-orang yang tidak tahu kehidupan orang lain itu adalah kuper ya sama kayak FPI, mikir dong Indonesia itu milik siapa ? apakah milik orang arab ? Juga buat Front Pembela Islam jangan sok suci mengatas namakan Islam ,Islam itu suci indah dan penuh kedamain jadi tidak usah dibela, saya yakin setiap muslim sudah menjaganya dan ada lagi yang menjaganya tidak pernah tidur yaitu ALLAH. Kalau begitu ente-ente belainnya ketinggalan dong! lha wong setiap hari tidur dan lagi kalau bangun malah ngowoh (bengong)sambil mikir mana lagi yang digrebek ya ?
Mei 12, 2007 at 10:13 pm
fpi = manusia suci tanpa dosa yang diberi hak untuk menghakimi manusia yang berbuat maksiat.kami memang berhak menilai dan menjatuhkan vonis, karena kami adalah wakil di dunia.
Haduh.. macem-macem aja nih tamunya. Hahaha.
Mei 13, 2007 at 6:38 am
FPI = Front Pembela Iblis
Yang menanam akan menuai tidak lama lagi
from
666 mikah
Halah… apaan coba? Daripada nyela, ayo kita cari solusi sama-sama yang cerdas.
Mei 14, 2007 at 7:19 am
menurut saya yaa…kalau kita bencih sama orang jangan bawa nama-nama agama dan nama Tuhan kita sendiri karena Tuhan bencih kalau menguapkan namanya dengan sembarangan, FPI juga harus berpikir kekerasan itu apakah ada artinya??? sebagai umat muslim kita harus salaing menghormati agama lain karena Tuhan tidak senang umatnya kacau atau ahncur.
Mei 14, 2007 at 3:24 pm
mending hayatin aja lagunya john lennon “imagine”. jadi pada dasarnya kita semua gak ada bedanya kita semua sama. rasakan pada hatimu betapa ada rasa yg begitu nikmat ketika kita menolong sesama, dan rasakan betapa ada rasa yg begitu menggangu dalam hati kita ketika kita menyakiti sesama. meskipun sampai usia 30 th ini saya belum memutuskan untuk masuk agama apapun [please jgn cap saya aliran kiri ya, saya mau koq masuk salah satu agama,tapi masih saya pelajari satu per satu, saya mau liat mana yg lebih mengena dihati
], tetapi dalam kehidupan sehari2 saya yakin saya nggak kalah baiknya dgn orang2 yg udah beragama.
hidup itu sementara aja koq hibur hati kita dgn sesuatu yg baik, dan gak perlu kaya untuk menjadi baik, banyak cara utk membantu sesama. semoga FPI dapat memandang perbedaan menjadi sesuatu yg tidak perlu dipermasalahkan.
Mei 15, 2007 at 7:15 am
Capek rasanya kalo terus bahas tentang kejahatan dan tindakan kriminalitas FPI…
Sepertinya tidak ada habisnya.
Saya sangat setuju dengan pendapat salah satu rekan di atas yang mengatakan :” Kalau Islam (FPI) benci Israel karena kelakuan bangsa Israel kayak orang barbar, lalu kenapa orang Islam (FPI) malah ikut-ikutan barbar kayak orang Israel ???? “.
Jadinya ISLAM = ISRAEL….
Buat FPI, sebaiknya kalian tegakkan nama Islam dengan jalan yang membangun seperti membantu pemerintah dalam reboisasi lahan gundul, atau membantu memecahkan masalah kekeringan di banyak daerah di Indonesia…
Saya yakin seyakin-yakinnya kalau Allah akan memberikan pahala sebesar-besarnya buat kalian, juga mungkin akan mendapat persaudaraan dari semua rakyat Indonesia, bukan lagi ejekan dan hujatan serta hinaan seperti sekarang…
Ya, andai saja Ketua FPI adalah orang Indonesia asli yang bener-bener punya jiwa nasionalisme tinggi, mungkin tidak akan ada pergerakan FPI yang mengarah ke perpevahan bangsa….
Mei 18, 2007 at 7:31 am
uhhhh panjang2 yahhh saling menjelekan satu sama yang lainnnn
saya setuju bgt buat penulisanya yang ngungkapin fakta
tapi menurut ku apa yang kamu takuti antara tuhan setan dan diri mu sendiri sahabatt
apa kau tau siapa tuhanmu
apa tmn2 tau apa yang sudah dilakukan tuhan mu untuk diri mu
fpi (front pembela islam)
Mei 18, 2007 at 7:38 am
fpi menurut ku ini hanya sebuah gerombolan radikal yang gak mengerti apa definisi islam dan sejara bagai mana konon ceritanya katanya rosulnya dulu menghadapi musuhnya…….
ah pusing gue binggung mu ngetik apaan gak da roko otak mentok nih
yang penting
bubarkan lah systemnya bukan fpinya
sistemnya yang membuat kekerasan itu terjadi
kan tadi juga ydah ada yang mengungkap
pertama tegur kalo gak bisa di tegur ya kita dooakan saja buakn dengan jalan kekerasan apalagi membawa rotan dan muka muka sangar
kalo q-te sih gue kecenggin deh na ini serem2 kaya banteng dihianatin cintanya
wakakakakakakakaka
Mei 22, 2007 at 7:28 am
jack,kkerasan itu disisi lain diperlukan juga!for example,belanda diusir ampe perlu bergudang2 timah panas(tntunya dg kekerasan).jpang nyrah stelah dihantam nuklir yang super keras (ini biangnya kekrasan).n’Muhammad saw mengusir sistem jahiliyah yang sudah mapan di mekah,dgn badar,atau uhudnya yang melegenda;ini kkrasan jack(tapi kondisinya emang diperlukan kan?).nah men, kalo polisi udah angkat kaki n cuek geto terhadap prostitusi n mucikari, judi di sana sini,so apakah umat yang nyadar bhwa itu smua dapat mrusak moral bangsa, hrs ttep mlongo aja!!kita orang ini slalu anti kekerasan (muslim coy)!!tapii, kkrasan “harus” ttep dilakukan jika emang untuk kmaslahatan!
Oktober 13, 2009 at 3:15 am
Iya gitu coy, itu sich pendapat yang tidak memojokan seolah-olah FPI itu Singa yang gurun, padahal yang seharusnya melakukan penindakan itu adalah para pejalan roda pemerintahan negara Indonesia ini, tapi yang ada di DPR itu bahkan saling adu jotos kaya preman pasar, dan polisi sebagai pengayom rakyat hanya diam saja. Hukum di Indonesia ini kadang kala dapat di beli dengan materi Coooy…..cooooy…..cooooy!untuk gue nggak sekolah di Hukum,
Mei 25, 2007 at 3:43 am
Kama Kola seharusnya melihat sejarah sebelum bicara tentang kekerasan…
Memang sudah seharusnya kalau kita berperang melawan pihak asing yang mau merebut tanah dan negara kita,apapun kita lakukan untuk itu. Bahkan mati sekalipun kita akan selalu siap demi negara…
Tapi untuk kasus nabi Muhammad yang berperang melawan kaum Jahiliyah, itu adalah hal lain.
Memang sudah sifat dan karakter bangsa Arab yang emang keras dan kasar, sampai sekarang. Atau, nabi Muhammad berperang karena terpaksa, karena kalau diam maka akan dibinasakan. Itu namanya bela diri…
Sedangkan kekerasan yang dilakukan oleh gerombolan FPI adalah hal yang jauh tidak beradab, jauh dengan filsafat Islam itu sendiri…
Kekerasan untuk kemaslahatan itu yang kayak gimana?
Menyiksa dan merusak orang lain / pihak lain agar kelompoknya bisa semakin eksis?
Padahal mereka itu adalah saudara sendiri yang sama sekali tidak mengancam pihak FPI.
Soal moral, soal ahlak adalah urusan manusia dengan Tuhan-nya, bukan urusan orang lain…
Apakah dengan merusak dan menyiksa sesama manusia adalah bukannya salah satu kerusakan moral juga?
Pantas saja FPI sangat akrab dengan FBR yang notabene gabungan preman-preman Jakarta.. karena emang ideologinya sama.
Kenapa FPI kalau menentang dan menyerang sesuatu yang mereka anggap “tidak bermoral” selalu saja main keroyokan ya?
Gak pernah berani maju sendirian…
Apalagi seperti ketua FPI, pak Rizieq, hanya berani koar-koar untuk menentang dan menyerang mengerahkan orang-orang pribumi yang gampang dipengaruhi. Sedangkan pak Rizieq sendiri gak pernah turun.. mungkin takut kena gebuk kali ya.
Pantas saja kalau kelompok muslim di beberapa belahan dunia sekarang malah mempertanyakan ke-islam-an orang Islam Indonesia karena mereka berpikir orang Islam Indonesia selalu keras dan kasar serta merusak negera Indonesia sendiri…
Andai saja ketua FPI diganti oleh Ustad Jefry.. mungkin Islam akan semakin membaik.
Oktober 13, 2009 at 3:38 am
Ustad Udje khan ustad buat menyadarkan artis, maafin yach Kang Udje soalnya dilema di TV swasta dari pagi selalu ditayangin acara-acara artis melulu sehingga menjadi prilaku secara sadar maupun tidak sadar mempengaruhi otak dan pikiran kita coba tenggok kepedesaan dimana kebudayaan artis itu mempengaruhi pola pikir anak-anak desa yang masih bersih, dan kalau lurus-lurus aza indonesia nggak bakalan ramai, bukan FPI aja ada organisasi KPK pun menjadi ramai padahal adanya KPK untuk memberantas korupsi seperti agenda yang yang selama ini didengung-dengungkan pada akhirnya pokok permasalahannya kembali pada manusia-manusia itu sendiri jika seandainya hati telah bersih dicuci dengan deterjen kali, memang susahnya sich untuk membuat bahwa hati benar-benar bersih karena manusia mempunyai nafsu keduniawian dan ketaatan terhadap Khaliknya. Mangka adanya Agama sehingga manusia tidak hanya menuruti hawa nafsunya.
Mei 31, 2007 at 1:18 am
“Dia (Dajjal) akan memiliki dua sungai yang mengalir: satu tampak seperti air yang murni, dan yang lain tampak seperti api yang menyala. Siapa saja yang hidup dan melihatnya, haruslah memilih sungai yang tampak seperti api,… karena sesungguhnya itu adalah air yang sejuk.”(HR Muslim)
“Dajjal… akan membawa bersamanya apa yang terlihat seperti surga dan neraka, dan apa yang disebutnya sebagai surga sebenarnya adalah neraka.”(HR Bukhari)
Mei 31, 2007 at 7:15 pm
Hebat ,, ini mah thread penghujat FPI, dan sayang sekali saya berseberang pendapat dengan Anda.
Mungkin ini thread liberal ala JIL ya?
Huh …. silakan berbicara apa saja.
Allah lebih tahu.
setahu saya, Allah bukan lebih tahu.. tapi Maha Tahu. Menghujat FPI? Sejujurnya saya tidak menghujat FPI… Hanya mengungkapkan kenyataan. Kenyataan itu pahit. Diantara kenyataan pahit itu adalah anak-anak muslim dibawah umur (sekitar 9 – 12 tahun) yang diculik paksa dan dijadikan tentara boneka dengan AK-47 di tangan mereka oleh kaum (yang mengaku) militan muslim Darfur. Lebih parah, FPI tidak berbuat apa-apa mengenai hal itu. Peduli juga nggak!
Atau janganlah jauh-jauh ke Darfur… Saya pikir, FPI tidak berbuat apa-apa membantu keluarga korban-korban umat muslim yang anggota keluarganya jadi korban dalam pertikaian agama di Indonesia. Emangnya mereka mikirin anaknya korban bom di Palu? Atau di Batumera? Atau mencoba memperjuangkan hak-hak keluarga umat Islam yang dibantai di Tanjung Priok?
Thread ini mirip JIL?
(*Anda pakar JIL yaa, hehe. Kalau saya mah jujur saja, nggak tahu apa-apa soal JIL.*)
Tapi saya tahu FPI… dan pernah bicara dengan mereka. Mangkanya saya tulis thread ini.
Mas Kus, berseberangan pendapat mah biasa. Ndak apa-apa… Yang paling penting kita ga saling mencabut golok untuk menyakiti dengan menyerang sesama. Hal itu yang membuat kita beda dengan FPI.
Juni 2, 2007 at 5:02 am
FPI jangan gegabah donk kalu melakukan sesuatu.
jadinya ada orng yang ga bersalah menjadi korban juga.
oke PEACE men……
Juni 4, 2007 at 2:14 am
Maju terus pantang mundur FPI….
Memang mereka2 yang tidak mentaati hukum Allah di bumi ini, perlu diberi sedikit pelajaran…
peringatan2 halus sudah banyak dikumandangkan para alim ulama, tidak juga membuat mereka jera…
Amar ma’ruf telah disampaikan, nahi munkar harus ditegakkan….
Diberi pelajaran?
Maksudnya, digebukin secara semena-mena?
Juni 4, 2007 at 6:29 am
saya setuju aje dengan ente aye juge kagak demen ama FPI tapi kenape pemerintah gak ngebunarin aje ye tuh ormas kan ormas yang kayak gituan tuh bikin rusak citra islam agame yang suci and anti kekerasan, bubarin juga tuh FBR forum betawi rampok
FBR juga harusnya dibubarkan dan dijadikan organisasi terlarang. SETUJU SEKALI.
Juni 4, 2007 at 9:39 pm
fuck fpi
pengangguran yang bawa2 agama….
pemabuk yang meneriakan asma Allah…
preman yang berlindung dibawah organisasi…
fasis yang pake nama Islam……
orang tidak ada kreatifitas yang merasa paling benar……
orang2 frustasi yang merasa paling suci…..
seperti teori karl marx,:”jika orang sudah tidak tahu harus berbuat apalagi dalam kehidupannya,jika orang sudah tidak tahu harus mengerjakan apalagi dalam kehidupannya,jika orang sudah frustasi terhadap hidupnya, dia akan melakukan apasaja,menghalalkan segala cara yang dianggapnya benar dengan alasan agama dan bertameng di balik nama agama untuk menghalalkan apa yang dia perbuat”
Juni 4, 2007 at 9:57 pm
saya dulu pernah gabung fpi….mereka sebelum beraksi minum2an keras dulu,menenggak obat2an terlarang,trus ulama2nya ngasih ceramah2 yang menyesatkan,menghina agama lain,menghina org lain,memprovokasi anak2 yang tidak tahu apa2…..jadi wajar klo fpi brutal dan sadis dlm aksi2nya karena mereka dibawah pengaruh alkohol dan obat2an terlarang dan sudah di brainwash otaknya oleh para ulama mereka….
jadi menurut saya yang akan masuk neraka itu justru para anggota fpi beserta ulama2nya karena mereka meneriakan Allahu Akbar pada saat sedang mabuk,mereka membawa2 nama Allah demi kepentingan sendiri,menggunakan agama untuk kegiatan tak manusiawi,tidak menggunakan akal dan pikiran sehat seperti yang dianjurkan Allah dalam bertindak…
Jaman sudah lain….tidak spt jaman Nabi Muhhamad S.A.W….jaman sekarang bukan jamannya orang2 barbar….. jadi tidak perlu pake kekerasan untuk mengungkapkan pendapat kita sebagai org islam,karena yang kita hadapi bukan barbar spt bangsa quraisy atau barbar. Allah mengharuskan kita menggunakan akal budi pikiran sehat kita…..dan dicerminkan dalam aksi kita yang anti kekerasan dan penuh emosional…..
Bener nih gabung ama FPI? Dimana?
Juni 5, 2007 at 3:46 am
FPI… hmm..
itu sejenis makanan baru gitu ?
Juni 5, 2007 at 10:29 pm
wah asyik juga ya ngebaca thread disini, sebelumnya salam kenal dari kalimantan (ngomong-ngomong di atas ada juga yang ngaku aman jagau ya???? emang udah jagau), salut buat rekan-rekan yang anti FPI, terus terang saya juga kalo bisa dibilang sangat-sangat anti FPI, dan saya juga terpikir untuk membentuk gerakan anti FPI yang tujuannya full melawan FPI baik secara fisik maupun moral, saya juga mau berbagi cerita pengalaman yang terjadi di kalimantan selatan nih boleh ya? begini, dulu di kalsel juga sempet ada ormas seperti FPI, FBR dan sejenisnya namanya GARUSIKAT, tapi sekarang dah bubar bahkan membubarkan diri kali, mereka juga gitu sering sweeping-sweeping dengan kekerasan, yaitu mirip gaya FPI dan sejenisnya, tapi suatu kali kejadian melakukan sweeping di daerah Martapura yang notabenenya kota yang penduduknya penganut Islam yang taat, mereka mensweeping orang-orang tengah mempersiapkan pernikahan, dan ternyata yang melakukan pernikahan adalah anggota keluarga HABIB di martapura, akhirnya ya pada ngamuk tuh para pendukung si HABIB, dan mereka juga bilang udah lama ngga seneng dengan tingkah “GARUSIKAT” itu, jadi menurut saya pribadi nih ya melawan FPI dan sebangsanya memang perlu kekuatan fisik palagi fisiknya lebih besar trus amuk massa aja markasnya pasti keteteran mereka, masih ingat ngga berita pimpinan FPI yang melapor ke Polda Jateng (kalo ngga salah) gara-gara di hadang massa Gus Dur, keliatankan kalo mereka beraninya cuma di daerah Jakarta dan sekitarnya, sorry nih, AKU TANTANGIN ORANG-ORANG FPI BUAT BUKAN CABANG DI KALSEL KALO BERANI, aku yang duluan bakal nyerang markas mereka disini, pokoknya FPI dan sejenisnya ngga bakal bisa hidup di kalsel, sebelumnya maaf lagi ya kalo omongannya rada anarkhis soalnya kadung kesal ma FPI dan sejenis
Cttan :
FPI : Front Preman mengaku Islam
Jangan Pak…
Saya pikir, FPI itu masalah sosial kok. Kalo kita berantas dengan kekerasan, nggak ada bedanya dengan FPI itu sendiri.
FPI jangan kita serang, apalagi kita gebuki. Langkah paling baik adalah, membuat agar FPI benar-benar menjadi tameng islam untuk memajukan, bukan malah memperlihatkan bahwa Islam adalah agama yang keras dan berisi orang bodoh.
Kalau memang FPI tidak bisa melakukan hal itu… ya bubarin aja. Sebab kelakuannya lebih sering membuat malu Islam .
Juni 8, 2007 at 11:38 am
saya juga heran ama FPI , ngakuinya org beriman tapi kok kelakuannya kaya preman,hai umat ISLAM merasa malulah ama perbuatan FPI yg mencoreng citra ISLAM, klu mereka berani jihad datang aja ke israel/amerika, jgn beraninya di indonesia ( pengicut )apalgi klu merusak dan menganiaya org berteriak ALLAH AKBAR masa gitu masuk sorga.
Juni 14, 2007 at 4:52 pm
salam kenal bung …
Saya turut bersimpati dengan anda karena saya pribadi juga anti dengan FPI !!!
mampir ke sini bro
http://ducatimonster.wordpress.com/
Juni 18, 2007 at 12:44 pm
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Di dalam agama Islam, tidak mengenal istilah pacaran. Baik dalam alasan apapun, karena didalam hukum Syariah Islam sangat jelas hukumnya. Bahwa dua orang berlawanan jenis kelamin yang bukan muhrimnya dilarang saling berjumpa. Dan barang siapa yang melanggar peraturanya terdapat ganjaran yang setimpal dari mahkamah Syariah yaitu dihukum RAJAM sampai mati.
Allhamdulillahirabbil allamin ya allah …
Sebuah kemuliaan bagi mereka yang menghukum hamba Allah yang telah melakukan perbuatan zina. Dan surga merupakan ganjaran yang setimpal bagi mereka yang menghukum umat manusia yang melakukan perbuatan zina.
Insya Allah meridhoi perjuangan sohib ana dari FPI, Hisbuthir Indonesia, Majelis Mujahidin Indonesia dan ormas islam yang terkait dalam memasukan Syariat Islam menjadi dasar nergara Indonesia yang Islami sehingga tidak ada tempat bagi mereka selain mengikuti ajaran dan syariat islam sebagaimana mestinya
Amin ya Rabbal allamin
Alangkah indahnya Indonesia dalam Syariat Islam. Kita tidak berada dalam dosa akibat melihat wanita yang bukan muhrim menebarkan auratnya. Dan setiap muslimah tidak akan keluar dari rumahnya tanpa ditemani oleh muhrimnya. Karena bila sampai mereka melanggar, Alhamdulillah hukum cambuk akan membuat para wanita tersebut menjadi jera.
Marilah kita bersama sama memperjuangkan syariat islam agar tidak ada satupun tempat bagi umat manapun untuk melakukan perbuatan zina dan dosa.
Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ust. H. Ahmad Sarwat, Lc
Oktober 13, 2009 at 1:26 am
Ass. mualaikum wrwb apa-apa yang pak Ustad kemukakan saya setuju sekali meskipun pengetahuan saya hanya sejengkal dan mesti lebih banyak mengkaji apa-apa yang tersirat dalam Al Quraan nul Karim dan hadist-hadist, semoga kita bisa mengatakan mana itu yang haq dan mana itu yang batil dan menjalankan syariat islam secara Kaffa.
Oktober 13, 2009 at 6:34 am
Jikalau menyimak kenapa FPI, Hizbuttharir Indonesia, Majelis Muhadin Indonesia turun ke jalan dalam berorasinya kita bisa melihat karena di Ibu Kota ini merupakan sentra pemusatan segalanya berada di sini, mulai dari pemusatan kekuasaan, pemusatan urbanisasi dari berbagai macam budaya dan kebudayaan, pusat berbagai pusat penyebaran berbagai paham, hukum dan politik pusat dari berbagai pusat pengaliran uang dan jasa dimana terlihat sekali dualisme jurang pemisah antara si kaya dan si miskin, pusat kapitalisme dan sehingga orang-orang bisa saja menghalalkan segala cara untuk mendapatkan pemenuhan kebutuhan materi. Mana ada anggota FPI melakukan melakukan orasinya di daerah pedesaan. Yang jelas di Kota besar inilah sering kita terjadi pertikaian antara suatu daerah dengan daerah lain sebagai contoh di Jakarta Pusat Berlin Barat dan Berlin Timur, tawuran antar pelajar karena hal-hal sepele, karena inilah segala sesuatunya selalu dipenuhi dengan kebutuhan materi, dan pantaslah jikalau FPI bertindak mengeluarkan pendapatnya sebagai akibat adanya kebatilan dan mana yang batil, walaupun itu menjadi kecaman bagi ormasnya. Mungkin dengan demikian sehingga adanya organisasi FPI, Hizbutharir Indonesia dan Majelis Mujahidin Indonesia bisa menjadi semacam “Social Control” bagi roda pemerintahan Indonesia dilihat dari segi pandangan agama dalam menciptakan masyrakat yang madani dan beramar maruf nahi mungkar sebagai contoh karena ada ketegasan dari angggota FPI telah lawir suatu Fatwa MUI yang bahwa Ahmadiyah itu aliran sesat yang mengakui adanya Nabi selain Nabi Muhammad SAW yaitu Mirza ghulam Ahmad bin bahlul, yang menyesatkan aqidah umat Islam Indonesia, seperti Jaringan Islam Liberal yang sudah usang, yang menyatakan bawa Tiada Tuhan selain Allah dan Tuhan segala Agama yang menimbulkan kontroversi ketauhidan. Lia Eden dan pengikut-pengikut dan Aliran Al Islamiyah dan kedua-duanya mengaku sebagai rosul dan al mahdi, padahal sejak nabi-nabi diturunkan mulai dari nabi-nabi yang diberi firman Alllah hanya berlaku pada massa itu, dan itu merupakan keyakinan kita dan Nabi Muhammad SAW merupakan Nabi terakhir yang mendapat firman dari dari Allah aza wa jalla yang melengkapi firman-firman Allah dan tiada lagi manusia sesudahnya yang diberi Wahyu/Firman terakhir kecuali Nabi Muhammad SAW dan kitabnya pun mendapat jaminan dari Allah hingga hari akhir Qiamat nanti, Wassalam alaikum wrwb
Juni 18, 2007 at 5:30 pm
saya sih tidak bisa berkomentar apa-apa hehehe. bagaimanapun, tanggapan untuk ini yah kembali lagi ke diri kita masing-masing bagaimana menanggapinya?
adakalanya memang ketegasan diperlukan. namun adakalanya juga melihat situasi dan kondisi yang ada, dengan memperhatikan segala sesuanya tanpa sebelah mata.
jadi yah, aduh bagaimana yah… silahkan berpikir jernih saja. karena bila kita ikut prosedural hukum yang berlaku, bila memang pihak terkait telah mengikuti sepanjang koridor yang ditetapkan, maka sah sah saja, selama tidak mengganggu kepentingan lainnya. bila tidak, mesti ada upaya bagaimana penyelesaian masalah dengan tanpa masalah.
yah susah sih, memaksa pemahaman sendiri ke khalayak banyak yang notabene tercetak oleh kultur dan tatanan yang ada. namun bagaimana lagi? setidaknya tindakan seperti itu juga perlu diperhatikan, apakah relevan dengan kondisi sekarang? sedapat mungkin pihak terkait ikut rembug bersama bagaimana solusi yang baik.
bukankah kita semua rata-rata sedang mengkampanyekan manusia yang bermartabat? ^ ^
peace
Aduh… bahasanya tinggi pisan euy. Maap, saya nggak ngerto. (*mungkin akibat saya terlalu oon, hehe*)
Juni 22, 2007 at 8:35 am
saya tdk sependapat dgn ust.ahmad, dia berkata2 seolah2 dia paling suci,merasa agamanya paling benar, org itu punya pribadi2 sendiri bisa menntukan yg baik /dosa, coba lihat arab yg islam semua tapi tabiatnya lebih barbar, wanita di siksa,diperkosa,dll.ngak jaminan islam jadi baik ( hanya org munafik aja ), masa membunuh org/menyiksa org teriak2 ALLAH AKBAR, apa ngak maulu?( terutama FPI )sehrsnya mereka sadar bhw negara kita majemuk( saling menghargai ) ( jgn sperti kaum FARISI yg suka pamer dgn agamanya tapi hatinya buruk, sperti kuburan yg di luar putih tapi dalamnya bau bangkai )
Juni 22, 2007 at 4:52 pm
Kepada Ust. H. Ahmad Sarwat, Lc
Menghukum orang ada prosesnya. Nggak usah ngomong hukum negara deh. Di agama juga ada prosesnya, ada pengadilannya. bukan langsung bakar, ngancurin properti orang sembarangan. Nuduh2 orang komunis. Katanya harus husnudzon, tapi FPI terus mengibarkan bendera suudzon.
Pak ustadz terlalu textbook sehingga dapat saya simpulkan pak ustadz itu “ulama huruf”.
Kurang belajar tentang cinta. Rasulullah pertama kali mengajarkan tentang cinta. Cinta kepada Allah, cinta kepada rasul, kepada saudara, kepada seluruh umat muslim. Bukan langsung mengajarkan rajam. Bagaimana orang bisa tertarik dengan Islam, kalo belum apa2 sudah dipukuli, dicambuk, dirajam, dihancurkan barang2 kepunyaannya. Belajarlah melihat sesuatu dari situasinya.
Banyak orang berpindah ke Islam karena melihat kedamaian, melihat bahwa Islam itu penuh dengan Cinta dan Kasih sayang. Bukan rajam, cambuk, bom bunuh diri.
Kalau FPI menegakkan syariah dengan parang, tombak dan jika itu adalah Islam sesungguhnya, niscaya saya sudah pindah agama. Beruntunglah saya menemukan ulama yang mengerti tentang hidup, mengajarkan saya tentang cinta, bukan cambuk atau rajam seperti yang ustadz tulis. Apa ustadz yakin kalau kedamaian akan tercapai di Indonesia jika rajam, cambuk, potong tangan diberlakukan?
Semua itu hanya memberikan ketakutan dan ketakutan tidak membuat orang menjadi tenang. Islam tidak mengajarkan untuk takut kepada Allah, tapi mengajarkan untuk mencintai Allah. Islam tidak memberikan ketakutan, tapi keberanian. Tapi bukan keberanian untuk menghajar orang lain, menghancurkan properti orang lain, mengebom tempat yang membunuh orang2 yang tak mengerti apa2. Islam mengajarkan keberanian untuk menjalani hidup karena hidup ini penuh cobaan. Penuh godaan, penuh tantangan, sehingga kita akan hidup dengan penuh makna, penuh hikmah, sehingga keluarlah kalimat “dakwah bil hikmah” bukan dakwah dengan kekerasan, mencambuk2 orang, berteriak2 menuduh orang komunis… hal2 tersebut sama sekali tak ada hikmahnya.
Belajar agama bukan hanya belajar baca qur’an, belajar sholat, baca hadist, baca kitab kuning, baca shirah nabawiyah, dll. itu baru awalnya pak ustadz. Itu cuman dasar. Itulah yang disebut ulama huruf. Masih textbook. Masih ada langit diatas langit. Dan anehnya lagi, orang2 jaman sekarang belajar agama dengan membaca buku tanpa dibimbing oleh ulama yang berkompeten,kemudian merasa ilmu agamanya sudah cukup… wow…
Nabi musa aja, yang udah jadi nabi masih berguru sama nabi khidir.
Saya bukan siapa2, bukan orang berilmu agama yang tinggi seperti pak Ustadz, bukan ulama, boro2 ulama, sholat aja kadang2 bolong. Kalo Pak ustadz pikir saya nggak berhak menasehati orang, maka buat apa ada kalimat “Ambillah kebenaran itu walau dari mulut seekor anjing pun”. Saya hanya ingin kedamaian… bukankah kita semua ingin damai?
Yang saya inginkan bahwa FPI jangan bawa2 nama agama kalo mau berbuat anarkhis, nggak bawa nama agamapun juga nggak boleh anarkis. Negara kita ini sudah banyak masalah… jangan diperparah oleh tindakan2 yang tidak perlu.
Semua ada mekanisme, kalo mekanismenya gak jalan, yah perbaiki dulu mekanismenya.
Tidak perlu dipaksakan menjadi negara Islam untuk bersifat islami. di jepang, negara dengan penduduk non muslim, mobil2 jarang dikunci dan tidak hilang. Di Indonesia, sudah ditambah pake kunci setang aja masih bisa hilang. Padahal penduduknya muslim. Kenapa bisa begitu? Karena faktor ekonomi Pak Ustadz. Kalau negara kita makmur, niscaya negara kita lebih damai. Negara kita itu rata2 tingkat pendidikannya rendah. Itulah masalahnya. Kita banyak mesjid, tapi sedikit sekolahan. Sekolah pun mahal, mesjid pun jarang yang dijadikan sekolah. Harusnya mesjid bukan hanya untuk belajar agama, tapi juga ilmu pengetahuan. Sekarang ini kalau bukan waktu adzan, banyak masjid yang digembok. Akhirnya pendidikan minim, mentalpun rendah.
Biar pakai hukum Islam yang seutuhnya seperti rajam, cambuk dan lain2. Kalau negaranya dan penduduknya miskin (ditambah temperamennya tinggi2), tetep aja akan sulit untuk damai… (bukannya nggak mungkin,) karena itu Rasulullah (pbuh) pernah berkata bahwa “Kefakiran itu mendekati kekufuran”.
Semoga Pak Ustadz selalu dicintai dan selalu menyebarkan cinta!
PEACE—-
Dari saya yang bukan siapa-siapa
“Do not grieve, everything comes around again in another form.” – Jalalludin Rumi
Juni 22, 2007 at 8:25 pm
Sekedar info. Konon ustat yang barusan itu impostor. Orang pake nama ustat yang udah ada
Juni 23, 2007 at 1:39 pm
Dooooh…, dari dulu, dari jamannya Daud, Firaun, Musa, Yesus, sampai Muhammad, kenapa yaa agama itu jadi korban. Kalau mau perang, mau berontak, mau nindas kalau ngga ada alasan yang jelas, pasti bawaannya agama. Mungkin agama di ciptakan untuk penyaluran emosi manusia yang ngga kesampaian logika-nya.
Tapi anehnya, di Cina, Jepang, Indian(sebelum punah), Indonesia (sebelum Islam&Kristen masuk)saya belum pernah dengar mereka perang gara-gara agama. Sepertinya agama Jew, Kristen, & Islam punya sifat yang sama yaitu keras. Walaupun tidak sekeras akar-nya (Jew).
Saya jadi curiga, ada konspirasi saat Islam & Kristen terbentuk. Saya yakin di antara kita ngga ada yang tau persis kejadian saat itu. Dua agama ini sama2 mengagungkan orang Yahudi (orang tercerdas). Kalau saya dan orang sekitar saya yakin bahwa saya hebat, 80% saya akan jadi orang hebat. Bagaimana kalau satu milliar orang…, bagaimana kalau satu dunia. Beruntunglah orang Yahudi (yang agama Kristen maaf ya, KTP saya juga Katolik kok).
Man.., yang namanya agama itu sudah kuno. Out of date. Dulu orang monotheis bilang polytheis itu kuno, ngga make sense. Sekarang boleh dong saya bilang monotheis itu kuno. Karena monotheis yang dulu (sampai sekarang) tidak fokus ke ‘theis’(deity)nya tapi malah ke SOP-nya. SOP(Standard operating procedure) memang penting untuk mencapai target, tapi inti-nya ada di target itu. SOP-nya bagus, tapi hasil “nihil”, trus buat apa…
Kesimpulannya, buang jauh2 “monotheis” lama. Terlepas dari apa warna baju-nya, yang buat onar diberangus, yang berprestasi dihargai, yang terbelakang dibantu, yang ngga ngapa2in jangan diapa2in. Jangan memagari pikiran kita dengan agama. Pikiran manusia tidak perlu sama yang penting bisa hidup bersama. Hello.., kita udah ketinggalan jauh lho sama Cina & India, saatnya bangun dan berprestasi. Nasib bangsa di tangan kita.
Tambahan:
Setahu saya lebih dari 70% negara di dunia ini multi kultur (bung penulis, tolong dikoreksi kalo salah), dan cuma Yugoslavia aja yang gagal berantakan (kalo ga salah), tapi masa kita mau seperti mereka
Btw, bung penulis…, bisa tau identitas orang hebat sekali. Identitas saya bisa tahu juga ga?
Identitas anda? maksudnya? make NMAP, scanning IP trus nyari port yang bisa diintip? Hehehe. Nggak bisa, mas… itu dosa. Hehehe.
BTW, identitas wak ustad yang tau bukan saya, tapi orang lain. Mungkin sang ustad sendiri, yang nggak rela namanya diambil alih demi kepentingan tertentu.
Oktober 13, 2009 at 2:06 am
Massa sih anda tidak tahu sejarah bangsa Indonesia….!
Juni 25, 2007 at 2:59 pm
intinya gampang…..
kenapa harus dengan kekerasan????
apa dengan kekerasan itu bias menghasilkan sebuah solusi???
apa ngga ada cara laen???
rasul ngga pernah lho ngajarin dengan kekerasan…
Rasul berperang juga karena orang2 yg di dakwahi udah bener2 ndableg dan suek banget…
Pls deh… memahami islam yo mbok yang bener…
jgn di ambil setengah2…
fiuh…. hanya bisa menghela napas
Juli 2, 2007 at 10:07 am
“Mengapa saya anti FPI?”
Well saya benci FPI karena Fpi telalu suci.
Bahkan bisa dibilang sok suci.
Saya setuju kalau mereka membenci hal yg berbau porn. Tapi mereka menganggap hal yang tidak berbau porn adalah porn.
Contohnya adalah Nadine yang sempat menjadi peserta Miss Universe. Hanya berbusana bikini saja sudah di protes oleh “FPI”.
Padahal bikini adalah bukan pakaian untuk pamer keseksian. Bikini adalah baju renang.
Mana bisa Indonesia maju. Mereka saja suka bakar-bakaran. Jalanan rusak.
Lagi pula bergaya seksipun tidak masalah. Kan tidak telanjang.
Oktober 13, 2009 at 4:14 am
Saya sendiripun tidak setuju apa itu Ratu Dunia, emangnya dalam budaya islam ada pemilihan ratu-ratu dunia, apakah dengan adanya ratu-ratu dunia itu lebih banyak mudharatnya daripada maslahatnya dan pemilhan ratu sedunia itu merupakan budaya barat yang bebas liat aja rata-rata pemilihan ratu merperlihatkan aurat mereka, jika kita kaji bahwa kaum perempuan dulu bukankah kaum Wanita Indonesia dulu itu berkebaya, sebagai ciri khas bangsa kita yang berbudaya timur tapi sekarang kemana budaya itu, yang berkebaya hanya Nenek-nenek kita dan sebagian orang kecil orang-orang Jawa. RA Kartini-pun pasti menangis jika seandainya beliua masih ada sewaktu beliau merperjuangkan kaumnya, karena terbawa jaman modern yang serba kebarat-baratan bukan hanya dengan pamer Aurat wanita indonesia untung aja masih banyak srikandi-srikandi Indonesia yang mampu menunjukan pada dunia misalnya dengan penemuan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi umat manusia, menjadi wakil rakyat yang benar-benar mampu membawa bangsa Indonesia ini kearah yang baik. Dan untuk saat ini wanita-wanita banyak yang memakai hizab (jilbab) mestinya kita mensyukuri liat aja pernahkah kita liat dimuka umum
seseorang yang berkerudung berciumnan dengan yang bukan muhrimnya, jika benar-benar yang wanita tersebut menyakini ajaran Islam. Daripada yang di hotel-hotel mana ada terdapat wanita-wanita yang telah rusak akidahnya dan ahlaknya dan jikalau ada perempuan muslim yang benar-benar muslim berdua-duaan didalam kamar hotel.
Juli 6, 2007 at 12:48 pm
Anda buat saya terpana lagi…
Juli 9, 2007 at 5:58 am
punten om… ikut nanggapin ye… sebelumnya sori2 ye kalo ade salah kata… gini ni… m’nurut saya sieh, dari yang saya saksikan dan yang saya denger.. fpi tu emg dah kebangetan, ta iyo? salah satu kasus nyata yang bener2 saya tau.. wkt itu di tempat karaoke cuma sekitar kurang lebih 15 menit jalan kaki jauhnya dari rumah saya… ada kericuhan subuh, sekitar jam 2 subuh… penyebabnya yah fpi… no warning, no announcement, no speak-speak, tau2 entah dari mana rimbanya mereka dateng beramai-ramai dengan menggunakan kendaraan2 bombastis, yakni traktor dan apalah-itu-namanya-yang-buat-ngeruk-tanah… saat itu juga mereka langsung men-summon pemilik ke lokasi… dan pemilik pun dateng… ngomong punya ngomong, ternyata sang wakil dari fpi menuntut lembaran warna pink dan biru sejumlah… yah biarkan menjadi rahasia deh… dan sang pemilik pun keberatan krn jumlahnya yang besar dan si pemilik merasa dia dah dilanggar haknya, so dia ga berkewajiban mbayar… dan saat itu jugalah kendaraan nan agung itu maju… dalam beberapa jam itu terjadi ‘pemerkosaan’ terhadap diskotik n resto-resto di sekitar situ… atas alasan ‘daerah maksiat dan pendukungnya’… pagi2nya, pemandangannya sungguh bikin orang tercengang… resto n diskotik yang biasanya damai di pagi hari, kini penuh sama pekerja2 yang bengong dan putus asa melihat tempat kerja mereka ‘diperkosa’, tinggal sisaan doang… tapi yang herannya (atau ga heran?) sama sekali ga ada polisi nongol di lokasi…
jujur, jujur sekali, saya bingung sama kriteria maksiat yang mereka teriakkan. apakah dengan embel-embel ‘diskotik’ dan ‘karaoke’ berarti sudah merupakan maksiat? atau apakah dikatakan ‘maksiat’ karena menjual minuman beralkohol? kalo gitu supermarket macemnya hero sama carrefour juga maksiat dong krn jual bir, wine, dll? apakah dikatakan maksiat krn banyak cewe seksi? kalo gitu kolam renang juga tempat maksiat dong…? sungguh amat aneh sekali, kalo menurut saya… tempat yang dah jelas2 adalah lokalisasi, sampe sekarang bisa tetep survive sebagai lokalisasi… tp justru sebangsanya cuma karaoke dan diskotik biasa, justru digempur abis2an… seperti bang aip, saya pun mengaku saya menuliskan ini secara subjektif. soalnya, bagaimanapun, bener atau salah itu relatif. kita ga akan bisa menilai segala sesuatu bener2 pure 100% sangat objektif sekali. so, sekali lagi, kalo ada salah kata, sory2 aje… thx
Juli 12, 2007 at 7:36 am
numpang nimbrung dikit ah.sesungguhnya Allah menciptakan manusia itu dengan 2 tujuan :1.agar mereka beribadah 2.agar mereka menjadi khalifah dimuka bumi.yang akan ane jelasin disini poin yang no.2 aje.khalifah artinya adalh manusia itu harus mengambil bagian dari kehidupan dimuka bumi ini.bagiannya ape aje yang penting ga lepas dari niat ibadah{sesuai poin no.1} dan juga ada dasar/dalil yang menguatkan.kalau ane komentari aksi FPI,mereka itu ambil bagian di bidang keamanan (nahyi munkar)dengan landasan yang mereka punya yaitu dari dalil qur’an dan hadits.lantas bagaimana dengan polisi yang bisa dikatakan peran mereka diambil alih oleh FPI.Sederhananya adalah jika mereka tidak mau FPI ambil alih tugas mereka maka jalankanlah tugas itu dengan sebaik-baiknya,karena FPI hanya ambil kekosongan pada posisi mereka :yaitu mereka sangat mandul dalam pemberantasan maksiat/kemunkaran, yang kalau hal ini dibiarkan terus maka yang kena akibat/siksa dari Allah bukan hanya yang melaksanakan maksiat saja tapi kita juga kena akibat karena kita membiarkan mereka, sedang kita itu mampu memperbaikinya.Ada sebuah kisah yang ane dapet dari guru ane waktu ane ngaji.Allah pernah memerintahkan malaikat untuk mengadzab suatu kaum,tapi ketika dikaum tersebut ada orang alim malaikat tersebut lantas menahan perintah dari Allah tersebut lalu bertanya kepada Allah,”Wahai Tuhanku,Engkau memerintahkanku untuk mengadzab kaum tersebut padahal di kaum itu ada hambamu yang soleh,lantas Allah menjawab memang dikaum tersebut ada hambaku yang soleh tapi hambaku itu selalu membiarkan kemunkaran yang terjadi di sekitarnya,oleh karena itu Aku memerintahkan engkau untuk mengadzab kaum tersebut,lalu malaikat pun menjalankan perintahnya.COBA RENUNGKAN KISAH INI.dan pernah juga di Zaman Nabi ada orang munafik yang selalu menjelekkan islam di dalam masjid.Ketika nabi mendengar laporan tersebut nabi lalu memerintahkan sahabat untuk membakar masjid tersebut(Masjid Dhirar).Apa yang salah dengan masjid?lalu jika laskar FPI membakar tempat maksiat Apakah mereka salah?”Maukah negeri kita diadzab oleh Allah hanya karena kita membiarkan tempat maksiat merajalela sedang yang berbuat maksiat bukan kita”?Kebanyakan umat Islam sekarang hanya mempelajari islam lewat buku-buku bacaan tapi bukan lewat-lewat pendidikan yang kita biasa lakukan dengan pengajian.Banyak orang yang cuma bisa mencela tanpa tahu masalah yang sebenarnya sedang kita hadapi.Wassalam from FPI lover.
Melawan kemaksiatan tidak salah. Bahkan baik sekali. Saya juga setuju. Namun cara melawan kemunkaran dengan kemunkaran baru adalah hal yang tidak baik, Mas Kepi. Apalagi dengan fasisme. Saya jelas tidak setuju. Itulah inti postingan ini.
Juli 13, 2007 at 4:14 pm
Kayaknya perlu di buat FPI watch nih, buat mendokumentasikan or melaporkan apa-apa aja kelakuan FPI yang dirasa “meresahkan”, soalnya kalo bicara berdasarkan berita yang absurd,biasanya di awali “kata temen saya yg…”, ntar dianggapnya cuma mendiskreditkan loh…^_^
gak usah FPI, PKS aja yg rata-rata kalem dan tenang banyak yang apriori kok, lihat aja tuh PILKADA DKI, rame-rame partai berkoalisi cuma untuk menjegal calon yang diusung PKS.
bagian terakhir kok nyambung gak sih…… senyum senyum.
Hahaha, justru bagian terakhir yang saya suka. Hahaha
Juli 16, 2007 at 3:07 pm
FPI (Forum Preman Islam)
Juli 16, 2007 at 5:16 pm
Waduh? FPI itu islam, ya? Waaah, saya baru tahu, tuh…
Kirain nyembah berhala…
Juli 20, 2007 at 5:23 am
di futsal, sepakbola, basket dll gak ada ribut2 batak, jawa, cino, madura, item, kriting, islam, kristen, hindu, budha, atheis, sayap kiri or sayap kanan.
di perkumpulan hobi kicau burung-kicaumania atau otomotif mania ato apa aja jg gak ada tu ribut2 halal, haram, pki, syariah, sayap kiri or sayap kanan.
usulku sih, mending FPI banyakin hobi yg bermanfaat deh, isi dunia dengan hal2 yang positif, bangun dan majukan negara dengan cara yg cerdas dan damai.
daripada tereak2+hantam sana pukul sini+oceh sana oceh sini tapi gak ada satupun kontibusi nyata yg membuat suatu perubahan untuk menjadi lebih baik.
pis-pis-dan skali lagi pis,
edi
pis juga, edi
Juli 24, 2007 at 10:05 pm
Pada dasarnya saya pribadi melihat FPI adalah organisasi bentukan negara.mereka ada untuk memudahkan kebijakan2 negara yang pro neolibralisme.coba kita lihat dengan seksama ketika pekerintah mengeluar kebijakan yang tidak pro terhadap rakyat,FPI dikerahkan untuk mengalihkan isu seperti RUU APP ada karena negara ingin rakyat hanya konsen terhadap RUU tersebut dan tidak mengindahkan kebijakan2 yang tidak pro terhadap rakyat.kemudian aksi2 penutupan gereja2,penyerangan terhadap aksi2 dan kegiatan kawan2 PRD,PAPERNAS.kita lihat pada waktu aksi massa PAPERNAS menentang UU penanaman modal dijakarta yang 80% massa aksi adalah ibu2 dan anak2,FPI mencoba menggagalkan aksi dengan penyerangan terhadap massa aksi.kalau mereka berjuang untuk agama kenapa setiap ada kegiatan2 yang mencoba memperjuangkan rakyat FPI selalu menghantamnya…apakah FPI organisasi bentukan KAPITAKIS.????
MANUSIA YANG INGIN MENCOBA MEMBANGUN SURGA2 DIATAS NERAKA BUMI INI
Oktober 13, 2009 at 1:44 am
Memang manusia manusia pada dasar ingin menciptakan surga di waktu hidup, apakah surga yang diciptakan waktu hidup dapat menolong kita sewaktu kita akan meninggalkan alam fana ini, yang ada hanyalah amal dan perbuatan kita di alam Barzah sana, sekalipun itu materi bisakah menolong kembali untuk hidup maka jawaban tidak. Apakah memang ada aksi FPI yang menyuruh menutup gereja anda jangan mengada-ada bahlul ente!
Juli 25, 2007 at 8:21 am
Mestinya dugaan korupsi dibuktikan cepat karena kalau Foke/adang sdh jadi gubernur, makin susah diadili.
Coba cek riwayat hidup Foke, tdk ada keterangan riwayat hidup dimana Foke sekolah pada waktu SD, SMP, SMA kan?
hanya ditulis lulusan Jerman sj.
Beliau sekolah SD, SMP, SMA di sekolah Kristen, makanya dihilangkan agar masyarakat tdk tahu! kalo tahu mah cilaka dong, Mana ada putra Betawi Islam fanatik sekolah 9 tahun di sekolah Kristen??? gw pernah sekolah 5 tahun di SD Xaverius, jadi tahu doktrin2 kristen!
Ini bukan masalah fanatik apa tidak, tapi kejujuran yg ditunggu bangsa Indonesia, ok!!!
Gw kenal tokoh2 PDIP yg kebanyakan org kristen yg berkuasa dan org Islam cuma jd jongos doang atau dijadikan simbol spt megawati dan suami mafianya taufik kiemas (WONG KITO GALO).
Munir mati pd saat pergantian kekuasaan dr mega ke SBY dan munir membawa berkas bukti korupsi pemerintahan yg sebelum SBY ke Belanda, makanya mafia palembang takut dan membunuhnya!
Hotel Indonesia sdh milik Taufik kiemas, di SPBU bensin tebet (bawah jembatan layang), berderet 25 mobil menganggur milik megawati (mobil 500juta-an lebih). Belum di SPBU atau Rumah lain milik Mega! BUKTIKAN!!!
walau gw deket tokoh2 PDIP, gw ga mau ikut makan duit haram mereka, NAJIS!!!
gw jg tahu salah satu anggota DPR dr PKS, beliau rajin ibadah sejak kecil, nilai STTB SMAnya diatas 9 semua, rmh orgtuanya di bandung tdk berubah dr 20 tahun lalu, SEDERHANA!
Jadi, secara kebetulan gw dilihatkan oleh Allah SWT, siapa dan apa mereka2 yg menggunakan kekuasaan di dunia.
QS AS SAJDAH:15
“Sesungguhnya org2 yg beriman…adlh org2 yg bila diperingatkan dng ayat2 (Kami) mrk bersujud&bertasbih serta memuji Tuhannya tanpa
menyombongkan diri”.
QS Al-Hadid ayat 20;
“… kehidupan dunia ini hanyalah main2,bermewah2,saling banggakan anak pinak. Sedang di akhirat kelak,ada azab yg berat bagi mrk yg cinta kemewahan dunia,…”
QS Al-Hijr ayat 88:
“…Janganlah kamu terpesona terhadap kenikmatan hidup yg Kami berikan kpd beberapa golongan org2 kafir itu&janganlah kamu bersedih hati/ iri atas kemewahan mrk…”
SUBHANALLAH…
Foke memang sedang banyak diperhatikan akhir-akhir ini. Hehehe.
Juli 25, 2007 at 7:06 pm
FASIS YANG BAIK ADALAH FASIS YANG MATI.!!!
Ketika seseorang ingin membangun sebuah surga diatas neraka bumi ini kenapa selalu dibentur oleh FPI dengan alasan KOMUNISME.!!!sebetulnya apa itu FPI.?apakah FPI adalah organisasi yang dibentuk untuk menebarkan FASISME-FASISME dan neraka diatas bumi ini.?apakah FPI bentukan KAPITALISME.???
jawabannya adalah IYA dan kita berhak untuk menghancurkannya
Agustus 3, 2007 at 5:20 pm
[...] buruk adalah oknum penghancur nama baik Islam benama Fulus Pembela Islam (FPI)! Kenafa sich harus FPI? Bukan yang lain? Namanya juga prasangka buruk, dan di sini saya berhak menyangka apa saja kepada [...]
Agustus 6, 2007 at 7:53 am
Permisi mas, mumpung anget-anget. Iseng ngisi jam istirahat. Saya ndak ada maksud menghujat dan menghakimi agama atau kepercayaan orang lain. Karena saya sendiri juga ndak lebih baik dari mas-mas dan mbak-mbak semua. Tetapi menurut saya, apabila agama sudah dicampur adukkan dengan kegiatan politik sudah pasti akan runyam jadinya. Apabila agama sudah menjadi kambing tameng untuk menhalalkan sesuatu perbuatan yang dipandang bersebelahan dengan sosial masyarakat, sudah tentu akan mengalami kemunduran yang dramatis. Dan saya yang tidak pernah melihat langsung sepak terjang FPI (hanya lihat dari berita dan posting ini…)hanya bisa mengutuk dalam hati. Kenapa menjadi seperti binatang kesurupan saja menghancurkan tempat-tempat hiburan, suka mensweeping dijalan. Maksudnya apa itu??? Setiap agama sudah dimuat didalam kitab sucinya masing-masing mengenai tata cara bertingkah laku terhadap sesama dan hasil ciptaan Tuhan lainnya. Jangan sampai orang-orang yang menginginkan Islam menjadi dasar negara dengan segala syariatnya mengalami kehancuran seperti NAZI pimpinan Hitler. Dimana dia memusnahkan banyak ras (juga rasnya sendiri yang dipandang cacat. Kalo tidak salah Hitler sendiri orang cacat.) demi menumbuhkan ras unggul. Bangsa dan doktrin itupun hancur lebur.
Semoga FBI bisa berbenah diri, atau kalo pun tidak mampu yah bubar jalan ajalah…..Jangan bikin malu Indonesia. Kami yang mati-matian memungkiri Indonesia sarang teroris, malah kalian yang bertindak teror. Kalo mampu coba demo masalah TKW dan TKI ke kedutaan Malaysia dan Arab. Jika TKW dan TKI makmur….saya acungi jempol empat (termasuk jempol kaki yah…). Salam
Saya juga berharap FPI dapat berbenah diri, Mas Surya. Kita doakan saja sama-sama.
Agustus 7, 2007 at 4:45 pm
[...] buruk adalah oknum penghancur nama baik Islam benama Fulus Pembela Islam (FPI)! Kenafa sich harus FPI? Bukan yang lain? Namanya juga prasangka buruk, dan di sini saya berhak menyangka apa saja kepada [...]
Agustus 7, 2007 at 11:24 pm
Gw baca dulu, ach ( diam, serius sambil manggut – manggut ).
Agustus 8, 2007 at 3:51 pm
Apakah FPI (Fron Pembela Islam) Itu Baik?
Rabu, 30 Mei 07 06:26 WIB
Assalamualaikum Wr. Wb.
Ustadz, saya mau menanyakan mengenai masalah FPI. Saya sebenarnya salut terhadap pergerakan merekayanglangsung terjun memberantas kemaksiatan dimasyarakat.
Tetapi saya melihat di media TV kelompok tersebut tidak terkendali sampai melakukan tindakan anarkis seperti merusak bus/kendaraan yang dikendarai oleh sebuah kelompok partai yang dianggap beraliran Komunis.
Ustadz, apakah FPI itu sebenarnya dan apakah jalur dakwah mereka baik?
Akhwat
Jawaban
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Sebenarnya yang paling berhak untuk menjawab pertanyaan anda adalah teman-teman dari FPI sendiri, bukan kami. Namun kalau sekedar memberi komentar sekilas yang mungkin benar dan mungkin tidak, kira-kira jawabannya begini:
Apa yang anda lihat tentang ‘aksi-aksi anarkis’ Front Pembela Islam (FPI) di media, tidak pernah lepas dari penilaian subjektif dan objektif media itu sendiri. Kalau kesannya aksi-aksi itu anarkis, memang liputanya memang dibuat sedemikian rupa, setidaknya kesan anarkis itu memang diekspose, entah tujuannya untuk memojokkan posisi FPI, atau untuk menggambarkan betapa umat Islam itu anarkis atau memang sekedar kerjaan insan media yang haus sensasi.
Yang terakhir itu dimungkinkan karena karekteristik media, terutama televisi memang butuh liputan dan gambar yang sensasional. Gambar-gambar yang menampilkan proses awal di mana para anggota FPI sedang melakukan negosiasi kepada para pemilik tempat hiburan yang secara hukum memang melanggar peraturan resmi, nyaris tidak menarik untuk ditampilkan.
Tetapi ketika pihak pengelola tempat hiburan melakukan pelemparan dan provokasi, lalu FPI mempertahankan diri atau balas menyerang, secara gambar memang merupakan momen yang cukup menarik. Gambar para aktifis merusak tempat hiburan itulah yang dinaikkan di layar kaca. Karena secara visual, gambar itu lebih menarik ketimbang gambar orang sedang diskusi yang terlihat hanya pasif dan itu-itu saja.
Namun tidak tertutup kemungkinan ada unsur kesengajaan dalam penayangan gambar anarkisme yang terjadi. Sangat dimungkinkan bahwa pihak media dimanfaatkan oleh para cukong pemilik tempat hiburan yang bergelimang dengan harta itu untuk menampilkan kesan seolah-olah FPI itu tidak lebih dari segerombolan orang yang bertindak anarkis.
Mengapa analisa itu muncul?
Karena tindak anarki yang ditampilkan berulang-ulang di media itu nyaris tidak pernah menyentuh akar masalah. Tidak pernah diulas kenapa sampai terjadi tindakan itu. Media seolah-olahbagai macan ompong ketika harus bicara tentang para pengusaha tempat hiburan yang melanggar Perda dan perundangan. Yang dimunculkan selalu kesan bahwa FPI adalah pelaku tindak anarki. Namun pengusaha tempat maksiat yang jelas-jelas melanggar hukum negara dan sekaligus hukum agama, sama sekali tidak pernah diungkap.
Mengapa tidak pernah diungkap?
Karena para cukong itu punya uang tak terhingga jumlahnya untuk bisa membuat para wartawan, jurnalis bahkan pemred media sekalipun untuk duduk manis dan tenang, tidak mengorek kesalahan para pengusaha maksiat. Sebaliknya, uang juga bisa membuat mereka lebih fasih untuk mengatakan bahwa biang keroknya adalah FPI.
Bahkan uang mereka bisa membuat pihak aparat kepolisian pun duduk manis, diam seolah-olah tidak tahu bahwa ada pelanggaran berat yang sedang terjadi di depan hidungnya.
Di negeri kita, kebanyakan mediadan dan institusi kepolisian memang masih belum bisa gagah seperti yang sering kita lihat di film-film idealis. Mungkin semua itu masih ada di ‘Republik Mimpi’.
Dan kekuatan rakyat yang diwakili oleh organisasi semacam FPI masih harus terus menerima nasib buruk, yaitu dipelintir posisinya di media. Sayangnya, FPI sendiri juga tidak punya kekuatan media yang kuat untuk menangkis fitnah yang selalu memojokkan posisi mereka. Ini kritik positif buat teman-teman di FPI untuk punya perhatian lebih dari sisi media center.
Niat, tujuan dan idealisme mereka untuk beramar makruf dan nahi mungkar tidak pernah ada yang menyangsikan, kecuali oleh mereka yang suka maksiat dan berlumur dosa. Tinggal bagaimana mereka sering-sering duduk bersama dengan elemen lain umat Islam, bertukar pikiran dan berdiskusi, sebelum melakukan aksi dan tindakan. Agar tindakan mereka tidak terkesan bersifat individualis dan jalan sendiri, melainkan hasil dari musyawarah dengan banyak unsur dan elemen umat.
Ajaklah ormas-ormas Islam untuk mengupas semua masalah yang ada, tampilkan data dan fakta, beri informasi dan bangkitkan semangat perjuangan para petinggi ormas dan orsospol yang punya perhatian dalam masalah ini. Dan minta masukan dari masing-masing mereka dan jadikan masalah ini menjadi masalah bersama, bukan hanya masalah buat FPI saja.
Dan jangan lupa, FPI perlu menggandeng secara lebih serius teman-teman jusnalis muslim termasuk media-media yang konsern dengan amar makruf nahi mungkar. Agar tindakan mereka diback-up oleh kekuatan media tandingan.
Kalau dijelek-jelekkan oleh media tertentu, setidaknya ada media lain yang bisa memberi second opinion yang berbeda.
Nah, bola ada di tangan anda teman-teman FPI, semoga Allah SWT selalu membimbing niat dan tujuan anda menjadi sebuah solusi yang baik dan jauh dari fitnah.
Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc
Mbak Laila yang baik. Saya amat menghargai apabila anda dapat mengemukakan opini atau pendapat pribadi, sebagai pembela FPI. Lain kali, sebaiknya ini tulisan kopipes(TM) ini dicantumkan sebagai salah satu link pledoi pembelaan anda. Sehingga tidak terjadi kerancuan bahwa anda sedang mengadu domba saya dengan Pak Ahmad Sarwat. Sebab saya yakin, anda bukan kolonialis yang hobinya mengadu domba dan memperkeruh suasana.
Agustus 9, 2007 at 1:09 am
Siapa pula ini yang bikin link kayak begene…
Agustus 13, 2007 at 9:32 am
@15 – halah baru baca komentar wadehel, hehehe…. jews gak pernah sadis? perasaan israel itu adalah negara apartheid terakhir yang masih exist di dunia ini
dan para pelakunya adalah (mengaku) yahudi. Dan segala macam kekejaman (termasuk yang dipraktekkan nazi) bisa ditemukan disana.
Agustus 18, 2007 at 2:52 pm
@PEMBELA FPI
lalu kenapa hampir semua orang merasa dan yakin bahwa FPI adalah suatu organisasi yg suka merusak dan meresahkan masyarakat kalau anda baca lagi tulisan Arif Kurniawan di atas anda pasti mengerti mengapa FPI serasa mirip dengan semacam organisasi terror apakash semua media di Indonesia bisa dibeli? justru sebaliknya saya yakin mereka meliput keadaan sebenarnya,anda juga membaca koran kan setiap harinya atau melihat berita di televisi ? saya yakin iya kalau memang anda merasa semua media,pers di Indonesia bisa dibeli tidak dapat dipercaya sebaiknya anda berhenti membaca koran atau melihat berita di televisi toh buat apa kan mereka semua dianggap pembohong.
Agustus 19, 2007 at 8:06 am
[...] Bukankah fasis namanya orang orang yang mengobrak abrik tempat tempat yang dianggap bakalan meruntuhkan imannya? [...]
Agustus 25, 2007 at 2:54 am
FPI..capee deh! sana urusin TKW yang dianiaya. emang lu yang punya sorga.
September 10, 2007 at 4:53 am
FPI diperlukan untuk menghukum / membinasakan yang DIANGAP bersalah dan YANG BERBEDA pendapat. Menurut FPI Tuhan sudah tidak lagi mampu mengukum mereka. Mennurut FPI Allah sudah tidak lagi memberikan hak kepada manusia untuk memilih mana yang baik dan yang buruk, sehingga FPI menganggap sebagai tangan panjang ALLah untuk membunuh, menyiksa, dan membinasakan manusia karena Allah sudah tak bisa seperti jaman Nuh lagi. Sehinga sekarang FPIlah yang bertugas membinasakannya. Hanya bedanya FPI pinginnya membinasakan siapa saja yang BERBEDA PENDAPAT. gitu loh. Tunggu aja masa-masa menjelang Ramadhan gini FPI banyak beritane.
September 10, 2007 at 9:16 am
seharusnya anda tidak membenci FPI.
because what??
anda hanya melihat sebelah mata, Anda belum tau, dibalik semua yg telah dikerjakan FPI.
diharap anda bisa membuka mata??klo bkn FPI siapa lagi yg akan membela islam, skrg umat muslim dibantai abis2an sama kafir,,okey.
Wahhh, andaikan anda punya mata, anda jelas-jelas tidak suka membaca. Kalau mau, sebaiknya mbaca dokumentasi Darfur. Karena saat ini isu itu sedang hangat, mengenai genocide dan agama (islam). Lebih bagus lagi, baca dokumentasi terbaru Srebernica atau Kurdi. Lalu lihat dengan teliti dan baca dengan baik, adakah FPI mencegah pembantaian-pembantaian orang islam itu?
Anda meminta saya membuka mata? Emang anda kenal dengan saya?
Hehehe, anda ini sotoy marotoy yaa.
(*sotoy marotoy=sok tahu dobel kuadrat. Hehehe*)
September 17, 2007 at 7:38 am
Ada hadist yang menerangkan “Jika kalian melihat kemaksiatan, maka berantas dengan tanganmu (kekuatan), kalau tidak bisa dengan kekuatan dengan mulutmu (kata-kata), jika tetap tidak bisa dengan hatimu (benci)” FPI adalah yang punya kekuatan untuk itu. Lagian saya tidak percaya dengan APARAT PENEGAK HUKUM yang notabene banyak yang menjadi backing kemaksiatan. bagi saudaraku yang mengaku islam, dukung FPI karena semua ada dasarnya. “Jangan mengingkarai hadist, baik semua atau sebagian” karena akan masuk ke golongan kafir.
September 17, 2007 at 7:45 am
tenang FPI, aku membelamu
Yang menentang FPI itu tidak tau tentang Islam. mungkin dia juga dibayar kaum kafir. lihat aja yang memberi komentar, kayaknya jauh dari Islam, yang cewek pakai baju juga tidak pasa sopan.
Sebelum berkomentar coba belajar tentang Islam yang benar.
Maju terus FPI, hancurkan kemaksiatan, sebab aparat sudah pada jadi bagian dari mereka.
Hehehe, simbah yang mengaku agus dan yoyok ternyata orang yang sama. Hehehe. Biar disangka Kembar Grup yaa. hehehe.
September 24, 2007 at 4:33 pm
salam kenal…
Yang menentang FPI itu tidak tau tentang Islam…..
Wuah…Islam yang saya tahu tidak seperti yang di gambarkan FPI itu…jangan-jangan saya mempelajari Islam yang salah…
yang bener gimana dong???
September 25, 2007 at 5:47 am
Si Fikri itu pernah sekolah enggak sich ? kalau pernah seklah kok cetek banget otaknya.
Pokoknya FPI itu dimana-mana DIBENCI oleh
masyarakat. Hanya saja masyarakat sekarang ini
masih bersabar. BUNUH FPI….!
September 25, 2007 at 5:59 am
ikut komen ya, menurut saya nih Indonesia digiring menuju ke radikal agama, dan nasionalisasi tlh luntur, kita digiring menuju bgs yg tdk mempunyai negara tapi hanya punya islam. Yg hrs dibela hanya nama islam dan bkn Indnya, yg hrs diperhatikan hanya orang islam global dan bkn orang Ind sec nasional,mis org islam yg dianiaya di palestina, afganistan, irak. Kalau kita tdk punya negara yg dibanggakan lagi, ya beginilah jadinya, kita tutup mata dgn tkw2 Ind yg dianiaya di timur tengah, di asia. kita tutup mata dgn orang2 yg merusak gedung, membakar gedung , merusak citra Ind, krn yg bibawa adalah bendera islam. Mari kita sadar kita sdh ketinggalan jauh dg negara2lain, dgn tetangga2 kita , yu kita bangun neg Ind dgn lbh tentram, maju dan membanggakan diatas banyak perbedaan, hargai segala perbedaan, Tuhan tdk menciptakan 1 warna, tapi mcm2 warna , dan Tuhan membebaskan kita utk memilihnya dgn segala resikonya.
September 25, 2007 at 6:21 am
FPI tu bisanya ngancurin warung-warung dan jualan-jualan orang kecil. Emang kalo bulan puasa gak boleh ya warung jualan terus kalo gitu emang FPI mau ngongkosin orang2 kecil, mau mbayarin SPP anak2 orang kecil. Orang2 jualan juga butuh modal terus kalo udah diancurin ? lu lu puas, orang2 kecil hanya bisa nangis. Bung ini Indonesia, negara multi etnis, multi agama. Kalo lu mau orang2 menghormati orang yg berpuasa, lu juga harus bisa menghormati orang yg kagak puasa (asal tidak mengganggu) kalo mau bebas dari godaan ke puncak jayawijaya di tanggung sepi en adem dan gak ada godaan (paling pingin pipis terus). Gitu aja repot.
September 25, 2007 at 6:34 am
Kalo gw jadi org kaya…semua anggota FPI gue kirim ke Palestina pake pesawat. Jihad deh tuh sana!
Jgn ngerusak warung siang2 karena buka pas puasa! Menurut loe..para FPI tindakan loe bener tuh? puasa loe ga batal?? Kalo puasa bener2 lillahi..mo ada makanan kek, ada org telanjang kek..elo bakal bisa nahan diri loe!!!
MATI AJA LOE FPI!!!…duh batal deh puasa gw..
September 25, 2007 at 7:53 am
hehehehe kalo menurut gue sih … dlm bulan puasa FPI masih nanggung!!! FPI lupa ama hal-hal yang membatalkan puasa. yg batalin puasa kan gak hanya makan minum. berhubungan suami isteri di siang hari kan juga batalin puasa. mestinya FPI juga merazia kamar-kamar di setiap perumahan … siapa aja yg siang-siang berhubungan suami isteri alias bersenggama … ha ha ha ha …
September 25, 2007 at 1:57 pm
Terlepas dari perilaku “oknum” FPI yang barbar (sorry, Kayanya gak ada kata lain yang bisa menggambarkan kelakuan mereka), sejujurnya saya salut sama si rizieq (bener gak sih nulis namanya?)yang bisa mendoktrin anak buahnya sampai pada jadi sinting gitu.
Coba kalau kharisma dia tu disalurkan untuk hal-hal yang lebih membangun kebajikan dan mengangkat martabat bangsa khusunya umat muslim, mungkin anggota-anggota FPI akan lebih dihormati seperti pejuang-pejuang hizbullah di Lebanon.
September 26, 2007 at 12:55 am
bekingnya FPi syapa?
September 26, 2007 at 9:08 am
tadinya saya cuman menanggapi sambil lalu tentang FPI. tp karena dosen Pancasila saya kemarin menyinggung tentang FPI, saya jadi tertarik untuk tahu lebih lanjut tentang FPI.
ternyata eh ternyata…..sepanjang googling dan baca postingan2 serta komen2, baik dari yg Muslim sendiri maupun non-Muslim, saya malah menertawakan realita2 kebodohan bangsa kita sendiri.
mungkin klo ada yg bilang (lupa siapay yg ngomong) bahwa moral bangsa Indonesia telah bobrok dan terdegradasi, saya kurang setuju. Karena dengan mengiyakan argumen tersebut, berarti saya mengiyakan bahwa moral saya bobrok. Mungkin ‘hanya’ sebagian besar yg moralnya bobrok.
lalu seperti postingan saya pada blog saya, KAPAN FPI BAKAL BERHENTI MELAKUKAN TINDAKAN ANARKIS DI BULAN SUCINYA UMAT ISLAM?
ada yg bisa menjawab? baik dari kaum FPI maupun pendukungnya.
menurut saya, masalah Israel bisa dinomorduakan, karena kita tidak hidup di Israel. klo FPI kan jelas2 ada di depan mata.
IMO, cara yg digunakan FPI dalam membela Islam tidak tepat. membalas kemaksiatan dengan kejahatan bukankan sama saja dengan analogi membalas api dengan api? kapan ademnya klo gitu?
klo FPI ga mau disinisin, maka cara pandang dan perilaku mereka juga harus berubah. tapi saya ga berhak untuk mengubah mereka, karena saya tidak ada hubungannya dengan mereka. dan itu juga hak mereka untuk mendirikan organisasi pembela Islam. yang BUKAN hak mereka adalah MENYAKITI ORANG LAIN.
apakah FPI sudah introspeksi dan mencoba melihat dari kaca mata korban? seandainya keluarga mereka sendiri yang membuka tempat biliard, apakah mereka terima jika lapangan kerja mereka dirusak?
khususnya di bulan puasa ini, FPI benar2 ANOMALI untuk Islam. karena sejauh ini, saya yg non-Muslim dikelilingi oleh teman2 Muslim yang baik hati, tidak mempermasalahkan perbedaan dan tidak bersikap anarkis.
ohya, satu tambahan. apakah jika Indonesia mayoritas warganya merupakan Muslim, maka yang diberlakukan juga harus hukum atau syariat Islam? lalu apa gunanya sila pertama Pancasila? sejauh ini, meskipun saya dianggap sebagai kaum minoritas, namun saya tidak pernah menganggap diri saya sebagai kaum minoritas. apanya yg minoritas dan mayoritas? agamanya? saya paling risih dengan topik yang berbau agama, karena sangat rentan dan dapat memunculkan konflik. sehingga saya tidak pernah melakukan suatu tindakan apapun atas nama agama, kecuali beribadah. toh agama bagi saya hanya fasilitas penghubung kepada Yang Ilahi.
salut postingan ini bisa bertahan sampai 9 bulan, membuktikan bahwa FPI masih eksis dan menimbulkan kontroversial.
September 27, 2007 at 6:16 am
Islam itu baik !!! mayoritas rakyat kita juga islam ( siapa sih yg gak tau ). pedagang makanan, yg pada bulan puasa, meja dagangan nya di balikin, di injak injak, mungkin juga saudara seiman juga. jangan lah jadi JERUK MAKAN JERUK
September 27, 2007 at 6:50 am
Karena FPI itu KATROK
Kalau ada yg tidak sepaham maka muncul kalimat “TAK SOBEK-SOBEK MULUTMU”
September 27, 2007 at 2:20 pm
Habib itu drmana sih asalnya? kenapa yg ia koar2kan palestina melulu,jangan2 pelarian palestina, kalau jantan bkn ngacauin IND tapi bawa tuh pasukan ke israel, jangan ngesweeping bule2 yg tdk mengerti apa2. Kalau fulusnya Habib utk membuat baju2 putih itu drmanaya?
September 27, 2007 at 10:50 pm
FPI lagiii FPI lagi…
harus di cermati dengan pikiran terbuka.
atau “singkirkan semua doktrin yang ada”
saya yakin kita semua tau, mana baik dan buruk. dalam pengertian paling dasar ’saya tidak suka difitnah, jadi saya tidak akan menfitnah orang’ berarti saya tau bahwa fitnah itu buruk.
coba kita liat dibawah ini:
1. memukul orang [baik/buruk]
2. menyuruh orang tidak bekerja [baik/buruk]
3. memaksakan kehendak [baik/buruk]
4. merasa paling benar [baik/buruk]
saya rasa cukup 4 ini.
silakan dijawab dalam hati…
baru kita dapat melihat apa yang dikerjakan seseorang itu baik atau buruk.
September 28, 2007 at 1:49 pm
FPI, kalau aku membayangkannya, menurut aku mereka hanyalah orang-orang yang kurang pekerjaan (atau malah nggak ada kerjaan kali yee) kegiatan mereka adalah hanya bentuk dari keputusasaan di dalam hati mereka sendiri yang akhirnya menumpahkannya pada keadaan, lingkungan, orang lain, yang parahnnya mereka menggunakan tameng agama sebagai pembenaran atas apa yang mereka lakukan. Coba lihat orang-orang yang ikut atau mereka rekrut untuk menjadi anggota FPI, kebanyakan adalah orang-orang muda atau orang-orang yang tingkat pendidikannya rendah sehingga dengan mudah untuk dimasuki doktrin-doktrin mereka. Nah akibatnya mereka mudah disulut emosinnya, hanya dengan kata “Allahuakbar” mereka mudah melakukan tindak anarkisme, kekerasan, penganiayaan, mengancam pihak lain dll.
Apakah itu yang dinamakan seorang muslim yang baik. atau mereka hanya gerombolan PREMAN BERSORBAN.
September 29, 2007 at 2:49 am
mending turun di jalan, basmi kapak merah di perempatan, copet di terminal, tukang palak dipasar pasar. pasti banyak yg salut, acung jempol. setuju…………………
September 29, 2007 at 3:24 am
Setelah melihat apa yang terjadi di samarinda tadi malam, saya betul-betul heran kenapa FPI begitu brutal dan sangat memalukan. Begitukah caranya unjuk diri sebagai orang muslim ?
FPI itu ternya sekumpulan orang yang tidak beradab…tidak punya naluri kemanusiaan dan saya yakin MEREKA ADALAH PENGANGGURAN yang berkerudung agama.Kenapa sampai sekarang masih didiamkan sama pemerintah ? Bubarkan saja FPI karena mereka akan membuat resah masyarakat.
Kita bisa melihat, tidak ada anggota FPI yang rapi dan gentle. Semua pasti kumuh dan menjijikkan. Anjing kok teriak anjing…lucu aaaachhhh….
September 29, 2007 at 4:14 am
Disebabkan oleh privilege berlimpah yang biasanya dihadiahkan pada gerakan yang mengatasnamakan agama. Hal seperti ini biasanya sangat sensitif. Makanya kebrutalan, kecabulan, dampai pemakaian obat terlarang yang pakai dalih agamis, biasanya dibiarkan dan diberi toleransi.
September 30, 2007 at 10:26 am
Tantangan Untuk FPI
Gambar apa yang anda lihat?
Ya. Itu salah satu potret kebrutalan yang memalukan umat muslim negeri ini. Dilakukan oleh sekelompok orang-orang dari organisasi yang menamakan dirinya Front Pelecehan Islam, yang mencoreng agama Islam dengan pasukan penge…
Oktober 1, 2007 at 9:59 am
fpi anjing kurap,,,sok jago,,,
Oktober 1, 2007 at 10:01 am
slalu bawa2 nama islam,,,padahal islam gak gitu kale,,,anjing2 seperti itu mendingan di buang ke laut aja,,ganggu ketenangan masyarakat aja,,sok suci,,,sok benar,,emang nya mereka lebih baik dari orang lain,,huh,,,najis anget tuh fpi,,,
Oktober 1, 2007 at 10:02 am
apalagi merusak warung makan di bulan puasa,,emang nya smua orang puasa apa????? gak pake otak tuh fpi,,,gua doain tuh fpi mampus di neraka,,,
Oktober 1, 2007 at 10:19 am
heheh…emang fpi tuh yaa….:-(
fpi tuh, adalah suatu public relation yang merugikan islam. gw ga tau banyak soal public relation, kehumasan, pemasaran. tp ketika elo mo ngiklan sesuatu barang, apa sih yang elo tonjolin ke calon konsumen elo ??? apa yg elo inginkan dr para calon konsumen ttg persepsi mrk mengenai produk yg hendak ditawarkan ??? (tu pertanyaan buat fpi and fpi lover)
dr ’survey’ singkat bang aiptop disini udah membuktikan persepsi kebanyakan thd fpi.
bener2 sebuah citra yg buruk utk muslim.
btw, dr bukunya eko prasetyo ‘islam agama perlawanan’ dan ‘islam jgn dijual’, konon ada korelasi antara ormas2 islam nan garang dan bisnis security. well, uud, ujung2nya duit.
lawan dong, itu ‘kemiskinan’. jangan tumpas simtom-nya doang, habisi dong, akarnya. minum obat pusing mulu, padahal masalahnya gigi busuk yg perlu dicabut.
salam kenal bang…aku boleh nge add ke blogku yah^^
Oktober 1, 2007 at 10:27 am
eh dijogja ada ormas islam, GPK (gerakan pembela kabah) afiliasinya P3.
saya tiap kali ketemu mrk, kl mrk lg konvoy, waduh kok deg2an takut khawatir resah ga aman gitu.
tanya kennapa, kok bisa gitu ??^^
kenapa sih, (ini utk ormas2 lain, ga melulu ormas islam) atribut2 ormas-nya idenik dg militer.
dan, kenapa sih (ini utk ormas islam dan simpatisannya) nama ormasnya, kesannya sangar dan ‘berbau perang’ gitu ?? lg nantangin sapa sih ???
Oktober 1, 2007 at 7:56 pm
Lagian.. apa sih maksudnya tuh FPI RAZIA PUASA SEGALA….. FPI tuh udah sering bikin masalah… dan parahnya BAWA BAWA NAMA ISLAM DAN ALLAH … SANGAT TIDAK BAIK…!
ORGANISASI SEPERTI ITU GA ADA BEDANYA SAMA PKI.. BEDANYA PKI DENGAN JANTAN MENGAKUI KALO DIA ADALAH ORGANISASI KOMUNIS.. TAPI FPI PENGECUT…!! MEREKA SAMA SAJA SEPERTI ORGANISASI KOMUNIS YANG PENGECUT… DAN BAWA BAWA NAMA ISLAM SEGALA…!!
BANTAI FPI.. HAPUSKAN FPI DARI NEGERI INDONESIA TERCINTA..!!!
Oktober 2, 2007 at 2:54 pm
Janganlah FPI dibubuarkan, sebaiknya Mereka dikoordinir dengan baik,diarahkan ke jalan yang benar dan Mereka harus dapat menghormati dan menghargai hak-hak orang lain. Sebagai OrMas Islam yang berbasiskan agama Islam sebaiknya Mereka harus banyak belajar tentang Islam dan tentunya Mereka dapat menahan diri dari provokasi-provokasi yang tidak baik agar perbuatan-perbuatan yang tidak baik dapat dihindari.Mereka kan sebagai Ormas Islam seharusnya menjadi panutan bagi masyarakat, oleh karena itu perbuatan yang tidak baik wajib dihindari oleh FPI.
Oktober 3, 2007 at 6:10 am
BUBARKAN FPI
BUBARKAN ORGANISASI PERUSAK CITRA ISLAM
BUBARKAN ORGANISASI YANG EGOIS
BUBARKAN ORGANISASI DENGAN PEMIKIRAN SEMPIT
BUBARKAN ORGANISASI PENGHANCUR RAKYAT
BUBARKAN FPI
BUBARKAN FPI
BUBARKAN FPI
BUBARKAN FPI
BUBARKAN FPI
BUBARKAN FPI…HARGA MATI!!!!
Oktober 3, 2007 at 6:20 am
daripada menutup gereja…
lebih baik memakmurkan masjid
daripada menghancurkan produk yahudi…
lebih baik membuat produk made by Moslem yg bisa dibanggakan
daripada menghancurkan warung2makan pada saat Ramadhan…
lebih baik mengadakan ceramah sambil ngabuburit
MAK NYUSSS….
BUBARKAN FPI!!!!
Oktober 3, 2007 at 8:35 am
[...] 8. Bang Aip yang pernah berkomentar tentang FPI [...]
Oktober 3, 2007 at 9:07 am
Aku inget Goenawan Mohamad pernah bilang: Mereka bilang kalo “Tuhan menginginkan hal itu terjadi” (maksudnya: kebenaran ditegakkan dan inahinihinuh yg lain). “Ingin?” Tuhan itu bukannya dzat yg maha sempurna? kalo dia ingin sesuatu berarti tak ada ubahnya dengan manusia bukan? Menurut perspektifku ya bang.. tetap.. yg namanya kebenaran bukan dengan cara bumi-hangus.
Sekedar share.. kita kan care.. hehehe…
Oktober 3, 2007 at 9:58 am
FPI ??? cape duee…. ga ada abisnya… makin capee dueeeeeeeeeee……… masa yang ada pasti cuma buruk2nya doank??? katanya….
Oktober 3, 2007 at 7:15 pm
FPI yang selalu gembar-gembor anti israel tetapi kenyataannya cuman berani merusak negara indonesia (mentang2 banyak beking ya) dan menyengsarakan rakyat indonesia dan rakyat indonesia kalo emang FPI punya nyali segeralah ke Palestina lawan israel jangan cuman koar2 dan membual doang cuman cari simpati saja,jangan cuman menghasut rakyat yang pendidikannya rendah,jangan cuman berani di indonesia saja merusak nama islam dan menyengsarakan rakyat indonesia,tau ngak dasar negara indonesia itu pancasila semboyannya bhinekatunggalika mau merubah itu berarti sama saja dengan PKI (koar2 anti komunis tapi kelakuannya sama saja,anjing kok teriak anjing) FPI tidak berani ke Palestina karena tidak ada beking disana ya? takut mati ya lawan roketnya israel beraninya kok merusak indonesia saja
Oktober 4, 2007 at 7:29 am
nice thought …sederhana saja, kadar pemikiran ormas ini diragukan , itu aja kok ehehehehehe
ajib tulisannya ….salam kenal oom …
Oktober 8, 2007 at 5:27 am
i hate FPI!!!!!!!!!! knp FPI tindakannya selalu mnatasnamakan islam???????????? apakah cara-cara FPI dlm menegakkan syariah tu dah sesuai dngan ajaran islam itu sndiri????????????
Oktober 8, 2007 at 6:55 am
Ustad ahmad sarwat…ee…ahmad sawat…
kalau kita mengekang kaum wanita, dan para remaja kita tidak boleh saling bergaul, apa nanti jadinya negeri ini ? mau kembali ke jaman batu ? apa-apa ditentukan oleh hukum.
Hukum itu yang luweslah…jangan kaku dan jangan asal ditelan begitu saja.Jadi orang kok goblok banget sich kamu? kapan mau maju negeri ini ? orang kok sukanya mau mundur. kalau mempelajari apa-apa itu ya jangan ditelan begitu saja. Dicari dong intinya.
Kalau ustad-ustad pemikirannya seperti kamu ini, negeri ini mau jadi apa ? orang kok kolot banget sich kamu. Lihat saja negara lain, Malaysia misalnya, disana enggak seperti kamu itu jalan pikirannya. mereka lebih maju dan toleran. Kalau kamu sich dasar otak kerbau jadi yaaa…hasil ceramahmu pasti akan menyesatkan umat yang mendengarkan ocehanmu. Saya sarankan….belajar lagi dari sekolah dasar dech kamu, supaya otakmu yang sangat kental itu bisa sedikit saja encer. okey? begitulah saran gua. selamat belajar sdan belajar, jangan malu-malu mengikuti paket A atau C.
Oktober 8, 2007 at 9:03 am
kacian ama uz sharwat, omong gak di pikir, kelihatan bodo nya. ha….ha….ha….
Oktober 9, 2007 at 11:51 am
Kenapa Petamburan dan sekitarnya gak pernah digerebek?? Apa Petamburan dan sekitarnya sudah bersih?? Bersih jidatmu Mlocot!!
Oktober 11, 2007 at 7:54 am
front penghancur islam lebih pantas disematkan ke FPI, tak ada yang bagus dari perjuangan mereka, bahkan teriakan “allah akbar!!!!!” seolah-olah melegitimasi kekerasan-kekerasan yang banyak mereka lakukan. so masih pantas kah mereka di sebut pembela islam? sebaliknya citra islam jadi buruk gara-gara ulah mereka. jika semua dilakukan dengan kekerasan maka islam kehabisan umat atuh,…. kalo dengan cara lembut gak bisa, kita serahkan saja sama pemerintah, iya toh? oh ya ketimbang ngomong kesana-kesini bikin aksi kongkrit aja yuk? kita bikin aliansi bloger anti FPI? trus demo menentang mereka di kantornya, tanpa harus pake kekerasan. gua dah yang paling depan? gimana? pisss lah.
Oktober 12, 2007 at 3:54 pm
FPI (baca:Front Perusak Islam)sebaiknya anggotanya itu pada di sekolahin,biar tau “aturan main”.
lha wong isinya cuma preman kampung yang hanya bisa petantang-petenteng…
Oktober 12, 2007 at 5:26 pm
@erlinus thahar FPI mana kenal sama yang namanya anti kekerasan kita mungkin demo damai2 saja tapi FPI yang biadab mana tahan kalo tidak bawa pentungan bukannya tidak mendukung aksi kongkrit cuman gimana lagi yang kita demo sekumpulan preman yang atau masyarakat yang pendidikannya rendah yang dimanfaatkan mana bisa mereka adu otak atau mendengar aspirasi taunya pukul dan siksa kyai saja dipukul apalagi kita,harusnya yang menertibkan FPI itu polisi tapi ya gitu mereka seperti macan ompong padahal FPI ini kelakuannya mirip sekali dengan ormasnya PKI dulu yang menentang dihajar semua polisi juga tidak berani salah 1 tujuannya juga sama merubah pancasila cuman bedanya kalo PKI ingin merubah pancasila menjadi sosialis komunis kalo FPI mau merubah menjadi syariat islam bisa bisa suatu saat ada hari kesaktian pancasila ke 2
Oktober 15, 2007 at 2:11 pm
kalo kita mau belajar dari tinggkah laku nabi muhamad SAW maka seharusnya anggota FPI protes pada atasan mereka, nabi kita berperang melawan para raja raja/ pemimpin nya langsung untuk melawan kebatilan( belum pernah saya baca rasululah berperang melawan pencuri ayam atau kambing melainkan berperang dengan pemimpin yang gak benar). apakah FPI seperti itu berani memprotes para pejabat pemda yang sering mengeluarkan perda yang mengalahkan rakyat kecil.
yang terakhir jangan lah kita menelan mentah mentah ajaran ajaran tanpa mengeceknya kembali dengan kitab suci al quran walaupun itu yang ngomong seorang seorang yg mengaku kyai, ustad, habib sekalipun. cara cepatnya saya mau kasih contoh coba apakah bertentangan dengan 10 hukum taurat nabi musa kalo melangar tapi kita tetap melakukannya berarti saya sarankan kita jangan memakai al quran sbg kitab suci karena anda secara langsung tidak mentaati dari sebagian al quran
MENJADI ISLAM SEJATI ADALAH KEMBALI KEDALAM AJARANYA DARI AWAL HINGGA AKHIR
Oktober 15, 2007 at 2:17 pm
cek pemimpin anda
1. apakh dia berani terbuka dengan jati dirinya( kekayaannya, berani membela anggotanya, rela berkorban)
2. jika dia hanya memberi semnagat tanpa turun langsung memimpin (berarti anda sudah menjadi pion baghi mereka, orang bisa kotbah pidato dengan baik tapi no action
3. kalo pemimpin sudah berani mengajak melangar hukum yang berlaku, berarti dia bukan pemimppin
4. HRI KIAMAT SUDAH DEKAT MAKA AKAN BANYAK PENYESATAN, PENYESATAN TERBANYAK ADALAH 1-4 DARI 10 HUKUM TORAT NABI MUSA
5.jangan mudah tertipu penampilan luar
Oktober 15, 2007 at 2:23 pm
HATI HATI NANTI FPI BISA BERNASIB SAMA SEPERTI DITII, YANG AKAN DITUMPAS HABIS KARENA SUDAH BANYAK MELANGGAR KEDAULATAN NKRI
APAKAH KAMU MASIH MAU JADI ANGGOTA KALO NANTI FPI AKAN DI JADIKAN TO MILITER, PDAHAL PEMIMPIN ANDA SUDAH KABUR KE ARAB DENGAN TABUNGANNYA DAN MENINGGALKAN ANDA YANG MASIH MISKIN DAN DIKEJAR KEJAR APARAT
BELAJARLAH DARI GAM, RMS,OPM,APAKAH PEMIMPIN UTAMA MEREKA MAU IKUT BERJUANG DI MEDAN PERANG ATAU HANYA KOTBA DI TEMPAT AMAN, BAGAIMANA SIKAP MEREKA SETELAH MENDAPAT JABATAN LIHAT DI BERITA AJE
Oktober 17, 2007 at 8:03 am
kepanjangan yang pas bagi FPI bukan front pembela islam tapi adalah FRONT PEMBELA IBLIS, sebab kalau Front Pembela Islam sangat2 bertolak belakang. sikap FPI justru seperti iblis, hanya iblislah yang bisanya cuman mencoreng indahnya ISLAM. Allah SWT. tidak akan tertipu oleh siapapun, FPI dengan kedok Islam tapi hidup sangay bertentangan dengan tumtunan Islam jelas2 memancing kemurkaan Allah, tunggu tanggal mainnya, FPI yang telah mempermalukan Rasulullah SAW sebagai pribadi yang mempunyai budi pekerti yang luhur pasti akan dihinakan di dunia dan akhirat kelak oleh yang maha kuasa. ingat Islam tidak mengajarkan kekerasan seperti yang FPI lakukan, FPI jangan bawa2 nama Islam, saya malu dengan kelakuan FPI yang brutal, anda sudah merusak nama baik ISLAM wahai FPI, anda itu bukan pembela Islam FPI, tapi perusak ISLAM, anada telah mencoreng nama baik ISLAM yang indah ini dihadapan Dunia, sdaaaaaaaaaar FPI
September 6, 2009 at 12:19 pm
kalau sadar ntar mereka kehilangan rejeki dong
Oktober 19, 2007 at 2:45 pm
ADA YANG SALAH DENGAN ISLAM !!!
Dari jaman dulu sampe nanti jaman teknologi Pentium XXX sebagian (baca tidak semua) umat
muslim hanya sibuk dengan :
1. Berusaha selalu memperbaiki citra ISlam karena mereka-meraka sendiri yang ngerusak yang namanya Islam (sudah terbukti di seantero dunia spt terorisme dlsbnya)
2. Berusaha menjalankan syariat islam… (entah sampai kapan…)
Kekerasan identik dengan islam…( bayangin aja mau ngerusak aja bilang allhu akbar) anak kecil aja pasti tau
Yang anehnya lagi… tuhan harus dibela…kacian deh lu tuhan… kok loyo..
Satu lagi… Islam susah mengikuti perkembangan jaman yang sangat cepat….jamn dimana orang malah udah pada atheis (tapi malah berperilaku baik) eee.. ternyata ada tuh orang mengaku beragama tapi watak binatang (sori agak kerras!).
Hare gene lebih baik mengaku ngak beragama tapi berbuat baik.. orang masih respek…
Daripada ngaku-ngaku muslim berbuat baik…kadang masih dipertanyakan “kebaikan itu sendiri”.
Saya pernah lama diluar negeri yang penduduknya mayoritas non muslim dan juga non nasrani (supaya adil nih..), bagi mereka susah untuk dapat image baik mengenai islam karena bukan “nila setitik rusak susu sebelanga” tapi “nila sebelanga rusak susu dua belanga”
Kesimpulan “TIDAK SEMUA SALAH TENTANG ISLAM”
Oktober 19, 2007 at 3:28 pm
lanjut neh…
barusan aja siaran langsung aljazeera (vrsi inggris) komentar benazir bhuto setelah lolos dari penyerangan bom bunuh diri…
katanya…
“yang melakukan bom bunuh diri bukan islam, tapi militan bersenjata karena islam tidak pernah membunuh wanita”….
membela islam dengan teori entah dari mana..
bedanya dengan FPI.. membela islam dengan kekerasan
Satu hal lagi…Jangan selalu ingin menutupi kesalahan dengan cara apapun….kebenaran akan muncul dengan sendirinya (tanpa dibela)…kapankah itu…sejak tidak ada lagi perdebatan ….
Sebenarnya front pembela islam itu hanya sebagain keecil saja dari “Pembela-pembela Islam” lainnya cuma “level”nya aja yang beda
Kalo salah yah ngaku aja salah..
Kalo benar… sukur deh.. pasti ada yang respek..
Buat Benazir Bhuto….. cek ileeee
VIVA forever…. kog jadi gini..:(
Iya, saya turut berduka dengan apa yang terjadi di Pakistan. Rakyat yang selalu jadi korban. Entah kenapa?
Oktober 20, 2007 at 10:13 am
oh iya ada kesamaan satu lagi antara FPI dan PKI pemimpinnya sama-sama dari luar negeri kalo MUSO PKI dari rusia HABIB RIZIEK FPI dari arab yg dari indonesia anggota2 kelas bawahnya yang rata2 pendidikan rendah dan miskin dan biasanya bagian melakukan perusakan
PKI dan FPI beda. Sejarah berdirinya aja beda. Ada baiknya Mas Bejo membaca buku mengenai PKI. Kalau mengenai FPI, saya pikir buku yang harus dibaca adalah buku mengenai perkembangan sistematis teror dari militerisme ke extrim relijius di Indonesia.
Oktober 29, 2007 at 12:48 pm
Islam itu damai, Islam membawa kebaikan. Cari Islam yang sebenarnya dalam AL Qur’an dan Hadist Rasulullah. Artikan seluruhnya, jangan terpotong2. Resapi dalam hati dan tiada ditemukan pembenaran atas kekerasan yang membabibuta, pemaksaan yang tidak pada tempatnya. Jadi apa yang telah kalian lakukan wahai FPI? darimana kau dapatkan ajaran untuk menyakiti sesama umat mu? Darimana kau dapatkan ajakan untuk merusak dan memukuli? Darimana kau mendapatkan ajaran untuk menuduh yang tidak2 (kau hampir menyentuh FITNAH, hal yang bahkan lebih buruk dari sekadar pembunuhan)? Sadarkah bahwa Islam TIDAK PERNAH sekalipun membenarkannya? Takutkah kalian akan neraka? Takutkah kalian akan DOSA? Sudahkah benarkah yang kalian lakukan?
FPI sadarkah kau atas itu???
Peace, Love, Honesty
November 1, 2007 at 4:18 pm
walah dalahhhhhhhhhhhhh……mengapa…….mengapa……….tak.mungkin.tak mungkin……islam sekeras,,,,,iyu kalau bukan ada sebab dan akibatnya…………..ya ndak sekejam ityu toh……….islam is may way…4ever////////////fpi…..maju terusssssss Tapi…….dengan syariat islam yaaaa
November 2, 2007 at 1:13 am
Mungkin orang-orang yang melakukan kekerasan seperti yang dilakukan oleh FPI itu hanya mencari ketenaran saja,waallahu a’alam…,tapi yang namaya kekerasan dari segi agama manapun tetap tidak diajarkan seperti itu dan FPI itu merasa paling ahli dalam beribadah itu yang lebih berbahaya lagi karena mendekati sifat takabur, smoga habib riziq Cs bisa bersikap bijaksana didalam kegiatan organisasinya ,amiin..
November 2, 2007 at 1:25 am
namanya sih bagus… FPI (Front Pembela Islam),cuma isi kegiatan organisasi didalamnya kok berantem melulu ya..
November 2, 2007 at 8:14 am
namanya bagus, “membela”. cuma caranya kok keliatan kurang pas gituu..
jadinya.. kita yang dibela malah jadi.. gmn gitu..
knapa kok seneng merusak benda yg tdk bersalah yah..?
kalo lagi ngamuk hiiy.. keliatan serem.. mirip orang kemasukan jin ngamuk gitutu..
cari akarnya hai pembela..
yang lain masih bisa dimanfaatin..
November 3, 2007 at 12:35 pm
Iya, gw setuju bgt kalo FPI itu dibubarin aja dan para pemimpinnya dijeblosin ke penjara. Karena Si habib riziq dkk udah melanggar hukum dengan menyuruh/membayar orang-orang untuk merusak,melakukan kekerasan, dan bertindak arogan. Woi FPI, lu sadar dong. Indonesia tuh bukan Arab ato Aceh yg hukumnya Syariah, kalo ente-ente sok suci mo negakin moral/memberantas maksiat, jangan di Indonesia. Ke Arab aja sono lu. Indonesia bukan negara Islam dan gak akan pernah jadi negara Islam seperti cita-cita lu. Makanya lu orang jangan maksain standar moral agama lu. Tapi Islam emang identik dengan kekerasan, so nama Islam mang semakin buruk akibat ulah lu orang. Jadilah orang yg toleran dan inklusiv, jangan sok suci..
November 5, 2007 at 12:21 pm
Arifkurniawan : Sekali-kalinya, melihat massa FPI berbuat kebajikan dengan menolong sesama, adalah ketika massa mereka mengangkat mayat-mayat korban gempa di Aceh. Selain itu…, nothing euy!
Media massa memang tidak banyak menginformasikan (entah sengaja atau tidak) tentang hal-hal baik yang dilakukan oleh FPI. Ketika FPI melakukan kerusakan, barulah media massa -biasanya- memberitakannya. Sebagai contoh, perbuatan kebajikan menolong sesama yang dilakukan FPI selain Aceh adalah membantu korban gempa di beberapa tempat di Indonesia (Jogja dll), tim FPI juga berusaha untuk meru’yah hilal di beberapa tempat, dsb. Untuk lebih lanjut kegiatan kebajikan apa yang dilakukan FPI, silakan bertanya langsung kepada FPI, terutama pemimpin/ustadznya
“Sudah dikonfirm. Mas Yusuf. Yang saya dapatkan adalah apa yang saya tulis.”
Saya kurang lebih sependapat dengan mas pramur (#29)
. Seandainya saja FPI melembutkan cara nahi munkarnya, Insya Allah semakin banyak orang yang mendukung FPI.
Sekarang mari kita diskusikan supaya FPI menjadi lebih baik.
Solusi yang saya usulkan untuk FPI (pilih satu atau semuanya
) :
1. Menghancurkan tempat maksiatnya jangan hanya yang “golongan kecil” saja tetapi juga “golongan besar”. Contoh : Kalau FPI ingin menghancurkan minuman keran ^^, en keras alias MIRAS, FPI harus menghancurkan pabrik pembuat MIRAS tersebut, bukan hanya warung-warung kecil yang mungkin saja pemilik warung tsb masih awwam sekali tentang Islam.
Tunggu dulu, FPI ‘kan masih tergolong kecil, jadi bisanya hanya nahi munkar yang kecil saja ?
“Pak, melagalisasi penghancuran ‘nahi munkar kecil’ berdasarkan definisi anda sama saja melegalkan aksi fasis kekerasan FPI. Kalau sasarannya hanya miras, jelas opini anda sama sekali tidak memperlihatkan adanya riset bahwa RI itu mengimpor miras dari negara tetangga. Selain itu, sama sekali tidak memperlihatkan bahwa anda mengetahui bahwa industri miras di Indonesia ada di bawah kendali Deperindag RI. Apakah ini artinya anda sedang mengklaim bahwa FPI sebaiknya melawan RI?”
2. FPI menjadi tutor/penasehat/pemberi semangat/guru untuk polisi Indonesia. Ajarkan polisi untuk berani mencegah kemaksiatan, golongan kecil maupun yang besar. Ajak polisi untuk jangan melakukan korupsi dalam bentuk apapun, kecil maupun besar. Ajak polisi untuk olahraga supaya bisa kurus ^^, so tidak ada alasan lagi ga bisa ngejar penjahat karena ga kuat lari jk jk jk ^^.
“Kalau FPI mau bantu polisi, jangan aksi anarkis oknum polisi yang ditiru. Gimana FPI mau jadi pembimbing polisi, kalau tindak-tanduk FPI sendiri anarkis, bodoh dan tidak-berperikemanusiaan. Kalau mau bantu polisi, FPI harus memperlihatkan bagaimana cara menanggulangi kejahatan dan kemaksiatan dengan cara yang cerdas, intuitif, berteknologi serta mempunyai akar budaya masyarakat Indonesia. Bagaimana FPI bisa mengajarkan kebaikan pada polisi jika mereka sendiri masih doyan menzinahi hak-hak kemanusiaan masyarakat Indonesia?”
3. FPI harus mendidik anah buahnya dengan baik, menahan emosi, jangan main hakim sendiri, dsb sehingga tidak ada alasan lagi anak buah yang lepas kontrol (karena kurang ditarbiyah).
“FPI bukan one man show, mereka organisasi, Pak. Kalau organisasi bagus, pasti anggotanya bagus. Kalau organisasinya suka lepas kontrol, anak buahnya pun ikut-ikutan”
4. Jika FPI masih ingin spesialiasi di nahi munkar, FPI jangan langsung dibiasakan memakai tangan (yang mengundang kontroversial) untuk mencegahnya. FPI juga harus nahi munkar dengan lisan dan tulisan dengan cara yang baik.
“Kalau ini, saya jelas setuju sekali. Kalau mau lebih bagus lagi, sebaiknya meniru TPM, yang benar-benar berniat untuk membela muslim”
5. Walau spesialiasi di nahi munkar, FPI jangan lupa untuk amar ma’ruf dan melakukan kebaikan lainnya (walau tidak diberitakan oleh media massa).
“Saya tidak pernah melihat FPI sebagai tenaga ahli nahi munkar. Saya lebih cenderung melihatnya sebagai organisasi yang gemar menyebarkan teror pada masyarakat. Pemberitaan pada media massa memang kadang tidak jeli, tidak berimbang dan memihak. Tapi kalau untuk kasus FPI, percayalah, warga yang berkata ‘YES’ amat jauh lebih sedikit ketimbang yang berkata ‘BUBARKAN FPI!’”
6. Bagaimana kalau FPI, mantan laskar jihad, majelis mujahidin [dan siapa saja yang mau bergabung] bergabung, terus mempunyai target membebaskan Palestina/Irak/Afghanistan, lalu pergi ke sana?
“Percayakah anda jika saya beritahu bahwa sejak awal 1980 telah diberangkatkan sekian banyak pemuda setiap tahunnya untuk ‘berjihad melawan setan’ ke Afganistan? Jika anda tidak percaya, tidak usah dibaca lebih lanjut. Sebab para pemuda yang ‘berjihad’ itu kemudian pulang kampung ke RI, merekrut teman-teman ’semazhab’ lalu menjadikan RI sebagai ‘ladang jihad melawan setan’.”
Oh ya, kalau diperhatikan lagi, FPI Jakarta tahun 2007 ini lebih kalem daripada tahun sebelumnya yaa…sudah jarang terdengar berita perusakan yang dilakukan FPI di Jakarta tahun ini. Kalau FPI di tempat lain seh sedikit banyak masih terdengar beritanya.
“Insya Allah, kalemnya bukan gara-gara menyembunyikan muka fasis. Melainkan kalemnya karena sadar, yang benci sudah begitu banyak ketimbang yang mendukung. BTW, terimakasih sudah mampir dan memberikan pendapat, Mas Yusuf”
November 8, 2007 at 3:14 pm
Bismilahi,
Assalamualaikum Wr Wb
” KUNU KAIFA MATAKUNU ”
Jadilah seperti yang terjadi sekarang, Teruntuk Saudaraku yang SEIMAN, kaum muslimin & muslimat di seantero jagat raya ini, ” JANGAN ENGKAU MEMBERBESAR PERBEDAAN ”
Biarkan mereka berbuat,,,,,
Biarkan mereka bertindak ,,,,,
Biarkan mereka berkhendak ,,,,,
Biarkan mereka dan biarkan mereka.
Ga usah saling caci
Ga usah saling sikut
Ga usah saling benci
toh pada akhirnya yang rugi kita kita juga, walhasil yang menang orang orang ABU JAHAL, bertepuk tangan serta bersorak sorai. Kalaupun anda anda dan anda tidak SENANG, SUKA bahkan ANTI, ya mbo udah didalam hati aja, ga usah dibagi bagiin buat hal layak, apalagi digembor gemborkan !!!!!!!!!!!!
Komentar gini Komentar gitu, oceh sana oceh sini, omomg gitu omong gini, jelekin sini jelekin situ,,,,,
kan ga ada abisnya,,,, yang ada hanya dongkol sana dongkol sini, OMDO sana OMDO sini,,,,
Saudaraku SEIMAN,,,,,
Mari kita NAWAITU, satukan ummat, rekatkan tali silaturrahi antar sesama,, kuatkan UKHUWAH,,,,,
Hanya satu kata,,,,,
Harga mati,,,,,,
” UKHUWAH ”
Ukhuwah itu penting, Mas. Ada kalanya rintangannya begitu berat dalam berukhuwah. Silahkan baca tulisan saya, INI IKLAN. Dijual: Orang Indonesia
November 8, 2007 at 5:14 pm
duh fpi lagi lagi,,,,mau nya apaan seh tuh fpi,,,bubarin aja,,semenjak beberapa tahun terakhir kok banyak organisasi yang ekstrim yang mengatasnamakan agama,,,seingat saya dulu islam gak gitu kale,,,saya ini kan agama nya bukan islam tapi dari SD udah belajar islam sampe SMP kls 2,,,,fine-fine aja kok,,agama2 lain juga begitu,,,menurut saya hidup ini gak usah deh terlalu mengiklankan agama masing,,masing yg penting semasa hidup berkelakuan baik dan benar aja udah cukup kok,,,daripada bawa2 nama agama buat ngerusak,,,,itu sama aja dengan orang yang gak punya agama.
thx u.
November 13, 2007 at 7:39 am
mari mari .. kita baca berita lama …
===
JAKARTA, (TNI Watch!, 28/2/2006). Nama Front Pembela Islam (FPI) makin
dikenal luas karena aktifitas kelompok Islam garis keras ini menonjol
di berbagai soal politik. FPI muncul dalam dua tahun belakangan ini,
menyusul Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam (KISDI),
organisasi serupa pimpinan Ahmad Sumargono. FPI agak berbeda dengan
KISDI, karena organisasi yang terakhir ini memiliki pasukan milisi
bersenjata (senjata tajam dan pentungan). Milisi FPI, seperti layaknya
organisasi militer, para anggotanya juga memiliki tanda kepangkatan.
FPI juga dikenal dekat dengan sejumlah kalangan Angkatan Darat seperti
Panglima Kostrad Letjen TNI Djadja Suparman (yang kemudian
menghubungkannya dengan Jendral TNI Wiranto), Mayjen TNI Kivlan Zein,
Mayjen TNI Zacky Anwar Makarim, Kasum TNI, Letjen TNI Suaidi M, Wakil
Panglima TNI, Jendral TNI Fachrul Rozi dan lain-lain. FPI juga dekat
dengan pejabat kepolisian Jakarta yakni mantan Kapolda Metrojaya,
Mayjen Pol Noegroho Djajoesman. FPI juga dekat dengan orang-orang di
seputar Jendral TNI (Purn) Soeharto. Di masa Letjen TNI (Purn) Prabowo
Subianto masih aktif di TNI, FPI (begitu juga KISDI) adalah salah satu
binaan menantu Soeharto itu. Namun, setelah Prabowo jatuh, FPI
kemudian cenderung mendekati kelompok Jendral Wiranto yang uniknya,
saat ini, tengah bermusuhan dengan kelompok Prabowo. Inilah keunikan
lembaga itu. Namun, dari dua hal itu bisa ditarik kesimpulan bahwa FPI
memang memilih mendekati kelompok militer yang kuat yang bisa diajak
bekerjasama dalam perebutan pengaruh politik.
Sejumlah aksi FPI yang mendukung tentara misalnya: aksi tandingan
melawan aksi mahasiswa menentang RUU Keadaan Darurat yang diajukan
Mabes TNI, 24 Oktober 1999. Ratusan milisi FPI bersenjata pedang dan
golok hendak menyerang mahasiswa yang bertahan di sekitar Jembatan
Semanggi, Jakarta Pusat, namun bisa dicegah polisi. Aksi kedua ketika
ratusan milisi FPI yang selalu berpakaian putih-putih itu menyatroni
Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), memprotes
pemeriksaan Jendral Wiranto dan kawan-kawan oleh KPP HAM. Milisi FPI
yang datang ke kantor Komnas HAM dengan membawa pedang dan golok itu
bahkan menuntut lembaga itu dibubarkan karena dianggap lancang
memeriksa para jendral itu.
November 17, 2007 at 6:37 pm
Kenapa keonaran FPI ini dibiarkan saja oleh polisi?
Apakah di Indonesia ada Pemerintah? Ini berarti pemerintah kita yang sekarang sedang memberikan contoh yang buruk kepada masyarakat.
November 17, 2007 at 6:45 pm
Manusia yang luhur adalah manusia yang mempunyai sikap kemanusiaan.
Agama tertentu bisa membuat manusia menjadi buas, kejam dan membabi buta.
Sayang sekali.
November 22, 2007 at 12:25 am
Ih ngeri baca komentar disini!Aku jadi merasa lebih baek ga usah beragama aja.Kalau agama mengajarkan kekerasan tuk menyelesaikan masalah2 di masyarakat,kalau agama mengajarkan untuk saling berselisih,kalau agama meniup2kan permusuhan,kalau agama menebarkan kebencian,dendam kesumat,dll….apa yang akan kita katakan terhadap agama?AMAR MA`RUF NAHI MUNKAR???Aku jadi mau bertanya siapakah yang telah mencekoki ajaran ini kepada manusia?AMAR MA`RUF mungkin baek,tapi NAHI MUNKAR,ini yang jadi masalah!Melawan kebathilan,kemunkaran,membasmi kejahatan??Tugas manusiakah?Bukan dilawan,mungkin dihindari,kita menjaga supaya kita tidak berbuat kebathilan,kita jaga kekudusan,kesucian hati dan diri kia sendiri.Kalau melawan kebathilan dan kemunkaran dengan tindakan brutal,jelas keliru!Lagipula Alloh SWT izinkan ada kemunkaran di muka bumi!Buktinya,Alloh izinkan iblis berkeliaran di muka bumi menggoda manusia.Jadi aku beranggapan kemunkaran ga akan musnah dari muka bumi sampai anda sendiri musnah dari muka bumi!Tul ga?Jadi aku himbau buat temen2 FPI,buat para HABIB,ULAMA,KYAI…hentikanlah niat suci anda untuk melawan kemunkaran yang anda saksikan!Lebih baik anda berjuang untuk melawan kemunkaran yang muncul dalam diri anda sendiri.Tindakan anda melakukan anarkisme melawan kemunkaran itu juga sudah bisa disebut kemunkaran itu sendiri.Mari bertobat!Tinggalkan cara hidup anda yang lama,songsong hidup yang baru bersama dengan Tuhan yang SEJATI,bukan Tuhan yang memberi perintah2 yang tampak benar tapi justru membuat kita manusia saling bermusuhan,saling membenci dll.Ketika kita saling bermusuhan,ketika kita saling dendam,…IBLIS menarik keuntungan diatas permusuhan ini,mereka bersorak2 merayakan kemenangan mereka.IBLIS mengingnkan kita binasa, Tetapi Tuhan Yang Sejati menginginkan kita hidup kekal.Untuk ini aku mengundang anda untuk datang kehadapan Tuhan yang Sejati,melalui ROH KUDUS,..supaya saya dan saudara beroleh TERANGNYA,dan boleh hidup dalam suka cita dan damai sejahtera Tuhan.AMIN.Tuhan memberkati.
November 22, 2007 at 12:39 am
*mbaca komeng diatas*
Lha? uda fanjang, terus komengnya seferti “menjurus” fula…ada-ada saja dikau nak, mhuehuehuehue
ah ya, maaf bang aip, saia OOT sangadh disini, cuma geli aja ngliadh komeng diatas
November 23, 2007 at 1:20 am
allah huakbar!!!! saya setuju dengan cerpen diatas tentang citra FPI, mungkin anda lulusan sekolah teologia ya ha ha ha, kamu dengan gampang berkata mengapa saya anti FPI kenapa gak sekalian kamu anti islam ha ha ha, menurut saya kamu cocok bila ibadah tiap hari minggu yang rajin yaaa, saya akan mendukung kepala anda sambil membanggakan diri saya yang memegang kepala orang anti FPI. bagi semua orang islam yang membenci FPI saya anjurkan untuk membenci islam sekalian, dan anda seharusnya sadar apakah yang telah anda lakukan untuk islam… apakah cuma bisa menonton TV dan berkata ha ha ha FPI brutal… dan melihat orang beriman yang rela mati demi islam…
November 23, 2007 at 6:18 pm
Memahami FPI harus memahami sejarah underground jakarta, yaitu metropolitan dan preman (mafia), jadi gak usah aneh, bermuasalnya adalah duit dan kekuasaan. Banyak kelompok preman yang eksis di jakarta (dari segala suku), cuma basis FPI adalah agama. Buktinya! berani FPI sowan ke Glodok, ke Priuk, Blok-M dll? tidak kan. Jadi biasa aja kalau kita ketemu pak ogah, kasih cepek! atau tidak sama sekali. That’s right bro!
November 26, 2007 at 2:14 pm
No comment. Saya gak kenal FPI pada tarap ‘layak berkomentar’. Jadi, saya belum berani komentar.
November 27, 2007 at 3:24 pm
Masya Allah..hanya orang2 dungu yang berkomentar tanpa ilmu, menuduh tanpa bukti dan menghina tanpa solusi..bangsa ini akan hancur dan akan terus hancur bila hanya diisi dengan orang2 seperti kalian,hanya bisa berkomentar tanpa ada aplikasi nyata dari anda semua..Allahu Akbar
November 27, 2007 at 3:34 pm
Jangan Ragu buat FPI untuk maju terus pantang mundur menghancurkan semua kemaksiatan di Indonesia termasuk siapapun yang menuduh anda tanpa bukti nyata…..!!!!
November 27, 2007 at 6:45 pm
Dalam tulisan Mas Arif banyak pertanyaan dengan mengapa ? mengapa ? dan mengapa ?
Jawabannya sederhana mas Arif, Basis massa anggota FPI adalah orang2 dengan tingkat pendidikan yang rendah ( pendidikan formal, moral dan pendidikan agama ), sudah barang tentu dengan kondisi seperti ini mereka mudah saja untuk diprovokasi, dihasut dan diajak untuk berbuat anarkis, apalagi tindakan mereka dibungkus dengan embel2 agama dan janji masuk surga (siapa yang ga mau masuk surga). Sebagian dari mereka banyak yang masih SMP/SMU dan bahkan putus sekolah, jika ke depan nanti mereka mendapat pendidikan yang layak, saya yakin suatu saat kelak mereka akan sadar dan malu akan perbuatan mereka sendiri. So, mari kita usahakan agar pendidikan di Indonesia lebih maju dari saat ini, agar tidak semakin banyak korban2 hasutan dari para pemimpin FPI, dan semoga saja mereka sadar bahwa jalan menuju surga bukanlah jalan yang ditunjukkan oleh para pemimpin FPI. Amin.
November 29, 2007 at 3:37 pm
karena itu indonesia tidak akan pernah bisa maju sampai kapanpun juga karena banyak penduduknya yang bercita-cita dan bangga menjadi preman,buktinya? banyak sekali diliput di televisi preman atas nama agama tertentu yang menjadi polisi kedua dan hobby melakukan perusakan dan bangga menjadi munafik benar-benar aneh betapa bodohnya dan dungu mereka mereka ini sampai sampai tidak ada gunanya,munafik-munafik sejati,sama sekali tidak ada tindakannya yang dapat memajukan bagi negara kaya tetapi miskin sekali ini.
Desember 1, 2007 at 3:30 pm
[...] umat Islam Indonesia, dan memperkuat citra negara Indonesia sebagai sarang teroris. (baca juga: Mengapa Saya Anti FPI) “Kacau Balau, Kacau Balau Negaraku [...]
Desember 2, 2007 at 6:54 pm
saya juga tak bisa membendung kedengkian saya thd FPI… gak jelas maunya apa… cuman main gebuk doang trus berkoar2 ini semua demi agama.. shit abis!
padahal di dalem agama tuh nggak ada yg namanya main hakim sendiri…
kalo ada orang yang dianggap berdosa.. entah dia emang mau pose diplayboy, mau jadi waria kek, mau apa aja kek… it’s supposed to be a free country gitu loh!
masalah dosa ato nggak, itu kan antara dia ama Allah…!
FPI cuma bisa mencemari nama islam! nggak ada unsur ngebela-bela islam sama sekali!! fanatik babi buta abis!! gw sebeeeel banget!!
YG JELAS GW ANTI FPI!!
Desember 12, 2007 at 6:22 am
FPI ? hmmm, kayaknya lebih tepat di sebut Front Preman Indonesia. Melihat kelakuanya dan polah tingkahnya, tidak bisa disebut membela Islam, malah dia mencemari Islam. Islam agama mulia tidak perlu pembelaan dengan pentungan dan pengrusakan. Banyak cara untuk membela Islam dengan lebih cerdas, santun dan beradab.
Desember 13, 2007 at 9:30 pm
Tidak ada yang buruk dari FPI di mataku.
Karena semakin banyak FPI semakin senanglah aku..
Semakin banyak orang dungu..semakin sedikit kompetitor di dunia kerja…
Satu hal lagi..jangan kalian terpancing akan doktrin2 agama yang berbicara adanya surga dan neraka…
Tdak ada yang namanya surga ataupun neraka..setelah kalian mati.
Surga ataupun neraka itu ada ketika kita menjalani kehidupan di dunia ini..
Maukah anda menjadikan saya senang?hanya dengan mendungukan diri anda sendiri…saya sudah senang…
Desember 14, 2007 at 9:53 am
FPI… denger namanya udah lucu, Front Pembela Inul. nafas mereka bau, busuk… puasa terus karena engga ada nasi untuk dimakan. Kemiskinan menjerat, hura-hura huru-hara bersama kelompok se-ide nya. Jenggot kambingnya merekam semua liur yang menetes karena goyangan Inul, tapi mulut mereka bau, gigi kuning kotor, bibir kusam berteriak-teriak Anti Porno sambil merusak semua di sekitar kita. Wahai sodara-sodara jika ada FPI datang berilah mereka nasi sisa dan sedikit daging anjing agar lapar di perut mereka tidak berubah menjadi hawa panas yang akan berubah jadi kebencian dan kemarahan.
Ya Tuhan, kembalikan kejayaan Sriwijaya di indonesia.
FPI = pergilah ke Timur Tengah dan hisaplah pasir sampa sakauw.
Desember 19, 2007 at 4:47 am
Ya semua ini akibat menuhankan Muhammad SAW, terus mengistimewakan keturunan Muhammad….ya susah deh, Muhammad aja ngajarin satu Tuhan eh setelah berlalunya waktu dia jadi dituhankan….
Akhirnya gini deh, kita export aja nih FPi ke Afghanistan….
Desember 20, 2007 at 3:11 am
Buya Syafii Maarif pernah menyebut mereka sebagai ‘PREMAN BERJUBAH’ Kata teman saya klo preman itu lebih banyak “sampah busuknya” dari manfaatnya. Karena itu orang dan ibu rumah tangga lebih memilih dibuang daripada memanfaatkan. Kelakuan mereka lebih banyak merusaknya dibanding yang dilakukan untuk kebaikan.Dengan membawa nama Islam, akhirnya juga merusak banyak citra Islam. Mestinya MUI ngurusin orang-orang kayak gini.
Desember 21, 2007 at 6:08 am
memang sudah saatnya FPI itu ditangkepi, wong memang sudah merusak tatanan kepancasilaan, dan membawa kefeodalan. Ya sudah saatnyalah kembali ke Quran, ngapain lagi kembali ke Habib2, emang Habib masuk surga ? Buat anak2 di FPI, percayalah, perbuatan kalian itu nanti mendapat azab dari yang maha kuasa…..
Desember 23, 2007 at 7:49 am
sebebarnya apa kerja fpi???
dalam islam diajarkan untuk saling bermusyawaroh, tetapi kita saksikan sendiri gerak2 fpi banyak sekali yang membuat onar…kita ini org islam janganlah merasa benar sendiri
saya tidak yakin org2 yang di fpi itu benar semua….
menurut saya fpi adalah forum preman islam
kalo fpi memang merasa benar seharusnya di siar2kan kebenaran bukan membuat onar yang tidak jelas…nanti kalau ditangkap tidak ada yang mau mengaku….munafik fpi itu
Desember 24, 2007 at 11:58 am
dari awal aku dgr nama FPI (Front Pembela Islam), langsung deh aku jd … apa sih itu istilahnya, antipati yah? namanya mereka itu langsung aja gt terdengar fundamentalis anarkis ditelinga, eh trnyt bnr juga.
dari smua tindakan baik dan buruk yg pernah dilakukan FPI, aku jd mikir deh, ini mereka bertindak bukan krn murni faktor agama, melawan kebatilan, dkk, tapi lebih kepolitik.
kalo emang niat mau ngilangin maksiat, salah satu contohnya yg mrk sebut maksiat adalah tmpt prostitusi dan dugeman, itu gang doli, sarkem, tmpt dugem di jkt, dkk udah ilang dr dulu di ubrak abrik, kok ampe skrng tuh tmpt prositusi msh gegap gempita aja tiap mlm doli dangdutan and cewek2 sexy berjejer?
aku prnh tanya ama salah satu orang yg berkuasa gt di doli *kebetulan kan pacar aktif di LSM, jd aku ada akses gt deh* nah dia bilang kalo basisnya FPI di surabaya itu dikit, adanya itu diluar surabaya.
ada yg bilang jg salah satu tpmt dugem buat gay di jkt, itu mrk byr 30jt tiap bulan, jadi ya intinua ini mrk ya preman aja.
OK now soal politik, knp pemerintah sulit bgt sih ngebubarin mrk? udah terang2an gt lho memprovokasi dan jg ngobrak abrik sarana publik, warung makan punya ibu2, kok gak ditangkepin?
salah satu prof dari cornell uni di USA, yg disertasinya soal premanisme, termasuk premanisme islam bilang itu krn FPI sendiri didirikan oleh bbrp orang yg berkuasa di indonesia, awalnya aku agak2 gak percaya juga sih, tp setelah gus dur prnh bilang bahwa FPI itu didirikan oleh 4 jendral, aku jadi lebih percaya. Salah satu jendralnya adalah ketua salah satu partai yg baru didirikan/diresmikan.
Desember 28, 2007 at 5:03 am
alhamdulillah ada wahana tulisan ini, mudahan menjadi ladang amal untuk diriku
FPI..(Front Pembela Islam) salut atas perjuangannya,
salut.. disaat semua membisu melihat kemaksiatan
salut…disaat keimanan hanya ketika tidak ada
kesempatan untuk maksiat, ketika melihat peluang maksiat lunturlah keimanan
salut…karena banyak yang terganggu keasyikan maksiatnya oleh teguran FPI,
salut…karena banyak pemimpin negara/pemimpin agama (musang)berbulu domba, seperti JIL, mister G dengan liberalisme islamnya di NU, Jalaludin rahmat,dll
salut…FPI….satu hal untukmu…teruskan perjuangan dan istiqomah…Allahuakbar…allhuakbar
Januari 2, 2008 at 1:58 am
betul.. katanya islam tuh cinta damai, FPI bukan memperkuat pernyataan itu malah memrusak citra itu..
Januari 2, 2008 at 5:39 am
Wah seru sekali nampaknya…
in my humble opinion.. banyak orang berwenang atau mempunyai kuasa di Indonesia kita tercinta ini kurang bisa mengatur prioritas *sok tau*, tidak hanya FPI.. pemerintah juga. Rakyat lagi sengsara, malah mau renovasi rumah DPR.. kalau kasus FPI, umat lagi sengsara malah sibuk ngurusin inul atau playboy..
tapi….
masalah di Indonesia itu masalah yang mengakar kemana – mana, masalah yang mengakar butuh solusi yang radikal, dan tidak ada solusi radikal yang tidak membutuhkan tindakan radikal…
*senyum penuh arti*
Januari 4, 2008 at 3:20 am
Kok pada ngeributin FPI itu untuk apa sich. Jelas-jelas FPI itu enggak usah dipermasalahkan. Mereka bikin ribut itu kan karena mereka cari makan. Tahu enggak kalau anggota FPI itu nggak ada yang bekerja/pegawai. Jadi kalau mereka enggak begitu mana bisa makan ? Kasihanilah dan berilah sedekah kepada mereka. Lihat nggak, disetiap simpang 4 dan SPBU pasti ada saja yang mencari dana dengan dalih ini dan itu. Nach itulah kerjaan mereka. Kalau dengan cara itu nggak berhasil, barulah mereka bikin ribut untuk mendapatkan hasil. NGERI DAN MEMALUKAN SEKALI DECH….sebetulnya orang yang ingin makan, yaaa harusnya kerja bukan ngerampok punya orang. SADARLAH….FPI…kalian telah dan sedang bikin resah masyarakat dari golongan manapun juga. semoga TUHAN melihat itu semua…
Januari 18, 2008 at 4:22 pm
sbagai warga ngara yg mmpunyai ahlak tdklah berhak anda mengecam fpi jngn jadi anjing, skrang anda bsa ga brjuang mnyelamatkan indonesia dri maksiat coba anda buktikan kalo anda bsa sperti fpi anda ini anjing…..
Januari 18, 2008 at 5:12 pm
hidup d jln sesat atau mati d jln allah harus tingkat tauhid dan amar ma’ruf nahi mungkar. jik anda mengejek FPI anda adalah saudara ibliz mnurut saya yg akan msuk api nraka jahanam hidup anda sia2 di dunia dan disia_siakan pula di akhirat….
slamat y…..
Januari 18, 2008 at 5:16 pm
orang orang kaya lu lbih pantez msuk nraka Allah akan mlaknat orang orang yg kaya lo anjing bangsat setan alas kuntil ank jahanam
Januari 21, 2008 at 10:19 am
wah wah dari comment-comment di atas yang membela FPI semakin terlihat ketidak bermoralan FPI dari segi bahasanya saja terlihat kalau mereka mereka itu mungkin sd saja tidak lulus “orang orang kaya lu lbih pantez msuk nraka Allah akan mlaknat orang orang yg kaya lo anjing bangsat setan alas kuntil ank jahanam”
kalo dilihat dari segi moral mereka sama sekali tidak mengenal moral “jik anda mengejek FPI anda adalah saudara ibliz mnurut saya yg akan msuk api nraka jahanam hidup anda sia2 di dunia dan disia_siakan pula di akhirat….” wah wah FPI oleh mereka dianggap tuhan bisa disamakan dengan sekte sesat nih,maling kok bilang maling,munafik sejati.
Januari 23, 2008 at 9:22 am
saudaraku, aa’ gym pernah berkata:
teko yang mendidih, uap yang keluar adalah sama dengan isinya. misalkan sedang merebus air, tentu yang keluar uap air. sedang merebus teh, yang keluar uap air teh..
analogikan dengan kata2 yg meluncur dari mulut seseorang:
kalo isinya baik, pasti yang meluncur keluar juga kata2 yang baik, santun. namun kalo isinya buruk, yaa gitu deh, jadinya kayak si “rahmat”, “jetkong”, “bocah ngasu” (yg sepertinya orang yg sama)
aku malu jadi orang muslim kalo sodaraku bertindak anarkis seperti FPI
Januari 30, 2008 at 9:49 am
Wah topiknya menarik banget.saya udah sering ngeliat website hingga blog anti FPI.
sebenarnya kalo saya boleh berpendapat sih mungkin dari akarnya aja udah salah.apa itu?ya memang sejak awal perang antar agama itu udah merupakan sebuah konsep yg absurd.Tuhanku lebih baik daripada Tuhanmu katanya.buat saya mah yg namanya agama itu adalah urusan pribadi dengan Tuhannya.tidak ada seorang pun yg berhak mengintervensi “urusan” tersebut atas nama kebenaran atau apalah.
sepertinya orang2 FPI n kaum radikal lainnya perlu pencerahan lebih jauh supaya bisa menggunakan kapasitas otaknya lebih baik.andaikan mereka mau melihat agama dari sisi lain.sekedar melihat saja.tapi sepertinya mereka bukan makhluk2 yg mau introspeksi.
saya setuju konsep islamisasi tapi bukan arabisasi.man!dari dulu saya ngakak denger cita2 sejati kaum radikal n fundamentalis yg satu ini.”Arab is the best!yg lain masuk neraka!”katanya.sumpah deh!ngakak abis!it’s a survival of the most idiotic concept!wakakakaa…..
Februari 11, 2008 at 4:07 am
lahirnya organisasi kaya FPi itu menurut saya gak bisa disalahkan,bahkan mungkin dibutuhkan. ben seimbang antarane sing maksiat karo sing ora.ok.
pasti banyak yang gak setuju dengan aq yaa,
terseraahh
Februari 11, 2008 at 4:30 am
posisi saya jelas, dukung FPI, daripada kayak orang-orang yang pada sok intelek pada forum ini.
bisa apa sampeyan ketika kemaksiatan dan kemungkaran ada didepan anda,ada dimana sampeyan ketika tsunami menghancurkan aceh, FPI adalah organisasi pertama yang tiba pertama kali disana.
sampeyan bisanya ngomong tok, klo berani gelut musuh preman penjaga komplek pelacuran berani gak.
ngomong tok !!!!
action is better than cangkem
mau FPI gak beraksi lagi, gampang boss…. polisi tegakkan hukum jangan malah jadi beking.
1. FPI bukan organisasi pertama yang datang di Aceh
2. action is better than cangkem, maksudnya; pukul dulu, baru musyawarah? Hehe, ente orang mana, Bung? Baru pindahan dari neraka yaa? Ganas bener! Haha
3. Ketauan yaa nggak baca-baca sebelum komen. Hehe
Februari 12, 2008 at 3:10 pm
Saya Pro FPI.
Karena Semua orang Islam lemah dan tak melawan. semua diam,semua seakan menerima. tidak bertindak, tidak turut serta dalam perbaikan akhlak secara massive, semua hanya membiarkan.
Februari 18, 2008 at 2:42 am
Saya paling muak lihat kelakuan FPI….kenapa?
Soalnya sy tau dalamnya….hee222X tiap bulan teman yang manajer diskotik selalu setor duit ke markas FPI katanya uang keamanan, trus ada lagi teman marketing depot minuman bir dll tiap tahun ngasih THR ( 10 jutaan ) ke markas FPI jg…AMAN SIH. Ada juga info tahun 2005 salah satu ketua FPI Jawa Timur masuk Kristen karena IIIIINNNNNSSSSYYYYAAAAFFFFF.
Februari 25, 2008 at 11:23 am
mana ada anggota FPI yang mapan makmur berpendidikan tinggi duitnya banyak (kecuali pelindungnya atau yang menggerakkan FPI dari belakang untuk mencapai tujuannya dan demi keuntungannya),barisan depan FPI yang bagian mukuli orang,eminta duit secara paksa,mengusir dan memukuli orang yang sedang makan di warung PKL kaki lima (terutama pada masa puasa yang semakin menunjukkan “kebaikan-kebaikan ” kelompok preman FPI,mang FPI mau menanggung biaya hidup pemilik warung PKL yang bukan orang kaya tersebut beserta anak istrinya? ) pastilah seorang yang miskin,pendidikan rendah,mau makan saja susah,IQ dan logika kelas bawah sehingga mudah untuk dipengaruhi dan ditipu hanya dengan sedikit janji janji surga (dan mungkin sedikit bagian dari uang suap pemilik diskotik) mereka mereka ini bisa disetir seperti pion catur,jadi buat pembela anggota FPI diatas saya yakin anda pasti termasuk golongan yang miskin paling banter cuma penjaga warnet tolong logika dan IQ anda lebih dipakai jangan hanya memakai dengkul untuk berpikir.Bacalah berita sebanyak mungkin dan kalau ada uang lebih baik dibuat mengambil kursus atau melanjutkan sekolah sehingga anda bisa membedakan mana yang benar dan mana yang munafik.
Maret 7, 2008 at 3:15 pm
FPI…???? FPI bukan Fron Pembela Islam tapi menurut saya sih Front Preman Indonesia.
he he he, preman pake jubah, kayak di komik Kho Ping Ho. Mending komiknya lagi.
Maret 9, 2008 at 6:12 am
FPI kok temannya FBR, misinya ingin memberantas hal-hal yang kurang baik menurut syariat islam lha kok malah berkongsi sama pemeras dan preman lokal apaan tuh ? Sekarang saya tantang apa berani FPI memberantas orang-orang FBR kalo berani saya salut pada organisasi anda yang menyinggung-nyinggung tentang islam agama yang dirahmati Allah.
Maret 11, 2008 at 10:36 am
mengapa FPI ……………..
mengapa FPI ……………..
mengapa bangaip benci FPI …
(mungkin) jawab nya : FPI pernah demo (atau menyerbu) komnas HAM
he….he…..he…….
bener gak sih ?????????
Maret 28, 2008 at 4:47 am
setuju bung… maju terus….
jangan takut….
Maret 29, 2008 at 7:11 am
kayaknya FPI itu menyimpang dari tauhid, wong mereka bertuhan nabi Muhamad dan keluarganya(dan mungkin sahabat2nya), kalau memang ajaran islam ya bertuhan 1, tiada tuhan selain tuhan, ini kok keluarga Muhamad(Habib, katanya) malah kadi panutan
salam
edn
Maret 31, 2008 at 8:51 am
coba FPI hidup di era 80an……….
pasti ketemu bangaip lagi main korek api
ha…ha…ha….
nb:jangan di ambil dihati bang. (dikau saiki sensitip banget)
April 1, 2008 at 7:22 am
Wah, seru juga yak postingan ini. Udah berumur setahun lebih loh…masih ada (banyak) yang comment.
Nurut gw sih, buat mengurangi hal2 yang maksiat, seharusnya pake cara2 yang elegan dan pake otak. Bukan pake teriak2 trus pentung sana-gebug sini, bakar itu hancurin ini…
Kalo dengan cara seperti itu, gw yakin orang (yang dirazia) malah lebih benci dan ga akan sadar. Orang lain pun akan melihat/mendengar kejadian seperti itu pun akan bertanya2, apakah memang Islam seperti itu. Dan nurut gw, aksi2 FPI malah sepertinya membenarkan pernyataan kalangan barat, kalo Islam itu penuh dengan teror, meski itu hanya segelintir OKNUM yang mengatasnamakan Islam.
Islam yg gw tau, isinya BUKANLAH kekerasan yang dikedepankan, tapi kasih sayang (Ingat, sebelum memulai sesuatu hal yang baik, biasanya orang akan mengucapkan Bismillahirrohmaanirrohiim : Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang). Jika pun berdebat, dilakukan dengan suara yang halus, bukan teriak2…
Gw juga heran, kenapa FPI kok sampe memberangus gereja2…padahal Nabi tidak pernah mengajarkan hal tersebut. Nabi Muhammad,orang yang paling mulia, mengajarkan untuk menghormati orang beragama lain. Bahkan Allah sendiri berfirman di surah Al-Kafiruun (109:6) : “Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku”.
Gw jadi ngga ngerti jalan pikiran orang2 FPI ini.
Ngaku2 Islam, tapi bertindak tidak Islami.
Beraninya main keroyokan….orang kecil pula yang dikeroyok…
Waktu beraksi, ngapain pake tutup muka…ngga jentelman….takut dikenali….
Gw sangat mengharapkan aksi FPI yang patut diacungi jempol, sebagaimana orang Islam yang mengamalkan nilai2 yang benar2 Islami.
~erf~
April 1, 2008 at 10:48 am
FPI=Front Pembela Inul…
April 1, 2008 at 2:32 pm
Hobi gue skateboard, hobinya orang Amerika. Nanti gara-gara main skateboard di Petamburan dekat markas FPI gue di gebukin pake rotan lagi. Hiiiii ngeriiiii.
April 8, 2008 at 4:36 am
Hi.. salam kenal. Top niy tulisan & pemikirannya. bang aiptop bisa tetep objective, kalem n tenang n kocak nanggapin comment2 yg ada. hehe..kebanyakan ga mujinya..?? Hehe… btw, buat Bpk2 FPI n d gank, tolong dong spy open minded, dont play as god. Mslh sosial kok mo diperangi pk kekerasan, yg ada malah tambah kacaw balaw. Dan jgn pake acara pembenaran dgn konsep2 agama yg dimaknai seenak udel ye… Buat pendukung2 FPI, ayo makin bijak dan terima perbedaan…..klo gak.. ya gulung tikar aja [kek nya yg ini lgkh plg bijak d.. wakakkakak]
April 8, 2008 at 5:39 am
Kalo ngebaca komen2 yg ngebela FPI sih kayanya orang2nya itu2 lagi.
Karakteristik tulisannya hampir semuanya sama:ga punya argumentasi yg kuat, dangkal, norak, kampungan dan memiliki anomali tersendiri: Super duper PD dengan mengaku memiliki “nilai2 ketuhanan”.Dude!
Orang2 itu luar biasa naif atau luar biasa kurang ajar?
Udahlah mas ga usah ditanggapin apalagi ampe marah2.Ntar mereka ngerasa penting lagi.justru itu tujuan mereka; provokasi!
Saran saya mah,kalo mau gampang pake aja metode statistika:hitung komen2 yg setuju ama argumentasi anti-FPI kemudian bandingkan ama mereka yg pro-FPI.
April 8, 2008 at 8:14 pm
betul mas … !!! “sambaldadakan” ana setuju sama kuwex ana mendaftar “voting tidak setuju ama FPI ” temen ku juga, tetangga ku, bapakku, ibuku, pacarku, tetangganya tetanggaku juga ngga setuju lho… maaf yah aku ini main rombongan mas.. jadi terpaksa aku sebut satu-satu.. ini di warnet ini mas .. nama mereka harus aku sebut kan ..! ech iyo sampe lupa.. satpam pasar jauhar dan pasar legi kemarin nitip voting .. katanya ngga setuju ama FPI…!!! ech ini jangan ke agama lho… ini yg di bahas FPI lho… hayoo…!!! nanti kemana-mana..bahasanya .. awas lho bisa dosa kamu.. klo jelekin agama… klo jelekin FPI kayaknya malah dapet pahala dech … –= PISS =–
April 9, 2008 at 5:47 am
Mas saya kok nggak mudeng sama FPI ya…Saya jadi penasaran kira kira dasar dari ayat Al Quran mana yang dijadikan pedoman oleh mereka. kalo kita baca Al Quran kan isinya begitu indah, menentramkan. Apa mereka ambilnya sepotong potong ya. Memang kalo diambil sepotong potong MUNGKIN memahaminya bisa berbeda (seperti si pembuat film Fitna itu). Tetapi bukankah isi Al Quran tidak bisa diartikan/dipahami sepotong sepotong ? Logika sederhananya saja, menyakiti atau memukul orang lain sudah jelas gak bener. Lah mosok kalo mereka bilang itu dasarnya dari Al Quran kan aneh…wong di Al Quran tidak ada yang menyatakan demikian. Maaf lho saya cuma pengen tahu saja dasar mereka, bukan mengajak konfrontasi…(soalnya denger denger mereka gak bisa diajak diskusi yang enak, lembut dan saling menghormati)
April 10, 2008 at 9:04 pm
Akhirnya bertemu dgn orang yg berpandangan sama. Allah itu nggak tidur kok! Allah Maha Melihat dan Mengetahui. Allah sangat tahu kalau umat Islam dizolimi, Allah tahu kalau kita nggak berdaya, dan Allah tahu kita sudah berusaha. Insya Allah, biarkan Allah yang membalasnya, dan bukan kita yang sebenarnya hanya kerikil kecil, yang benar-benar nggak ada apa-apanya, apalagi sampai menganiaya orang lain in the name of God! Astaghfirullah..
p.s: saya seorang perempuan, dan saya diajarkan kelembutan Islam oleh kedua orangtua saya, dan semoga FPI atau apapun itu namanya, ditunjukkan jalan yang lembut oleh Allah.. Amiin..
April 18, 2008 at 12:02 pm
Apakah cara kekerasan memang satu-satunya cara dalam Islam????
Apakah Indonesia merupakan negara Islam? walaupun sebagian besar beragama Islam?
bagaimana dengan UUD 1945 yang dibuat untuk melindungi para penganutnya, yang nota bene dibuat oleh orang-orang Islam?
Apakah Nabi Muhammad SAW memiliki perilaku seperti FPI perbuat?
April 21, 2008 at 7:17 am
Tidak ada reaksi yang ekstrim bila tidak ada aksi ekstrim yang mendahului. FPI timbul secara alamiah.
Saya setuju dengan pendapat bahwa penulis artikel ini kurang informasi atau memang sudah ikut termakan dengan propaganda FPI phobia. Dalam beberapa hal yang tidak sependapat dengan FPI, tapi saya tidak setuju bila FPI dibubarkan. Front ini memang cenderung “keras” tetapi gerakannya terbuka dan bertanggungjawab.
Dimana-mana dalam setiap kegiatannya, FPI itu tidak pernah langsung dengan cara kekerasan, pasti pada awalnya mereka akan mengajak dengan halus, persuasif dan damai. Akan tetapi bila tetap tak digubris maka cara kekerasan-lah yang dia pilih.
Banyak komentator disini berpendapat tidak melihat satu sisi bagian pun yang baik dari FPI. Memang mereka tahunya aksi FPI yang yang menunjukkan kekerasan saja. Tapi mereka lupa kegiatan FPI dengan relawannya di Aceh, Pangandaran dan Jogya. Tidak ada berita tentang pembersihan mayat yang bergelimpangan di Aceh, normalisasi Mesjid Banda Aceh pasca tsunami dsb.
Penulis artikel juga tidak mau tahu, bhwa serangan2 pada FPI demikian gencarnya, termasuk didunia maya dan kebanyakan dari mereka adalah black campaign. Para hacker merusak website FPI, bahkan black campaign dilakukan dengan memyamar seolah-olah “orang FPI” dengan membuat semacam “unofficial blog” FPI ( http://fpi-online.blogspot.com ). Sudah sedemikian kuatnya propaganda ini, sampai membuat Polling pembubaran FPI (http://www.petitiononline.com/noFPI/petition.html)
Seorang bloger (http://hanyaudin.blogspot.com/2007/05/blog-fpi-online-black-compaign-yang.html) melakukan penyelidikan di internet dan berkesimpulan bahwa ada dua nama yang diduga kuat satu oknum yang sama, mereka malang melintang di berbagai milis dan dia juga memiliki banyak blog (39 blog) untuk melancarkan black campaign ini terhadap FPI.
Siapakah dia sebenarnya, untuk apa dan atas nama siapa dia melakukan itu semua, tidakkah semua yang dilakukan itu sebuah pekerjaan yang melelahkan, apakah pekerjaan itu dilaksanakan oleh tim?
Propaganda dilancarkan dari berbagai sudut dan sudah dilakukan sedemikian kotornya, sampai2 diedarkan VCD ceramah kotbah di gereja dari orang yang mengaku mantan ketua FPI Jawa Timur bernama Paulus Mohamad Ali Mahkrus Ata Mimi (http://praize.multiply.com/music/item/25/Kesaksian_Ali_Makrus, http://www.forum.khabar-baik.net/viewtopic.php?p=613)
Tetapi setelah dilakukan klarifikasi ke FPI ( http://hidayatullah.com/index.php?option=com_joomlaboard&Itemid=79&func=view&catid=35&id=46328, http://swaramuslim.net/fakta/html/006/index.php?page=A, http://forum.oyr79.com/index.php/topic,175.0.html) ternyata bohong belaka.
Semua itu menunjukkan keberhasilan propaganda dari FPI phobia dan Islamphobia pada umumnya yang memang saat ini sedang digencarkan didunia Internasional. Bahkanmedia bernuansa Islam macam Republika, Hidayatullah, Eramuslim dan lainnya saja juga telah termakan propaganda ini dengan “menjaga jarak”, mereka lebih baik tidak memuat berita2 tentang FPI. Nama FPI kebanyakan muncul kalo ada kericuhan dan kekerasan saja.
April 23, 2008 at 5:03 am
kenyataannya memang FPI itu preman dan munafik
BUKTI KEPREMANAN FPI
http://www.liputan6.com/news/?id=148348&c_id=7
http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_aksi_Front_Pembela_Islam (coba bold kata2 “rusuh” “merusak” “menyerang”)
di atas itu adalah bukti nyata FPI adalah preman dan munafik,apakah FPI mau membiayai pemilik warung yang dilarang bekerja? apakah hanya warga islam saja penghuni indonesia ini? dimana toleransi umat beragama FPI? bagian mana yang menunjukkan FPI bukan preman? bukankah puasa menghindari melakukan perbuatan jahat,apakah merusak warung pada siang hari itu tidak dianggap FPI melakukan perbuatan jahat? mungkin FPI terbiasa jadi preman ya sehingga sulit membedakan yang jahat dan kebaikan.
FPI berhentilah jadi munafik masyarakat sudah banyak yang pandai,masyarakat sudah menyadari wajahmu yang sesungguhnya.
April 28, 2008 at 6:43 am
MANUSIA….. CUMA BISA MENCIBIR…. MANUSIA APA BINATANG…
PENULIS SEBAIKNYA BERTANYA LANGSUNG SAMA KETUA UMUMNYA FPI HABIB RIZIQ, BIAR LEBIH JELAS DAN TERBUKA HATINYA, JANGAN ASAL NGOMONG LIDAH LEBIH TAJAM DARI PEDANG
April 29, 2008 at 12:39 pm
10 KELEMAHAN HABIB RIZIQ
1. MENGAKU KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW.
2. PERNAH MENSODOMI SALAH SATU ISTRINYA.
3. PENGANGGURAN DENGAN MENDAPATKAN UANG DARI WAHABI KERAJAAN ARAB SAUDI.
4. MASA KECIL DISIKSA OLEH BAPAKNYA DENGAN DILIBAS, DIPUKUL, DITONJOK, DIKURUNG.
5. BARU BELAJAR ISLAM SETELAH KELUAR MASUK LOKALISASI URUSAN SYAHWAT.
6. TERINSPIRASI DENGAN OSAMA BIN LADEN UNTUK MENJADI PAHLAWAN DARIPADA PENGANGGURAN DI INDONESIA.
7. SUKA MENCURI SEWAKTU SUSAH.
8. TERIMA ORDER DARI PKS.
9. BERENCANA MAU KAWIN LAGI.
10. KEJAM DAN SUKA MENYIKSA ANAK DAN ISTRINYA
—-
Untuk komentator lainnya. Komentar ini amat penuh berbau ad-hominem, hate speech dan sama sekali tidak menawarkan solusi apapun selain menambah kebencian. Sebaiknya kita sama-sama belajar untuk tidak membiarkan hal seperti ini terjadi lagi.
Namun, apabila masih ada komentator yang tetap nekat menyebarkan gabungan antara ad-hominem, hate speech dan indikasi kurang hati-hati dalam berfikir dan komentar seperti komentar diatas ini pada publik, maka saya akan menganggapnya SPAM.
Kebijakan blog ini terhadap SPAM adalah penghapusan tanpa pemberitahuan dan pemblokiran IP Adress.
Pemilik Blog, Arif Kurniawan
April 29, 2008 at 7:08 pm
[...] yang mengaku sebagai “wongnews”. Metro TV sempat menayangkan seorang pendakwah, Sekjen FPI Sobri Lubis, yang mengajak umat Islam untuk membunuh jemaat Ahmadiyah. Metro juga mewawancarai [...]
Mei 1, 2008 at 1:54 pm
fakta memang menyakitkan
Mei 2, 2008 at 7:24 pm
satu bukti lagi dari kesewenag-wenagan satu golongan manusia atas manusia lainnya.perusakan ,pembakaran,pelecehan atas jamaah ahmadiyah.oleh segelintir umat islam yang merasa mendapat wahyu dan hak atas kebenaran. yang sesungguhnya menjadi milik Allah SWT. sudahlah bubarkan saja organisasi2 yang bertindak seolah sebagai polisi moral.pakai jubah pakai sorban teriak Allah hu akbar tapi kelakuannya kaya setan lapar…. apa salahnya berbeda kalau anda2 gak setuju myrza gulm ahmad itu nabi ya jangan percaya dan jangan diikuti.ambil sikap seperti anda melewati tukang obat boleh percaya boleh tidak boleh beli boleh tidak selama mereka tidak merugikan a monggo boleh2 aja. justru dengan tindakan merusak membakar mnganiaya melecehkan FPI Bukannya menjadi pembela islam tapi mlah merugikan umat islam sendiri kok MUI gak berani mengeluarkan fatwa bahwa fpi atau organisasi2 sejenis ini HARAM. kok polisi setengah hati dalam melindungi korban fpi kok presiden cuma tegas sama orang tidur dalam. kok dpr braninya cuma sama slank. BUBAR in dong pati umat islam yang baik baik dan cinta damai setujuuuuu…. ayo pak jangan jadi banci penakut.bubarkan semua organisasi2 yang mengatas namakan islam tapi justru mempermalukan kaumnya sendiri wassalam.
Mei 3, 2008 at 1:29 am
Buat saya mayoritas FPI hanya sekumpulan preman -preman fanatik yang bodoh. tidak seyogyanya memakai agama Islam sebagai kedok pembenaran aksinya..memalukan kami sebagai muslim!
Mei 3, 2008 at 12:56 pm
sebelumnya sy mau bertrmakasih kpd om/bpk/kakak/ yang telah menulis artikel ini…
saya sempat berpikir bahwa (maaf) semua orang yang beragama muslim mendukung FPI,dan sy sempat membenci (maaf) agama saudara krn ulah2 dr FPI tsb.Ya betul mereka membawa2 nama Islam,oleh sebab itu perlu Anda ketahui bahwa agama Islam telah tercoreng namanya di kalangan agama2 lain.
Agama Islam lebih identik dengan (maaf) kekerasaan dan anarkisme yang bukannya membuat orang segan dgn agama tsb,malahan muak.
Saya mohon maaf apabila komentar ini menyinggung hati Anda, tapi ini hanya sekedar isi hati saya yang dapat saya bagi kepada Anda (dan teman2 sekalian apabila komentar ini di approve).
Terimakasih.
Mei 3, 2008 at 1:20 pm
NIH KENALIN GW SIMPATISAN FPI.
KALAU FPI BEGITU, SEKARANG LOE LOE PADE MAU APE????
Oktober 14, 2009 at 6:13 am
hoe,..anjing lu,….bawa FPI ke tanah TIMOR biar dijadiin sate loe semuanya,..
jago kandang aja,…babi.
Mei 3, 2008 at 2:13 pm
Tuh kan contoh simpatisan FPI…. Galak,pemarah,contoh orang2 yang otaknya sempit.kok yang begini mo dianggap pembela islam. yang ada malah jadi perusak islam. jangan galak2 lah mas Jafar…Istigfaar..
Mei 4, 2008 at 2:32 pm
Bpk. Jaffar, dari komentar Anda yang yang tidak memiliki etika dan tidak berpendidikan sudah pasti banyak orang mengetahui bahwa Anda adalah simpatisan FPI.
Apakah bapak tidak malu telah merusak citra agama bapak? Saya sungguh prihatin
Mei 4, 2008 at 4:21 pm
buat jaffar kalo anda itu memang menganggap FPI itu bagus tolong diberikan bukti nyata kalau FPI itu melakukan kebaikan yang berguna buat bangsa ini (dari link yang netral seperti liputan6,metro,TIME,wikipedia,dll bukan dari simpatisan FPi yang membual sesuatu yang tidak ada) kalau tidak bisa berarti anda itu cuman orang yang tidak pernah sekolah sehingga buta antara kebaikan dan kejahatan,FPI itu cuman menganggap islam seperti tameng yang pada akhirnya malah menjelek-jelekkan agama islam bukan malah membela tetapi malah menunjukkan kalau islam itu identik dengan kekerasan,anda tahu kenapa film “fitna” itu muncul? kenapa bukan agama budha ? kenapa bukan kristen ? karena manusia manusia sampah seperti amrozi cs,FPI itulah film fitna itu muncul,tolong otak anda yang kecil itu dipakai.Ingat film fitna itu adalah dokumenter bukan buatan holywood seperti davinci code.
Mei 4, 2008 at 4:43 pm
assalamualaikum, awalnya biasa saja.
dari nyari tugas kuliah… tapi gara2 posting komennya banyak jadi pengen ikutan nimbrung niih he2.
punten sebelumnya.
eh jadi bingung nih mau ngomong apa.. he22
pelupa.. salam kenal aja deh. lain kali tak mampir. wassalam.
Mei 4, 2008 at 4:47 pm
hmmm kayaknya aku setuju ama sakinah aja dehh..
piss
war for piss, ocheay?
Mei 8, 2008 at 5:49 am
Assalamu’alaikum wr wb,
Ana sungguh heran bin takjub. Kenapa banyak kaum durhaka dan kafir tidak menyukai FPI? Padahal FPI adalah tameng bagi perjuangan Islam untuk menegakkan keadilan dan kebenaran. Dalam berjuang mereka begitu tegas tak pandang bulu. Penampilan mereka begitu bersahaja dan santun dengan busana seperti dikenakan oleh para sahabat Rasulullah.
Dipimpin oleh Habib Riziek yang ana cintai sepanjang hayat masih dikandung badan, tujuan utama FPI adalah ingin menyadarkan umat manusia untuk kembali ke jalan Allah dan tidak melanggar aturan dan norma-norma Islam seperti diajarkan oleh Rasulullah.
Untuk itu, dengan tegas ana menolak keberadaan petisi ini:
http://www.petitiononline.com/noFPI/petition.html
Siapa yang berani-beraninya mengisi petisi tersebut di atas, sudah dijanjikan oleh Allah untuk masuk Neraka Jahanam!
Mari kita bersama-sama rapatkan barisan….
Wassalamu’alaikum wr wb,
Mei 8, 2008 at 5:50 am
palu arit, lambang komunis
Alfian Tanjung: “Ngaku Sajalah Komunis!”
Kamis, 05 April 2007
Ketua GN Patriot Indonesia, Alfian Tanjung meminta Dita Indah Sari mengaku jujur perihal organisasinya yang berbau “komunis”. Indah tetap menepis
Hidayatullah.com — “Ayo, ngaku sajalah komunis,” demikian pinta Alfian Tanjung saat berdebat dengan Ketua Majelis Pertimbangan Papernas Dita Indah Sari dalam sebuah debat politik yang diselenggarakan stasiun TV SCTV Rabu (4/4) tadi malam.
Dalam debat bertajuk “Topik Minggu Ini”, selain hadir Dita, turut hadir pula sejarawan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Asvi Warman Adam, Ketua Gerakan Nasional Patriot Indonesia Alfian Tanjung, dan Direktur Eksekutif Institut for Policy Studies Fadli Zon. Malam itu, mereka bedialog guna membahas kontroversi Papernas yang baru-baru itu banyak ditolak kehadirannya oleh kalangan masyarakat.
Front Anti Komunis Indonesia (FAKI), pihak yang melarang, beralasan, Paprenas adalah penjelmaan komunisme gaya baru dan dianggap melawan ketetapan MPR mengenai larangan penyebaran ajaran Marxisme dan Leninisme.
Senada dengan FAKI, Ketua Gerakan Nasional Patriot Indonesia ini menilai Papernas adalah embrio komunis. Ini tak lain dari cara-cara gerakan partai ini yang selalu mengusung kemiskinan dan masalah sosial sebagai agenda utamanya. Menurut Alfian, semua ini dilakukan hanya untuk menarik massa sebelum bermetamorfosa menjadi partai komunis. “Ini sudah menjelang kodok, buntutnya tinggal dikit,” tutur pria berjanggut tipis ini.
Bagaimana tanggapan Dita atas permintaan Alfian Tanjung itu? Menurut Dita, kelompoknya memang mengakui berhaluan kiri. Namun dirinya mengelak jika disebut berfaham komunis. “Seakan-akan semua yang ‘kiri’ itu komunis,” tutur pendiri Partai Rakyat Demokratik (PRD).
Serangan nara sumber dengan mengungkapkan data dan fakta, nampaknya membuat Dita kalang kabut malam itu. Alih-alih menghindari tudingan miring cap komunis, Dita justru membelokkan terhadap kesalahan Orde Baru dan syariah Islam.
Fadli Zon mengakui Orde Baru ada kesalahan, namun tak semua yang ada di jaman Orde Baru adalah salah. Fadli mengatakan, banyak sejarah penting sebagai bentuk kebiadaban PKI yang kini berusaha dimanipulasi.
Menurutnya, bagaimanapun, yang merasakan dampaknya dan sakitnya adalah rakyat, khususnya umat Islam terhadap Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia.
Karena bahayanya, menurut Fadli, PKI benar-benar ancaman serius. Menurut Mahasiswa Program Studi Rusia FSUI ini, di beberapa Negara demokrasi pun, paham komunisme sangat dilarang. Di Jerman misalnya, Partai Nazi tetap dilarang karena trauma. Di Amerika partai rasis Black Party juga dilarang.
Ia mengingatkan, jika komunisme mulai bangkit, yang paling cepat reaksinya adalah umat Islam. Lebih jauh, Fadli menyarankan, agar Papernas tak bertentangan dengan Undang-undang Nomor 27 Tahun 1999 tentang larangan partai komunis. “Kalau bukan komunis kenapa enggak?” kata penyunting buku “Kesaksian Korban Kekejaman PKI 1948″.
Benang PKI?
Maret lalu, sejumlah elemen masyarakat melakukan penolakan terhadap Partai Persatuan Pembebasan Nasional (Papernas). Penolakan dimulai ketika dideklarasikan akhir Januari silam di Kaliurang, Yogyakarta lalu menyusul ke Jakarta.
Penghadangan dilakukan massa dari Front Pembela Islam (FPI), Forum Betawi Rempug (FBR) dan beberapa eleman masyarakat. Massa menyerang iringan-iringan massa pendukung Papernas yang akan mendeklarasikan partai itu di Tugu Proklamasi, Jakarta kala itu.
Pihak yang menghadang beralasan, Papernas masih ‘onderbow PKI’, tak jauh beda PRD. Namun yang jelas, penghadangan itu bukan satu-satunya terjadi. Sebelumnya, di beberapa daerah, deklarasi partai ini juga diwarnai protes sejumlah kelompok massa.
Di Batu, Malang, Jawa Timur, misalnya, awal Maret silam, anggota organisasi Islam membubarkan konferensi pertama Papernas. Bahkan, bendera dan atribut Papernas lainnya pun dibakar massa. Juga di beberapa Lampung,
Di Jogja, pada Januari 2007, puluhan warga yang tergabung dalam Front Antikomunis Indonesia (FAKI) mengancam membubarkan kongres pertama Papernas di Kaliurang, Jogyakarta. Massa FAKI membakari atribut dan perlengkapan Papernas. [sctv/hid/cha]
Mei 8, 2008 at 5:55 am
Pembubaran Partai Politik
Ada peristiwa politik yang terjadi pekan ini yang berkenaan dengan eksistensi suatu partai. Konsolidasi Partai Persatuan Pembebasan Nasional (Papernas), mendapat perlawanan dari kekuatan anti komunis yang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI), Forum Betawi Rempug (FBR), Pelajar Islam Indonesia (PII), dan Front Pembela Merah Putih.
Perlawanan itu berakibat adanya bentrokan fisik antara kedua kekuatan itu. Menariknya, satu pihak menuduh Papernas adalah bentuk baru dari kebangunan kembali Partai Komunis Indonesia (PKI) atau yang menganut paham komunisme.
Di lain pihak, pimpinan Papernas menantang untuk membuktikan benar tidaknya tuduhan itu. Aksi penentangan atas eksistensi Papernas telah beberapa kali dilakukan yaitu ketika Kongres I di Kaliurang, Januari 2007 dan ketika Konferensi Daerah Jawa Timur di Malang, Maret 2007. Selain melakukan aksi penghadangan, FPI juga menyampaikan aspirasi kepada Ketua DPRRI Agung Laksono, Riau Pos (30/3/2007).
Rezim pasca Orde Baru, telah mengalami kemajuan dalam memberikan penghormatan atas kebebasan berasosiasi dan berpartai. Era reformasi telah banyak meninggalkan karakter rezim yang otoriter.
Terdapat perbedaan yang nyata dalam hal pengawasan atas eksistensi suatu partai, antara masa Soeharto dengan masa reformasi. Dalam masa Soeharto, kewenangan untuk melakukan pengawasan, pembekuan dan pembubaran suatu partai politik, berada di tangan pemerintah. Hal ini dirumuskan dalam Undang-Undang tentang Partai Politik, baik dalam UU No3/1975 ataupun UU No3/1985.
Sistem yang ada itu menempatkan pemerintah bertindak sebagai penyidik, penuntut sekaligus hakim. Keberadaan kekuasaan kehakiman (Mahkamah Agung) hanya berfungsi dan terbatas sebagai lembaga yang memberikan pertimbangan yang pertimbangannya disampaikan kepada presiden.
Tindakan pembekuan atau pembubaran atas suatu partai sangat tergantung dari hasil penilaian presiden atas pelanggaran partai tersebut atas ketentuan undang-undang.
Presiden dalam hal ini merupakan jabatan publik yang pengisiannya dilakukan lembaga MPR, yang terdiri dari kekuatan-kekuatan politik baik partai politik, militer atau utusan daerah dan utusan golongan.
Pembentukan partai sebagai perwujudan dari kebebasan berasosiasi, ditutup rapat atau tidak ada ruang. Ruang lingkup pengawasan meliputi asas dan tujuan partai yang harus mengamalkan dan mengamankan Pancasila, larangan melaksanakan dan menyebarkan faham komunisme.
Dalam masa reformasi, proses demokratisasi terjadi dengan bergesernya kewenangan melakukan pembubaran atas suatu partai dari presiden ke pemegang kekuasaan kehakiman.
Amandemen konstitusi memberikan kewenangan kepada Mahkamah Konstitusi. Pengawasan dilakukan oleh Departemen Kehakiman, Komisi Pemilihan Umum dan Departemen Dalam Negeri.
Ruang lingkup pengawasan yang dilakukan oleh Departemen Dalam Negeri meliputi kegiatan yang bertentangan dengan UUD 1945 atau undang-undang lainnya, kegiatan yang membahayakan NKRI, kegiatan yang bertentangan kebijakan pemerintah dalam memelihara persahabtan dengan negara lain, larangan menerima bantuan dari pihak asing, BUMN, BUMD, BUM Desa, larangan menganut dan menyebarkan faham komunisme.
Sedangkan untuk proses pembubaran, pemerintah diberikan kewenangan untuk berposisi sebagai pemohon. Permohonan untuk pembubaran partai harus disertai uraian tentang idiologi, asas, tujuan, program dan kegiatan partai yang dianggap betertentangan dengan UUD 1945. Dalam hukum acara di MK, tidak diberikan peluang adanya gugatan perwakilan masyarakat.
Hal ini berbeda dengan masa awal reformasi. Sebagai konsekuansi dari adanya pembaharuan undang-undang politik, lahirlah UU No2/1999 tentang Partai Politik, yang memberikan kewenangan kepada Mahkamah Agung untuk membekukan atau membubarkan suatu partai.
Menjawab kewenangan ini, keluarlah Peraturan Mahkamah Agung No2/1999 yang memberikan pengakuan atas adanya gugatan perwakilan masyarakat (class action) untuk mengajukan gugatan pembubaran suatu partai atas tuduhan pelanggaran undang-undang.
Lihat kasus gugatan perwakilan masyarakat yang menuntut pembubaran Partai Golongan Karya di Mahkamah Agung, Tahun 2001.
Kembali pada kasus tuduhan FPI tentang dianutnya faham komunisme oleh Partai Papernas. Bila FPI bertujuan untuk memasuki wilayah hukum, yaitu pembubaran Partai Papernas, ada baiknya dilakukan pengumpulan fakta di lapangan tentang pelanggaran yang dilakukan oleh Papernas yang berkaitan dengan asas, idiologi, program, kegiatan dimaksud.
Hanya saja, FPI dan kawan-kawan tidak dapat mewakili masyarakat untuk mengajukan gugatan ke MK, namun harus membawanya dan mendesakkannya dulu ke pemerintah. Bila pemerintah sependapat dengan FPI, barulah pemerintah mengajukan permohonan kepada Mahkamah Konstitusi, agar Partai Papernas dibubarkan oleh Mahkamah Konstitusi.
Bagaimana kalau pihak pemerintah, dengan pertimbangannya sendiri, termasuk pertimbangan politik, tidak mengajukan permohonan pembubaran kepada MK?
Hal ini terjadi ketika Presiden Soekarno tidak bersedia menggunakan kewenangannya untuk membubarkan PKI, walaupun tuntutan untuk itu telah disuarakan oleh sebagian besar rakyat Indonesia!***
Mei 8, 2008 at 5:57 am
Front Pembela Islam atau FPI segera mengajukan somasi sejumlah media yang menyiarkan hal-hal yang dinilai mengandung pornografi.
“Kita menghormati putusan majelis hakim yang menolak dakwaan dan tuntutan jaksa penuntut umum. Untuk itu, kami akan menempuh jalan lain dengan mengajukan somasi terhadap media-media yang menyiarkan pornografi,” kata pengacara FPI, Hidayat Imran usai sidang putusan Pemred Playboy Erwin Arnada di PN Jakarta Selatan, Kamis.
Erwin yang dituntut pidana dua tahun penjara itu dinilai “lolos” dari hukuman karena majelis hakim menilai dakwaan jaksa yang mengenakan pasal pidana dinilai tidak cukup karena tidak menyertakan UU No 40/1999 tentang Pers dalam pengadilan terhadap produk pers.
Menurut Hidayat, putusan itu merupakan putusan onslaag yang membenarkan adanya suatu perbuatan pidana namun kepada pelakunya tidak bisa diadili karena pengenaan undang-undang yang tidak tepat.
Erwin menjadi tersangka dan terdakwa dalam kasus pelanggaran kesusilaan karena pelaporan FPI ke Kepolisian. Dalam laporannya, FPI menyebutkan majalah Playboy Indonesia yang dipimpin Erwin dinilai sebagai produk barang cetakan yang meresahkan masyarakat dan dinilai bisa merusak moral bangsa.
“Somasi itu tidak hanya pada Playboy, tapi semua media yang porno, seperti Popular dan Maxim,” kata dia memerinci media yang akan disomasi FPI pada bulan Mei mendatang. Selain mengajukan somasi, kata dia lagi, pihaknya juga telah melakukan aksi boikot dengan tidak membeli produk-produk pers yang dinilai mengandung pornografi.
Usai pembacaan putusan perkara terhadap Erwin Arnada, sekitar 100-an orang yang beratribut FPI dan FUI (Forum Umat Islam) tidak mengajukan protes maupun membuat keributan sebagaimana pada sidang-sidang terdahulu. Satu dua orang dari massa tersebut terdengar mengutarakan kekecewaannya namun tidak membuat aksi yang memerlukan penanganan 665 petugas keamanan yang telah disiagakan di PN Jakarta Selatan. Antara
Mei 8, 2008 at 5:58 am
TANGGAL 7 April 2006 muncullah jawaban atas pertentangan yang berlangsung sejak Januari 2006, Playboy Indonesia tetap dirilis ke pasar. Penerbitnya memang menepati janji tidak memuat foto-foto perempuan telanjang, tapi tentangan dan unjuk rasa tetap muncul diwarnai ancaman-ancaman. Kemunculan Playboy yang lisensinya dibeli miliaran rupiah ini sepertinya akan terus menjadi polemik.
ANGGOTA Front Pembela Islam membakar majalah “Playboy” Indonesia di depan pintu gerbang Gedung DPRD Jabar Jalan Diponegoro Bandung, Rabu (12/4).* DUDI SUGANDI/”PR”
Tentangan ini cukup berbeda dengan awal kemunculan majalah lisensi luar negeri bermateri gambar yang kurang lebih sama seperti For Him Magazine (FHM), Maxim, dan lainnya. Reaksi yang muncul berbeda pula terhadap tabloid-tabloid kuning yang sudah lebih dulu muncul namun tidak sampai dibakar.
Menurut pakar Ilmu Komunikasi, Deddy Mulyana, permasalahan yang menyeruak dengan hadirnya Playboy adalah citra atau simbolik yang sudah terbentuk atau terkonstruksi. Nama Playboy menjadi permasalahan karena pikiran orang langsung tertuju pada citra majalah Playboy di negara asalnya, Amerika Serikat.
Hal inilah yang memunculkan reaksi berbagai kalangan. Alasannya, kata Deddy, manusia sering bersikap pragmatis dan berdasarkan pengetahuan awam atau rata-rata. Sikap yang muncul semakin berlebihan bila didasari atas stereotip atau generalisasi yang juga berlebihan. “Sesuatu yang belum merupakan kenyataan seperti dugaan, stereotip, atau imajinasi saja bisa menjad problem. Nah, apalagi kalau stereotip sudah menjadi fakta,” katanya.
Menurut staf pengajar Pasca Sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Bandung ini, fakta umum tentang Playboy adalah selalu memuat foto perempuan telanjang. Playboy Indonesia edisi perdana memang tidak memuat foto-foto telanjang. Namun, tetap menampilkan foto-foto sensual yang menunjukkan Playboy gagal beradaptasi dengan budaya Indonesia seperti yang dijanjikan.
“Kalau ingin menyesuaikan diri, namanya pun kenapa Playboy? Jadi, mereka pasti dengan perhitungan. Kalau namanya bukan Playboy tidak akan laku,” ucapnya.
Ia mengatakan, Playboy merupakan daya tarik yang diasumsikan akan mendorong khalayak untuk membeli. Kehebatan nama itu terbukti karena tetap banyak yang sekadar mencari sampai membeli majalah meskipun aksi sweeping dilakukan pihak yang tidak setuju.
Pakar Ilmu Komunikasi, Dedy Jamaludin Malik, sepakat dengan hal ini. Dedy yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI ini menganggap persoalan brand menjadi penyebab utama munculnya tentangan keras itu. “Ini merupakan citra global,” katanya.
**
Bagi Dedy Jamaludin, untuk mengaitkan kebebasan pers yang dilindungi Undang-Undang Pokok Pers Nomor 40/1999 dengan Playboy harus melalui penelitian di Dewan Pers. Isinya harus dibuktikan apakah memenuhi kaidah jurnalisme yang kode etiknya sudah disepakati. Bila tidak, maka tidak ada UU yang bisa meyakinkan bahwa Playboy merupakan suatu bentuk kebebasan berekspresi.
Menurut Deddy Mulyana, media massa memiliki tugas memberdayakan masyarakat. “Tidak ada sebuah media massa yang hampa nilai. Kalau media mengklaim memiliki kebebasan, kebebasannya adalah untuk tujuan itu,” tuturnya.
Ia menegaskan, kebebasan media massa mirip dengan kebebasan individu yang bukan merupakan kebebasan tanpa embel-embel. Tidak ada kebebasan dalam pengertian mutlak. Bahkan, sangat sedikit dasar, alasan, atau bukti-bukti ilmiah yang mendukung dan menyatakan bahwa isi Playboy memperlihatkan kebebasan yang bertanggung jawab untuk masyarakat.
Secara psikologis, kemunculan Playboy pun bisa memunculkan dampak eskapisme yang membuat orang lari dari tanggung jawab kesehariannya. Bila dikonsumsi anak-anak, gambar-gambar itu akan dikonstruksi menjadi sesuatu yang taken for granted reality, atau sebuah realitas yang tidak pernah dipersoalkan lagi, menjadi suatu normalitas. “Kesadaran manusia memang bisa dibuat seperti itu, bisa dikonstruksikan dan, media massa punya peranan yang besar,” ucapnya.
Dedy Jamaludin menyayangkan penegakan hukum bersifat adhoc; sekali-sekali atau kadang-kadang tergantung desakan masyarakat. Padahal, KUHP memiliki pasal yang menyangkut kesusilaan untuk menjaring semua media itu dan kemudian membuktikannya apakah ada unsur pelanggarannya.
Namun, bila unsur jurnalisme pada Playboy diakui sehingga kebebasannya bisa dlindungi UU Pokok Pers, maka aturan pendistribusian yang diterapkan di luar negeri bisa dicontoh. Deddy Mulyana mengatakan itu sebagai jalan minimal. “Ya, jangan dijajakan, diatur penjualannya. Kalau di TV, kan, ditayangkan pukul 11 malam,” ujarnya.
Ketegasan pengaturan inilah yang dibutuhkan. Pembatasan penjualan sesuai segmen yang ditujukan untuk pembaca dewasa harus dijalankan berdasarkan aturan. Harus ada tindakan tegas terhadap semua pelanggaran. Tujuannya supaya orang tua pun tidak terampas kebebasannya untuk mendidik anak sesuai nilai yang ingi mereka tanamkan. (Vebertina Manihuruk/”PR”)***
Mei 8, 2008 at 5:59 am
Kajian terorisme ditinjau secara psikologis tentunya menjadi uraian yang menarik. Misalnya kasus peledakan restoran AW di Jakarta yang dianggap sebagai aksi teroris namun ditinjau secara psikologis sebenarnya hanyalah perbuatan seseorang sekedar mencari popularitas.
Siapa di belakangnya? Apa dan bagaimana terorisme yang sebenarnya? Apa solusi menghadapi terorisme global yang didesain oleh Amerika?
Diungkapkan dengan gamblang dan berani oleh Prof. Achmad Mubarok
Simak di: http://mubarok-institute.blogspot.com
Mei 8, 2008 at 6:08 am
Indonesia braces for “Playboy” verdict
Jakarta (ANTARA News) – Hundreds of police with water cannon were deployed Thursday as an Indonesia court prepared to rule whether the editor of the local version of Playboy was guilty of publishing indecent material.
About 100 militant Muslims were on hand for the verdict, shouting “God is great!” and vowing “judgement our way” if Erwin Arnada was acquitted.
Prosecutors have called for Arnada, 42, to be jailed for two years in a case seen as pitting press freedom against conservative Islamic mores in the world’s most populous Muslim-majority nation.
Heru Hendratmoko, the chairman of the Alliance of Independent Journalists, said he hoped Arnada would be let go in the interest of press freedom.
“I am fairly optimistic,” he said, adding that the editor should not have been subjected to a criminal trial.
But the hardline Islamic Defenders Front (FPI) warned it would “declare war” against the adult magazine, which is still being published in Indonesia, if the court in Jakarta failed to jail Arnada.
“We will attack the Playboy office and sweep up copies of the magazine, which will destroy the morals of Indonesian children,” Irwan Asidi, one of the Front’s leaders, told AFP.
Ahead of the verdict he had said about 1,000 like-minded Muslims would be mobilised to the court for the verdict, but late Thursday morning only about 100 were present.
About 20 FPI members were inside the courtroom itself as a panel of judges began reading the verdict.
“Playboy destroyed the mentality of the Indonesian generation. We have to fight against them. Islam not only protects Muslim followers but also non-Muslim,” FPI member Abdul Khodir said.
“We are going to do judgement our way,” if the editor is acquitted, said Muhammad al Khaththath, the secretary general of Forum Umat Islam, an umbrella group containing FPI and other hardline organisations.
Local police chief Donny Sabardi said 665 police officers had been mobilised, including members of a paramilitary brigade who arrived with water cannon.
Arnada’s lawyer Ina Rachman said she hoped the court would rule objectively despite the protests.
“I hope the judges will take a decision independently and free from third-party influences. We all know that the FPI has threatened all parties, including the judges and myself,” she told AFP.
Prosecutors said Arnada had upset society and damaged Indonesia’s morals.
The charge of publishing indecent material carries a jail term of up to 32 months.
Arnada has argued that Playboy Indonesia does not publish photographs of naked women or do anything illegal. (*)
Mei 8, 2008 at 6:10 am
Assalamu’alaikum wr wb,
Isu pemerkosaan massal atas perempuan Cina dalam Kerusuhan Mei 1998 senantiasa dihembus-hembuskan. Tidak lebih dari berita bohong.
Hasil penyidikan FBI akhirnya membongkar kebohongan itu. “Jika sebuah kebohongan terus-menerus diceritakan hingga terdengar luas di masyarakat, maka lama-kelamaan masyarakat akan meyakini kebohongan itu sebagai sebuah kebenaran.” kata Menteri Propaganda Nazi Jerman, Dr Josef Goebels, enam dasawarsa yang lalu.
Meski sudah kuno, namun prinsip propaganda yang diterapkan Nazi untuk melibas bangsa Yahudi di Eropa menjelang Perang Dunia II itu masih terus dipakai dan dilestarikan hingga kini.
Strategi propaganda ala Goebels ini pun tetap laris di Indonesia dan masih cukup efektif sebagai alat pemukul lawan politik dan ide yang berseberangan. Tengoklah
berbagai propaganda hitam yang dikembangkan dengan cara itu. Misalnya, pembangunan opini bahwa Islam sudah tidak cocok untuk zaman modern ini, pembentukan opini bahwa
poligami identik dengan kekerasan, pengelabuan bahwa pluralisme adalah kebaikan yang harus diterima dan sebagainya.
Tapi, propaganda kebohongan paling dahsyat di Republik ini adalah isu tentang pemerkosaan massal atas para perempuan etnis Cina pada saat kerusuhan Mei 1998. Dengan sistematis mereka meniupkan isu tentang isu perkosaan itu, dengan berbagai cerita di berbagai media, dengan berbagai cara dan sarana, baik di dalam dan luar negeri. Padahal, dengan jelas isu itu sebenarnya dipakai untuk mendeskreditkan Islam dan simbol-simbol Islam.
Mei 8, 2008 at 6:11 am
Kisah Vivian dan Foto-Foto Perkosaan
Internet menjadi sarana paling hebat untuk menyebarluaskan kisah perkosaan massal itu. Yang paling kontroversial adalah kisah yang konon dialami oleh seorang gadis
keturunan Cina bernama ‘Vivian. Kisah itu muncul kira-kira pada pertengahan Juni 1998. Konon Vivian tinggal bersama orang tuanya di lantai 7 sebuah apartemen di kawasan Kapuk, Jakarta Utara ketika diserbu orang-orang tak dikenal saat kerusuhan Mei. Mereka lalu memperkosa Vivian, saudara, tante dan tetangga-tetangganya.
Kisah Vivian sangat deskriptif, detail dan menyentuh, sehingga mampu membangkitkan emosi. Majalah Jakarta-Jakarta sempat mengutip cerita perkosaan yang sangat vulgar itu mentah-mentah dalam sebuah edisinya. Dalam cerita itu, dengan sangat kurang ajar, ia menceritakan bahwa orang-orang yang bertampang seram itu memperkosa mereka
dengan berteriak “Allahu Akbar” sebelum melakukan perbuatan itu. Caci maki pun berhamburan kepada ummat Islam dan para Ulama.
Hampir bersamaan dengan munculnya kisah Vivian, muncul pula foto-foto yang konon berisi gambar para korban kerusuhan Mei di jaringan internet. Beberapa website memuat foto-foto yang luar biasa sadis dan mencekam. Siapapun pasti tersulut
amarahnya bila melihat foto-foto yang disebut-sebut sebagai foto kerusuhan Mei 1998 dan korban-korban perkosaan massal itu.
Pemajangan foto-foto di media internet itu telah mengundang emosi luar biasa bagi etnis Cina di seluruh dunia. Mereka menganggap kerusuhan Mei 1998 adalah sebuah operasi yang sengaja ditujukan untuk mengenyahkan orang Cina, dan menyetarakan kasus perkosaan massal atas perempuan-perempuan itu dengan kasuk The Rape of Nanking,
saat pendudukan Jepang ke Cina tahun 1937
Mei 8, 2008 at 6:12 am
Upaya Menelisik Fakta
Para wartawan yang kredibel mengakui bahwa pada saat peristiwa Mei 1998, peristiwa perkosaan memang terjadi. Seorang wartawan FORUM mendapat pengakuan dari seorang
anggota Satgas PDI Perjuangan bernama M, bahwa dia dan teman-temannyalah yang menyerbu dan membakar pertokoan di Pasar Minggu. Ia juga mengaku melecehkan perempuan, bahkan beberapa kawannya memperkosa mereka. Tapi menurut dia,
korban tidak hanya dari kalangan Cina. “Siapa aja, ada Amoy, ada Melayu, ada Arab,” kata anggota Satgas PDIP itu.
Para wartawan pun terus mencoba mengejar dan mewawancarai korban dengan semua petunjuk tentang para korban, tapi hasilnya nihil. Konon semua sudah pergi ke luar negeri dan tidak terlacak lagi. Hanya anak ekonom Christianto Wibisono yang terkonfirmasi sebagai korban perkosaan Mei 1998. Majalah Tempo, dalam edisi pertama setelah terbit lagi juga tak mampu menemukan korban, apalagi sampai berjumlah ratusan.
Beberapa wartawan yang melacak lokasi yang di duga menjadi tempat tinggal Vivian dan keluarganya, juga tak menemukan apa-apa. Warga di sekitar apartemen menjawab tidak ada dan tidak pernah terdengar adanya Amoy yang diperkosa saat kerusuhan Mei 1998. Seorang anak nelayan yang pada dua hari jahanam itu menjarah apartemen tempat Vivian tinggal mengaku, jangankan memperkosa, ketemu penghuni juga tidak. Sebab, mereka sudah kabur ke luar negeri.
Soal jumlah korban perkosaan pun menjadi ajang perdebatan seru. Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kasus Kerusuhan Mei 1998 pecah gara-gara bab yang membahas hal ini. Sebagian anggota ingin memasukkan semua laporan tentang adanya perkosaan, sementara yang lain meminta semua di klarifikasi dulu. “Terkesan ada yang ingin memanfaatkan isu ini untuk kepentingan tertentu.” kata anggota TGPF Roosita Noer.
Tengoklah data yang mereka kumpulkan. Dari 187 nama menurut daftar yang dibawa anggota TGPF Saparinah Sadli dan 168 dalam daftar Pastor Jesuit Sandyawan Sumardi, ternyata hanya 4 orang yang berhasil diklarifikasi, yang lain baru qaala wa qiila, alias kata orang. Sementara, 2 (dua) orang korban yang di datangkan anggota TGPF Nursyahbani Katjasungkana ternyata orang gila beneran yang di duga sudah lama. Lucunya, ketika data ini diminta, Ketua TGPF Marzuki Darusman tidak mau membagi data itu kepada anggota yang lain.
Dari sisi ilmu statistik, data soal perkosaan massal pun aneh. Misalnya laporan tentang adanya perkosaan jauh lebih besar dari pada laporan tentang pelecehan seksual, di raba-raba dan sebagainya. Padahal, seharusnya menurut statistik, berdasarkan kurva sebaran, pola acak akan selalu membentuk kurva seimbang. Jumlah laporan orang yang diraba-raba saja seharusnya lebih banyak dari pada yang dilaporkan mengalami pelecehan, apalagi yang sampai diperkosa, dengan tingkatan paling berat.
Kebenaran kisah Vivian sempat juga dipertanyakan kalangan keturunan Cina sendiri. Mungkinkah si terperkosa, dalam waktu singkat menceritakan hal ini, sehingga cerita ini muncul di internet pada 13 Juni 1998— dan bisa mengendalikan emosi, sehingga bisa menuliskan kisah kesadisan yang dialaminya secara detail? Bukankah hal ini
bertentangan dengan anggapan bahwa etnis Tionghoa teramat sangat tertutup dalam hal perkosaan?
Setelah menerima banyak pertanyaan soal orisinilitas cerita Vivian, pengelola situs Web World Huaren Federation (WHF), Dean Tse, dalam pesannya tanggal 18 Agustus 1998,
minta agar pengirim cerita bisa memberi keterangan lebih lanjut. Namun hingga kini, permintaan Dean Tse belum ada jawaban. Dean Tse pun tidak bisa melacak alamat si pengirim cerita tersebut di jaringan internet.
Belakangan Soekarno Chenata, pengelola situs Web Indo Chaos, juga mengakui foto-foto yang bergentayangan di situsnya, sama sekali tidak otentik. Kepada detik.com, Soekarno mengaku pernah menerima foto sadis yang sempat di pajang di Indo Chaos. Namun ia segera mencabut foto itu dari situsnya karena ternyata foto itu adalah hasil montase dan diambil dari situs porno yang memang brutal.
Mei 8, 2008 at 6:12 am
Terbongkar Habis
Upaya pembuktian telah dilakukan, namun upaya pengaburan dan disinformasi terus dilakukan. Misalnya, ketika fakta bahwa Vivian tidak pernah ada, para agitator itu berdalih, Vivian adalah nama dan alamat yang dipakai dan hanyalah nama samaran. Ketika para wartawan tidak menemukan korban, mereka berkilah soal keselamatan korban. Hingga akhirnya kebohongan itu terbongkar, justru dari AMERIKA SERIKAT,
tempat di mana para pembohong itu mengobral cerita untuk menyudutkan kaum Muslimin di Indonesia.
Semula, pemerintah Amerika Serikat dengan mudah memberikan suaka kepada imigran asal Indonesia yang mengaku dianiaya dan dirudung kekerasan seksual di negerinya dengan alasan etnik dan agama. Tapi gara-gara kesamaan pola cerita, kedekatan waktu pengajuan, kesamaan alamat dan asal pengaju, dan kesamaan kantor pengajuan, mereka mulai curiga.
Setelah menyelidiki selama dua tahun, pada Senin, 22 November 2004 satuan tugas rahasia pemerintah Amerika Serikat menggelar operasi bersandi Operation Jakarta.
Operasi penangkapan 26 anggota sindikat pemalsu dokumen suaka ini dilakukan serentak di lebih dari 10 negara bagian di Amerika Serikat. “Pemimpin sindikat ini adalah Hans Guow, WNI yang dikabulkan permohonan suakanya pada 1999,” kata Jaksa Penuntut Wilayah Virginia, Paul J McNulty yang menangani kasus ini.
Para tersangka dikenai tuduhan sama, yakni memalsukan dokumen suaka serta berkonspirasi dalam pemalsuan berbagai dokumen. Awalnya mereka hanya membantu menyediakan dokumen asli tapi palsu. Tapi setelah berhasil mengibuli pihak berwenang dengan memalsukan izin kerja dan nomor jaminan sosial, mereka mulai menyiapkan aplikasi suaka palsu.
Mereka juga menyiapkan skenario pengakuan bo’ong-bo’ongan seperti diperkosa atau dianiaya dalam kerusuhan Mei 1998. “Cerita tentang penyiksaan itu sangat seragam karena para pelamar menghafalkan kata demi kata secara persis seperti yang diajarkan,” kata Jaksa McNulty. Mereka pun mengajari kliennya untuk menangis dan memohon dengan emosional untuk mengundang simpati petugas.
Lucunya, mereka menceritakan kisah yang sama. Cerita diperkosa supir taksi misalnya meluncur dari mulut 14 perempuan yang mengajukan permohonan suaka sejak 31 Oktober
2000 hingga 6 Januari 2002. “Mereka mengaku diperkosa karena keturunan Cina,” kata Dean McDonald, agen spesial dari Biro Imigrasi dan Bea Cukai Kepabeanan Departemen
Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat di negara bagian Virginia.
Belakangan, Voice of Amerika juga membuat liputan investigatif tentang isu perkosaan massal itu. Mereka keluar masuk berbagai lokasi yang dicurigai sebagai TKP perkosaan massal, dan mencoba mewawancarai berbagai pihak. Tapi hasilnya nihil. Perkosaan memang ada, tapi dengan mengikuti petuah Goebels, fakta telah didramatisasi sedemikian rupa dan dimanipulasi dengan dahsyat.
Mei 8, 2008 at 6:13 am
FOTO DAN DATA TENTANG PERKOSAAN YANG MISTERIUS
source: http://www.geocities.com/CapitolHill/1425/explanation.html
From: merah putih (posting on soc.culture.indonesia)
Melalui jaringan internet foto-foto kasus perkosaan pertengahan Mei 1998 lalu di
Jakarta dan Solo telah menyebar ke seluruh dunia. Di Singapura foto itu bahkan digelar dalam sebuah pameran resmi. Akibatnya reaksi keras menghujat Indonesia kini bermunculan, baik di Jakarta, Hongkong, Beijing, Taipe, Singapura maupun di berbagai belahan dunia lainnya.
Ditengah reaksi atas foto yang tersebar di tataran internet dan menjadi konsumsi
masyarakat dunia itu, Harian Asian Wall Street Journal (AWSJ) edisi 20 Agustus
1998 mencurigai foto-foto itu palsu dan tidak berhubungan sama sekali dengan
kerusuhan pertengahan Mei lalu.
Dugaan foto tersebut sebagai palsu dan kebohongan juga muncul dari “Aware”
kelompok dari Singapura. Bersamaan dengan itu juga muncul reaksi kecurigaan serupa dari Dewan Reformasi Pemuda dan Mahasiswa Surabaya (Derap Masa) yang menganggap foto tersebut sebagai rekayasa dan kepalsuan untuk mendramatisir kerusuhan Mei 1998 di Jakarta dan Solo.
Kecurigaan itu cukup beralasan karena sesuai dengan pemberitaan Harian Asian Wall
Street Journal (AWSJ) antara lain disebutkan bahwa paling tidak 15 foto adalah
palsu dan sumbernya “Asian Pornography Website, East Timoresse Exite Homepage dan US Based Exhebition of gori photos”.
Sebagai contoh foto tentang seseorang dengan Uniform menyiksa seorang wanita
dengan tongkat, puntung rokok dan tali, ternyata berasal dari segepok foto milik
East Timoresse Exite Homepage yang sudah muncul sejak bulan November 1997, jauh sebelum kerusuhan di Jakarta terjadi. Data ini jelas merupakan kebohongan nyata dari para aktivis LSM yang sejak awal telah gencar mempersoalkan masalah ini.
Sementara itu anggota Tim Relawan yang juga Pimpinan Gereja Utusan Pantekosta
Jemaat Pasar Legi di Solo Drs. Ch MD Estefanus, Msi, membantah kebenaran laporan bahwa 24 Wanita WNI keturunan Cina menjadi korban kasus perkosaan massal di Solo. Bahkan beliau menulis surat khusus kepada Kapolwil Surakarta dan menyatakan bahwa laporan itu bohong belaka.
Hal serupa juga dialami oleh berbagai Tim Relawan yang dibentuk di Jakarta,
termasuk Tim Gabungan Pencari Fakta yang dibentuk Pemerintah beberapa waktu lalu masih belum mampu memberikan data konkrit kepada masyarakat Aktivis Perwakilan Ummat Budha Indonesia (Walubi) Ny,Hartati Murdaya hingga kamis 20 agustus 1998 mengaku belum menemukan satupun Korban dugaan kasus perkosaan massal.
Sementara Direktur LBH di Jakarta Nursyahbani Katjasungkawa juga mulai tidak yakin dengan pendiriannya yang semula getol mengutuk kasus perkosaan massal itu. Ia menyatakan tidak tahu persis jumlah korban perkosaan, soalnya Ia tidak
ikut menjadi anggota Tim Relawan.
Bahkan Romo Mangun Cs + Ita Nadia sewaktu di AS ada yang bertanya bahwa foto-foto dan poster-poster yang dibawa adalah palsu, mereka agak gugup karena
poster perkosaan yang diedarkan sudah beredar sejak 2 tahun yang lalu oleh CNRM
Ramos Horta di AS dan Eropa. Selain itu Ita Nadia juga mengeluarkan issu yang
sensitive bahwa diantara kelompok pemerkosa sebelum melakukan aksi perkosaan,
berteriak “Allahu Akbar”. Selesai kesaksian di Kongres AS, Romo Mangun Cs
berangkat juga ke Genewa untuk sidang PDPM dan juga membohongi publik
internasional bahwa 162 orang diperkosa sistematis dan 20 orang tewas.
Jika dicermati berbagai komentar/pendapat banyak pihak termasuk yang sudah sejak
awal menjadi relawan dalam upaya mengungkap kasus perkosaan massal itu sudah mulai ragu atas data dan foto- foto peristiwa tersebut.
Sekarang ini dikalangan LSM sendiri mulai timbul keragu-raguan misalnya dari
Website “Indonesian Hvaren Crisis Centre”, menyatakan bahwa foto-foto palsu dan
minta “Visitors” untuk menandai bila ada foto-foto lain yang juga palsu.
Tetapi ada juga LSM “kepala batu” yang tetap bertahan dan menyatakan bahwa benar atau palsunya foto tidak penting, sebab masalah utamanya agar pemerintah Indonesia sadar bahwa ada masalah terhadap WNI keturunan Cina dan harus mengambil langkah nyata.
Nah lho..apa ini bukan logika yang terbalik-balik ? Lagi pula tindakan
menghalalkan cara atau fitnah, kan lebih kejam dari pembunuhan..?
Di tengah kepanikan dan derita rakyat Indonesia, ternyata LSM dan kalangan media
massa mampu meraup keuntungan yang membebaskan mereka dari situasi Krisis moneter (Krismon), namun martabat bangsa dan negara kita tercinta ini telah dihancurkan.
Mei 8, 2008 at 6:14 am
Dibalik Tragedi Mei ‘98
Temu wicara dengan Rm. Sandyawan Sumardi
Oleh: Jonathan Goeij
“Adalah mudah bagi saya untuk membunuh Romo dan memperkosa adik-adik
yang berada disini malam ini juga.” kata lelaki berbadan tegap dan
atletis seperti tentara itu sambil menunjuk keempat gadis keturunan
Tionghoa yang mendampingi Rm. Sandyawan.
Awal gerakan Tim Relawan untuk Kemanusiaan
Gerakan Tim Relawan untuk Kemanusiaan (TRK) diawali ketika kantor DPP
PDI Megawati diserbu oleh PDI Suryadi, dicanangkan untuk menolong
para korban kekerasan tanpa memandang siapapun yang menjadi korban.
Merupakan gerakan independen, non sektarian, tidak berbasis agama,
non partisan (bukan underbow partai manapun), dan mengikuti orde hati
nurani.
Gerakan dengan inisiator Rm. Sandy ini pertama kali mempunyai
anggota-anggota al: KH Abdurachman Wahid (Gus Dur), ibu Karlina, ibu
Ade, Rita Kaliwongso, Marzuki Darusman, Luhut Pangaribuan, Garuda
Nusantara dan Hilman Faried.
Mei 8, 2008 at 6:14 am
Sikap Gus Dur setelah jadi Presiden
Dengan mempunyai anggota dipucuk pemerintahan sekarang ini seperti
Gus Dur sebagai Presiden dan Marzuki Darusman sebagai Jaksa Agung,
tidaklah membuat proses penyidikan dan pengadilan Tragedi Mei
berjalan baik. Fakta mengatakan hal yang sebaliknya, setelah menjadi
Presiden ternyata Gus Dur bersikap menjauh dari TRK, hal ini bisa
dibuktikan karena kelompok keluarga korban yang bernaung dalam
Paguyuban keluarga korban tragedi Mei ‘98 hingga detik ini tidak
pernah diterima Gus Dur padahal telah 30 kali melakukan usaha
menemui Gus Dur, sedangkan Habibie ketika jadi presiden bersedia
menerima kedatangan kelompok korban tsb. Gus Dur lemah dalam
memberikan keadilan bagi korban-korban pelanggar HAM.
Mei 8, 2008 at 6:14 am
Wiranto: terjadi kekosongan aparat keamanan
Rm. Sandy mengatakan adalah omong kosong pernyataan Wiranto telah
terjadi kekosongan aparat keamanan diseluruh Jakarta karena ditempat-
tempat strategis dilindungi secara besar-besaran. Berdasarkan
informasi dari aparat keamanan di Solo, pada dinihari tanggal 14 Mei
ada sekian SS Kopasus terbang dari Surakarta menuju Jakarta dan
mendarat di Halim, ratusan Kopasus menyebar diseluruh Jakarta tidak
teridentifikasi (unidentified) karena telah berbaur dengan kelompok-
kelompok preman yang telah terlatih dan dipersiapkan. Mereka inilah
yang memimpin penyerangan-penyerangan.
Mei 8, 2008 at 6:15 am
Dibalik pembunuhan Ita Marthadinata
Pembunuhan Ita Marthadinata merupakan suatu cara teror untuk
menghentikan akumulasi keberanian korban-korban kekerasan seksual
untuk memberikan testimoni didepan publik, ketika itu sudah ada tiga
orang korban yang bersedia memberikan kesaksian dengan didampingi
sembilan ibu-ibu yang terdiri dari psikolog, dokter, pendamping para
korban ketika melarikan diri keluar negeri, dua bidan yang
mendampingi proses aborsi korban yang hamil waktu diperkosa.
Mereka diancam akan diperkosa dan dibunuh setelah Ita dibunuh secara
kejam. Anggota TRK terutama ibu-ibu keturunan Chinese mendapat teror
melalui telpon secara langsung, tidak diketahui bagaimana mereka bisa
mendapatkan telpon-telpon yang strategis tsb., bahkan cukup banyak
keluarga korban yang memutuskan tidak berhubungan dengan TRK karena
takut diteror.
Di Indonesia sampai sekarang ini belum berhasil dibuat UU
perlindungan saksi dan korban. Rekomendasi TGPF tidak dilanjuti oleh
pemerintah karena militer di Indonesia masih sangat kuat.
Mei 8, 2008 at 6:15 am
Percobaan pembunuhan
Sebuah granat dengan pin yang terbuka diletakkan ditempat parkir
dikantor TRK, biasanya Rm Sandy memarkir mobilnya persis pada tempat
granat diletakkan. “Tetapi entah bagaimana saya waktu itu habis misa,
saya turun dijalan dan itu tidak pernah terjadi, setelah itu saya
jalan kaki dan menemukan granat itu ada di depan saya, lalu saya
menelpon polisi yang ketika insiden 27 Juli menangkap dan
menginterogasi kami, sekarang menjadi teman, kolonel posisi itu
berkata Romo kau akan dijebak kalau Romo tidak melaporkan, Romo akan
dituduh merakit bom dan segera akan ditangkap.” tutur Rm. Sandy.
Setelah melapor pada polres terdekat, pasukan gegana datang dan
mengambil granat itu dengan hati-hati, keesokan harinya Kapolri
mengumumkan bahwa granat itu adalah granat-granatan. Rm. Sandy
membalas dengan mengatakan bahwa polisi adalah polisi-polisian.
Mei 8, 2008 at 6:16 am
Operasi militer
Sebagai anggota TGPF didampingi Bambang Wijayanto, ketua YLBHI, Rm.
Sandy menginterogasi Jend. Zaki Anwar Makarim, ketua Badan Inteligen
ABRI (BIA), menanyakan cara kerja BIA. Zaki dengan bangga
menceritakan betapa profesionalnya cara kerja BIA. Romo, “Dengan
begitu profesionalnya mengapa tidak bisa mengantisipasi tragedi Mei
sebesar itu?” Jawab Zaki, “Oh tidak, kami telah tahu sebelumnya, satu
minggu sebelumnya kami telah memberikan warning kepada seluruh
komandan dilapangan dan menurut rencananya ‘bancakan habis’ itu akan
dilakukan dengan martir terlebih dahulu di Jogja.”
Dan memang di Jogja waktu itu akan ada kerusuhan dengan dibunuhnya
Moses, seorang mahasiswa, untuk memancing mahasiswa. tetapi saat itu
tidak terjadi kerusuhan.
Pada saat itu banyak sekali demo mahasiswa dari Sabang sampai
Merauke, di Jakarta di kampus Trisakti mahasiswa dipaksa dipancing
keluar dengan penembakan peluru tajam secara brutal, yang
mengakibatkan tewasnya keempat mahasiswa.
Itulah awal tragedi Mei, karena setelah itu aparat keamanan turun
secara besar-besaran dan memimpin operasi militer. Hanya berita yang
dilansir kepermukaan adalah masyarakat miskin urban yang menyerang
kelompok-kelompok Tionghoa, tindakan diskriminasi rasial memang ada,
tetapi yang menjadi dalang sebenarnya adalah operasi militer.
Mei 8, 2008 at 6:16 am
Masyarakat miskin urban sebagai Kambing Hitam
Pangdam Jaya Sjafrie Syamsudin dan Gubernur Sutiyoso mengatakan
pelaku-pelaku kerusuhan Mei adalah masyarakat miskin urban yang
melakukan tindakan penjarahan dan pemerkosaan terhadap kelompok
masyarakat Tionghoa. Para pelaku itu berjumlah 300 orang dan telah
mati karena terjebak dalam kebakaran yang terjadi, karena para pelaku
kejahatan telah meninggal dunia maka tidak perlu diinvestigasi lagi.
Bayangkan mereka bunuh diri masal seandainya mereka adalah pelakunya,
demikian komentar Rm Sandy.
Sebenarnya hal itu tidak benar, memang mereka adalah kelompok miskin
misalnya kelompok yang tinggal di belakang Jogja Plaza di Klender.
Para provokator atau aparat keamanan itu mengambil terlebih dahulu
barang-barang seperti TV, kulkas dsb.nya lalu meletakkan didepan toko
dan meminta mereka mengambil sambil mengatakan, “Ayo kita ambil, ini
hak kalian.” Sebelum itu mereka dipancing agar muncul dijalanan
dengan membakar mobil-mobil dijalanan. “Sekarang saatnya merebut
kembali hak kalian.”
Tetapi ketika mereka masuk dan naik keatas, rolling door ditutup,
tabung-tabung gas dikumpulkan dan ditembak sehingga menimbulkan
ledakan besar dan kebakaran. Banyak saksi mata, ada ratusan, melihat
waktu mereka naik keatas sudah ada yang menyiram bahan bakar dari
gedung yang paling atas. Aparat keamanan turun kebawah dan menutup
rolling door dan menyiram bahan bakar yang, ada dari bahan kimia
karena tembok Jogja Plaza yang begitu tebal bisa terbakar habis.
Waktu itu di Jakarta banyak wartawan asing karena adanya sidang AFTA
sehingga diekspos juga, seorang wartawan perang yang pernah bertugas
di Kosovo berkomentar “Belum pernah saya menyaksikan tragedi yang
sedemikian mengerikan karena tubuh-tubuh manusia dipanggang
sedemikian rupa.”
Ada 1188 korban yang meninggal pada waktu pembakaran masal tsb., dan
ada yang ditembak dijalanan kemudian mayatnya dilemparkan kedalam
gedung yang terbakar.
Mei 8, 2008 at 6:17 am
Sikap Gereja Katholik pada waktu itu
Pada waktu penguburan masal dilakukan pihak gereja menolak
mengirimkan salah seorang uskup untuk mewakili gereja karena
banyaknya korban yang berjatuhan, padahal pada waktu ibu Tien
meninggal dunia Kardinal sendiri datang.
Pada saat ini sikap gereja sudah berubah karena setelah tragedi Mei
secara de facto toh banyak sekali gereja-gereja yang dibakar.
Mei 8, 2008 at 6:18 am
Rekomendasi Tim Gabungan Pencari Fakta
Meskipun rekomendasi TGPF telah dikeluarkan, ternyata hingga detik
ini pemerintah Indonesia belum menggelar pangadilan HAM ad hoc di
Indonesia, Gus Dur belum berhasil melaksanakan deliver Justice yang
tegas. Karenanya tidak mengherankan tindakan-tindakan kekerasan
merebak diseluruh Indonesia, yang terakhir di Sampit Kalimantan
Tengah yang korbannya telah mencapai 110 ribu, yang merupakan fokus
bantuan Tim Relawan saat ini..
Mengakhiri keterangannya Rm. Sandy mengatakan hampir di setiap
tragedi kekerasan politik yang masal selalu ada perkosaan masal, pola
yang sama dilakukan di Aceh, Timor Leste, Maluku dan berbagai tempat
lain.
Pertanyaan dan jawaban
Cukup banyak pertanyaan yang diajukan para peserta diskusi, penulis
tidak bisa menuliskan semuanya karena akan sangat panjang sekali.
Dari pertanyaan-pertanyaan yang muncul ada beberapa hal yang menarik
untuk disimak:
Perkembangan korban-korban pasca perkosaan?
Pdt. Bob Jokiman menanyakan perkembangan para korban perkosaan pada
saat ini.
Jawab:
Untuk para wanita yang telah berkeluarga, mereka cepat untuk pulih
kembali. Tetapi untuk para gadis yang masih remaja pada waktu
perkosaan itu terjadi, sukar untuk pulih, secara internal mereka
masih trauma sekali dan hal itu mengakibatkan mereka menghargai murah
dirinya secara seksual.
Perbedaan data antara Tim Relawan dan TGPF?
Jawab:
Tim Relawan terjun kelapangan dan melakukan investigasi bahkan sejak
tragedi itu dimulai, sedang TGPF dibentuk dua bulan setelah itu.
Karenanya data Tim Relawan lebih valid.
TRK terdiri dari ratusan anggota yang merupakan relawan dari
masyarakat dan juga dari korban dan keluarga serta teman korban yang
tergerak hatinya untuk membantu, yang melakukan pencarian data bukan
hanya Rm. Sandy dan ibu Karlina saja. Dan TRK sangat yakin dengan
data yang didapatnya.
Apakah tragedi seperti Mei bisa terulang kembali?
Jawab: Ya
Mei 8, 2008 at 7:03 am
semoga tidak di anggap sampah, karena begitu banyak komentar miring, maka kita lihat juga dari sisi lain. semoga
Mei 9, 2008 at 7:03 am
selamat atas kelahiran putri nya
nb:kenapa foto yg membahagiakan mesti di sandi
Mei 9, 2008 at 10:36 am
Akar kebencian thd Israel, selain tertulis dalam alQuran tentu saja karena mereka “menduduki” Palestina
Sebagai satu-satunya negara nonmuslim di Timur Tengah, yang walaupun dikeroyok negara2 Arab waktu perang 6 hari dengan ajaib bisa menang bahkan menguasai sampai Sinai, AKARNYA ADALAH DARI NABI MUSA.
Musa spt diceritakan dalam Alkitab, mendapat wahyu Tuhan untuk menuntun umat Israel keluar dari perbudakan di Mesir.
Kemana?
Ke Tanah Perjanjian (Kanaan/Palestina sekarang)
Inilah akar permasalahannya
Disatu sisi Israel mendapat wahyu Tuhan ke Tanah Perjanjian itu,
Disisi lain suku Filistin, dan beberapa suku arab (Moab, Ammon, dll) sudah mendiami daerah itu
Terjadilah berbagai perang, Israel menang, lalu kalah oleh kerajaan Asyur, lalu merdeka, lalu dijajah Babilonia, dibuang ke Mesopotamia lalu merdeka dan balik lagi ke Palestina, lalu kalah lagi oleh Persia, lalu menang lagi, lantas kalah lagi oleh Romawi…begitu terus sampai akhirnya Perang 6 hari (Six days War) memproklamirkan diri
Jadi kalau mau melihat akar permasalahan, atau lebih tajam lagi, siapa yang disalahkan…salahkanlah Nabi Musa
Atau mau lebih, lebih tajam lagi, salahkanlah Tuhan karena mewahyukan hal ini
Mei 10, 2008 at 4:44 am
assalam mualaikum joni…. ente udah panjang lebar,nulis macm2 isinya cuma berbau provokasi.dan bikin pusing gak jelas gitu sorry jon jgn marah.ente nulis dari soal komunis sampe mo nyalahin nabi musa.smentara yg kita omongin adalah FPI Yg katanya pembela islam,tapi bisanya cuma ngancurin bar,cafe,kandang burung,warung2 makan,dll dst.merusak doang tanpa memberikan solusi.kalo warung harus tutup di bulan puasa kasih dong ganti ruginyaa selama satu bulan atau cariin kerjaan lain yg untuk menutupi kekurangan selama tutup. kalau bar atau cafe gak boleh buka ya cariin dong ganti pekerjaan untuk para pekerja2 bar tsb.juga tolong dipikir dampak bagi mereka yg juga mendapat keuntungan dari tmpt2 tsb.mereka2 yg orang baik2 yg juga ichwan kita kaum muslimin.mereka2 tukang rokok.tukang parkir.warung2sekitar.jangan cuma atas nama amaar maaruf nahi mungkar lalu rezeki anak dan istri orang dicabut dengan semena-mena.kalau fpi gak setuju pornografi ya sana.protes sama pemerintah yg ngeluarin kebijakan jangan merusak,membakaar.atau tindakan2 y gak perlu,yg cuma merusak citra umat islam.islam seolah dicitrakan,sebagai umat yg pemarah.perusak.keras kepala .tidak toleran.buat ana pribadi nih jon. gerakan2 seperti ini gak ada gunanya lebih banyak mudaraatnya daripada manfaatnya. ok jon.wassalam…..
Mei 21, 2008 at 1:14 pm
saya selaku ketua FPI dengan ini menyatakan
dengan sebenarnya bahwa kami memang anjing, biadad, sok preman, maklumlah itu suruhan ustad kami. karena semua kata ustad itu benar walaupun dia sendiri poligami seperti si dogi anjing kesayangan saya. inti nya saya juga pencinta binatang lochhh….
insyaa olloh dechhh
Mei 24, 2008 at 2:56 am
Desak penuntasan kasus korupsi, FPI diintimidasi
Kamis, 22 Mei 2008
Desak penuntasan kasus korupsi, FPI diintimidasi
PURWOREJO – Karena mendesak dituntaskannya kasus-kasus dugaan korupsi di Purworejo, banyak anggota Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Purworejo diintimidasi. Ada indikasi, intimidasi tersebut untuk mengobok- obok FPI Pur-worejo yang semakin solid dalam menyuarakan kasus-kasus korupsi.
“Anggota laskar FPI Purworejo agar jangan takut dengan intimidasi apalagi terpengaruh dengan ajakan maupun iming-iming oknum tertentu. Intimidasi tersebut jelas untuk mengendorkan perjuangan kami dalam mengungkap kasus dugaan korupsi di Purworejo,” ujar Ketua FPI Ustadz Mustaqim bersama Komandan Laskar FPI Drs Suhartanto, Rabu kemarin (21/5).
Menurut Mustaqim, intimidasi tersebut untuk mengobok- obok FPI dari jajaran tingkat atas hingga terbawah. Intimidasi tersebut muncul seusai FPI bertolak ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta untuk melaporkan dugaan kasus korupsi di Purworejo.
FPI, tegas Mustaqim, tetap akan mengawal proses penuntasan kasus korupsi oleh penegak hukum sampai tuntas sampai kapan dan di mana pun. Perjuangan untuk melawan korupsi sudah menjadi agenda FPI.
Kepada anggota Laskar FPI, Mustaqim mengingatkan semboyan perjuangan FPI agar tetap menempel di hati.
“Yang jelas saat ini kami tengah menunggu hasil dari KPK. Kalau sampai dua minggu ini belum ada kejelasan, maka laskar FPI akan turun ke jalan,” katanya.
berita ini di comot dari berita koran wawasan http://www.wawasandigital.com/index.php?option=com_content&task=view&id=22851&Itemid=47
menanggapi dari #206# bang Yusuf KS ……
Arifkurniawan : Sekali-kalinya, melihat massa FPI berbuat kebajikan dengan menolong sesama, adalah ketika massa mereka mengangkat mayat-mayat korban gempa di Aceh. Selain itu…, nothing euy!
Media massa memang tidak banyak menginformasikan (entah sengaja atau tidak) tentang hal-hal baik yang dilakukan oleh FPI. Ketika FPI melakukan kerusakan, barulah media massa -biasanya- memberitakannya. Sebagai contoh, perbuatan kebajikan menolong sesama yang dilakukan FPI selain Aceh adalah membantu korban gempa di beberapa tempat di Indonesia (Jogja dll), tim FPI juga berusaha untuk meru’yah hilal di beberapa tempat, dsb. Untuk lebih lanjut kegiatan kebajikan apa yang dilakukan FPI, silakan bertanya langsung kepada FPI, terutama pemimpin/ustadznya
maap ya ….. saya juga bukan pendukung maupun simpatisan FPI, tetapi lebih elok nya bila tak selalu melihat dari satu sisi saja, karena subyektif adalah bawaan setiap manusia
Mei 24, 2008 at 3:00 am
http://www.wawasandigital.com/index.php?option=com_content&task=view&id=21984&Itemid=36
FPI siap perang lawan preman
Senin, 21 April 2008
Pasca pelemparan bom Molotov
FPI siap perang lawan preman
SUKOHARJO – Pelemparan bom molotov di rumah Bendahara Front Pembela Islam Sukoharjo (FPIS) Umar AS, membuat gerah laskar Islam bersangkutan. Pascapelemparan bom molotov, FPI secara terang-terangan menyatakan siap perang melawan preman. Pasalnya, pelemparan bom molotov merupakan bentuk teror yang harus dilawan.
Ketua FPIS Khairul RS kepada wartawan kemarin mengatakan, belakangan sejumlah anggotanya sering mendapat teror lewat pesan singat (SMS). Teror itu tidak begitu ditanggapi, namun setelah aksi semakin meningkat dengan pelemparan bom, jelas mengusik ketenangan FPI. Sehingga FPI langsung merapatkan barisan dan menyatakan perang melawan bentuk-bentuk premanisme.
Lebih lanjut Khairul mengatakan, pascakejadian bentrok preman dan laskar Islam di Sumodilagan, Solo, beberapa waktu silam, pihaknya mengaku mendapat teror lewat ponsel berupa SMS. Sejak peristiwa itu, sedikitnya dia menerima SMS bernada teror sebanyak 10 kali. Dan puncaknya adalah teror bom kemarin di rumah bendahara FPI.
Menurutnya, aksi teror pelemparan bom molotov bisa mengundang kemarahan seluruh angota FPI, karena aksi tersebut sudah membahayakan keselamatan jiwa. Bahkan, aksi teror bukan saja menimpa dirinya dan bendahara FPI, tapi sejumlah aktivis lain seperti Sigit Chordowi, Isa Baasyir, Dadan dan Budi Syurban, juga mengalami hal serupa.
Terkait adanya aksi teror, FPI juga langsung bergerak melakukan penyelidikan aksi pelemparan bom molotov. Hanya saja, karena kasusnya sudah ditangani aparat, semuanya diserahkan aparat kepolisian. ’’Namun, apabila aparat tidak bisa mengungkap pelaku, FPI akan bergerak sendiri dengan menangkap pelaku yang kami curigai,’’ kata Khairul.
Jangan dibesarkan
Hanya saja, sebelum bertindak sendiri, imbuh Khairul, pihkanya masih memberi kesempatakan kepada aparat segera menangkap pelakunya. Namun, apabila dalam waktu tiga hari pelaku belum tertangkap, FPI akan bertindak sendiri menangkap pelakunya.
Seperti diberitakan Wawasan (18/4), rumah Bendahara FPI Umar AS di Desa Madegondo RT 05/IV, Kecamatan Grogol, Sukoharjo dilempari bom molotov oleh lelaki tidak dikenal. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, aksi tersebut membuat korban dan masyarakat kaget dan ketakutan.
Terpisah Kapolres Sukoharjo, AKBP Yudawan R Winarso mengimbau kasus pelemparan bom molotov agar tidak dibesar-besarkan. Sebab, kasus tersebut hanya merupakan perbuatan kriminal biasa, sehingga tidak perlu ada pengamanan khusus.
Meskipun demikian, tegas Kapolres, pihaknya tetap akan mengusut kasus pelemparan bom sampai tuntas. Sebab, aksi pelemparan bom merupakan salah satu kejadian menonjol.
Mei 24, 2008 at 3:02 am
http://www.wawasandigital.com/index.php?option=com_content&task=view&id=21152&Itemid=28
FPI demo Kedutaan Belanda
Senin, 31 Maret 2008
FPI demo Kedutaan Belanda
JAKARTA – Ratusan aktivis dari Front Pembela Islam (FPI), Senin (31/3) siang tadi, mendatangi kedutaan Belanda di Jalan Rasuna Said, Kuningan Jakarta Selatan, menyusul beredarnya film Fitna yang dibuat oleh seorang anggota parlemen Belanda yang dinilai menghina agama dan umat Islam.
Dalam aksinya itu, FPI menuntut agar pemerintah Belanda meminta maaf kepada umat Islam dan menghukum Geerd Wilders (pembuat film Fitna yang juga anggota parlemen Belanda). “Kami juga menuntut dibubarkan diplomasi Indonesia dengan Belanda,” kata Irwan, juru bicara FPI, kepada Wawasan, pagi tadi.
Para aktivis FPI itu datang ke Kedutaan Belada dengan mengenakan pakaian putih-putih. Mereka meneriakkan yel-yel mengutuk perbuatan salah seorang anggota parlemen Belanda yang dinilai telah memprovokasi umat agama lain agar membenci Islam.
Sebelumnya, FPI juga mengancam akan membakar Kedutaan Belanda dan mengusir warga negara Belanda itu dari Indonesia, jika pemerintah negara kincir angin itu tidak segera minta maaf dan menghukum pembuat film Fitna yang jelas-jelas menghina umat Islam.
Ancaman itu disampaikan Sekjen FPI Ustad Sobri Lubis ketika dihubungi Wawasan pagi tadi di Jakarta. Dia menilai, film berdurasi 15 menit itu menghina agama dan umat Islam, sehingga jangan salahkan jika umat Islam melakukan tindakan yang keras terhadap pemerintah dan warga negara Belanda yang melindungi pembuat film tersebut dengan alasan kebebasan berekspresi.
Ustadz Sobri melihat Film tesebut merupakan bagian dari skenario negaranegara Barat, khususnya orang-orang Yahudi supaya orang-orang bersikap antipati terhadap Islam. Film tersebut menurut ustadz Sobri ditujukan untuk konsumsi orang Islam, tapi untuk memprovokasi orang-orang supaya membenci Islam.
“Mereka selalu mencitrakan buruk terhadap Islam. Itu merupakan bagian skenario dari mereka untuk menjatuhkan agama Islam.” tandas ustadz Sobri.
Mei 24, 2008 at 3:11 am
http://www.wawasandigital.com/index.php?option=com_content&task=view&id=18267&Itemid=28
FPI ajukan penangguhan penahanan
Rabu, 06 Februari 2008
Pilot Marwoto dijenguk istri
FPI ajukan penangguhan penahanan
JAKARTA – Komisi V DPR RI akan meninjau kembali Undang-undang Nomor 15 Tahun 1992 tentang Penerbangan. Pernyataan ini terkait keberatan Federasi Pilot Indonesia (FPI) atas penetapan pilot Marwoto sebagai tersangka dalam kasus terbakarnya pesawat Garuda Indonesia saat mendarat di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, 7 Maret tahun lalu.
”Kami akan meninjau kembali UU tersebut,” kata Achmad Muqoawam, Ketua Komisi V DPR seusai menerima FPI di gedung DPR, kemarin.
Sedikitnya 50 pilot Garuda Indonesia yang tergabung dalam FPI mendatangi Komisi V DPR. Mereka mengadu atas penahanan rekannya, Marwoto oleh pihak kepolisian.
Para pilot itu juga minta bantuan Komisi V agar Marwoto mendapatkan penangguhan penahanan. Apalagi menurut mereka, polisi tidak berhak melakukan penahanan mengingat Indonesia merupakan negara yang tergabung dalam International Civil Aviation, dimana pihak kepolisian tidak bisa begitu saja menahan sebelum ada persetujuan dari organisasi tersebut. ”Kepolisian tidak bisa begitu saja menahan seorang pilot Indonesia,” kata M Napitupulu, Presiden FPI dalam pengaduannya ke Komisi V.
Investigasi internal
Apalagi, katanya, hingga kini manajemen PT Garuda Indonesia masih menginvestigasi secara internal, terkait kecelakaan yang menewaskan puluhan penumpang itu. ”Seharusnya polisi menunggu investigasi selesai, baru mengambil tindakan,” katanya.
Para pilot senior Garuda Indonesia ini khawatir, penahanan terhadap Marwoto akan memengaruhi secara psikologis para pilot Indonesia, dan akan berdampak pada konsentrasi pilot dalam penerbangan.
Menurutnya, sangat sedikit negara di dunia yang polisinya dapat melakukan penahanan terhadap seorang pilot. Dia menyebut Jepang, Yunani dan Korea Selatan. ”Sekarang Indonesia mengikuti jejak negara tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, Marwoto kemarin siang dijenguk isterinya, Norma Andriani (43) di Ruang Unit I Pidter (Pidana Tertentu) lantai II Gedung Direktorat Reserse Kriminal Polda DIY.
Mei 24, 2008 at 12:55 pm
joni ini dilihat dari postingannya pastilah seorang provokator,spammer alias sampah masyarakat
Mei 27, 2008 at 7:20 am
Kamu itu menghina atau apa?
Juni 1, 2008 at 1:45 pm
ehm, saya cuma mau ngutip cerita, dulu saya pernah nonton film tentang biksu2 tibet yang kepengen nonton piala dunia 98 (judulnya lupa). saya bukan mau cerita isi filmnya, tapi saya pengen mengutip perkataan biksu kepala nya:
“dunia ini sangat terjal, penuh dengan kerikil tajam. bagaimana supaya kaki kita tidak terluka?”
semua murid diam. lalu biksu kepala berkata:
“kita tidak bisa mengalasi seluruh dunia dengan karpet supaya kita tidak terluka. tapi kita bisa memakai alas kaki untuk melindungi kaki kita.”
meski cuma film, kata2 itu gw inget sampe sekarang. Tuhan menciptakan dunia ini dengan segala rintangannya. tinggal bagaimana kita menyikapi rintangan2 tsb.
Juni 1, 2008 at 5:33 pm
KEPADA YTH:
DETASEMEN 88
Telah ada indikasi kelompok teroris Yaitu Bernama
FPI atau disebut dengan FRONT PEMBELA ISLAM
Mohon segera diproses menurut hukum.
Juni 2, 2008 at 5:01 am
Sebaiknya kita tidak membenci siapa pun. Karena jika kita membenci sesuatu, itu membuat jiwa kita lelah. Seperti kita memanggul sekarung besar beras kemana-kemana.
Lihatlah kelompok-kelompok radikal yang sering membenci dan mengkafirkan kelompok yang berbeda paham dengan mereka, wajah-wajah mereka tidak lagi memancarkan cahaya iman dan keteduhan spiritual. Itu karena jiwa dan ruh mereka penuh dengan kebencian, satu kebencian sama dengan memanggul sekarung beras, bayangkan jika dalam sehari mereka membenci puluhan kelompok yang berbeda. Hidup yang lelah. Belum lagi terperangkap dalam ‘ujub, merasa diri sudah selamat dan orang lain sesat. ‘ujub yang menjadi tanda su’ul khatimah.
Kalaupun kita masih membenci kelompok-kelompok seperti FPI, cukup dalam do’a habis shalat, bacakan: Allahumma syattit syamlahum syamlaka wa a’da-a, wa farriq jam’ahum, wa qallib tadbirahum, wa zalzil aqdamahum, wa dhayyiq arzaqahun bi quwwatika ya qawiyyu ya matin.. ya ‘aziz.. ya qahhar…
Setelah itu lupakan dan delete kebencian dan rasa dendam di hati kita masing-masing..
semoga kita lebih fresh..
Juni 2, 2008 at 6:54 am
FPI mukul ibu2 muslim… ckckckc…
bubarin ajaaa…
Juni 2, 2008 at 8:20 am
Bubarin aja …………. toh isinya cuma preman-preman yang merusak agama
Juni 2, 2008 at 8:24 am
Assalamu’alikum Wr. Wb,
Disatu sisi kehadiran FPI bisa menjadi tolok ukur agar tindakan maksiat bisa dikurangi.
Tapi tindakan FPI seperti yang kemarin, dengan memukul orang lain, apalagi sesama muslim. Apa itu bukan tindakan maksiat ?
Benar kata Gus Dur, bubarin aja FPI. Citra agama dan negara jadi jelek karenanya.
Wassalamu’alaiku Wr.Wb.
Juni 2, 2008 at 8:49 am
Salam Damai
Saya memberikan komen saja. FPI sich….sah-sah saja organisasi tersebut berada. tetapi saya pikir Organisasi tersebut sudah dihinggapi Iblis.
Faktanya_:
FPI mengatakan bahwah orang-orang yang menghina FPI itu Orang yang Kafir dan Orang Durhaka.
jawaban saya : Hai orang – orang FPI apakah anda semua mempunyai keRASIONALAN berfikir dan beriman kepada ALLAH SWT?
Sebenarnya anda apa saya yang kafir?
anda menyebut FPI pembela Kebenaran?
jika benar adakah ALLAH SWT menghendaki hal demikian?
Apakah anada menyatut sebagian dari ayat-ayat AL’Quran sehingga anda memutar balikan Firman Allah, sehingga menjadi Firman FPI alias rekayasa anda FPI?
Mengapa FPI sangat membenci Nasrani PADAHAL nASRANI MENGAJARKAN untuk HUKUM KASIH, seharusnya kita malu, mengapa kita MENCONTOH kasih YANG MEREKA PAHAM, Sehingga DUNIA penuh damai dan ketentraman? apakah anda tidak bisa membedakan ajaran agama dengan politk? sesungguhnya apakah FPI Mengkambinghitamkan Nasrani dengan menyangkut pautkan kepada politik Israel dan Amerika?
Jawablah di hati anda semua. jika memang anda pencari kebenaran yang sesuai Firman ALLAH.
saya malu selaku saya Islam jika Islam ditelanjangi dengan mengsalah artikan doktrin kebenaran dari AL’Quran. Saya bertanya di dalam hati, apakah anda – anda semua yang Radikal tau apa arti dan Hikmah dari Al’Quran tersendiri.
Apakah anda tidak takut kepada ALLAH?
Saya berkata kepada anda – anda semua serta kepada FPI untuk berfikir secara hikmah kepada Al’quran agar Iblis/setan tidak meracuni pikiran anda.
PAHAMI INI.
Semoga anda berjiwa damai dan mengamalkan sifat yang baik serta sosial kepada sekitar anda.
PEACE ‘n’ LOVE FOREVER
Juni 2, 2008 at 9:42 am
saya hanya mau bilang sama ketua DPP FPI, jangn korbankan anggota2mu di FPI untuk melakukan apa yang mereka tidak tahu, kasihan mereka, yang sehasrusnya mereka bisa bekerja,mencari nafkah, tapi pikitan mereka malah kau racuni untuk menjadi alat Iblis dengan menyuruh mereka, menentang Pancasila,kebebasan beragama,merusak gereja dan menentang pemerintah. Tobatlah hai pak Ketua,
Juni 2, 2008 at 1:36 pm
menghina FPI masuk neraka? FPI itu tuhan baru ya? saya bilang FPI itu sampah karena penuh dengan kejahatan tetapi menggunakan tameng agama.
Juni 2, 2008 at 2:14 pm
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Saya sangat anti sekali kepada FPI karena FPI Organisasai Bajingan (kata Gusdur). memang saya akui FPI memang organisasi gak berprikemanusiaan, selalu merasa benar, merasa suci, merasa sok tau, padahal tidak lebih dari sampah yang dibenci oleh semua manusia, hanya lalat yang doyan sama sampah.
Saya sepakat dengan Gusdur klo FPI itu Organisasi Bajingan Bukan Front Pembela Islam tapi Front Perusak Islam. Bubarkan saja organisasi yang telah merusak Agama Allah.
karena ajaran Islam tidak pernah mengajarkan kekeransan kepada manusia. Dalam islam kekerasan kepada binatang pun tidak boleh apalagi kepada sesama manusia. Binatang saja tidak mau menyakiti sesamnya. tapi FPI???? Berarti FPI tidak ada bedanya sama binatang bahkan lebih dari binatang. Mari kita do’a kan FPI bubar dan orang-orangnya bertobat kepada Alllah SWT. Amin…..!
Juni 2, 2008 at 3:36 pm
Tiap hari bicara soal agama, kapan indonesia maju, pasti dari dulu goblok terus, belajar donk dari bangsa barat dan bangsa cina, pantas aja bangsa indonesia dikasi bencana terus, orang2nya munafik semua, hebat di mulut, tapi tindakan destruktif/penghancur semua, intropeksi diri la, ga perlu ngurusin masalah orang lain, nyebarin agama dgn cara yang baik2 aja, ga perlu memaksa.
Agama adalah kebebasan setiap orang, dia mau agama apapun itu adalah hak dia.
Juni 2, 2008 at 3:41 pm
Indonesia dalah negara multi SARA, bukan negara islam, sampai kapan pun kalian tidak akan dapat mendirikan negara islam.
Walaupun terbentuk, para investor dan ekonom yang mayoritas orang keturunan dan bukan islam akan pindah keluar negeri, itu akan lebih menghancurkan bangsa ini.
Lebih baik kalian mikirin gimana cara membangun indonesia ini ke arah yg lebih baik, ciptakan sesuatu, buat suatu hal yang berguna.
Perang dan kekerasan hanya akan menimbulkan kebencian dan dendam yang akan diwariskan turun temurun.
Juni 2, 2008 at 3:46 pm
Menurut saya organisasi FPI dibubarkan saja karena apa peran dan manfaatnya bagi negara sama sekali tidak ada, yang ada cuma merusak citra negara aja.
Kalian cuma dijadikan alat untuk melancarkan strategi politik pihak-pihak tertentu.
Mengapa indonesia bisa hancur??
Salah satu kelemahan bangsa ini adalah agamanya, agama bisa dijadikan alat adu domba bagi pihak luar yang ingin menghancurkan indonesia, itu lah yang sudah disadari dan dimanfaatkan pihak luar dari dulu.
Juni 2, 2008 at 3:53 pm
Bukan saya ingin menjelekkan islam, ataupun saya dianggap atheis dan komunis.
Tapi saya heran kenapa orang2 islam menyebut pemeluk agama lain sbg kafir, sungguh berkesan jelek, apakah semua orang baik di dunia ini harus memeluk agama islam? Tidak kan, semua agama itu sama, mengajarkan kebaikan.
Mengapa kita setiap hari harus mempeributkan Tuhan, sedangkan Tuhan saja tidak pernah mempeributkan kita dengan makhluk lain?
Bagaimana orang tidak suka dengan islam, jika di dalam islam itu sendiri tidak pernah mau menerima pandangan orang luar.
Aq lebih senang hidup di negara eropa ataupun amerika daripada di negara islam ataupun negara mayoritas islam yang terlalu megekang kebebasan manusia untuk berkreasi, sering munafik, tidak pernah berpikir tentang masa depan bumi.
Juni 2, 2008 at 6:10 pm
Saya setuju sekali “Pemerhati Bangsa” Islam…artinya “Selamat”. Saya berpikiran “siapapun orangnya (mau itu ngaku Muslim, kristen, Budha, Hindu, dll, dll bahkan yang atheis) kalo dia membawa kedamaian, ketentraman, kesejahteraan dan kebaikan di muka dunia ini. Dialah Islam”.
Alloh itu Maha Pengasih lg Maha Penyayang “tidak mungkin dan Mustahil” menghukum seseorang hanya karena berbeda cara beribadat. Saya yakin semua agama pasti mengajarkan hal-hal yang baik. Bukan untuk saling mencela, menyakiti dan memvonis. Saya sendiri mengaku beragama Islam dan yakin akan membawa kebaikan bagi “diriku”, tapi keyakinan itu bukan untuk dipaksakan pada orang lain. kebaikan suatu agama menurut saya “tidak akan” dirasakan oleh orang lain, meskipun itu dengan orang yang seagama.
Anggota2 FPI merenung lah jangan termakan hasutan-hasutan yang menyesatkan dan merusak(menurut saya). Kalo kita perhatikan, mengapa Allah menurunkan Rasul semua di negara2 sekitar Timur Tengah?. Menurut saya karena sifat-sifat dasar mereka yang merusak. Janganlah diikuti kebiasaan2 org sana yang merusak, menghasut dll. Kita jangan melihat pangkat/jabatan/gelar mau itu Kiai, Ajengan, Habib, Pendeta, atau apapun, jikalau perkataan/ajakan mereka merusak jgn lah didengar.
Dari pada merusak dan mencampuri urasan keyakinan orang lain. mendingan energi kita gunakan untuk membangun, berusaha, berpikir sesuatu hal yang baik dan berguna.
Juni 3, 2008 at 12:21 am
Bukan anti FPI yang jihad di jalan allah swt,tpi cara dan penyampaian yang salah.sesama umat islam dimanapun baik golongan maupun jurusan yang nantinya mendapat posisi di sisi allah swt.janganlah saling salah menyalahkan,baik FPI maupin umat islam dimanapun tdak punya hak menyebut kafir atau pendosa kepada seseorang hanya allah swt yang dapat melihat umatnya itu kafir atau tidak,pantaskah umat itu berada di sampingnya atau tidak,masuk surga atau nerakakah kita tidak tahu,hanya allah swt yang tahu iman dan taqwa kita kepadanya.darah orang kafir halal bagi umat islam kita para mujahidin,tapi halalkah darah umat islam yang telah kau “FPI” cucurkan pada tubuh mereka.Ahmadiyah memang salah menurut islam karena punya nadi selain nabi MUHAMMAD saw,dimana ajaran nadi MUHAMMAD saw adalah islam dengan kitab suci AL-QUR’AN,sedangkan ahmadiyah punya nabi suci dan kitab suci sendiri jelas itu salah.seharusnya ahmadiyah keluar dari islam dan membuat agama baru yang diyakininya dari nabi mereka dari india itu,jika tidak bertobatlah kitab kalian jangan memakai huruf al-qur’an tapi huruf india.bertobatlah ahmadiyah sebelum pintu tobat tertutup bagi kalian dan FPI dimana rasa kemanusiaan kalian bertobatlah jangan orang lain kalian suruh bertobat dengan minta darah kaum muslim yang lain.jika terus begini pergi saja dari negara kesatuan republik indonesia jangan ngaku orang islam jika kalian terus begitu.jihadlah para mujahidin,para prajurit -prajurit ALLAH SWT.ALLAHU AKBAR,ALLAHU AKBAR,ALLAHU AKBAR.
Juni 3, 2008 at 12:32 am
FPI kuro……,penjahat berjubah putih,pembantai kaum muslim yang tidak berdosa,jihad tidak dengan cara kekerasan,jihad tdk dengan penganiayaan kpd kaum muslim,pengecut kau FPI,jihadlah untuk nafsu kalian sendiri,dengan nafsu kalian tendang,pukul,maki,para ibu-ibu dan anak kecil,para umat muslim yang tidak bisa apa-apa, para santri-santri dari pondok pesantren dari seluruh indonesia akan habisi kalian para pengecut.
Juni 3, 2008 at 3:09 am
KUTUK FPI !!!
Juni 3, 2008 at 5:06 am
Cobalah obyektif memandang sesuatu baru kita kita ini bisa disebut orang yang adil dan adil adalah bagian dari sifat taqwa.
menurut saya orang FPI itu jadi sering anarkis karena besarnya ghiroh atau semangat islam yang ngga rela melihat islam dihina atau liat maksiat yang merajalela sekarang ini.
cuman masalahnya perlu sosialisasi penanaman iman dan yaqin kepada Allah SWT dulu pada masyarakat baru ada teguran keras bagi siapa yang melanggar syari’at. tanpa adanya pendidikan dan penanaman sifat imaniyah dan yaqin yang kuat dan bener2 masuk ke dalam hati sehingga wujud jadi akhlaq mulia dalam kehidupan sehari-hari rasanya berat untuk mewujudkan semua cita-cita mulia itu. ibarat menanam benih bagus di padang pasir gersang dan tandus…
Juni 3, 2008 at 5:41 am
islam tdk mengajarkan kekerasan dlm menyelesaikan masalah apapun….FPI membuat nama besar islam menjadi rendah..bubarkan
Juni 3, 2008 at 5:44 am
FPI,niat tulus agama apa duit nih?
Juni 3, 2008 at 6:00 am
terima kasih atas tindakan saudara kita FPI yg dgn nyata telah merusak cita 2x luhur agama islam yaitu agama yg di rahmati ALLAH SWT yg cinta damai menjadi Agama yg Anarkis tidak suka perbedaan….hancur suka karya agung para suhada muslim di indonesia ini yg memperjuangkan islam dgn ke-Arifan dan kemulian dgn perilaku FPI yg salah(Anarkis)….apakah dgn menyerang orang dan menyakiti nya Umat FPI akan menjadi Ahli Surga…hanya ALLAH SWT yg tahu…sekali lg terima kasih Atas tindakan ANARKIS ANDA….hancur sudah wajah islam…..ternyata provokasi film FITNA….telah menjadi kenyataan…..FPI…BANGSAT
Juni 3, 2008 at 6:26 am
Sudut pandang kalian semua telah terpengaruh oleh pemberitaan media, Apa yang anda lihat tentang ‘aksi-aksi anarkis’ Front Pembela Islam (FPI) di media, tidak pernah lepas dari penilaian subjektif dan objektif media itu sendiri. Kalau kesannya aksi-aksi itu anarkis, memang liputanya memang dibuat sedemikian rupa, setidaknya kesan anarkis itu memang diekspose, entah tujuannya untuk memojokkan posisi FPI, atau untuk menggambarkan betapa umat Islam itu anarkis atau memang sekedar kerjaan insan media yang haus sensasi.
Lihat Fakta, kenapa FPI berbuat seperti itu?
Apa yang telah dilakukan aparat/pemerintah atas kemaksiatan?Bukankah banyak aparat yang hanya membiarkan kemaksiatan dmana2 hanya karena mereka mendapat keuntungan darinya?Kenapa pemerintah tidak tegas untuk mengeluarkan SKB tentang Ahmadiyah, Padahal pembuat keputusan itu sudah tahu bahwa ahmadiyah jelas2 SESAT?Ketegasan FPI sebagai bentuk contoh ketegasan yang harus dimiliki oleh aparat!!!!
Kenapa kalian semua anti…? Saya yakin anda-anda pelaku kemaksiatan…(Tanya diri anda)
Di negeri kita, kebanyakan media dan dan institusi kepolisian memang masih belum bisa gagah seperti yang sering kita lihat di film-film idealis. Mungkin semua itu masih ada di ‘Republik Mimpi’.
Dan kekuatan rakyat yang diwakili oleh organisasi semacam FPI masih harus terus menerima nasib buruk, yaitu dipelintir posisinya di media. Sayangnya, FPI sendiri juga tidak punya kekuatan media yang kuat untuk menangkis fitnah yang selalu memojokkan posisi mereka. Ini kritik positif buat teman-teman di FPI untuk punya perhatian lebih dari sisi media cente.
Untuk FPI teruskan perjuangan. Sadarkan pemerintah agar bisa menegakkan aturan dengan tegas.
Juni 3, 2008 at 6:38 am
Sangat setuju, FPI dububarkan!!!
Juni 3, 2008 at 7:46 am
FPI….. keren banget gw mo dong jd anggota, so gw bisa nyalurin hobi gw bikin kerusahan…rock n roll man
Juni 3, 2008 at 8:04 am
Ma’af mas islam tidak kenal demokrasi, yang ada syar’i
Ketika Kyai’nya dikatakan yang tidak pada tempatnya, mereka bereaksi keras karena merasa harga dirinya terinjak-injak.
Tapi manakala agamanya dinodai, mereka bungkam seribu bahasa. Trus pemeluk agama macam apa ini ….
Saudaraku, ingatlah, kalau anda mati karena membela agama, maka anda akan mati syahid. Sedangkan kalau anda mati karena membela seseorang (kyai) atau kelompok/organisasi, maka anda akan mati SANGIT.
Secara organisasi FPI bisa saja dibubarkan, tetapi semangat FPI harus tetap exist…..
Organisasi formil nggak perlu…
Juni 3, 2008 at 8:13 am
FPI tidak mencerminkan budaya bangsa Indonesia
anarkisme bukan jiwa bangsa Indonesia, Jiwa Pancasila
Indonesia bukan Negara Islam,
Indonesia itu multi agama, multi ras, multi dimensional dsb.
FPI adalah budaya asing.
Jiwa Pancasila itu bersujud kepada Tuhan YME, berbudi pekerti luhur, rela berkorban, bersatu, saling menghormati, gotong royong musyawarah mufakat, dan bangga sebagai bangsa Indonesia.
dan FPI hanya memenuhi satu yaitu bersatu, bersatu melakukan pengrusakan.
ya to.
Juni 3, 2008 at 8:13 am
Semoga FPI selalu dalam lindungan Allah.
Bersihkan pelaku bid’ah, syirik, kurofat, tahayul
Bersihkan orang-orang yang menodai Islam, diantaranya JIL dan Ahmadiyah….
Juni 3, 2008 at 8:14 am
di indonesia tidak dikenal hukum syariah yang ada adalah UUD45 dan pancasila yang membela FPI karena syaria apa maksud kalian ingin mengganti pancasila dan UUD45 dengan syariah ? kalo iya kalian harus diberangus seperti PKI,DI/TII dan sebangsanya.
FPI memukuli ibu-ibu anak kecil sampai kyai saja dipukuli itu memberangus kemaksiatan? tolong otaknya dipakai jangan jadi orang idiot.
Juni 3, 2008 at 8:14 am
Semoga FPI selalu dalam lindungan Allah.
Bersihkan pelaku bid’ah, syirik, kurofat, tahayul
Bersihkan orang-orang yang menodai Islam, diantaranya JIL dan Ahmadiyah….
Juni 3, 2008 at 8:22 am
fpi itu sebenarnya punya tujuan yang jelas g c???
kalo gunya tujuan yang g jelas mbok ya gusah ada fpi…fpi cuma kyk sekumpulan preman2 pasar yng kalo dikomando langsung serbu….kyk ank kecil aza!!fpi g intelektual…cuma merusak nama islam yag cnta damai saja!!fpi go to hell
Juni 3, 2008 at 8:25 am
hancurkan FPI…..FPI Bangsat…..Menodai Agama…FPI preman tidak bermoral….Bos FPI orang Sinting…. FPI bangsat…FPI suka main Pelacur
Juni 3, 2008 at 8:27 am
saya mungkin hanya bisa mengirimkan komentar awam dari pandangan awam yang saya milikki
tapi kali ini ya mendukung, sbagai kaum minoritas, saya ingin bertanya sama yang mayorits: gmana rasanya kalo rumah ibadah anda tiba2 dirobohkan dan dihina-hina? gak suka kan? tapi karena asaya dan segelintir yang lainnya hanya minoritas, kami bisa apa?
hanya bisa mengelus dada, dan mendoakan agar dosanya diampuni (at least menurut kepercayaan masing2)
kalo memang cinta damai, kenapa gak membuktikan cara yang damai dalam melakukan sesuatu? mentang2 mental udah bobrok harus pake kekerasan apa? mana intelektualitas yang dibanggakan?
dan yang paling mndasar: jangan menganggap diri lebih tinggi dari yang lain. dan fpi dari sudut pandang saya menganggap dirinya lebih baik daripda yang lain, sehingga merasa ‘berhak’ untuk memusnahkan yang tidak sependapat sama mereka (menurut definisi mereka sendiri)
Juni 3, 2008 at 8:27 am
Dukung FPI. -perkosa Umat Ahmadiah…FPI harus Puas……FPI nafsu banget.
Juni 3, 2008 at 8:34 am
FPI Petinju yang kelaparan… .. bangsat … FPI. organisasi yang menghacurkan kedamaian..FPI kumpulan preman yang ngak bisa cari kerja dengan cara halal. …FPI merusak citra muslim.. muslim cinta damai ..FPI tukan perkosa kemerdekaan. FPI suruhan preman kacangan.
Hidup Indonesia…Hidup Muslim…Allah Akbar
FPI harus dihancurkan….ganyak FPI
Juni 3, 2008 at 8:38 am
FPI harus dapat uang… lagi kehabisan kas… FPI buka sayembara…. dan Investor untuk mendanai penggulingan pancasila jadi negara Islam… fpi bukan warga indonesia.. ceburkan ke laut aja…. pimpinan fpi lagi nafsu… onaninya lagi oke..
Juni 3, 2008 at 8:44 am
FPI orang tidak berpendidikan…ngak bisa pegang bulpoin hanya bisa pegang kayu…..
belajar yah,, biar ngak jadi preman, biar ngak sama dengan prilaku anjing
Juni 3, 2008 at 9:30 am
Yang mengatakan FPI mempermalukan Islam adalah mereka yang mempunyai kepentingan politis di dalamnya…
Kalau benar-benar muslim dan menjalankan ajaran Islam yang benar , maka gak mungkin gak mendukung FPI…….
Mengapa FPI merusak warung-warung pinggir jalan, karena mereka menjual barang-barang porno, minuman keras, tenmpaty transaksi seksual terselubung dan secara hukumpun warung2 itu melanggar dan gak punya ijin….
Pemerintah dan pilisi diam saja…bahkan cendrung memback up….., Ya FPI harus didukung melakukan itu…..
Jarena mudarat lebih besar akan datang, jika tdk di basmi……
Jadi sadarlah umat Islam, kita butuh FPI……
Juni 3, 2008 at 9:39 am
[...] Emang sih, katanya sifat dasar manusia itu cuma berani kalo rame2. Itu sedikit alasan kenapa orang2 anti dengan [...]
Juni 3, 2008 at 9:45 am
istighfar lah semua saudaraku…
baik yg pro maupun yang kontra…
introspeksi diri masing2…
janganlah ta’asyub pada suatu golongan…
jangan terbelah akan propaganda…
Karena nantinya..saat di alam kubur, malaikat tidak akan bertanya..”siapa kyai/ustadz kamu?”
Tidak akan bertanya.. “siapa pimpinan kelompok kamu?” dan Tidak akan bertanya… “Apa organisasi kamu?”
Juni 3, 2008 at 9:56 am
http://www.inilah.com/berita/2008/06/01/31103/ketua-dpp-pkb-luka-luka-dipukuli-fpi/
Ketua DPP PKB Luka-luka Dipukuli FPI
M Husni Nanang
KH Abdurrahman Wahid
(iPhA/Abdul Rauf)
INILAH.COM, Jakarta – Ratusan orang beratribut Front Pembela Islam (FPI) memukuli Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan yang tengah menggelar aksi di Monas. Salah satu korbannya adalah Ketua DPP PKB Maman Imanulhaq.
“Ada tiga orang yang masuk rumah sakit yakni Kyai Syafii Anwar, Kyai Maman dari Majalengka yang juga salah satu ketua DPP PKB, dan Guntur Romli,” ujar Gus Dur di Jakarta, Minggu (1/6).
Sebelumnya massa FPI ini menyerang puluhan orang yang tergabung dalam aliansi yang sedang berkumpul di Monas. Para penyerang, yang sebagian adalah anggota FPI, memukuli massa dan kendaraan yang ada di lokasi. Alhasil, massa aliansi langsung kocar-kacir.
Sedikitnya 12 orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat aksi penyerangan ini. Aksi baru mereda ketika sejumlah aparat kepolisian turun tangan.
Pihak RS Mitra Internasional Jatinegara, Jakarta, sendiri mengaku kini sedang merawat Maman. Maman mengalami luka ringan di kepala, dada dan dagu. Saat ini, Maman sedang dirawat di UGD.
“Kalau benar-benar muslim dan menjalankan ajaran Islam yang benar , maka gak mungkin gak mendukung FPI”
BUAT ANK ITU FPI MEMUKULI KYAI APAKAH ITU AJARAN YANG BENAR DAN HARUS DITIRU ? APAKAH YANG DI MONAS ITU TERMASUK PELAKU PROSTITUSI ? ANDA ITU GUOBLOK APA DUNGU?
Juni 3, 2008 at 10:08 am
FPI (Forum Preman Indonesia) bubarkan saja dan tangkap orang2nya OK
Juni 3, 2008 at 10:24 am
memang ada fenomena “pahlawan” kesiangan yg “jualan” agama….satu anti agama dan satu pro agama..padahal dua duanya sama (bejatnya)…sadarkah anda kenapa aparat diam ??..semua sejarah konflik di NKRI ini bukan tanpa sebab…dan selalu ada “pembiaran” dari aparat…entah untuk maksud apa(pastinya UUD)…padahal mereka (baca aparat) bisa bertindak/mencegah…jadi berpikirlah panjang ada apa semua ini????…jgn gampang ketipu dagelan model pemerintah kaya gini…
Juni 3, 2008 at 10:44 am
Yup…tunggu aja…FPI nanti pasti akan bubar.
Mau melawan NU, Muhamadiyah, AKKBB, Pemerintah, Kristen, Hindu lah, Buddha lah, PKB, sekarang PAN (menuntut Amien Rais), dll.
Semua mau dilawan…jagoan sih…Preman gitu looohh…
Bahkan Presiden aja berani diultimatum…masya allah….
Kapan mau sadarnya sih??? Apa yang mereka lakukan selama ini malah membenarkan tuduhan2 bahwa Islam itu adalah agama yang mengajarkan kekerasan dan darah.
Padahal saya percaya Islam yang sebenarnya adalah agama yang damai, atau…saya salah???
Berhentilah membela FPI, mulailah membela Islam! Ummat Islam yang benar, pasti dapat membedakan antara Islam dengan FPI, ataukah kalian sudah menggangap bahwa FPI adalah Islam? Kalau begitu apa gunanya kita menyembah Allah dan Nabi Muhammad? Sembah saja tuh Habib Rizieq.
Ingat Allah tidak butuh pembela yang justru menjatuhkan namaNya. Ia membutuhkan wali2 yang dapat menyebarluaskan Islam dengan kedamaian dan toleransi. Bukan premanisme!
Jangan salah, walaupun mereka adalah penganut islam, tetapi kalau tindakan mereka hanya merusak dan merusak bahkan menganiaya sesama manusia, pasti juga akan mendapat murka dari Allah…
Bertobatlah FPI….
Juni 3, 2008 at 11:08 am
Telusur
D
epan
Berita
Oase Iman
Ustadz Menjawab
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Apa yang terlihat tentang ‘aksi-aksi anarkis’ Front Pembela Islam (FPI) di media, tidak pernah lepas dari penilaian subjektif dan objektif media itu sendiri. Kalau kesannya aksi- aksi itu anarkis, memang liputanya memang dibuat sedemikian rupa, setidaknya kesan anarkis itu memang diekspose, entah tujuannya untuk memojokkan posisi FPI, atau untuk menggambarkan betapa umat Islam itu anarkis atau memang sekedar kerjaan insan media yang haus sensasi.
Yang terakhir itu dimungkinkan karena karekteristik media, terutama televisi memang butuh liputan dan gambar yang sensasional. Gambar-gambar yang menampilkan proses awal di mana para anggota FPI sedang melakukan negosiasi kepada para pemilik tempat hiburan yang secara hukum memang melanggar peraturan resmi, nyaris tidak menarik untuk ditampilkan.
Tetapi ketika pihak pengelola tempat hiburan melakukan pelemparan dan provokasi, lalu FPI mempertahankan diri atau balas menyerang, secara gambar memang merupakan momen yang cukup menarik. Gambar para aktifis merusak tempat hiburan itulah yang dinaikkan di layar kaca. Karena secara visual, gambar itu lebih menarik ketimbang gambar orang sedang diskusi yang terlihat hanya pasif dan itu-itu saja.
Namun tidak tertutup kemungkinan ada unsur kesengajaan dalam penayangan gambar anarkisme yang terjadi. Sangat dimungkinkan bahwa pihak media dimanfaatkan oleh para cukong pemilik tempat hiburan yang bergelimang dengan harta itu untuk menampilkan kesan seolah-olah FPI itu tidak lebih dari segerombolan orang yang bertindak anarkis.
Mengapa analisa itu muncul?
Karena tindak anarki yang ditampilkan berulang-ulang di media itu nyaris tidak pernah menyentuh akar masalah. Tidak pernah diulas kenapa sampai terjadi tindakan itu. Media seolah-olahbagai macan ompong ketika harus bicara tentang para pengusaha tempat hiburan yang melanggar Perda dan perundangan. Yang dimunculkan selalu kesan bahwa FPI adalah pelaku tindak anarki. Namun pengusaha tempat maksiat yang jelas-jelas melanggar hukum negara dan sekaligus hukum agama, sama sekali tidak pernah diungkap.
Mengapa tidak pernah diungkap?
Karena para cukong itu punya uang tak terhingga jumlahnya untuk bisa membuat para wartawan, jurnalis bahkan pemred media sekalipun untuk duduk manis dan tenang, tidak mengorek kesalahan para pengusaha maksiat. Sebaliknya, uang juga bisa membuat mereka lebih fasih untuk mengatakan bahwa biang keroknya adalah FPI.
Bahkan uang mereka bisa membuat pihak aparat kepolisian pun duduk manis, diam seolah-olah tidak tahu bahwa ada pelanggaran berat yang sedang terjadi di depan hidungnya.
Di negeri kita, kebanyakan mediadan dan institusi kepolisian memang masih belum bisa gagah seperti yang sering kita lihat di film-film idealis. Mungkin semua itu masih ada di ‘Republik Mimpi’.
Dan kekuatan rakyat yang diwakili oleh organisasi semacam FPI masih harus terus menerima nasib buruk, yaitu dipelintir posisinya di media. Sayangnya, FPI sendiri juga tidak punya kekuatan media yang kuat untuk menangkis fitnah yang selalu memojokkan posisi mereka. Ini kritik positif buat teman-teman di FPI untuk punya perhatian lebih dari sisi media center.
Niat, tujuan dan idealisme mereka untuk beramar makruf dan nahi mungkar tidak pernah ada yang menyangsikan, kecuali oleh mereka yang suka maksiat dan berlumur dosa. Tinggal bagaimana mereka sering-sering duduk bersama dengan elemen lain umat Islam, bertukar pikiran dan berdiskusi, sebelum melakukan aksi dan tindakan. Agar tindakan mereka tidak terkesan bersifat individualis dan jalan sendiri, melainkan hasil dari musyawarah dengan banyak unsur dan elemen umat.
Ajaklah ormas-ormas Islam untuk mengupas semua masalah yang ada, tampilkan data dan fakta, beri informasi dan bangkitkan semangat perjuangan para petinggi ormas dan orsospol yang punya perhatian dalam masalah ini. Dan minta masukan dari masing- masing mereka dan jadikan masalah ini menjadi masalah bersama, bukan hanya masalah buat FPI saja.
Dan jangan lupa, FPI perlu menggandeng secara lebih serius teman-teman jusnalis muslim termasuk media-media yang konsern dengan amar makruf nahi mungkar. Agar tindakan mereka diback-up oleh kekuatan media tandingan.
Kalau dijelek-jelekkan oleh media tertentu, setidaknya ada media lain yang bisa memberi second opinion yang berbeda.
Nah, bola ada di tangan anda teman-teman FPI, semoga Allah SWT selalu membimbing niat dan tujuan anda menjadi sebuah solusi yang baik dan jauh dari fitnah.
Sekedar membuat press release tentu teramat lemah, karena pembentukan opini pada dasarnya adalah sebuah medan jihad tersendiri. Kita tidak bisa hanya sekedar melakukan klarifikasi. Kita butuh dukungan dari opini yang kita bentuk sejak awal leat jaringan pers yang kuat, kokoh dan didukung oleh seua elemen umat.
Kenapa tidak dibuat media massa khusus yang selalu mengangkat dasar tindakan dan asal muasal suatu tindakan, jauh sebelum tindakan itu diambil? Mengapa FPI tidak punya 100-an situs yang bekerja keras 24 jam untuk mengundang simpati dan membentuk opini?
Mengapa FPI tidak berpikir mendirikan sebuah stasiun radio yang akan menggiring opini umat Islam agar berpikir kritis dan menyampaikan informasi yang sebenarnya-benarnya? Atau setidaknya mengapa FPI tidak menggandeng umat Islam yang lain yang punya radio- radio? Banyak radio milik umat Islam dibiarkan ‘nganggur’ tidak punya konten, yang pada akhirnya cuma menyetel lagu dangdung. Sayang sekali bukan?
Ketika Amerika menyerbu Iraq kemarin, apa yang dilakukan oleh TV Aljazeera sudah sangat luar biasa. Opini bahwa Amerika itu penjahat perang berhasl dibentuk. Hampir semua mata tidak lagi mempedulikan TV asing lainnya. Yang mereka tonton hanya satu, Aljazeera.
Sangat berbeda ketika dahulu di zaman Iraq vs Kuwait yang masih dikuasai CNN. Umat Islam saat itu belum punya kekuatan pers yang berani mengatakan tidak ketika dipaksa bilang iya.
Nah, sudah saatnya teman-teman FPI membentuk jaringan pers yang kuat dan mantap, mencakup semua jaringan pers yang milik umat Islam yang ada.
Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
(disalin dari jawaban Ust. H. Ahmad Sarwat, Lc.
Kenapa FPI Anarikis?)
Juni 3, 2008 at 11:21 am
Gak usah membicarakan pandangan secara subjektif atau objektif..!! Nyatanya banyak kepala yang berdarah dan badan yang luka-luka akibat bambu-bambu dan bogem mentah dari para anggota FPI..!! Artinya apa? FPI tidak anarkis..?? Nonsense..!!! Media tidak memutarbalikan fakta, tapi menyajikan fakta melalui gambar dan video yang terekam. Khusus buat FPI, lo semua beraninya keroyokan. Apa bedanya lo sama banci taman lawang. Sebenarnya gak ada bedanya FPI sama banci..
Juni 3, 2008 at 11:49 am
mungkin menurut FPI memukuli yang berseberangan,berbeda pendapat dengan mereka itu diperbolehkan nanti ke depannya bisa jadi membunuh yang berseberangan,berbeda pendapat dengan FPI dianggap kebenaran.
Juni 3, 2008 at 1:26 pm
mngkn pembuat tulisan ini cuma mendengar ttg FPI atw laskar-laskar islam dr media massa yg slalu menyudutkan FPI dan laskar2 islam lainnya…coba dch klw lw emang agama islam knp waktu terjadi pembantaian umat islam di maluku lw g ikut serta…seharusnya lw bangga meliat FPI dan laskar2 islam lainnya berjuang dengan mengorbankan nyawanya tuk membantu umat islam di maluku….
duh kasiannya diri lw yg hanya melihat masalah cuma sepihak…
——–zibrax hardcore——-
——–nusa indah underground———
GERAKAN ANTI AMERIKA DAN SEKUTUNYA + GUSDUR + JIL + GARDA BANGSA + PKB
Juni 3, 2008 at 1:30 pm
Saya suka FPI, soalnya dia kan suruhan dari boz besar saya di planet neraka. tau ga sih neraka? coba tanya ama anggota FPI itu klo kagak tau..mereka smua mah brasal dari sana smua dan kembali kesana juga nantinya..ya ga?
Hidup FPI n THE DEVIL!
Juni 3, 2008 at 2:00 pm
FPI HARAM DI JEMBER!!! BUBARKAN FPI!!! FPI PENJAHAT ISLAM!!! FPI LASKAR SETAN!!!! ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR!!!
Juni 3, 2008 at 2:13 pm
baru bikin kata kunci FPI yg keluar blog2 anti fpi.. hehe.. organisasi gak mutu sih… yg belain fpi paling gak mutu..
Juni 3, 2008 at 2:41 pm
hhhh, yang bikin blog ini emang goBLOG kok emang!!elu tau apa soal Islam, dari tulisan elu, seakan-akan tindakan FPI ga’da yang bener!!
eh MAS, sadar donk!!FPI tuh amar ma’ruf nahi munkarnya tuh bener insyaallah!!
lha daripada MAs, lihat maksiat malah diam, malah mengalihkan permasalahan.
apa MAS berani taruhan, siapa yang akan mendapat rahmat ALLAH kelak? berani gak?
MAS..mas..belajarlah wala’ dan bara’, ilmu agama dan akidah kita itu masih dibawah anggota2 FPI itu insyaallah..
TOBat mas..mas..!ingat Mas,kalo ngaku orang Islam. harus anti sama yang namana barang BATIL..!!
kalo nggak? kafir aja deh…
Juni 3, 2008 at 3:36 pm
Sedih..itulah gambaran negara kita sekarang ini..dimana suatu golongan agama tertentu mulai bersiap untuk mengganti ideologi Pancasila.. FPI misalnya diluarnya mereka tampil sebagai patriot bangsa namun jangan terjebak akan hal itu..mari kita amati dengan seksama siapa di balik FPI itu..mereka dalah adalah golongan islam radikal yang sudah lama ingin mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi lain…mereka dekat dengan abu bakar baasyir yang jelas2 menolak Pancasila. Nah kalau sudah begini..apa bedanya FPI dengan PKI ? jelas beda pada ideologi namun mempunyai kesamaan dalam aksinya (aksi sepihak) yang lebih menonjolkan otot daripada otak.dan saya mencoba mengingatkan kepada bangsa Indonesia untuk waspada terhadap kelompok ini (FPI) sebab kebudayaan mereka adalah kebudayaan arab bukan kebudayaan Indonesia dan Islam mereka pun tidak sesuai dengan akar budaya Indonesia (Islam Indonesia) coba perhatikan gaya bahasa dan pakaian mereka… all arabian..dan satu lagi mereka ada mungkin ada link dengan jaringan Al Qaeda yang mana adalah binaan CIA-Amerika.Kalau FPI bilang anti amerika itu karena mereka tidak tau telah di menjadi bahan tertawaan amerika karena yang menjadi inspirasi mereka justru binaan CIA-Amerika.
Juni 3, 2008 at 3:47 pm
=== ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR!! ===
Ghitu saja Koq Repot MEMBAHAS KEBIADABAN FPI, ntar saja dibuktikan di akherat siapa yg masuk surga dan neraka.
=== ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR!! ===
Juni 3, 2008 at 4:16 pm
Alkisah tuhan pusing tujuh keliling melihat tingkah laku orang indonesia yang tidak pernah seutuhnya jadi manusia. Karena dia sudah bermurah hati memberikan kekayaan alam yang berlimpah tapi tetap aja bermental jongos, sudah diberi azab/musibah yang luar biasa, tetap aja hatinya bebal, sudah dibikin universitas begitu banyak tapi tetap saja bodoh. Sudah dikirim kyai,pastor, pendeta pedanda, biksu dan lainnya, tapi tetap aja percaya sama tahayul dan banyak omong doang. Suatu hari tuhan bermaksud membereskan indonesia tapi ga mau pakai kekuasaannya, maka dipanggillah iblis dan berkata “blis, lu mau ga beresin kekacauan di indonesia. dan iblispun menjawab “sorry han di indonesia 85% penduduknya sohib gue, lagian indonesia gue liat ga kacau kok (maklum matanya cuma satu dan udah rabun banget saking tua umurnya). Lalu tuhan panggil malaikat dan meminta yang sama seperti ke iblis. Malaikatpun menjawab ” ampun tuhanku aku siap melaksanakan perintahmu asalkan seluruh malaikat ikut membantu dan itupun ga jamin berhasil, apalagi kalau sendiri mah ga sanggup deh”. Tuhanpun menjawab “busyet kalo lu semua datang keindonesia trus gue sama siapa disini sementara si iblis bentar lagi juga mau pulang ke indonesia, udah deh mending gue cuekin aja tuh orang indonesia karena memang 85% orangnya merupakan produk gagal”
Juni 3, 2008 at 4:46 pm
tinggal dinegara sendiri udah ga nyaman
pantas bnyak yg mau kluar dr negara ini
sayang…
bangsa yg besar, kekayaan yg berlimpah, alam yg indah, posisi yg unik
tp….
ga taulah hrus ngomong apa
ada apa ya?
ga ada yg bnar, ga ada yg salah
introspeksilah diri kita masing2
semoga kita semua ditunjukkan jalan yg benar olehNya
amin…
Juni 3, 2008 at 5:00 pm
Hidup FPI !!
Saya suka FPI karena mereka ini munafik
Anti dengan tempat2 perzinahan, tapi gang dolly tetap dibiarkan buka..
Anti dengan majalah pornografi, tapi cuma majalah berbau porno rilisan amrik aja yg diancurin kantor redaksinya oleh FPI. Sedangkan majalah lokal aman..
hidup FPI! Kalian sungguh munafik !!
Juni 3, 2008 at 5:38 pm
Emang Republik Indonesia berazaskan Islam ya? Apa hak FPI menentukan siapa salah atau bener?
Klo pun Saya beragama SETAN, tetapi tdk berbuat ONAR, merugikan masyarakat dan melanggar UU, tdk ada 1 pun org yg berhak menghukum saya. Tetapi, jika anda seorang mengaku keturunan orang dari Nabi di timteng, tetapi arogan, merugikan masyarakat dan melanggar UU, anda harus di TANGKAP dan Organisasi anda haru s BUBAR, bahkan jika TUHAN yg menjadi penasehat organisasi anda. Tuhan juga harus diadili !!!
FPI cuma kumpulan kebo yg otaknya dah rusak, orang inggris bilang itu “bRain damage”. Liat aja muak… muakkk…. Saya bukan orang muslim, tetapi banyak teman muslim. Benar2 memalukan muslim dan agama ISLAM. Siapa mau menghargai agama ISLAM, jika org2 seperti FPI ini merajarela.. Mendingan masuk agama SETAN, asal tdk merusak dan merugikan orang. Serius ….!
Juni 3, 2008 at 5:50 pm
kalau menurut FPI dan pendukung-pendukungnya merekalah yang paling benar sampai sampai menganiaya yang berbeda dengan mereka dianggap benar persis seperti NAZI atau taliban di afghanistan benar-benar persis sama dengan teroris seperti di film fitna,kenapa film fitna muncul? karena manusia sampah dan manusia yang lebih rendah dari hewan seperti FPI lah film dokumenter (fakta dari kejadian nyata bukan khayalan buatan holywood) berjudul fitna diciptakan.
Juni 3, 2008 at 5:51 pm
Saya muslim banyak dijelaskan akan datangnya hari kiamat diawali dengan munculnya Dajjal.
Menurutku dajjal itu ya yang namanya babib riziek (ketua FPI…..)
dia iblis yang mengaku nabi.
kasian yaaa kiamat udah deket. dajjal udah datang.coba kalian datang dikota kami, pasti kami bakar kalian, jangan hanya berani merusak tempat yang notabene warganya tidak dapat berjuang untuk sesamanya, kami di surabaya menunggu FPI hadir disini untuk kami hajar.
Kalian benar banar memalukan islam
Juni 3, 2008 at 6:25 pm
Front Pembela Islam memukul Kiai Haji, cuman gara2 sebuah aliran bernama Ahmadiyah. Mas-mas, Mba-mba yg bae hati… islam vs islam ni ceritany?
Juni 3, 2008 at 6:47 pm
FPI telah membantu saudara2 kita yang di ambon..
allahuakbar….
tragedi monas…FPI itu benar..aliansi bangsa itu mau menodai agama islam…
itu semua program dari amerika…
seolah2 mau membekukan AHMADIAH..di negeri ini..
Juni 3, 2008 at 6:53 pm
allahuakbar………………….!!!
siapa yang akan membela islam selain, FPI
FPI itu asli ormas (organisasi masyarakat)yang berbasiskan Islam..
Bukan orpol (organisasi Politik) yang berbasiskan islam…..
bubar tidak bubar FPI tetap ada…
Juni 3, 2008 at 7:26 pm
Kesalahan pendidikan indonesia :
Pendidikan di sekolah lebih menonjolkan IQ shg EQ dan SQ mereka lemah. COntoh mahasiswa sedikit2 demo dan menjadi anarkis, berantem dgn sesama dan dgn polisi, kl uda ga senang hancurin brg2.
Pendidikan yang berlatar belakang agama seperti madrasah dan pesantren lebih menonjolkan SQ sehingga IQ dan EQ mereka lemah. Contoh FPI dan laskar islam, saking fanatik dgn agama mereka terlalu menempatkan semua permasalahan dikaitkan dgn agama dan Tuhan, alhasil kalo ga suka dan ga sepaham, mereka ingin menghancurkan pihak yang ga sepaham itu tanpa mikir panjang dulu.Semua dianggap takdir.
Terlalu mementingkan emosi jg tidak bagus, mudah dipermainkan perasaannya, mudah percaya tanpa pikir panjang.
Itulah mengapa dunia skrg kacau balau.
Kalo disuru pilih, aq memilih negara eropa seperti swiss untuk tinggal, aman, damai, tidak mempermasalahkan agama, berlandaskan kebebasan bertanggungjawab.Walaupun dingin.
Juni 3, 2008 at 8:47 pm
BOYT BERKATA : Yang dikatakan Shiro ada benarnya.Karena bnyk orng yg tdk phm tntng satu perkara,kdng bnyk orang lngsng ikut ngomong bla..bla..bla..,aplg tntng agama Islam.MEMANG BANYAK ORANG (termasuk orang ISLAM sendiri) YANG TIDAK SUKA DENGAN ISLAM DAN PEDOMANNYA (AL_QURAN dan HADITS YANG SAHIH),krn HAL itu MEMANG SUDAH DIKABARKAN DI DALAM AL-QURAN. Dan slh st penyebabnya BANYAK ORANG TDK SUKA DENGAN ISLAM adalah KETIDAKTAHUAN dan KEBODOHAN TERHADAP ISLAM ITU SENDIRI.Sy ngomong begini, krn SY YAKIN 100% “YG SERING MENYALAHKAN ISLAM ADALAH ORANG-ORANG YANG TIDAK PERNAH BELAJAR ISLAM!!! ATAU KALAU TIDAK ORANG-ORANG YANG BELAJAR ISLAM TAPI DENGAN METODE,SUMBER,ULAMA,USTADZ, GURU,SEKOLAH,UNIVERSITAS,PESANTREN YANG SALAH!!!” JIKA ADA YANG TIDAK SETUJU DENGAN “STATEMENT” SAYA INI, LEBIH BAIK BERDISKUSI DENGAN SY DENGAN MENGIRIM EMAIL KE boytoock@gmai.com. Saya akan melayani DISKUSI dengan SIAPAPUN sesuai KODE ETIK ISLAM,karena Islam memang memperkenankan DISKUSI,apalagi yg berkaitan AKIDAH dan SYARIAH.
Kemudian dalam blog ini,ada bbrp hal yg prl sy tanggapi dan sy akan menanggapi dngn SEJUJUR-JUJURNYA:
1.TENTANG FPI.
Saya sedikit kenal dengan FPI dan ketuanya,Al-Ustadz Habib Rizieq,karena kebetulan guru di pesantren sy adalah teman dan guru Habib Rizieq dan guru sy adlh ketua dewan Syura FPIS (Front Pemuda Islam Surakarta) di Solo. Dan kebetulan saya sering ikut kegiatan FPI di Jakarta dan juga pernah 1 bulan di Aceh bersama FPI yg waktu itu mendirikan posko di taman makam pahlawan,Banda Aceh dan kemudian pindah ke Ajoen.
Tentang FPI sendiri sebenarnya memang anggotanya banyak yg “AWAM” terhadap Islam,justru itulah mereka banyak belajar agama pada Al-Ustadz Habib Rizieq lewat kajian dan ta’lim beliau. Tapi untuk semangat membela Islam atau beramar ma’ruf nahi munkar,jangan ditanya lagi,mereka adalah orang-orang yang paling besar semangatnya daripada orang-orang Islam yang lain,walaupun tentunya semangat mereka perlu disesuaikan lagi dengan KODE ETIK ISLAM.Tapi hal yang paling positif dan membanggakan adalah MEREKA SIAP MEMBELA ISLAM sesuai dengan nama mereka FRONT PEMBELA ISLAM,karena semangat ini jarang ditemukan pada mayoritas umat Islam dewasa ini.Lihat saja contoh yang paling hangat tentang Jamaah AHMADIYAH yang mengaku Islam.Siapakah yang paling getol menentang keberadaan mereka?Mungkin kalau orang mau jujur, mereka pasti menjawab FPI.Nah terus kemana itu suara orang-orang Islam dari NU dan MUHAMMADIYAH yg notabene adalah organisasi Islam terbesar di Indonesia? Entahlah,saya sendiri juga heran,kemanakah pembelaan mereka terhadap Islam.
Dalam pembahasan ini,saya tidak bermaksud membela FPI,karena ISLAM,agama saya tidak pernah MENYURUH MEMBELA NAMA ATAU BENDERA FPI,FPIS,NU,MUHAMMADIYAH,HIZBUT TAHRIR,PERSIS ATAU ORGANISASI-ORGANISASI LAIN WALAUPUN DENGAN EMBEL-EMBEL ISLAM.TAPI maksud saya adalah saya bangga dengan SIAPAPUN YANG MEMPUNYAI SEMANGAT MEMBELA ISLAM. COBA PIKIRKAN,AHMADIYAH ITU JELAS-JELAS BERTENTANGAN DAN MENODAI ISLAM!!!,TAPI KOK YA ADA ORANG YANG MENGAKU ISLAM MASIH MEMBELA AHMADIYAH DENGAN DALIH “TOLERANSI”,”MENGHORMATI SESAMA” DAN ALASAN SEABREK YANG SELAMANYA TIDAK AKAN PERNAH DITERIMA OLEH ISLAM!!!
Kalau mereka yang membela AHMADIYAH mengaku Islam,apakah mereka tidak pernah belajar Islam?Apakah mereka tidak pernah membaca Al-Quran?Apakah mereka tidak pernah membaca kitab Tafsir seperti Tafsir Ibnu Katsir (YANG DAPAT DIPERCAYA), yang menjelaskan bahwa SIAPAPUN ORANGNYA YANG MENGAKU NABI SESUDAH NABI MUHAMMAD ADALAH PENDUSTA!!!PEMBOHONG!!!?APAKAH MEREKA TIDAK PERNAH BELAJAR SEJARAH AMIRUL MU’MININ ABU BAKAR YANG MENGIRIMKAN PASUKAN PERANG UNTUK MEMBASMI NABI PALSU MUSAILAMAH AL-KADZAB?ORANG ISLAM YANG BAGAIMANAKAH MEREKA?MEREKAKAH ORANG ISLAM YANG MEMBIARKAN ISLAM DIRUSAK?MEREKAKAH ORANG ISLAM YANG MEMBERI “TOLERANSI” JUGA “RASA HORMAT” KEPADA ORANG LAIN UNTUK “MENGOBOK-OBOK”,”MERUBAH” ATAU “MERUSAK” AKIDAH DAN SYARIAT ISLAM?
Yah,pertanyaan-pertanyaan seperti itulah seharusnya yang perlu diberikan kepada mereka,dan kalaupun mereka mau menjawab,mereka SEHARUSNYA BELAJAR DAHULU AGAMA ISLAM DENGAN BENAR, BANYAK MEMBACA AL-QURAN,BANYAK MENGKAJI KITAB TAFSIR DENGAN TERLEBIH DAHULU “BELAJAR BAHASA ARAB” DENGAN CARA YANG BENAR.
Saya ulangi lagi,statement-statement diatas bukan mengartikan saya MEMBELA FPI,karena NAMA FPI BUKANLAH APA-APA.Yang berarti bagi saya adalah apa yang FPI usung, APAKAH SESUAI DENGAN ISLAM ATAU TIDAK, ITU SAJA,TITIK.
2. TENTANG AL-USTADZ HABIB RIZIEQ
Saya kenal Al-Ustadz Habib Rizieq adalah orang punya pemahaman kuat terhadap Al-Islam. Hal itu saya buktikan sendiri,ketika beliau kebetulan mengajar Tafsir di majlis ta’lim di pesantren saya.Beliau tahu dalil Al-Quran dan As-Sunnah karena beliau setahu saya adalah lulusan dari universitas terkemuka dari Makkah atau Madinah (saya lupa).Jadi, terlepas dari kekhilafan,kesalahan atau kekurangan beliau (karena manusia adalah tempat salah dan lupa),saya mengakui beliau adalah orang yang punya semangat pembelaan tinggi terhadap Islam,tegas dalam menghadapi kemungkaran (sesuatu yang tidak sesuai dengan syariat) dan kemaksiyatan.
So,bagi yang menjelek-jelekkan beliau karena keputusan,pendapat atau sikap beliau atau organisasi beliau,FPI,lebih baik berpikir beribu-ribu kali,jangan-jangan persoalannya hanya karena fanatisme terhadap golongan tertentu.Karena FPI menyerang massa atau warga NU di monas,lantas warga NU di banyak daerah beramai-ramai menuntut pembubaran FPI.Jadi alasan karena FPI menodai Islam, tidak punya toleransi atau bla…bla..bla..yang lain hanya “OMONG KOSONG” saja untuk menutupi fanatisme terhadap NU itu sendiri.PADAHAL INGAT LHO,ISLAM TIDAK MENGAJARI UMATNYA UNTUK FANATIK TERHADAP SATU GOLONGAN. YANG DIAJARKAN OLEH ISLAM HANYALAH UNTUK FANATIK TERHADAP ISLAM ITU SENDIRI. KALAU TIDAK PERCAYA, BACALAH BANYAK-BANYAK AL-QURAN DAN HADITS-HADITS YANG SAHIH,NISCAYA AKAN ANDA DAPATKAN ITU SEMUA.
Jadi,kalau saran saya,apakah tidak baik warga NU,yang mengaku Islam dan semua orang Islam yang tidak setuju dengan FPI DUDUK BERSAMA DALAM SATU MEJA,MERAPATKAN BARISAN DAN VISI,MERUNDINGKAN BAGAIMANA CARANYA MEMBELA ISLAM,MEMBERANTAS KEMAKSIYATAN DAN KEMUNGKARAN SESUAI DENGAN NILAI-NILAI DAN KODE ETIK ISLAM.ITU KAN LEBIH BAGUS,DARIPADA PROTES SANA SINI,MENGATAKAN FPI TIDAK SESUAI DENGAN ISLAM DALAM BERTINDAK,TAPI TIDAK IKUT BERTINDAK ALIAS DIAM KETIKA BANYAK PENODAAN TERHADAP ISLAM ATAU KEMAKSIYATAN, ATAU YANG LEBIH PARAH LAGI, MALAH MEMBELA.
ATAU KALAU MEREKA TIDAK MAU,YA TIDAK APA-APALAH FPI BUBAR,TOH “SEMANGAT MEMBELA ISLAM DAN SYARIATNYA” ITU AKAN SELALU ADA PADA JIWA ORANG-ORANG ISLAM YANG SEJATI, ORANG-ORANG YANG TIDAK EGOIS YANG HANYA MENGEJAR KESENANGAN SESAAT DENGAN RELA MENISTAKAN ISLAM ATAU ORANG-ORANG YANG TIDAK FANATIK TERHADAP SATU GOLONGANPUN KECUALI HANYA FANATIK TERHADAP ISLAM.
SATU HAL TERAKHIR YANG PERLU DITANYAKAN OLEH ORANG-ORANG ISLAM KEPADA DIRI MEREKA MASING-MASING,”YANG MANAKAKAH YANG PERLU DIBELA,ISLAMNYA ATAU NU NYA,ISLAMNYA ATAU MUHAMMADIYAHNYA,ISLAMNYA ATAU FPI NYA,ISLAMNYA ATAU FPIS NYA,DAN YANG LAIN-LAINNYA?”
JIKA ANDA HAI ORANG-ORANG YANG MENGAKU BERAGAMA ISLAM BELAJAR AGAMA ISLAM SECARA BENAR, MAKA ANDA AKAN MENDAPATI BAHWA UMAT ISLAM INI HANYA ADA SATU NAMA,YAITU MUSLIM,BUKAN MUSLIM FPI,MUSLIM NU,MUSLIM MUHAMMADIYAH ATAU MUSLIM DENGAN NAMA YANG LAIN.
“MAKA BELALAH ISLAM ANDA,BUKAN FPI ANDA”
“BELALAH ISLAM ANDA,BUKAN NU ANDA”
“BELALAH ISLAM ANDA,BUKAN MUHAMMADIYAH ANDA”
“BELALAH ISLAM ANDA,BUKAN GOLONGAN ANDA”
FINALLY,KALAU FPI DIBUBARKAN, SAYA BERDOA AGAR ALLAH MENGGANTI DENGAN YANG LEBIH BAIK,YAITU MENDATANGKAN ORANG-ORANG YANG MAU MEMBELA ISLAM DAN MENEGAKKANNYA SESUAI SYARIATNYA KAPANPUN DAN DIMANAPUN.
3.TENTANG ISLAM
Ketika masuk dalam komentar ini, saya sungguh prihatin.KARENA APA? KARENA ORANG-ORANG YANG MENGAKU ISLAM SEKARANG BANYAK YANG “BODOH” TERHADAP ISLAM.DAN KEBODOHAN ITU MALAH BERTAMBAH PARAH KETIKA MEREKA DENGAN ASYIK DAN PEDE “NGOCEH TENTANG ISLAM”,PADAHAL KALAU TIDAK DITINJAU TIDAK BERDASAR AL-QURAN DAN SUNAH YANG SAHIH. Mereka TIDAK LAIN DAN TIDAK BUKAN ADALAH SEPERTI BUIH SEPERTI YANG DISABDAKAN RASULULLAH SAW DALAM HADIST SAHIH DI KITAB BUKHARI YANG TIDAK MEMPUNYAI “NILAI” APAPUN YANG AKAN MENJADI SANTAPAN EMPUK MUSUH-MUSUH ISLAM.
Kenapa sih umat Islam “BODOH” terhadap agamanya sendiri.Kalau jawaban saya,YA JELAS!!TANYA SAJA KEPADA MEREKA,DENGAN APA MEREKA MENDIDIK ANAK-ANAK MEREKA,DENGAN ISLAMKAH?.TANYA KEPADA MEREKA, KEMANA ANAK-ANAK MEREKA DISEKOLAHKAN?SEKOLAH ISLAMKAH?KALAUPUN SEKOLAH ISLAM,ISLAM YANG BAGAIMANA?TANYA KEPADA MEREKA APA KEGIATAN SEHARI-HARI MEREKA?KEGIATAN-KEGIATAN YANG BERNILAI IBADAHKAH?YANG SESUAI DENGAN ISLAM?
Kalau pertanyaan tersebut sudah terjawab,maka saya hanya bisa ngomong, YA WAJARLAH UMAT ISLAM “BODOH” TERHADAP ISLAM,KARENA MEREKA MEMANG TIDAK PUNYA RASA “INGIN MENGENAL” ISLAM LEBIH DALAM DAN LEBIH JAUH. KALAUPUN RASA ITU ADA, MEREKA BINGUNG DENGAN METODE APA DAN DENGAN SUMBER YANG BAGAIMANA,SEHINGGA MEREKA PUKUL RATA SETIAP METODE DAN SUMBER YANG BERLABEL “ISLAMI”,”KYAI”,”USTADZ”,”ULAMA”,MEREKA ANGGAP BENAR TANPA CEK DAN PERIKSA TERLEBIH DAHULU. Yah,itulah “UMAT ISLAM”.
MAKA DENGAN KEBODOHAN UMAT ISLAM INI, TERJADILAH KASUS-KASUS YANG LUCU DIBAWAH INI :
1.Ada kelompok JIL (JARINGAN IBLIS LIBERAL (KARENA SERING MEMBANTAH DAN MENDEBAT AYAT-AYAT ALLAH DALAM AL-QURAN) yang mengaku akan memperbaharui Islam dengan gaya dan cara mereka sendiri.
2.Ada kelompok Jamaah Ahmadiyah yang mengaku Islam menyatakan ada nabi sesudah Nabi Muhammad saw. dan yang lebih parah mereka ngotot dengan kitab mereka “TADZKIRAH”.Padahal ketika saya dapat copy an kitab tersebut di pesantren saya,ternyata kitab “TADZKIRAH” hanyalah kitab yang carut marut,penuh dengan pencatutan ayat-ayat Al-Quran disana sini dan diletakkan dalam susunan bahasa yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa Arab dan Balaghah.
Jadi saya hanya bisa ketawa.Ah,saya yakin orang-orang Jamaah Ahmadiyah itu tidak pernah belajar Bahasa Arab dan Balaghah.
3.Ada dosen IAIN yang mengatakan bahwa ayat-ayat Al-Quran itu tidak bisa di tafsiri dengan satu tafsiran saja,kemudian ia mengungkapkan pendapat IBNU ARABI.Ini berkaitan dengan Jamaah Ahmadiyah yang meyakini bahwa Mirza GHULAM AHmad adalah Nabi,sedang Umat Islam sendiri (yang sadar)menyatakan bahwa Mirza ghulam Ahmad adalah pembohong dan pendusta belaka,karena Nabi Muhammad adalah Nabi terakhir,tidak ada Nabi sesudahnya.
Lagi-lagi saya tersenyum,apakah dosen tersebut tidak pernah belajar yang namanya ulumul Quran,apakah tidak pernah “ngeh” dengan siapa sajakah yang didahulukan dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Quran,apakah dia lebih percaya IBNU ARABI daripada IBNU ABBAS (yang pernah didoakan Nabi agar diberikan pemahaman terhadap agama dan ta’wil Quran),Ibnu mas’ud dan murid-murid Ibnu Abbas.Ah,dosen…dosen…saya malah jadi ingin berdiskusi dengan beliau.
4.Banyaknya umat Islam yang menyangka bahwa seseorang kalau sudah menyandang gelar “KYAI”, “USTADZ” ATAU “ULAMA” itu sakti,tidak bisa dan tidak boleh disalahkan.Astaghfirullah hal adzim,siapa sih yang membuat mereka seperti itu, wong Nabi Muhammad saja pernah disalahkan oleh sahabat kok dan beliau pun juga menerima.Bahkan beliau menyuruh para sahabat untuk menyalahkan beliau ketika beliau salah dalam membaca ayat Al-Quran dalam salat.
5.Banyaknya Umat Islam yang menyangka bahwa Islam itu NU,MUHAMMADIYAH,atau malah AHMADIYAH.Astaghfirullah hal Adzim,kalau mereka belajar Al-Quran dan hadist dengan dan dari sumber yang benar,mereka akan serta meninggalkan NU,MUHAMMADIYAH atau apapun karena kenyataannya golongan-golongan tersebut malah membuat perpecahan,pembeda-bedaan dan permusuhan(pas seperti yang dijelaskan Al-Quran).KEmudian mereka akan kembali kepada Islam dengan nama MUSLIM (tanpa embel-embel,kemudian memperjuangkannya hingga hembusan nafas terakhir atau tetes darah terakhir.
KASUS-KASUS DI ATAS HANYALAH CONTOH,MASIH BANYAK LAGI KOK KALAU MAU.
MAKANYA,SEBELUM SAYA MENUTUP KOMENTAR INI,SAYA INGIN BERPESAN KEPADA UMAT ISLAM AGAR TIDAK “BODOH” DENGAN ISLAM SUPAYA MELAKUKAN SARAN DIBAWAH INI :
1.PELAJARILAH BAHASA ARAB,KARENA BAHASA ARAB ADALAH MEDIA YANG MENJEMBATANI ANDA UNTUK MEMAHAMI AL-QURAN DAN AL-HADITS.
2.JIKA ANDA PUNYA ANAK,SEKOLAHKAN MEREKA PADA SEKOLAH ATAU PESANTREN YANG PUNYA KOMITMEN KUAT TERHADAP ISLAM DAN PERJUANGANNYA.
3.CARILAH SUMBER BELAJAR AGAMA YANG BENAR.JANGAN CEPAT PERCAYA ORANG HANYA KARENA GELARNYA KYAI,USTADZ ATAU ULAMA.
4.PELAJARILAH KITAB-KITAB TAFSIR,FIQIH,HADITS DAN BIDANG-BIDANG AGAMA LAIN YANG BENAR-BENAR DAPAT DIPERCAYA DAN SAHIH.
5.JANGAN PERCAYA BAHWA MEMILIH MADZHAB,APAKAH SYAFII,MALIKI,HAMBALI ATAU HANAFI ITU WAJIB.YANG WAJIB BAGI ANDA ADALAH MENGIKUTI MADZHAB AL-QURAN DAN AL-HADITS,JIKA MEMANG SATU MASALAH TIDAK TERDAPAT PADA KEDUA PEDOMAN TERSEBUT,AMBILLAH IJMA’ SAHABAT,JIKA TIDAK ADA BARU ANDA TINJAU DI KITAB-KITAB MADZHAB.
SALAM HORMAT SAYA,AKHUKAL KARIM FI ARDHILLAH ALLADZI DHOUFA FIL ILM WAL FAQIR ILALLAH.
Juni 3, 2008 at 10:24 pm
[...] membuktikan klaim mereka, silakan tonton televisi dan baca tulisan di tempat lain. Bisa juga baca tulisan: “Habib Rizieq: Bukan FPI yang bubar, tapi Gus [...]
Juni 3, 2008 at 10:25 pm
BAGI ANDA YANG MASIH PENASARAN DENGAN ISLAM,KENAPA TERLIHAT KERAS,KENAPA BEGINI KENAPA BEGITU,ATAU MENGHUJAT ISLAM HANYA KARENA SATU AGEN “FPI”,ADA BAIKNYA BERDISKUSI DENGAN SAYA DI boytoock@gmail.com
Saya mengumumkan seperti ini,karena saya melihat blog ini hanya menjadi media provokasi saja yang ujung-ujungnya menyudutkan Islam. Padahal KALAU ANDA SEMUA MAU BERTANYA KEPADA ORANG YANG KOMPETEN,YANG TAHU BENAR-BENAR AKAN ISLAM,NISCAYA ANDA SEMUA AKAN “MALU SENDIRI” DENGAN HUJATAN-HUJATAN ANDA ITU.KENAPA,KARENA ISLAM BUKAN DITURUNKAN KEPADA MANUSIA DENGAN SERAMPANGAN DAN PEMAKSAAN.TAPI ISLAM DITURUNKAN LEWAT NABI MUHAMMAD SAW. DENGAN KEBIJAKSANAAN,DISKUSI,BERADAB DAN SOPAN SANTUN.ISLAM DIAJARKAN DALAM AL-QURAN DENGAN MENGAJAK MANUSIA BERPIKIR,MERENUNG DAN BERANALOGI.
DAN ISLAM PUNYA KETEGASAN-KETEGASAN SENDIRI DALAM BEBERAPA MASALAH YANG TIDAK BISA DIGANGGU GUGAT OLEH SIAPAPUN.
JADI,SEBELUM ANDA SEMUA INGIN MENGHUJAT ISLAM ATAU BERKOMENTAR TENTANG ISLAM,TANYALAH DULU. SAYA TUNGGU ANDA SEMUA DI EMAIL SAYA.
JANGAN PERNAH MERASA “MENANG” DI DALAM BLOG INI,SEBELUM BERDISKUSI DENGAN SAYA.SAYA TIDAK MENANTANG,KARENA BERDISKUSI UNTUK MELURUSKAN PEMAHAMAN SESEORANG TERHADAP ISLAM ADALAH SEBUAH KEWAJIBAN DAN TUGAS MULIA. SAYA KIRA ANDA SEMUA YANG BERPIKIR ARIF JUGA AKAN MENGIYAKAN AJAKAN DISKUSI SAYA,KARENA ITU SESUAI DENGAN NORMA MASYARAKAT,SESUAI HUKUM DAN TIDAK BERTENTANGAN DENGAN HAM YANG SERING DIGEMBOR-GEMBORKAN SELAMA INI.
Juni 3, 2008 at 10:37 pm
Klo menurut gwe, buat elu elu yg anti FPI:
percuma elu semua mencaci maki orang orang FPI…
karena apa? karena mereka semua itu cuma BELUM “terbuka hatinya”.
itu aja. mereka ngeliat sesuatu itu cuman item ama putih.
Karena apa? (mungkin)…
karena mereka cuman tau perspektif bener salah
hanya dari satu sudut, habib dan kiai mereka…
ditambah dengan sepertinya (koreksi klo gwe salah) yg
bikin rusuh dijalan itu oknum FPI yg ga aga kerjaan..
oleh karna itu mereka gampang bener mukulin orang
gak ada juntrungannya.. karena bingung mo ngapain.
kerjaan ga punya… perut laper, bawaannya kesel melulu..
Buat yg pro (dgn kekerasan)FPI, percuma elu
pake teriak teriak ke semua orang supaya balik
ke jalan yg bener(menurut elo..) kalo caranya pake mukulin…
ORANG GA BAKAL DENGERIN…. MALAH SEBEL YG ADA!!
Menurut gwe (menurut gwe niiih terserah mo
setuju apa ngga…) Biar ga ada lagi gebuk gebukan gak puguh:
1. Bikin lahan kerja yg banyak, apa aja yg penting
kerja (ini buat pemerentah).
klo ada kerjaan mereka males bikin rusuh,
kalo perut kenyang mereka males tereak tereak….
(standar melayu kalo udah kenyang biasanya ngantuk)
2. Bikin perpustakaan umum yg buuuuanyyyyaaaaaak….
supaya orang bisa banyak baca dan lebih terbuka pikirannya.
3. Banyakin kegiatan kesenian, banyakin acara acara
yg sifatnya menginspirasi ( ke arah yg beneer)
4. Banned itu acara-acara sinetron yang ngga puguh…
Sinetron jaman sekarang (kebanyakan) isinya cuman mata melotot,
orang tua yg old minded, rebutan harta, rebutan pacar,
cinta segi entah berapa, sama kuburan meledug.
5. Bikin gratis siaran liga inggris, liga itali, champions
Formula 1, moto GP, dll dll..(gimana kek caranya)
orang klo udah nonton acara ginian biasanya males diajak rusuh,
pas udah beres biasanya ngantuk…
6. Orang orang yg jadi Public Figure jangan asal mangap kalo
ngomong, engga semua orang bisa mengerti apa yg elo omongin..
7. Beresin kepoisiannya (dari standard gaji sampe standar moral)
8. Jangan dibiasain budaya ngotot… kalem aja kenapa
9. Jangan dibiasain bersumpah serapah… omongan kasar
bang***t, ng****t, dll itu gak ada gunanya, yg ada bikin
lawan bicara makin emosi, ujung ujungnya ribut.
10.tambahin sendiri klo punya ide..
Mohon maap klo ada kata kata yg ngga berkenan,
namanya jg manusia gak ada yg sempurna toh? tooooh….
Hidup Indonesia!!
Hidup Perdamaian!!
Hidup AC Milan !!
Juni 4, 2008 at 2:09 am
Kalau saya, pukulan dan pentungan rotan FPI mungkin keras tapi tak sekeras malaikat ZABANIAH di neraka yang punya pentungan berduri dan sekali pentung tubuh jin dan manusia akan hancur lebur kemudian jin dan manusia dihidupkan lagi lalu di pentung lagi dan seterusnya hingga ALLOH SWT mengampuni dosanya, bukan bonyok atau bengkak saja seperti pentungan FPI di dunia, jika suatu saat saya salah misal menjadi penggemar majalah PLAYBOY, buku porno, situs bejat, berjudi, melacur, penganut aliran sesat, nabi palsu, mabuk dan pada saat itu FPI saya kena razia FPI di klab malam, maka pastilah saya kena pukul dan pentungan rotan yang sakit tak hilang dalam 1 minggu, tapi itu lebih baik bagi saya, karna pentungan FPI membuat saya sadar siapa diri saya, hanyalah hamba ALLOH SWT, yang hidup hanya 60-70 tahun di dunia dan akan hidup kekal abadi di akherat, untuk teman2 yang mengaku islam jangan banyak omong dan berkomentar yang negatif buat FPI, kalau tidak paham maka lebih baik diam, dan tanyakan pada diri sendiri, apa yang telah kita lakukan untuk perjuangan islam, ingat serendah-rendah nasehat adalah menasehati diri sendiri dengan hati nurani. tapi jika kau mampu dengan lisan maka serukan kebaikan untuk semua orang, dan jika kau mampu dengan perbuatan, lawanlah kemungkaran dan maksiat di muka bumi ini dengan jihad fissabilillah, sekali lagi, kaum kafir tidak akan pernah diam dan terus bersiasat selama islam tetap ada di muka bumi, semoga ALLOH SWT mengampuni dosa kekhilafan kita, AMIN
Juni 4, 2008 at 3:10 am
FPI Berdzikir, AKKBB Nyalakan Lilin
Rabu, 4 Jun 08 03:00 WIB
Kirim teman
Sejak tengah malam, Jalan Petamburan III yang telah dihalangi sejumlah bambu yang dililit kawat duri tampak dipenuhi oleh massa dan simpatisan Front Pembela Islam. Jalan selebar lebih kurang lima meter yang berada di depan markas FPI tampak ditutupi karpet dan tikar seadanya. Acara dzikir bersama dilantunkan dipimpin oleh Ustadz Alwi dari FPI.
“Kami di sini, malam ini, berdzikir kepada Allah agar kami diberi kekuatan menghadapi cobaan ini dan semoga Allah membuka mata hati saudara-saudara Muslim yang ada di mana pun agar bisa membeakan mana yang haq dan mana yang bathil, ” ujar Ust. Alwi.
Suasana syahdu tampak terasa di sekitar markas FPI ini. Lantunan ayat-ayat suci dan dzikir terus bergema memenuhi langit Petamburan.
Sementara itu, di Yogyakarta, puluhan massa Gerakan Integrasi Nasional (GIN) yang termasuk dalam kelompok AKKBB menggelar malam renungan dengan menyalakan lilin. Menyalakan lilin bukan bagian dari tradisi Islam, melainkan tradisi orang-orang kafir. Walau demikian, sejumlah perempuan berkerudung ketat (bukan jilbab) tampak mengikuti acara tersebut. Entah, mereka paham atau tidak bahwa Rasulullah SAW empatbelas abad lalu sudah memperingatkan umatnya agar tidak sekali-kali menyerupai atau melakukan hal-hal yang menyerupai orang kafir, seperti menyalakan lilin untuk suatu acara tertentu.
Hal yang dilakukan AKKBB memang tidak istimewa. Karena aliansi yang terdiri dari banyak orang dari agama yang berbeda tersebut, bahkan ada yang mengaku tidak beragama namun menggunakan istilah ‘penghayat terhadap ketuhanan’–sudah terbiasa atas nama pluralisme dan liberalisme mengerjakan hal-hal yang bukan tuntutan agamanya sendiri. Abdurrahman Wahid sebagai sesepuh AKKBB misalnya, sering berkunjung ke gereja dan bahkan ke Israel menemui tokoh-tokoh Zionis di sana sembari mengecam HAMAS yang merupakan kelompok pejuang kemerdekaan Palestina.
Dari dua momen ini sudah jelas bisa ditangkap simbol-simbol atau ideologi kedua kelompok tersebut. FPI jelas berideologi Islam dengan menggelar acara dzikir, sedangkan yang menyalakan lilin di Yogya adalah elemen dari AKKBB. (rz)
Juni 4, 2008 at 3:18 am
saya setuju artikel diatas.
saya anti tindakan FPI(Front Perusak Islam) yg anarkis dan semena-mena, dengan dibawah nama Allah kalian bertindak ibarat PKI, seolah-olah tindakan mereka dihalalkan. mereka dalam bertindak ibarat anak SMA yg siap tawuran dan mencari-cari sensasi.
lihat diri kalian masing2 dulu, jgn merasa sudah lebih baik. Jgn bertopang di dalam baju putih2 kalian dan sorban.
Islam itu penuh ci
Juni 4, 2008 at 3:57 am
Assalamualaikum WR WB.
FPI emang SALAH dng SIKAP ANARKHInya…….tapi LEBIH SALAH LAGI ORANG yg MERUSAK AQIDHA ISLAM. Janganlah Kalian HANYA MELIHAT FIGUR SESEORANG untuk melihat sudut Kebenaran walaupun Sesama Umat MUSLIM, Sudah TAHU bahwa ITU MELANGGAR AQIDHA ya HARUS di LURUSkan (Tinggalkan Pemimpin yg MENYESATKAN. JANGAN DI TUNGGANGI MASALAH FPI di MONAS oleh POLTIKUS2 untuk KEPENTINGAN TERTENTU.Sudah hentikan PERTIKAIAN SESAMA MUSLIM sbb AKAN SANGAT MEMBAHAGIAKAN ORANG YG ANTI MUSLIM.
Wassalamualaikum WR WB
Juni 4, 2008 at 4:00 am
saya sangat menghormati pendapat dan pemikiran anda. Sebagai orang islam (sesuai KTP)apa yang telah anda lakukan untuk agama anda. Benar atau salahnya pemikiran sangat tergantung pada condongnya hati, kearah mana. Apabila hati diliputi rasa kebencian, maka segala tindakan walaupun itu benar, maka akan tidak punya arti bahkan dapat ditafsirkan salah dan apalagi kalau tindakan atau perbuatan itu salah. Sebaliknya kalau hati sedang diliputi rasa senang maka meski perbuatan itu salah tentu akan ada toleransi dan terbuka pintu maaf lebar-lebar.
Anda sebagai orang islam berpendapat “perbedaan adalah rahmat” hal ini adalah benar, namun kelihatanya anda belum mengerti tentang perbedaan itu, bahwa bumi dan jagat raya diciptakan Tuhan dengan perbedaan; ada siang dan malam, kaya dan miskin dst dan ini merupakan karunia atau rakmat dari Tuhan, sehingga masing masing perbedaan itu memiliki arti dan makna atau nilai lebih dibandingkan yang lain,sehingga yang kelebihan mengalir ke yang kurang. Setiap makhluk tidak ada yang sempurna tentunya dengan segala kelebihan dan kekurangan, sehingga setiap makhluk perlu makhluk lain.
Kalau anda tidak setuju atau berbeda pendapat dengan FPI, hal itu memang hak anda, kalau anda anti FPI juga merupakan kebebasan anda untuk menilai benar atau tidaknya tindakan atau perbuatan pihak lain. Menjadi pertanyaan, apa dasarnya anda menilai benar atau salah tsb, dan apakah kesimpulan anda tersebut sudah melalui proses penilaian dan objektivitas yang memadai sesuai dengan agama (sesuai KTP)yang anda anut. Tentu penilaian dan objektivitas dari sudut pandang agama lain akan berbeda karena aturan dan sudut pandangnya jelas sudah berbeda dan tidak mungkin dipertemukan. Kalau disamakan, hal itu tidak akan mungkin terjadi, dan sia-sia belaka.
Ada pendapat bahwa kebenaran adalah universal sehingga dapat diterima oleh berbagai pihak, hal ini memang sangat benar. Namun kita tidak tahu apakah kebenaran tersebut dapat diterima Tuhan sebagai kebajikan atau ibadah untuk diri kita, tentu nya hati yang akan memilah sesuai keyakinan masing-masing. Dan nanti akan dipertanggung-jawabkan dihadapan Tuhan di hari nanti, kalau tindakan sesuai kebenaran berdasarkan aturan manusia, maka semua hanya untuk manusia bukan untuk Tuhan. Sedangkan tindakan sesuai dengan kebenaran Tuhan (berdasarkan keyakinannya), maka semua untuk Tuhan (sesuai keyakinannya). Nah apakah keyakinan anda sudah benar, dan keyakinan anda sudah sangat memadai, dan apakah anda sudah berjuang untuk melaksanakan kebenaran sesuai dengan keyakinan anda?
Juni 4, 2008 at 4:22 am
Kasihan bgt ya agama Islam dan Allah? Kok harus dibela sama manusia ya? Dengan pentungan, besi, samurai dan bom lagi. Aneh bin ajaib?
Kayaknya manusia (FPI) lebih hebat dari Allah yah? Mungkin Habib Rizieq bisa mendatangkan petir dan bola api dari langit kali ya?
Ah, tapi capee ngomongin orang2 yg pro kekerasan/FPI….mereka sudah sedemikian fanatiknya (dicuci otaknya), bahkan walaupun misalnya Allah/Nabi Muhammad sendiri yg turun ke dunia bejat ini dan menyatakan bahwa kekerasan/FPI/KLI itu salah, juga ga akan pernah mau mereka dengerin.
Jangan2 malah Allah/Nabi Muhammad sendiri yang akan mereka pukuli atau mereka bom atau mereka bunuh.
Mungkin juga Habib Rizieq/Munarman malah akan berteriak”Jangankan satu Nabi Muhammad, satu juta Nabi Muhammad juga saya tidak takut!”
Atau “Bukan FPI yang akan bubar tapi Nabi Muhammad yang akan bubar!” Weleh…weleh…ya sudah lah, terserah mereka deh, kita yang waras cuma bisa bilang “Capeee deeehhh…”
Juni 4, 2008 at 4:35 am
DENGAR INI UNTUK PARA PEMBELA FPI…
Anda semua bisa dikatakan, masuk dalam daftar orang BODOH…!!!
ANDA MEMBELANYA dengan maksud perjuangan FPI yang membela Islam…
jawab saya…
Hahahahahahahaha….EmanK FPI tu Allah SWT, yang seenaknya bikin peraturan.
MAKANYA HAI PARA FRONT PEMBELA IBLIS, pake donG otak Ente…kalau gak ganti aja pake Otak kambing ane…hahahaha…. Coz embe tu kaya ente…kerjaannya hanya berantem ajach…..!!!
Anda ini lah cikal bakal TERORIS, yang hanya…:
SIRIK
PENGECUT…beraninya Rame-rame…alias Wong CuLun…
N satu lagi Teroris itu Moral n Rasionalnya Tiarap aluias Otaknya di bawa rata-rata…
so … emang bener kan….!!!
Kalau alasan anda Islam dibantain, ntu mah urusan mereka masing-masing…
Sampean ajah FPI….guE jamin masih belum bener….!!! Sampean sama ajah tu kaya Kucing…. belagu…sok gak mau…padahal si mau…..
hahahaha….Munafik…bro…
ketawan kaya ane biasa-biasa ajeh so gw gak kaya ELOHHHHH……
MAu Bukti Ane duLu anggota Fpi tau….
apaan kalau gak ada ustadnya….Nongkrongnya Nokip, n mata2xnye ajeh masih jelalatan kalau ada Cw Sexy…
Kan terbukti bahwah FPI ntu FRONT PEMBELA IBLIS, FRONT PENGHANCUR ISLAM//
kan bisa you pake doa…gak caranya gerasak-grusuk….Macam monet Lah….hehehehehehehe….
yAh di denger toh mas biar gak Wrong Wray…
So terakhir Otak lu-lu pade masukin ajaCh ke BENGkEL oTAK TUH…
TAU GAK bENGKELNYA..SETAu aneh bengkeLnya di GRoGOL dech…..HAHAHAHAHAHAHAHA…
Juni 4, 2008 at 5:59 am
Assalamu’alaikum WR.WB.
Bolehlah antm membenci, anti, dsb, tp jgnlah ada yang mhina. karena dlm sebuah hadits dikatakan seorang muslim dapat dikatakan buruk/jahat apabila mhina muslim lainny…
pa lagi ada yang mngatakn kafir, krn itu adalah hak Allah.
sebelum melakukan aksinya, FPI hmpir tidak pernah lupa membuat surat peringatan terlebih dahulu.
Dan yang mrk serang pasti bkn warga biasa yang tdk bermasalah.
Dan bhati2lah dg lisan, karena bs jd itu adlah fitnah. Setiap ucpn akn diminta tggjwbnya.
ALLAH adalah hakim yang paling adil…
WALLAHUA’LAM
smg ALLAH m7kkan yang HAQ dan Bathil
Juni 4, 2008 at 6:03 am
Oooya… hati2 jg thd org2 kafir yang seenaknya saja berkomentar dan mengaku muslim.
Ahmadiyah saja sejak thn 2005 tdk jg dibubarkan, tp malah FPI yang akan dbubarkan.
Kemaksiatan dan kesesatan akan tertawa ketika FPI bubar.
Juni 4, 2008 at 6:04 am
Ahmadiyah saja sejak thn 2005 tdk jg dibubarkan, tp malah FPI yang akan dbubarkan.
Kemaksiatan dan kesesatan akan tertawa ketika FPI bubar.
Oooya… hati2 jg thd org2 kafir yang seenaknya saja berkomentar dan mengaku muslim.
Juni 4, 2008 at 6:14 am
Gak usah nulis yg Banyak…..ASHAADUANLLAH ILAHAILLALLA WA ASHADUANLAHMUHAMMADAROSULULLOH.
Juni 4, 2008 at 6:15 am
Saudaraku FPI yg tercinta.
Bukalah kacamata hitam mu, betapa dunia diluar sana sangat terang benderang, penuh warna.
Perjuanganmu amatlah mulia. Akan sangat mulia jika uang yg kamu hambur2kan dijalanan dibuat untuk :
1.Ajak PSK berhenti dari kegiatannya,beri mereka pelajaran menyulam,merias pengantin,pengrajin batik dll kemudian bantu pemasaran hasil kerjainannya sehingga terbuka lapangan pekerjaan. Lha kalo PSK nya udah pada pinter ,Tuh lokalisasi kosong. Oom2 hidung belangkan gak ada lawannya.Biarin aja mereka main pedang2an sendiri.
2.Para karyawan Bar dan tempat hiburan , buatkan pabrik minuman mineral,ajak mereka kerja disana.
3.Contoh Aa Gym. dia bikin Manajemen Qolbu, kemudian dakwah kemana-mana menyebarkan kasih sayang.Tapi jangan berlebihan sehingga sayang2an lantas beristri lagi.
4.Kalo gak suka ada orang beragama lain dilingkungan kita. Kita pindah ke lingkungan yang hanya berisi org seagama dgn kita. Jangan orang itu yg diusir. Dia juga berhak hidup apalagi kalo tanah ,rumah tsb milik dia sendiri
Ketika zaman nabi2 saja, lihat Nabi Musa dan seterusnya mereka tidak bisa tuh memaksakan seseorang sama jalan berfikir dan bertindaknya seperti Beliau, tetap saja ada yang berbeda tetap saja ada yg gak sejalan.Padahal kurang dekat apalagi mereka dgn Tuhan, artinya kalo mereka mau dan Tuhan berkenan bisa saja dipaksakan. Tapi Tuhan sendiri gak pernah memaksakan kehendak,tapi ingat kehendakNyalah yg terjadi, Bukan kayak FPI memaksakan kehendak.
Saya bukan Muslim tapi saya tahu ISLAM itu indah, Islam itu penuh kasih,Islam tak perlu dibela karena tanpa dibela sudah benar. Islam itu tidak Barbar dan memaksakan kehendak. Jadi saya ragu apakah FPI itu ISLAM?
Juni 4, 2008 at 6:34 am
Oh Iya, saudara saya ada yang sedang memperdalam ISLAM dan dia berniat untuk menjadi MUALAF. Karena katanya ISLAM itu indah.
Buat kami keluarganya tidak masalah, Karena Hidayah itu datangnya pada Pribadi bukan keluarga, Bukan Golongan, Bukan Negara dll.
Juga kami melihat bukan karena dia mendapatkan jodoh seorang Muslimah yang cantik dan Soleha anak Pak Haji.Kami melihatnya itulah kemenangan ISLAM tapi bukan atas kekalahan siapapun. Agama adalah panggilan Jiwa tanggung jawab pribadi seseorang pada TUHAN. Tapi dia sudah berjanji tidak mau di ISLAM kan oleh pengikut FPI, Karena dia bukan Steve Emanuele yang mencoba mendapatkan pembenaran atas kumpul sapi nya dengan Andi Soraya. Katanya Insya Allah dia akan menjadi ISLAM yg sebenar benarnya sesuai Ajaran Rosul yang cinta damai dan penuh Kasih.
Mari kita sama-sama mendoakannya. Amin
Juni 4, 2008 at 6:34 am
Satahuku FPI ISLAM yg Menegakan AGAMA (terkadang dng Cara SALAH=MANUSIA)….Tanpa ada Maksud Lain di Balik Sepak Terjangnya (jg Bukan Politik cari Kekuasaan). Sedang yg MENJELEKAN FPI bisa jadi Umat Islam yg Beriman Kurang dari Anggota FPI Ataupun Bisa Lebih, terkadang yg Menjelekan BENAR2 KAFIR di MATA ALLAH SWT apakah termasuk anda aku Gak TAHU.
ASHAADUANLLAH ILAHAILLALLA WA ASHADUANLAHMUHAMMADAROSULULLOH.
Juni 4, 2008 at 6:44 am
dari semua tulisan yang aq baca semuanya kadang2 membuat jadi ketawa sendiri,mungkin mereka semua lupa bahwa manusia itu “TIDAK ADA YANG SEMPURNA” tapi FPI kok merasa bahwa dirinya paling sempurna di muka bumi ini,hanya dajal saja yang merasa dirinya sempurna atau mungkin FPI merupakan kaum dajal……..he…..he….he 100000000000x.
Juni 4, 2008 at 6:47 am
Saya ingin memberi beberapa komentar penting berikut ini :
1.KALAU masalah penghujatan FPI karena mereka brutal,suka memukul dalam beraksi atau bersikap seperti preman,kenapa anda wahai orang ISLAM, yang mengaku cinta damai, tidak menggantikan posisi FPI dalam memberantas penyakit masyarakat seperti MIRAS,PERJUDIAN,NARKOBA dan TEMPAT PROSTITUSI.Kalau anda tahu bagaimana cara yang lebih baik,kenapa anda semua tidak ambil alih tugas FPI?KAN ITU JUGA MENJADI TANGGUNG JAWAB ANDA SEMUA?
2.Saya ingin tanya kepada semua orang ISLAM yang kebetulan membaca tulisan ini.Katakanlah FPI bubar, apakah kemudian kewajiban beramar ma’ruf nahi munkar (yang sudah tertera jelas2 di dalam Al-Quran) itu hilang dari pundak anda?Lantas anda melenggang santai menyaksikan kemaksiyatan dan kemungkaran terjadi di depan mata anda atau disekitar anda?atau malah ikut bermaksiyat dan bermunkar ria?Juga apakah kemudian anda tidak punya tanggung jawab untuk mempertahankan Aqidah dan Syariah ISLAM yang semakin hari semakin diobok-obok atau dirusak oleh orang-orang yang tidak suka atau “BODOH” terhadap ISLAM?atau malah anda ikut-ikut mengobok-obok dan merusak ISLAM, agama anda sendiri?.
2.Terus,anggap saja,anda adalah orang yang tahu cara BERMASYARAKAT YANG BENAR,BERSOSIAL YANG BENAR.APAKAH ANDA BISA MENJELASKAN BAGAIMANA CARANYA MEMBERANTAS MIRAS,PERJUDIAN,PELACURAN DAN PENYAKIT-PENYAKIT LAIN YANG NYATA-NYATA MERESAHKAN MASYARAKAT,dengan contoh beberapa hari kemarin SESEORANG MENINGGAL DI SUKATANI,BEKASI KARENA DIKEROYOK PEMUDA PEMALAK YANG LAGI MABUK.BAGAIMANA?BAGAIMANA CARA MEMBERANTASNYA?DENGAN MEMASUKKAN MEREKA KE PENJARA?TOH,HAL ITU TIDAK MENYELESAIKAN MASALAH,BAHKAN SEKARANG PENYAKIT MASYARAKAT MASIH JADI BERITA RUTIN DI PROGRAM KRIMINALITAS DI TV.
3.Untuk BERKUTMANIA,maaf jika saya harus mengajak anda berdiskusi dengan DEWASA dan ILMIAH.Sebelum KITA BERDISKUSI,saya ingin tanya anda dulu APAKAH ANDA TAHU ISLAM DAN HAKIKATNYA?APAKAH ANDA PERNAH BELAJAR ISLAM DAN ILMU-ILMU YANG IA CAKUP?APAKAH ANDA SUDAH PERNAH KHATAM BELAJAR TAFSIR AL-QURAN DAN AL-HADITS, DUA PEDOMAN UTAMA dalam ISLAM?BERAPA BANYAK KITAB TAFSIR DAN HADISTKAH YANG ANDA BACA?APAKAH ANDA TAHU BAGAIMANA SEHARUSNYA SEORANG MUSLIM BERPOLA PIKIR?BAGAIMANA JUGA SEHARUSNYA SEORANG MUSLIM MENJALANI KEHIDUPAN SEHARI,BERGAUL DENGAN KELUARGA DAN BERMASYARAKAT?
Saya memberikan-memberikan pertanyaan2 diatas,karena anda sudah menyentuh masalah ISLAM DAN PRINSIP-PRINSIPNYA.KALAUPUN TIDAK TENTANG HAL TERSEBUT,SAYA JUGA TIDAK AKAN PEDULI.
Anda mengatakan FPI kemungkinan cuman tau perspektif bener salah hanya dari habib dan kiai mereka…Mungkin perkataan itu perlu dipuji dan dikoreksi.Anda mungkin benar,karena ketika saya berkenalan dengan FPI,banyak anggotanya yang “masih awam” terhadap ISLAM dan PRINSIP-PRINSIPNYA,justru karena itulah dulu (tidak tahu sekarang),habib Rizieq selaku KETUM FPI selalu memberikan pembinaan lewat majlis TA’LIM didepan rumah beliau pada malam-malam tertentu.Untuk koreksinya,ya selaku anggota FPI,tentu dong salah benar yang membutuhkan “suatu tindakan” itu harus menurut KETUA,KYAI atau HABIB yang memimpin.Nah,kalau bersikap sendiri-sendiri dan menyalahi sang PEMIMPIN,paling-paling mereka akan segera didepak dari FPI,seperti salah satu PANGLIMA mereka yang dulu-dulu.
Terus untuk pernyataan anda : “Buat yg pro (dgn kekerasan)FPI, percuma elu
pake teriak teriak ke semua orang supaya balik
ke jalan yg bener(menurut elo..) kalo caranya pake mukulin…
ORANG GA BAKAL DENGERIN…. MALAH SEBEL YG ADA!!”,Saya juga mau MEMBERI komentar nih.Saya mengajak semua umat ISLAM untuk kembali ke jalan yang benar DENGAN MENYATUKAN NAMA DALAM “ISLAM” SAJA,itu BUKAN MENURUT SAYA!!!TAPI MENURUT AL-QURAN DAN AL-HADITS!KALAU ANDA TIDAK PERCAYA SAYA BISA BUKTIKAN MANA DALIL-DALILNYA YANG SAHIH DAN TERPERCAYA.
SEDANGkan,I’M SO SORRY,SAYA SENDIRI BUKANLAH ORANG YANG TIDAK BEROTAK. SAYA TAHU BAHWA ISLAM JELAS2 MELARANG SEORANG MUSLIM BERPENDAPAT TANPA DALIL YANG SAHIH DAN JELAS,KARENA JANGAN2 ITU MALAH MENJATUHKANNYA KE DOSA DAN API NERAKA.SEDANG UNTUK “PUKUL-MEMUKULNYA” MENGISYARATKAN BAHWA ANDA MENGARTIKAN SEMUA TINDAKAN YANG BERBAU “MEMUKUL” ITU HARAM DI DUNIA INI.PADAHAL ISLAM MENGAJARKAN ADA MASALAH-MASALAH TERTENTU YANG MEMBOLEHKAN MEMUKUL (TAPI TIDAK BOLEH DI MUKA)(KALAU ADA YANG MENYANGGAH,SAYA BERANI TUNJUKKAN HADITS SAHIHNYA).KENAPA MEMUKUL?KARENA ISLAM MENGAJARKAN SEPERTI ITU DAN DIBALIKNYA SELALU ADA HIKMAH YANG BESAR YANG MEMANG TIDAK PERNAH KITA DUGA-DUGA,APAKAH TINDAKAN “MEMUKUL” TIDAK MENYAKITI ORANG YANG DIPUKUL DAN MENGESANKAN “BAHWA YANG MEMUKUL ITU KEJAM?LHO,JUSTRU JIKA YANG DIPUKUL ITU TAHU KARENA APA DIA DIPUKUL,DIA AKAN BERTERIMA KASIH KARENA SUDAH ADA ORANG YANG MENGINGATKANNYA DAN KEMUDIAN TIDAK MENGULANGI KELAKUANNYA KEMBALI.ATAU BAHKAN SEBELUM DIA DIPUKUL,DIA MINTA DIPUKUL LEBIH DAHULU KARENA DIA TAHU DIA MELAKUKAN KESALAHAN.
INTINYA…INTINYA…SAYA KAGET DENGAN PERNYATAAN ANDA TERSEBUT.ITU SEMUA JUSTRU MENUNJUKKAN BAHWA ANDA TIDAK PAHAM TERHADAP ISLAM DAN PRINSIP2NYA.SADAR TIDAK SADAR,JUJUR TIDAK JUJUR,SAYA YAKIN ANDA 100% BEGITU.
MAKANYA,SAYA MEMBERIKAN TAWARAN KEPADA ANDA,KALAU ANDA BUTUH DAN MAU,MARI KITA PELAJARI BERSAMA AL-ISLAM ITU.KALAU MEMANG ANDA MELIHAT SAYA SALAH,SALAHKAN SAJA,DAN SAYA AKAN MENCOBA MENCARI MANAKAH YANG BENAR SESUAI ISLAM.DAN KETIKA ANDA SALAH,SAYA JUGA BERKEWAJIBAN MENGINGATKAN ANDA. FINALLY, ANDA BISA BERDISKUSI DENGAN SAYA DI boytoock@gmail.com.Saya tunggu lho…
4.Untuk mengomentari hujatan-hujatan kepada FPI,marilah kita coba berpikir jernih.Apalagi jika anda seorang ORANG ISLAM,jangan langsung asal “buka mulut” tanpa mengetahui permasalahan sesungguhnya.Ingat semua ucapan dan semua tindak tanduk kita semuanya,manusia ini akan dimintai pertanggungjawaban oleh ALLAH nanti pada hari kiamat.Dan orang-orang yang suka menyebarkan kebohongan tentang seorang muslim akan mendapat ganjaran adzab yang pedih di akhirat KELAK.JADI,KALAU ANDA MEMANG TIDAK TAHU DUDUK PERKARANYA,TANYA DONG KEPADA USTADZ HABIB RIZIEQ,KENAPA ORGANISASI DAN ANGGOTANYA SERING TERLIHAT BRUTAL DARIPADA SOPAN, KAN ITU BERTENTANGAN DENGAN ISLAM.LAKUKAN CEK DAN RICEK DULU SEBELUM BERPENDAPAT,ATAU ANDA AKAN JATUH SENDIRI PADA DOSA DAN FITNAH.
SEMOGA SEMUA YANG SAYA JELASKAN INI ADA MANFAATNYA,MINIM MEMBUAT ANDA BERPIKIR-PIKIR LAGI KETIKA BERKOMENTAR.
ARJU MAN QORO-A HADZAL BAYAN YATAFAKKAR ANNA HADZAD DIN (AL-ISLAM) LA YANZIL BI AMANIYYATINA AU AMANIYYATI AHLIL KITAB.IDZA AKTHO^NA FA NAHNU MUKHTI^,WA YUMKINU AN YAJURRO DZALIKAL KHOTO^ ILAL ITSM WA ADZABINNAR.WA KADZALIKA BI AHLIL KITAB WAL KAFIRUN.LA IKHTISOSO FI DINIL ISLAM.
Juni 4, 2008 at 6:58 am
(hanya sekedar numpang nulis saja…..he3x)
ALLAH menciptakan semua ini ada sebab dan akibatnya,ada penyakit dan ada obatnya,ada laki2 dan ada wanita dan seterusnya,”kemaksiatan”itu merupakan “akibat” kenapa FPI gak cari dulu “sebab” dari adanya kemalsiatan tersebut,kita diciptakan mempunyai akal dan pikiran kenapa tidak digunakan akal dan pikiran tsb,hanya kalangan hewan saja yang gak punya akal pikiran,kalangan hewan mempunyai pikiran dia yang kuat,dia yang berkuasa,”apakah FPI masuk kategori kalangan hewan”,hanya ALLAH S.W.T yang tahu.
Juni 4, 2008 at 7:01 am
SAYA ADA TAMBAHAN LAGI NIH.YAH,SEBAGAI PERINGATAN BAGI SAUDARA-SAUDARA YANG MENGAKU ISLAM.
SESUDAH SAYA MEMBACA KOMENTAR-KOMENTAR DI BLOG,BANYAK KALIMAT MENANYAKAN ISLAM,APAKAH ISLAM BEGINI,BEGITU,BLA…BLA…BLA…
LHO,COBA PIKIRKAN KALAU PARA PENGOMENTAR MASIH BERTANYA SEPERTI ITU,BERARTI ITU MALAH MENANDAKAN MEREKA TIDAK TAHU.
MAKANNYA DARIPADA NANYA-NANYA SEPERTI ITU,MENDING ANDA YANG BERKOMENTAR DAN MAU KOMENTAR TENTANG ISLAM BELAJAR DULU.NAH, NANTI KALAU SUDAH KHATAM AL-QURAN DAN AL-HADITSS\ SECARA BENAR,BARU NGOMONG.BOLEH DEH “NGOCEH”!
JADI,”MAU PINTAR TENTANG ISLAM??!!” “MAKANYA BELAJAR” DAN NGGAK PERLU MINUM CEREBROVOT EXEL!!TAPI CUKUP BELAJAR BAHASA ARAB,BACA AL-QURAN DAN PAHAMI,BACA KITAB-KITAB TAFSIR YANG TERPERCAYA DAN PELAJARI HUKUM ISLAM SECARA TUNTAS.SELESAI DEH, DAN ANDA TINGGAL MENGAMALKAN. SAYA MENJAMIN JIKA ANDA MENGAMALKAN PRINSIP-PRINSIP ISLAM SECARA BENAR,NANTINYA ANDA AKAN MERASA MENJADI MANUSIA YANG PALING BAHAGIA,WALAUPUN MISKIN,JELEK RUPA ATAUPUN CACAT.
SALAM DARI SAYA,AKHUKA FILLAH
Juni 4, 2008 at 7:10 am
Aku bersaksi tidak ada tuhan selain ALLOH swt, dan aku bersaksi bahwa muhammad saw utusan ALLOH swt. siapun yang mendirika kebenaran ilahi pasti aku mendukungnya walau hanya lewat kekuatan hatiku, aku berdoa semoga tauhidku tetap suci hingga aku mati, AMIN
Juni 4, 2008 at 7:30 am
Asli Mantap Om Boytoock
Wassalamualikum Wr WB
Juni 4, 2008 at 7:36 am
TO boytoock :
1.KALAU masalah penghujatan FPI karena mereka brutal,suka memukul dalam beraksi atau bersikap seperti preman,kenapa anda wahai orang ISLAM, yang mengaku cinta damai, tidak menggantikan posisi FPI dalam memberantas penyakit masyarakat seperti MIRAS,PERJUDIAN,NARKOBA dan TEMPAT PROSTITUSI.Kalau anda tahu bagaimana cara yang lebih baik,kenapa anda semua tidak ambil alih tugas FPI?KAN ITU JUGA MENJADI TANGGUNG JAWAB ANDA SEMUA?
Jawab : Apa tidak ada media dakwah lain selain keroyok,hancurkan,rusak.
Saya kira banyak media yg bisa digunakan,apalagi telah ada internet.
my quote : GUNAKAN OTAK BUKAN OTOT DALAM BERDAKWAH
2.Saya ingin tanya kepada semua orang ISLAM yang kebetulan membaca tulisan ini.Katakanlah FPI bubar, apakah kemudian kewajiban beramar ma’ruf nahi munkar (yang sudah tertera jelas2 di dalam Al-Quran) itu hilang dari pundak anda?Lantas anda melenggang santai menyaksikan kemaksiyatan dan kemungkaran terjadi di depan mata anda atau disekitar anda?atau malah ikut bermaksiyat dan bermunkar ria?
JAWAB : Kalau anda mengajarkan bahwa Islam itu agama yang lembut dan tidak mengutamakan kekerasan niscaya makin banyak orang yang merasa tergugah lalu ikut beramar ma’ruf nahi munkar.
QUOTE : MEDIA DAKWAH YANG SALAH MENGAKIBATKAN SEMAKIN BANYAK YANG MEMBENCI ISLAM,ISLAM IDENTIK DG KEKERASAN DLL.
3,4 dst…
Jawab :
Anda merasa paling ngerti agama Islam kayaknya,paling tahu agama Islam.
QUOTE : DIATAS LANGIT MASIH ADA LANGIT
“JADI,KALAU ANDA MEMANG TIDAK TAHU DUDUK PERKARANYA,TANYA DONG KEPADA USTADZ HABIB RIZIEQ,KENAPA ORGANISASI DAN ANGGOTANYA SERING TERLIHAT BRUTAL DARIPADA SOPAN, KAN ITU BERTENTANGAN DENGAN ISLAM.LAKUKAN CEK DAN RICEK DULU SEBELUM BERPENDAPAT,ATAU ANDA AKAN JATUH SENDIRI PADA DOSA DAN FITNAH”
JAWAB : Anda sudah tanya belum ?? kalau sudah mbok ya di jabarkan disini … atau buat blog, jabarkan ajaran2 habib anda yang mengijinkan main keroyok pada tiap orang yang berbeda opini dengan anda.
KITA TUNGGU…..
Juni 4, 2008 at 8:30 am
FPI nda konsisten…. tragedi monas sang ketua akan menyatakan perlawanan kepada pihak yang akan menangkap atau mengamankan pelaku tindak anarkis dimonas… (sebut = polisi) hehehehehe… ap coba… pada akhirnya sang ketua malah menyarankan untuk pasrah saja klo ditangkep… harusnya konsisten dong kan seru tuh jadinya perang… tembak2 an… sama lawan bambu runcing… wah… tapi lucu lho… munarman ko nda keliatan ya…. kemakakah beliau??? takut ap ap ya??? ada yg tau? padahal kan dia yang suaranya paling lantang menyaakan perlawanan…
klo aku setujunya perang…. biar pada mati… (fpi tentunya) biar mereka tau adakah mati sahid itu…. jawabanya cuma setelahh kita mati…
Juni 4, 2008 at 8:43 am
Dasar Kunyuk2 Nongtot leho… loe pade jgn asal ngomong hari gini emang jarang muslim yg belain agamanya dgn benar. Muslim dah bnyk dihina dan dinodai malah diem aje… ketawa2 tuh org non muslim.
Juni 4, 2008 at 8:45 am
FPI itu laksana kaum Khawarij.
Niatan mereka tulus ingin membela Islam namun tidak tahu cara yang khair dalam melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar.
Wajar bila dari kalangan internal muslimin sendiri merasa antipati kepada mereka.
Namun bukan berarti amar ma’ruf nahi munkar lantas berhenti.
Para polisi kemarin berbuat anarkis di kampus Universitas Nasional. Namun bukan berarti polisi dibubarkan kan?
Amar ma’ruf nahi munkar itu tetap wajib dan perlu. Maka dari itu, marilah saudara2 sesama muslim kita lebih rapatkan barisan dan lebih cerdaskan diri kita dengan tsaqafah Islam sehingga kita tidak akan terjebak dalam tindakan2 yg tampaknya baik namun kontra produktif dengan tujuan awal kita dalam memperjuangkan syariat Islam.
Pemerintahpun seharusnya semakin membuka mata dan telinga mereka. Berbagai hal ini adalah akibat ketidaktegasan pemerintah dalam menyikapi berbagai hal yg dapat membuat stabilitas nasional goyah.
Kekerasan bukan hanya onopoli FPI. Sebagian besar masyarakat kita skrg terbiasa dg kekerasan sbg jalan pintas. Maling ayampun dipukuli massa hingga meninggal.
Semua ini terjadi karena kemandulan aparat, ketidakpastian hukum, ketidak beresan birokrasi dan begitu banyak hal lainnya yg membuat sebagian rakyat kita menjadi sakit, lantas kalap dan gelap mata karena tidak tahu harus berobat kepada siapa, tidak ada “dokter” yg dapat dipercaya pada saat ini.
Juni 4, 2008 at 8:48 am
Benar kata habib Fucking riziq,Hanya seglintir msyrkt Indonesia yg ingin FPI bubar,Karena masyarakat Yang lain lebih Pngen Laskar FPI MATII DIMAKAN BABI !!!! TAI SEMUA LASKAR FPI !! JANCOK !!!!
Juni 4, 2008 at 8:57 am
arah dakwah amar ma’ruf nahi munkar yang harus diteruskan dan tetap dipertahankan. kemaksiatan harus diperangi bukan dilindungi, penodaan dan penistaan agama juga harus bumi hanguskan.
yang saya sayangkan adalah langkah awal yang baik yaitu mengajak kebaikan telah dinodai dengan kekerasan. dan ada provokator yang berusaha membuat kejadian semakin meruncing. siapapun kalian yang berseteru saya hanya mau mengingatkan sadarkan jika kalian telah diadu domba.
saya berpesan kepada pasukan garda beserta rekanannya dan laskar islam beserta rekanannya kenapa malah kalian yang akan saling berperang, sedangkan orang yang membodohi kalian dari ahmadiyah yang jelas-jelas kalian perangi malah terlupakan.
pasukan pembela gusdur ingat dan hati-hatilah terhadap mahkluk yang kalian puja-puja ini hingga kalian berani mati, tidakkah kalian melihat keanehan islam dalam tubuhnya yang semakin aneh. beranikah kalian mati demi aqidah islam yang tidak mengkultuskan manusia satupun kecuali kepada pembuat manusia itu sendiri yaitu Alloh swt.
fpi dan laskarnya, berbuatlah lebih arif dan semakin perbanyak kajian bermanfaat buat anggotanya terutama bagaimana berhubungan dengan lingkungan. agar lebih arif dan mengikuti rasulullah yang sangat lembut namun bisa juga marah saat ada yang menghina Alloh swt.
Juni 4, 2008 at 8:58 am
hmmm salut wat bang arif…!!
Penjelasannya Ilmiah…
Pi tar dulu bang…
Wlwpun FPI memiliki sisi negatifnya…
Namun FPI memiliki sisi positifnya…
Skrg klo bukan mereka siapa lagie yg mw peduli terhadap kemaksiatan yg smakin meraja lela…
klo kalian merasa org2 terpelajar dan masih percaya Al-qur’an yg menyuruh qt utk melakukan amar ma’ruf nahi mungkar, seharusnya kalian merangkul FPI dan memberikan pengarahan ttg bagaimana melaksanakan amar ma’ruf nahi mungkar dengan lebih arif.. Bukan malah menghujat
Klo kalian bilang qt beramar ma’ruf melalui media… berapa persen rakyat indonesia yg bisa menikmatinya… turun ke akar rumput bung… klo mw aspirasi lo ttg Islam dimengerti ma org awam..!!
Juni 4, 2008 at 9:58 am
yang di monas itu termasuk memberantas kemaksiatan ya? memukuli kyai,ibu2 itu memberantas kemaksiatan ya? waktu puasa menghancurkan warung sehingga pemilik warung tidak dapat penghasilan dan umat beragama lain tidak bisa makan itu termasuk memberantas kemaksiatan ya? dari sana saja sudah terlihat dengan jelas kalo yang maksiat dan harus diberantas itu adalah FPI.
Juni 4, 2008 at 10:25 am
Buat BANG BOYTOOCK…
Pertama tama gwe minta maaf klo postingan gwe terasa seperti postingan sampah dan menyinggung perasaan…
dan rasanya diakhir postingan sampah
tersebut gwe udah minta maaf untuk kata kata yg
kurang berkenan…
Klo pertanyaan apakah gwe belajar Ilmu ilmu Islam
jawabannya adalah sedang, dan emang gwe belon Khatam
Belajar Al Ouran dan Al Hadits… dan pastinya Kitab
Tafsir dan Kitab Hadist yg gwe baca gak sebanyak yang
bang Boytoock baca….
oleh karena itu gwe klo ngeluarin pendapat selalu dengan
imbuhan “mungkin” dan “koreksi”…. karena inti
postingan gwe bukan untuk memihak salah satu pihak
(yg pro atau yg kontra), tapi lebih ke arah perbaikan
ke depannya, suka ato engga, dewasa atau engga itulah
pendapat gwe, tolong dihargai bang…
Dan klo postingan gwe sepertinya menyinggung prinsip
prinsip Islami… ya mohon maaf aja bang, gwe gak ber-
makksud begitu…
yang gwe tangkap dari situasi sekarang adalah saling
mencaci maki antar dua kubu yg berbeda, yg satu menjelek-
jelekkan FPI dengan kata kata yg gak pantes, yg lainnya
membalas dengan keyakikannya atas keimanannya dan(mungkin)
menghakimi pihak yg gak sepaham dgn dasar yg ia punya
Trus mau sampe kapaaaaan?
Kalo dua duanya ngotot apa sih hasilnya, gak ada selain
opini yg makin meruncing dari dua pihak yg berseteru…
Baca deh bang boytoock postingan2 diatas, KEBANYAKAN yg
pro selalu (kesannya) menghakimi yg kontra dengan anggapan
(barangkali) yg kontra dengan mereka adalah orang orang salah…
Sedangkan yg kontra ngomong dengan sumpah serapahnya
meng-opinikan bahwa mereka yg pro tak lebih dari manusia
manusia rendahan (mungkin lo yaaa… )
Gwe cuman gak suka dengan KEKERASANNya,entah secara
fisik ato omongan… itu aja!
maksud gwe, klo pun mereka(FPI) yakin dengan jalan yang ditempuhnya
emang gak ada jalan laen selain bentrok? apa semua yg ada
di Monas kemaren total orang orang yg gak bener? trus
tanggung jawab FPI tentang kerusakan fisik yg ada, apa harus
dilupakan atas dalih agama? Dimana tanggung jawab moral para
oknum FPI atas semua kerusakan fasilitas umum yg rusak? gwe
ngomong fasilitas umum, bang… fasilitas bersama.
Gimana itu supir supir bis harus tanggung jawab sama
atasannya tentang kaca kaca bisnya yg pecah?
apa FPI mau ganti? (klo emang iya dan sudah, lupain
aja postingan gwe…)
trus apa benar dengan dalih agama fpi boleh melangkahi segala
peraturan yg ada? ini bukan negara dengan basis syariat
Islam, bang! ada yg namanya peraturan yg ngga mandang agama
dan keyakinan, aturan bangsa yg harus kita taati sebagai
warganya, bang…. gwe pingin tau pendapat bang boytoock
soal ini.
Mungkin gwe orang yg naif dalam menyikapi masalah seperti ini,
ato mungkin gwe kurang dalam pemahaman agama soal masalah ini,
ato mungkin seperti yg bang boytoock bilang gwe orang yang gak
dewasa dan ilmiah dalam menyikapi masalah…
tapi satu hal bang… gwe percaya semua masalah bisa di omongin
secara baik baik dan ngga perlu dengan kekerasan!!
Tolong dikomentari postingan sampah ini bang… mungkin dengan
segala kearifan yg bang boytoock punya(INI BUKAN SINDIRAN), bang
boytoock bisa membuat gwe tergelitik dan berdialog secara
pribadi di lain waktu….
Segitu aja komen gwe bang… maap buat bang arif kalo saya menuh menuhin tempatnya, maklum bang manusia sampah…. he he
ps:
berkut bukan nama gwe bang, berkut itu nickname pesawat
tempur… (emang yang nanya sapaaaaa?? he he)
ps lagi:
bang boytoock.. capslocknya ga usah kebanyakan…
engga dicaps juga gwe baca, bang… he he.
Peace, Brother !!
Juni 4, 2008 at 2:12 pm
Ternyata yang kulihat di TV orang2 FPI sangat santun waktu ditamgkap, tapi sebelum ditangkap omongannya yang menantang aparat berwajib itu mungkin habis nelen pil setan kali,kemunafikannya terlihat jelas.
Juni 4, 2008 at 2:14 pm
satu lagi buat
Bang Boytoock…
gwe mau nanya nih… emang klo bang
boytoock berdiskusi, harus dengan
orang yg berpikirannya ilmiah dan
dewasa-nya selevel dgn abang yah…
apa juga harus ngerti ilmu agama
dengan level yg sama dgn bang boycottt?
Secara gwe yg ilmu agamanya masih
dangkalan dan amat sangat jauh dari
kesempurnaan pribadi dewasa(halah..!)jd sedikit ragu klo mau diskusi lebih jauh.
Kasyaaaan deh gwe…..
Juni 4, 2008 at 2:25 pm
Sepertinya, postingan Mas Boytoock tidak menjawab apa2. Hanya membabi buta membela FPI dan merasa dirinya yg paling Islami dan paling paham tentang Islam!
Mas Boytoock menyuruh org lain melakukan cek n ricek, tapi apakah mas sendiri sudah cek n ricek?
Ada teman saya yg menganut salah satu agama lain. Ia menceritakan tentang satu cerita: Alkisah berkumpullah orang2 beringas yg sedang mau melempari batu ke seorang pelacur. Kemudian datang Nabi Isa mengambil batu dan mengatakan, “BARANGSIAPA YANG MERASA DIRINYA TIDAK MEMILIKI DOSA SAMA SEKALI BOLEH MENJaDAI PELEMPAR BATU PERTAMA” dan diberikannya batu itu ke tangan mereka.
Apa hasilnya? Tidak ada satu orgpun disana yg berani melempari batu.
APAKAH ITU KARENA NABI ISA MEMBELA PELACUR??? BUKAN!
Tapi cerita ini menjelaskan bahwa tidak ada satu orgpun di dunia ini yg dapat/berhak menghakimi sesamanya. Apalagi dengan cara kekerasan! APAPUN KESALAHAN MEREKA! Karena kita semua sama2 berdosa di mata Allah SWT. Dan hanya Allah SWT yang berhak menjatuhkan hukuman terhadap ciptaan2nya yg dianggapnya salah! Karena itu Ia menciptakan Neraka dan Surga!
Sedangkan yg dapat kita lakukan sebagai manusia biasa, hanyalah berusaha menyadarkan mereka yg jalan di jalan yg salah dengan cara memperbanyak dakwah dan melakukan cara2 persuasif yang damai.
Misalnya:
1. Melalui nasihat2 yang tidak henti2nya.
2. Menyebarkan dakwah ke seluruh pelosok daerah.
3. Membantu warga membangun masjid.
4. Membantu org2 miskin yg kesusahan.
5. Bersahabat dgn penganut agama2 lain/bertoleransi tinggi dengan agama2 lain.
6. Membuka lapangan2 pekerjaan yg baru.
7. Membantu daerah2 yg mengalami musibah bencana.
8. Meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia dengan cara membangun sekolah2 murah.
9. Mengamankan warga dari tindakan kejahatan (rampok, pencuri, pemerkosa, dll)
10. Dan banyak cara2 damai lainnya yg tidak menimbulkan keresahan dalam masyarakat.
Sehingga dapat membuat semua warga masyarakat menangis, bukan menangis karena berdarah2/terluka dipukuli!!! Tapi menangis karena terharu dan bangga akan FPI.
Dengan cara demikian, pasti FPI akan malah menjadi terkenal dari sisi positif (bukan negatif seperti sekarang) dan lebih mudah dalam tugasnya untuk menyebarkan/membela Islam. Bukan begitu mas Boytoock?
Tetapi apa yg dilakukan oleh Habib Rizieq dan FPI/KLI? Bukannya memperbanyak dakwah dan memperbanyak melakukan 9 langkah diatas, mereka malah menyibukkan diri dengan:
1. Memukuli warga.
2. Melawan polisi dan pemerintah bahkan sekarang melawan hampir semua elemen ORMAS.
3. Bermusuhan dengan Agama2 lain.
4. Berkonvoi di jalanan untuk menunjukkan kekuatan (mengganggu kenyamanan dan keamanan para pengendara kendaraan bermotor lainnya.
5. Menghancurkan bangunan2 dengan batu.
6. Menghancurkan warung2 mata pencaharian warga. Hanya karena mereka membuka warungnya untuk memberi makan warga yg kebetulan tidak berpuasa karena menganut agama lain.
7. Membuat 10 rim brosur melawan pemerintah dengan kata2 provokasi: Lumat SBY/JK.
8. Mengajak perang ORMAS lain.
9. Menciptakan keresahan di masyarakat.
10. Dan segudang kegiatan negatif lainnya.
Bang Boytoock dan semua pengikut FPI, apapun yg kalian jelaskan, tidak akan merubah kenyataan bahwa FPI telah salah jalan dalam usahanya membela Islam!
Untuk membela Islam/membela Kristen/membela Hindu/membela Buddha, dapat dilakukan dengan cara damai, sabar, baik2, mengikuti hukum yg berlaku, BUKAN dengan cara premanisme, kasar, menghancurkan atau sweeping!!!
Cobalah bersabar!! Cobalah mengenal kata Damai! Cobalah memandang Polisi/Pemerintah. Karena kalau kalian tidak memandang Polisi, maka Polisi/Pemerintah juga tidak akan memandang kalian.
Juni 4, 2008 at 2:40 pm
FPI.. pembela islam ? dari siapa ? .. pencoreng islam lebih tepat kale, manusia kok sok membela Tuhan, emangnya FPI lebih sakti dari Tuhan ?
tapi gw percaya ama hukum KARMA.. suatu hari anggota FPI yg suka gebukin orang bakal dapat karmanya deh
Juni 4, 2008 at 2:48 pm
FPI… Allahu Akbar
Teruslah berjuang…
Allah senantiasa bersama orang-orang yang menegakkan kebenaran dan mencegah kemungkaran
Yakinlah… suatu saat Allah akan membongkar segala kemungkaran di muka bumi ini. sehingga tampaklah oleh kita siapa yang benar dan salah.
Allahu Akbar…!!!
Juni 4, 2008 at 3:07 pm
maju terus FPI, tidak ada halangan tuk berjuang. aku tahu kehadiran FPI dibutuhkan di Indonesia ini, kecuali bagi mereka yg trlibat dalam pengusaha bar, hiburan malam, pnjudi, Wartawan yg dpat jug suka hiburan malam dan mendapat suap dri ckong2 mucikari tuk membuat brita miring, dan segolongannya.
I Love FPI
Juni 4, 2008 at 3:17 pm
makasih bang aip.
atas pencerahannya..
pencerahan atas tulisan sampeyan dan komentar-komentar yang bejibun ini. sungguh rupa-rupa..
dari manggut-manggut sampai ngakak guling-guling..
apalagi yang nomor kamar 102 itu
saya baru tau ternyata itu orang suci tah..
(entah ini mencerahkan atau menggulitakan. ngakak aku)
Tapi Alhamdulillah, (setelah saya baca komen2 bang aip) ternyata banyak pendukung FPI juga yang (maaf) sudah mahir maen internet. semoga mereka juga membaca militisi dafur, saudara kita di palestina yang diganyang israel, dan kaum-kaum muslim di belahan dunia yang teraniaya.
bukan malah menganiaya saudara sendiri.
jujur saja, air mata saya sontak terbit ketika dengar kabar FPI menyerang massa.
Bang Aip pernah bicara dengan Habib? saya juga pernah. dulu waktu membuka FPI cabang Jogja. (biasa saja, tak ada yang istimewa)
Bang Aip pernah memaki pulisi banci di depan polres Depok? sama. saya juga pernah, di depan ruang Kapolda DIY. hehehe..
salut bang..
saya pembaca setia blog sampeyan..
Juni 4, 2008 at 4:35 pm
FPI ? Front Pembela Iblis. Masih Kebagusan juga kali yee . Disebut pembela iblis. Gua sampe keabisan kata2 untuk mengutuk FPI. Front Pendekar Iblis!!!!!!!!!
Makan Tai sendiri, katanya mau bertahan sampai titik darah penghabisan, eh ko taunya menyerah. Makan tuh tai. Si habib bin doggie, sorban lu bagus buat lap pantat anjing gue. Ngejagonya aja sama persis anjing gue, kalo ada orang yang masih jauh ngegonggong, eh kalo orang nya udah deket diam. Habib habib, kena karma luh!!!! Hukum alam tidak pernah salah!!! Sejago-jagonya manusia akhirnya jatuh juga. Soeharto yang kekuatannya jauh melebihi FPI saja jatuh, apalagi FPI. Kau cuman taik kucing di dunia ini. Tapi kalau dipikir2 yang paling diuntungkan oleh FPI kayanya toko besi atau material ya. Soalnya setiap bangunan yang dirusak FPI toko bangunan laku keras, atau juga apotek, dokter, tukan kain kafan, bisa juga tukang peti mati , jadi laku keras.Heehhehehhe. FPI ada amalnya juga yeee. Jadi saudara2 selama masih ada FPI mendingan kita menjual alat2 bangunan kayanya ya. Hidup GUSDUR!! Kami selalu mendoakanmu!
Juni 4, 2008 at 4:43 pm
Ini Indonesia bung…!bukan negara arab…!jadi jangan coba2 menggantinya menjadi negara Islam.walau saya orang Islam tapi saya seorang Nasionalis.biarpun Islam di Indonesia mayoritas namun bukan berarti dapat begitu saja berubah menjadi negara ISLAM. DAN biarlah urusan agama menjadi tanggung jawab setiap penganutnya kepada Tuhannya, diantara kita tidak berhak menilai ataupun menentukan apakah sesorang itu masuk surga atau neraka.apabila itu dilakukan sama halnya kita mendahului kehendak Tuhan Yang Maha Esa.bukankah kehidupan kita skr ini merupakan suatu misteri Illahi..?
DAN satu lagi yg perlu diketahui…peristiwa monas adalah peristiwa politik banyak kepentingan bermain disana dan agama telah di jadikan kuda tunggangannya itu berarti ada kelompok tertentu yg sengaja mengotori agama dengan politik.
dan FPI telah di politisir di manfaatkan oleh kepentingan tertentu untuk menekan kepentingan tertentu pula..dan kenapa polisi tidak tegas menindak FPI ?karena ada jendral polisi di balik FPI.ini di katakan Gus Dur setelah di beritahu oleh Mayjend Pur.Kivlan Zein seorang kepercayaan Prabowo..(baca detik.com)
Juni 4, 2008 at 5:39 pm
Apa yang anda lihat tentang ‘aksi-aksi anarkis’ Front Pembela Islam (FPI) di media, tidak pernah lepas dari penilaian subjektif dan objektif media itu sendiri. Kalau kesannya aksi-aksi itu anarkis, memang liputannya memang dibuat sedemikian rupa, setidaknya kesan anarkis itu memang diekspose, entah tujuannya untuk memojokkan posisi FPI, atau untuk menggambarkan betapa umat Islam itu anarkis atau memang sekedar kerjaan insan media yang haus sensasi.
ada apa dg negara ini?
Ahmaddiyah yg jelas sesat dibela oleh “ulama” dg inisial “GD” , sampai2 “ulama” ini mengatakan orang2 MUI tidak waras krn mempermasalahkan ahmaddiyah!! (dalam acara Perspektif wimar bbrpa hari lalu – ANTV)
subhanallah!!
tentu saudara2 tau bahwa “ulama” yg saya maksud adalah salah satu pencetus AAKB/aliansi bla bla.. yg bentrok dg FPI bbrpa hari lalu.
apakah Aliansi ini patut dibela?
jika anda seorang muslim, tentu akan berkata TIDAK.
proses hukum tentu berjalan, tp sy rasa banyak reaksi berlebihan, ditambah media yg melebih2kan.
Wassalam
Juni 4, 2008 at 5:41 pm
Oi para pembela FPI, kalian coba ke kota ciamis. Tanyakan dimana bengkel BUS ALLADIN. Trus tanyakan bagaimana kelakuan Ketua FPI Ciamis itu pada para sopirnya…… Benar2 gaya seorang FPI. Tikam, Hantap, Pukul, Tendang. Benar2 seorang jagoan. Hebat. Elegant.
Juni 4, 2008 at 5:50 pm
semoga Allah membukakan pintu hidayah bagi para ulama yg membela Ahmaddiyah dan pluralisme spt “GD” agar kembali ke jalan yg lurus.
bagi anda pendukung “GD”, buka mata..
cermati gerak-gerik dan komentar2nya, mdh2an anda menyadari bahwa byk hal yg telah keluar dr nilai2 Islam.
Islam yg harus kita bela, bila pemimpin kita sudah keluar dari nilai Islam maka dia sudah tak pantas untuk kita bela.
Juni 4, 2008 at 6:03 pm
Jaringan AKKBB (kutipan dari http://www.eramuslim.com)
Nama Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) menjadi buah bibir setelah peristiwa rusuh di silang Monas pada hari ahad siang, 1 Juni 2008. Sebelumnya, aliansi ini sering kali diidentikan dengan gerakan pembelaan terhadap kelompok sesat Ahmadiyah, sebuah kelompok yang mengaku bagian dari Islam namun memiliki kitab suci Tadzkirah—bukan al-Qur’an—dan Rasul Mirza Ghulam Ahmad, bukan Rasulullah Muhammad SAW.
Jika menilik perjalanan historis dan ideologi kelompok sesat Ahmadiyah dengan AKKBB, maka akan bisa ditemukan benang merahnya, yakni permusuhan terhadap syariat Islam, pertemanan dengan kalangan Zionis, mengedepankan berbaik sangka terhadap non-Muslim dan mendahulukan kecurigaan terhadap kaum Muslimin.
Ketika Ahmadiyah lahir di India, Mirza Ghulam Ahmad mengeluarkan seruan agar umat Islam India taat dan tsiqah kepada penjajah Inggris, dan mengharamkan jihad melawan Inggris. Padahal saat itu, banyak sekali perwira-perwira tentara Inggris, para penentu kebijakannya, terdiri dari orang-orang Yahudi Inggris seperti Jenderal Allenby dan sebagainya. Dengan kata lain, seruan Ghulam Ahmad dini sesungguhnya mengusung kepentingan kaum Yahudi Inggris.
Bagaimana dengan AKKBB? Aliansi cair ini terdiri dari banyak organisasi, lembaga swadaya masyarakat, dan juga kelompok-kelompok “keagamaan”, termasuk kelompok sesat Ahmadiyah. Mereka yang tergabung dalam AKKBB adalah:
* Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP)
* National Integration Movement (IIM)
* The Wahid Institute
* Kontras
* LBH Jakarta
* Jaingan Islam Kampus (JIK)
* Jaringan Islam Liberal (JIL)
* Lembaga Studi Agama dan Filsafat (LSAF)
* Generasi Muda Antar Iman (GMAI)
* Institut Dian/Interfidei
* Masyarakat Dialog Antar Agama
* Komunitas Jatimulya
* eLSAM
* Lakpesdam NU
* YLBHI
* Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika
* Lembaga Kajian Agama dan Jender
* Pusaka Padang
* Yayasan Tunas Muda Indonesia
* Konferensi Waligereja Indonesia (KWI)
* Crisis Center GKI
* Persekutuan Gereja-gereeja Indonesia (PGI)
* Forum Mahasiswa Ciputat (Formaci)
* Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI)
* Gerakan Ahmadiyah Indonesia
* Tim Pembela Kebebasan Beragama
* El Ai Em Ambon
* Fatayat NU
* Yayasan Ahimsa (YA) Jakarta
* Gedong Gandhi Ashram (GGA) Bali
* Koalisi Perempuan Indonesia
* Dinamika Edukasi Dasar (DED) Yogya
* Forum Persaudaraan antar Umat Beriman Yogyakarta
* Forum Suara Hati Kebersamaan Bangsa (FSHKB) Solo
* SHEEP Yogyakarta Indonesia
* Forum Lintas Agama Jawa Timur Surabaya
* Lembaga Kajian Agama dan Sosial Surabaya
* LSM Adriani Poso
* PRKP Poso
* Komunitas Gereja Damai
* Komunitas Gereja Sukapura
* GAKTANA
* Wahana Kebangsaan
* Yayasan Tifa
* Komunitas Penghayat
* Forum Mahasiswa Syariahse-Indonesia NTB
* Relawan untuk Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (REDHAM) Lombok
* Forum Komunikasi Lintas Agama Gorontalo
* Crisis Center SAG Manado
* LK3 Banjarmasin
* Forum Dialog Antar Kita (FORLOG-Antar Kita) Sulsel Makassar
* Jaringan Antar Iman se-Sulawesi
* Forum Dialog Kalimantan Selatan (FORLOG Kalsel) Banjarmasin
* PERCIK Salatiga
* Sumatera Cultural Institut Medan
* Muslim Institut Medan
* PUSHAM UII Yogyakarta
* Swabine Yasmine Flores-Ende
* Komunitas Peradaban Aceh
* Yayasan Jurnal Perempuan
* AJI Damai Yogyakarta
* Ashram Gandhi Puri Bali
* Gerakan Nurani Ibu
* Rumah Indonesia
Menurut data yang ada, AKKBB merupakan aliansi cair dari 64 organisasi, kelompok, dan lembaga swadaya masyarakat. Banyak, memang. Tapi kebanyakan merupakan organisasi ‘ladang tadah hujan’ yang bersifat insidental dan aktivitasnya tergantung ada ‘curah hujan’ atau tidak. Maksudnya, kelompok atau organisasi yang hanya dimaksudkan untuk menampung donasi dari sponsor asing, dan hanya bergerak jika ada dana keras yang tersedia.
Namun ada beberapa yang memang memiliki ideologi yang jelas dan bergerak di akar rumput. Walau demikian, yang terkenal hanya ada beberapa dan inilah yang menjadi motor penggerak utama dari aliansi besar ini.
Keseluruhan organisasi dan kelompok ini sebenarnya bisa disatukan dalam satu kata, yakni: Amerika. Kita tentu paham, Amerika adalah gudang dari isme-isme yang “aneh-aneh” seperti gerakan liberal, gerakan feminisme, HAM, Demokrasi, dan sebagainya. Ini tentu dalam tataran ide atau Das Sollen kata orang Jerman.
Namun dalam tataran faktual, yang terjadi di lapangan ternyata sebaliknya. Kalangan intelektual dunia paham bahwa negara yang paling anti demokrasi di dunia adalah Amerika, negara yang paling banyak melanggar HAM adalah Amerika, negara yang merestui pasangan gay dan lesbian menikah (di gereja pula!) atas nama liberalisme adalah Amerika, dan sebagainya. Dan kita tentu juga paham, ada satu istilah yang bisa menghimpun semua kebobrokkan Amerika sekarang ini: ZIONISME.
Bukan kebetulan jika banyak tokoh-tokoh AKKBB merupakan orang-orang yang merelakan dirinya menjadi pelayan kepentingan Zionisme Internasional. Sebut saja Abdurrahman Wahid, ikon Ghoyim Zionis Indonesia. Lalu ada Ulil Abshar Abdala dan kawan-kawannya di JIL, lalu Goenawan Muhammad yang pada tahun 2006 menerima penghargaan Dan David Prize dan uang kontan senilai US$ 250, 000 di Tel Aviv (source: indolink.com), dan sejenisnya. Tidak terhitung berapa banyak anggota AKKBB yang telah mengunjungi Israel sambil menghujat gerakan Islam Indonesia di depan orang-orang Ziuonis Yahudi di sana.
Mereka ini memang bergerak dengan mengusung wacana demokrasi, HAM, anti kekerasan, pluralitas, keberagaman, dan sebagainya. Sesuatu yang absurd sesungguhnya karena donatur utama mereka, Amerika, terang-terangan menginjak-injak prinsip-prinsip ini di berbagai belahan dunia seperti di Palestina, Irak, Afghanistan, dan sebagainya.
Jelas, bukan sesuatu yang aneh jika kelompok seperti ini membela Ahmadiyah. Karena Ahmadiyah memang bagian dari mereka, bagian dari upaya pengrusakkan dan penghancuran agama Allah di muka bumi ini.
Bagi yang ingin mengetahui ideologi aliansi ini maka silakan mengklik situs-situs kelompok mereka seperti libforall.com, Islamlib.com. dan lainnya.
Walau demikian, tidak semua simpatisan maupun anggota AKKBB yang sebenarnya menyadari ‘The Hidden Agenda’ di balik AKKBB, karena agenda besar ini hanya diketahui oleh pucuk-pucuk pimpinan aliansi ini, sedangkan simpatisan maupun anggota di tingkat akar rumput kebanyakan HANYA TERIKAT SECARA EMOSIONIL KEPADA PIMPINANNYA DAN TIDAK BERDASARKAN PEMAHAMAN DAN ILMU YANG CUKUP.
Juni 4, 2008 at 6:21 pm
BISMILLAHIRRAHMANNIRRAHIM,WASSALATU WASSALAMU ALA RASULILLAH WA BA’DU.
Pada kesempatan ini,izinkan saya berkomentar :
1.Saya bukanlah orang yang sudah “final” dalam belajar agama ISLAM.Karena agama ISLAM memang memiliki bidang-bidang ilmu yang berjibun (seperti Tafsir,Fiqih,Mustalah Hadits,Usul Fiqh,dll) yang mengharuskan saya belajar terus menerus,walaupun juga perlu istirahat (kan kadang capek,ngantuk,dll…).Dan saya tidak tahu kapan akan selesai,karena selama ini saya masih MERASA KURANG TERUS.BAHKAN DENGAN BERGABUNG DALAM BLOG INI,SAYA MERASA KURANG,KARENA ISLAM MASIH MEMBUAT SAYA PENASARAN DENGAN BANYAKNYA ORANG YANG MEMPERTANYAKAN AJARANNYA.MAKANYA SAYA BUTUH BELAJAR ISLAM LEBIH TEKUN LAGI NIH.Jadi buat mas/mbak yang bernickname “BERKUTMANIA”,jangan merasa rendah diri dari saya,toh kita ini sama-sama mencari ilmu agama Islam (seperti pengakuan anda DAN ITU SANGAT BAGUS.SAYA ACUNGI JEMPOL!!!).KALAU DALAM TULISAN SAYA,anda melihat saya sepertinya sudah “pintar” dalam agama ISLAM,itu cuma “SEPERTINYA”.Justru saya banyak memberikan pertanyaan kepada anda,karena ingin mengajak anda BELAJAR AGAMA ISLAM,tapi dengan cara, metode dan sumber yang benar dan terpercaya lho…
Jadi kalau ANDA,MEWINDRA dan ORANG LAIN mengatakan bahwa saya ini “SOK PINTAR” atau “MERASA PALING NGERTI ATAU PALING TAHU TENTANG ISLAM” itu “SALAH BESAR”.Bahkan saya tersenyum sendiri ketika “MEWINDRA” mengungkapkan kalimat tersebut.Saya tidak pernah tuh merasa “PALING PINTAR ATAU PALING TAHU”.Kalaupun kadang-kadang di suatu tempat saya merasa “PALING PINTAR ATAU PALING TAHU” saat berbicara ISLAM (karena saya memang dari Pesantren),saya malah jadi SERBA SALAH SENDIRI,karena ISLAM tidak pernah mengajarkan umatnya untuk mengaku “LEBIH ATAU PALING PINTAR” dalam suatu hal,kalaupun mereka begitu,itu karena HAWA NAFSU DAN DORONGAN SYAITAN YANG UJUNG-UJUNGNYA AKAN MEMBAWA CELAKA,BAIK DUNIA DAN AKHIRAT. Mungkin “MEWINDRA” menyimpulkan seperti itu karena KALIMAT-KALIMAT YANG SAYA LONTARKAN DI KOMENTAR SAYA.Yah,saya sendiri sebelum menulis KALIMAT-KALIMAT tersebut JUGA merasa “KOK SAYA MALAH JADI SEPERTI YANG PALING PINTAR AGAMA ISLAM DI BLOG INI SIH”.Tapi setelah berpikir panjang dan berpusing-pusing (sampai saya mengahiskan banyak waktu dan uang di warnet nih..),saya memilih kalimat tersebut untuk menanggapi pernyataan2 dan komentar2 di BLOG yang intinya menyatakan “KETIDAKTAHUAN TERHADAP AGAMA ISLAM”.
Dalam memilih kalimat tersebut,saya hanya MENDASARKAN pada AJAKAN KEPADA SEMUA PENGOMENTAR DI BLOG agar sadar dan merenung,”BAHWA UNTUK MENGOMENTARI ISLAM DAN PRINSIP2NYA ITU BUTUH PEMAHAMAN YANG KUAT TERHADAP ISLAM ITU SENDIRI”.JADI KALAU ANDA BERKOMENTAR TANPA TAHU APA ITU ISLAM, KAN JADINYA “TONG BERBUNYI NYARING” dong.NAH, KALAU “MEWINDRA” merasa bahwa kalimat-kalimat saya salah,ya SAYA MINTA MAAF yang sebesar-besarnya.Tapi pada intinya, SAYA HANYA INGIN MENGAJAK SEMUANYA UNTUK BELAJAR ISLAM SECARA BAIK DAN BENAR (DARI CARA,METODE DAN SUMBER),APA ITU SALAH??
KALAU MENURUT “MEWINDRA” ITU BENAR,APAKAH “MEWINDRA” JUGA SUDAH BELAJAR ISLAM SEPERTI ITU (SECARA BAIK DAN BENAR)?KALAU BELUM, YA AYO KITA BELAJAR BERSAMA-SAMA.MUNGKIN DENGAN MEMBUAT BLOG ATAU BAGAIMANA,KITA BISA SHARING. Karena pada intinya,kalau anda semua mengaku ISLAM, anda adalah saudara saya.MARI SALING MENGISI KEKURANGAN KITA MASING2.KETIKA ANDA MELIHAT SAYA SALAH,YA TEGUR SAJA. Dengan cara apapun (asal sesuai ISLAM dan karena ISLAM),saya SIAP MENERIMA TEGURAN. SAYA AKAN SENANG BELAJAR DARI ANDA. Kalaupun anda salah,saya juga akan menegur anda.TAPI saya juga harus berpikir bagaimana cara menegur anda,karena kita baru bertemu di BLOG saja.Saya kan belum tahu siapa dan bagaimana anda.Jangan-jangan menegur anda lewat kalimat-kalimat saya malah membuat anda bingung dan marah lagi…
2.Buat “BERKUTMANIA” lagi,dalam berdiskusi dengan saya, anda tidak perlu merasa harus selevel/atau sedewasa saya,toh anda sendiri belum tahu saya yang sebenarnya,bagaimana level (kok seperti di game saja ya..) dan kedewasaan saya.DAN untuk berdiskusi dengan orang lain, anda JUGA SEPERTI ITU,tidak perlu selevel/sedewasa mereka.JUSTRU YANG DIATAS ANDALAH YANG WAJIB MENGERTI DAN MEMAHAMI ANDA DENGAN SYARAT ANDA JUGA DAPAT MENGHORMATI MEREKA.Dan kalau anda mau tahu,bahwa dalam ISLAM,diskusi itu UNTUK MENCARI KEBENARAN (dengan DALIL-DALIL YANG KUAT tanpa pandang bulu dari siapa kebenaran itu datang).Dan kalau sudah dapat KEBENARAN tersebut,ya diambil.Kalau perlu diamalkan ya diamalkan.
RASULLULLAH SAW. sendiri juga sering melakukan diskusi dengan sahabat-sahabat beliau.Bahkan ketika perang KHANDAQ,beliau malah berdiskusi dengan para sahabat tentang strategi peran dan akhirnya meminta pendapat sahabat SALMAN AL-FARISI,karena pendapat beliau sendiri bukan berdasar wahyu.Jadi apalagi kita INI,umat beliau,KITA TIDAK PERLU MALU-MALU MEMINTA PENDAPAT PADA ORANG LAIN,WONG NABI MUHAMMAD SAW. SAJA TIDAK MALU MEMINTA PENDAPAT ORANG LAIN kok…
Terakhir untuk “BERKUTMANIA” (karena mungkin…mungkin kita tidak bisa bertemu lg dlm BLOG,karena uang saya sudah habis (he..he..he..)dan besok saya harus kembali beraktifitas sesuai jadwal).Kalau anda memang menganggap ilmu agama masih dangkal,itu malah BAGUS.Itu menunjukkan bahwa anda sadar,dan itu seharusnya menjadi cambuk bagi anda untuk lebih banyak lagi belajar ISLAM.Dan jangan takut,anda juga mempunyai teman kok.Saya sendiri juga sama dengan anda,SAYA JUGA MASIH DANGKAL DALAM ILMU AGAMA ISLAM,KARENA SEMAKIN BANYAK SAYA BELAJAR,SEMAKIN BANYAK KEKURANGAN YANG SAYA RASAKAN.Makanya nih,saya tawarkan kepada anda,mungkin kita bisa share bareng di email saya boytoock@gmail.com,atau malah kalau mau anda bisa mengirim phone number anda ke email saya,jadi nanti bisa sms. (Kok saya jadi ngarep begini yah…).O,iya,saya lupa,maaf soal “capslock” nya yang banyak.Soalnya saya berpikir yang saya tulis itu sangat penting untuk diketahui,jadi ya saya “capslock” saja biar tulisan “besar-besar” dan “dapat memuaskan pembaca”.Tapi khusus untuk anda,saya jadi anti “capslock” untuk sementara.Buktinya ya tulisan terakhir untuk anda ini.
3.Untuk “MEWINDRA”,ada beberapa komentar khusus yang akan saya berikan khusus bagi anda :
Pertama,AGAMA ISLAM itu diturunkan kepada manusia BUKAN BERDASAR ANGAN-ANGAN MANUSIA (baik dari saya,anda, orang ISlAM atau yang lainnya),DAN PERNYATAAN INI ADA DAN TERTERA JELAS DI AL-QURAN.Jika semua orang di DUNIA mengatakan dan merasakan bahwa sesuatu itu baik,SEDANGKAN ISLAM MENGANGGAPNYA JELEK,ISLAM AKAN TETAP BEGITU TERUS SAMPAI HARI KIYAMAT.ISLAM tidak membutuhkan OPSI dan PENDAPAT dari manusia ketika hukum dalam suatu persoalan sudah jelas,tertera di AL-QURAN dan AL-HADITS,walaupun berjuta-juta atau bermilyar-milyar manusia berbaris dan berbondong-bondong,ANTRI INGIN MEMBERIKAN PENDAPAT.TAPI sebaliknya, KETIKA ISLAM menganggap sesuatu itu baik,ISLAM akan tetap begitu terus sampai hari kiamat,Walaupun semua manusia di dunia ini menganggap jelek dan berusaha memberikan berjuta-juta alasan.Kalau anda mau tahu,ISLAM adalah agama dari ALLAH.RUMUSAN,FORMULA,BAHAN-BAHAN yang ada dalam pedomannya,AL-QURAN dan AL-HADITS datang dari ALLAH juga.Dan kalau sudah seperti itu,apakah kita merasa lebih pintar dari ALLAH, yang MAHA MENGETAHUI SEMUA KEADAAN DAN TINGKAH LAKU MANUSIA.Intinya,kalau memang dalam agama ISLAM ada pengajaran yang anda rasa keras,seperti JIHAD dan lain-lainnya,ANDA jangan serta merta MENGATAKAN “ISLAM KERAS,BENGIS,SADIS,BIADAB,BARBAR,DLL.”,tapi cobalah anda pahami dulu dalil-dalilnya,latar belakangnya,penjelasan-penjelasannya dan perbedaan-perbedaan pendapat ulama ahlinya.KADANG MANUSIA SUKA MEMAHAMI ISLAM DENGAN TERBURU-BURU (Mungkin itu sering terjadi pada saya,anda,FPI atau yang lain).MEREKA MEMAHAMI ISLAM MENURUT PERASAAN DAN AKAL MEREKA SENDIRI TANPA MENGGUNAKAN DALIL YANG JELAS.Padahal,keadaan perasaan dan akal itu dapat berubah-ubah,ada kala disaat lagi mood kita berpikir dan merasakan bahwa sesuatu itu baik,TAPI di saat lain,ketika lagi bete,nggak mood atau bosan hidup,kita berpikir dan merasakan bahwa sesutu yang kita nyatakan baik ternyata jelek,dan berubah lagi,lagi…lagi..dan lagi..ketika dan ketika…JADI KALAU AGAMA ISLAM DIDASARKAN PADA PERASAAN ANDA,SAYA DAN MANUSIA LAIN,BISA JADI AGAMA ISLAM MENJADI AGAMA YANG TIDAK JELAS DAN TIDAK PUNYA PRINSIP.Misalnya,orang ISLAM harus salat ketika lagi mood, dan boleh meninggalkan salat ketika bete,bosan atau ketika yang lain-lain.Kalau ISLAM begitu,ya ISLAM JADI AGAMA PLIN-PLAN DONG.
KEDUA,kalau anda bertanya apakah ISLAM tidak punya cara lain dalam berdakwah,OH!ISLAM PUNYA SERIBU SATU CARA DALAM BERDAKWAH, TAPI JUGA MASIH DALAM “KODE ETIK ISLAM”.Mungkin anda bertanya seperti itu,karena lagi-lagi anda masih membahas soal FPI dan aksinya kemarin di MONAS.Saya sendiri benar2 tidak bisa berpendapat soal FPI,karena saya sendiri tidak sangat mengenal mereka dan pola pikir mereka.Jadi,untuk berpendapat tentang FPI,saya sendiri masih menunggu berita dan fakta yang sesungguhnya terjadi (karena masih terjadi silang pendapat baik dari FPI atau AKBBP yang semuanya mengaku benar). Mending menunggu,daripada nanti “salah fitnah sana sini” yang berakhir dengan dosa.Iya kan?
4.Akhirnya sebelum saya menutup komentar saya,saya mau ngomong nih “TATKALA NANTI FPI BENAR2 BUBAR,MAKA SESUDAHNYA KITA SEHARUSNYA BANYAK2 BELAJAR ISLAM DAN ILMU2NYA (MISALNYA BAHASA ARAB SEBAGAI PENGANTAR DAN MEDIA PENGHUBUNG)DENGAN BAIK DAN BENAR AGAR DI HARI ESOK KITA DAPAT BERSIKAP TEPAT DALAM MENGHADAPI AHMADIYAH,KEMAKSIYATAN ATAU MASALAH2 YANG LAIN.
INGAT,DENGAN BUBARNYA FPI ITU TIDAK MENJAMIN INDONESIA AKAN AMAN.OMONG KOSONG JIKA ADA PIHAK2 YANG MENGATAKAN “INDONESIA AMAN TANPA FPI”,TOH PENJAHAT-PENJAHAT YANG SUKA MAKSIYAT MASIH BANYAK.INDONESIA PALING-PALING JUGA MASIH BEGITU-BEGITU SAJA,RAWAN KEJAHATAN DAN HAL-HAL YANG LAIN YANG NEGATIF,KARENA UMAT ISLAMNYA,SEBAGAI MAYORITAS HANYALAH KUANTITAS,BUKAN KUALITAS.KALAU MAU INDONESIA AMAN,KITA SEBAGAI UMAT ISLAM INI HARUSNYA BERSAMA SALING MENDUKUNG UNTUK MEMBANGUN NEGARA SESUAI DENGAN KARAKTER ISLAM,BUKAN NEGARA ISLAM.
JAZAKUMULLAHU KHAIRAN.SAMPAI JUMPA DI KESEMPATAN MENDATANG.
Oktober 24, 2009 at 5:48 am
tidak menarik dibaca, terlalu panjang dan mbulet seperti tembakau
Juni 5, 2008 at 1:48 am
Assalamualaikum Wr Wb
Pertama,AGAMA ISLAM itu diturunkan kepada manusia BUKAN BERDASAR ANGAN-ANGAN MANUSIA (baik dari saya,anda, orang ISlAM atau yang lainnya),DAN PERNYATAAN INI ADA DAN TERTERA JELAS DI AL-QURAN.Jika semua orang di DUNIA mengatakan dan merasakan bahwa sesuatu itu baik,SEDANGKAN ISLAM MENGANGGAPNYA JELEK,ISLAM AKAN TETAP BEGITU TERUS SAMPAI HARI KIYAMAT.ISLAM tidak membutuhkan OPSI dan PENDAPAT dari manusia ketika hukum dalam suatu persoalan sudah jelas,tertera di AL-QURAN dan AL-HADITS,walaupun berjuta-juta atau bermilyar-milyar manusia berbaris dan berbondong-bondong,ANTRI INGIN MEMBERIKAN PENDAPAT.TAPI sebaliknya, KETIKA ISLAM menganggap sesuatu itu baik,ISLAM akan tetap begitu terus sampai hari kiamat,Walaupun semua manusia di dunia ini menganggap jelek dan berusaha memberikan berjuta-juta alasan.
Kalau Sumbernya dari SANG PENCIPTA LANGIT, BUMI & SEISINYA…………..Jelas-jelas OTAK kita GAK AKAN SAMPAI…..Kita bisa melihat BINTANG di langit……apa manusia tahu Ujungnya…..Otak & Akal Manusia masih sebatas ORANG LEWAT DI DEPAN KITA. Jadi SEBAGAI UMAT ISLAM TIDAK ADA ALASAN YG DI BUAT OLEH MANUSIA DARI AKAL PIKIRAN.
Dan OM BAYTOCK…..Silahkan BERBAGI ILMU dng yg ILMUNYA MASIH CETEK KAYAK SAYA JUGA KAUM YG SEDIKIT MELENCENG KE ARAH KEKAFIRAN & JELAS-JELAS BAGI KAUM KAFIR DI SINI.Trimakasih
Wassalamualaikum Wr Wb
Juni 5, 2008 at 1:49 am
orang indon memang aneh, kalo ada yang bicara maksiat, langsung didebat apa kriteria maksiat, jadi debat kusir persoalkan kriterianya. Kalo dibicarakan soal knalpot motor yang bising, didebat dengan bilag apa kriteria bising, begitu seterusnya. Memang pada dasarnya bangsa indon ini doyan maksiat, doyan merusak, doyan mengganggu, doyan yang buruk2 dan jelek2, apa saja yang maksiat dibela, apa saja yang destruktif dibela, makanya setiap ada yang bicara tentang apa saja yang dianggap meresahkan kayak goyang seronok inul cs di tv, selalu dibela dengan alasan HAM-lah, konstitusi-lah, cari nafkah-lah. Tuh buktinya illegal logging terus jalan meski akibatnya sudah menajdi musibah dan bencana dimana2. Berbaris para pembela moral bejat dan pemilik modal penguasa media dan tempat hiburan, sebagian pembela2 tsb memang sudah dibayar, sebagian lagi penikmat, sebagian lagi ya orang2 yang gak tahu kalo pikirannya sudah diarahkan media penyokong tempat2 hiburan, mau bela pati padahal gak dapat apa2, penikmat juga enggak, dibayar juga enggak, pelaku bisnis hiburan juga enggak, tapi mau sediakan dirinya jadi pembela tempat2 maksiat. Nah, hayo debat lagi apa kriteria maksiat, bikin kriteria sebanyak2nya, yang penting kepentingan para pengusaha, preman, penikmat, harus jalan terus, makanya debat terus seakan2 gak tahu apa itu makna maksiat, putar balikkan, jungkir balikkan. Keruwetan dan jahatnya pikiran bangsa ini bisa digambarkan oleh situasi di jalan raya, tanpa aturan, tanpa norma, tanpa etika, dan tanpa adab.
Juni 5, 2008 at 3:01 am
FPI…kalian harus tetap eksis. Siapa lagi yang akan jadi kontrol sosial terhadap kebrobrokan moral bangsa ini. HIDUP FRONT PEMBELA ISLAM.
Juni 5, 2008 at 3:28 am
FPI harus TETEP ADA…….yg Penting JANGAN ANARKHIS lagi……Semoga ada PERUBAHAN. AHMADIYAH SEMOGA ENGKAU BENER2 DI BUBARKAN.KAUM KAFIR GAK PERLU DI BUBARKAN…..NERAKA JAHANAM TEMPATnya
Juni 5, 2008 at 4:05 am
Saya jadi bingung. garis antara benar dan salah sudah samar sekarang. yang benar dipersalahkan, yang salah dibenarkan. KAsus FPI di Monas adalah salah satu gambarannya. permasalahannya adalah Ahmadiyyah. FPI tidak akan bertindak keras jika pemerintah menindak setiap keburukan di Indonesia. Ahmadiyah silahkan dengan keyakinannya. tetapi jangan menggunakan nama ISlam. karena Islam tidak mengakui adanya Nabi setelah NAbi Muhammad SAW. Dengar ini AKKBB, kami orang Islam tidak menghambat Ahmadiyah untuk berkeyakinan. tetapi Ahmadiyah telah menodai keyakinan Agama ISlam. Apa itu bisa disebut kebebasan jika menginjak-injak keyakinan sebuah Agama. Saya tunggu jawabannya!!
Juni 5, 2008 at 4:28 am
Apa sih sulitnya berdamai.
DAMAI itu indah.
Hidup rukun,
Hidup aman,
Hidup tenang,
Harga-harga pada murah,
Selalu ada senyum,
Ramah tamah dimana-mana,
Salam persaudaraan,
Meski berbeda,
Meski beragam,
Kita tetap satu, bangsa Indonesia.
Mari ! Kita bangun Indonesia.
Menjadi negara yang maju dan makmur.
Jadikan Indonesia Kaya.
Dengan kaya, rakyat menjadi sejahtera.
Dengan kaya, tidak ada lagi korupsi.
Dengan kaya, negara lain akan segan dengan kita.
Dengan kaya, kita bisa membantu orang lain.
Dengan kaya, kita bisa menguasai Dunia.
Merdeka !!!
Juni 5, 2008 at 4:31 am
MAAP KOMENTARNYA PANJANG
MENURUT PENDAPAT SAYA, FPI ITU TIDAK PUNYA OTAK..BUKTINYA MEREKA HANYA BISA PAKE OTOT…
COBA KITA LIHAT CERITA JAMAN RASUL DULU. KETIKA ADA SEORANG KAFIRIN YANG INGIN MASUK ISLAM, DIA DATANG KEPADA ROSULULLAH SAW, KAFIRIN INI BERTANYA KEPADA ROSUL, DIA INGIN MASUK ISLAM, TETAPI TIDAK BISA MENINGGALKAN KELAKUAN BURUK NYA YAITU BERJUDI, MABUK-MABUKAN DAN BERZINA. COBA PERHATIKAN APA YANG DI KATAKAN ROSUL KEPADA ORANG TADI, ROSUL HANYA MENGATAKAN MASUK ISLAM ITU MUDAH, TINGGAL BACA SYAHADAT. SETELAH ITU ROSUL MENGATAKAN PADA DIA SATU SYARAT YAITU JANGAN BERBOHONG.
DARI CERITA TERSEBUT DAPAT DI LIHAT BAHWA ROSUL TIDAK BERTTANYA DIMANA ORANG ITU BERJUDI, DIMANA ORANG ITU MABUK-MABUKAN, ROSUL TIDAK BERTANYA TEMPAT DIA MELAKUKAN MAKSIAT UNTUK ROSUL HANCURKAN TEMPAT ITU. KENAPA??
KARENA HUKUM ISLAM ( AQIDAH ) HANYA BERLAKU UNTUK ORANG ISLAM, CONTOH
: APA SOLAT KEWAJIBAN SEMUA MANUSIA?? APA ZAKAT KEWAJIBAN SEMUA MANUSIA??…”TIDAK”
ARTINYA LAKUM DIINUKUM WALIADIN..
SEKARANG, KALO YANG MELAKUKAN MAKSIAT DAN KEKAFIRAN ITU ORANG2 KAFIR ????
SELANJUTNYA, KETIKA ROSUL DI LEMPARI BATU OLEH ORANG KAFIR, SAMPE MALAIKAT JIBRIL INGIN MEMBANTU, TAPI APA KATA ROSUL…ROSUL MENDOAKAN ORANG YANG MELEMPARINYA DENGAN HIDAYAH…
I T U L A H I S L A M…..
PLEASE JANGAN MENGHINA ISLAM DENGAN KEKERASAN…
FRONT PERUSAK ISLAM..
Juni 5, 2008 at 6:25 am
FPI berjuang menegakkan kebenaran islam, dari serangan aliran sesat dan pemikiran sesat seperti AL Qiyadah, Ahmadiyah, Lia Eden, Jaringan Islam Liberal (JIL) Gusdur, dll.
kegiatan aliran sesat diatas di sokong dan dibiayai oleh USA/salibis harbi dan israel/yahudi laknatullah
media indonesia dikuasai oleh yahudi dan salibis harbi, sehingga memojokkan FPI.
orang-orang yang pemahaman agamanya minim segera percaya kepada media yang memojokkan FPI, karena tuhan mereka adalah media,
KAMI DUKUNG FPI, TERUSKAN PERJUANGAN FPI MEMBERANTAS ALIRAN SESAT.
Semoga Habieb Rizieq dan Munarman dan segenap warga FPI senantiasa diberikan kesabaran dan kekuatan untuk melaksanakan tugas/ibadah menegakkan kebenaran islam dari rongrongan aliran/pemikiran sesat
ALLAHUAKBAR…ALLAHUAKBAR
Juni 5, 2008 at 6:36 am
FPI adalah pengecut yang bersembunyi di balik al-quran. Mendasari tindakannya pada penafsiran yang salah dari kitab suci.
Mereka sesat karena apa yang bereka bela itu salah besar. Menurut gw mereka uda dibutakan prinsip-prinsip dan kecintaan pada agamanya, bukan Tuhannya.
Juni 5, 2008 at 6:51 am
Kalau Agama ya PASTI TUHAN.
Aku Do’akan SEMOGA FPI & HABIB RIZIEQ SELAMAT & BEBAS & DILINDUNGI ALLAH SWT. Amiiin. Teruskan PERJUANGANMU MEMBERANTAS KEMAKSIATAN & PENODAAN AGAMA ISLAM.
Dng JIWA & ROHANI YG SEHAT, TIDAK BUTA TIDAK ADA UNSUR PAKSAAN & JUGA INSYA ALLAH TIDAK BODOH Aku Menulis Pendapatku ini…….
Juni 5, 2008 at 7:19 am
Sebagai salah seorang umat Islam (*KTP saya ada tulisan islamnya, Je. Hehe*),
dari kata yang anda utarakan di atas, bisa disimpulkan kenapa anda anti FPI karena anda sendiri tidak 100% tulus dengan ISlam… Orang yang setengah-setengah dalam beragama tidak akan dimasukkan dalam surga..
^_^ —– GPK Tamil….
Juni 5, 2008 at 7:27 am
wah FPI itu ternyata adalah tuhan ya…..
Juni 5, 2008 at 7:59 am
FPI:
niatnya tulus demi fulus…
Juni 5, 2008 at 8:25 am
Gini Loh suharman Blog…kalau AGAMA sudah pasti Tujuannya ya ke TUHAN
Juni 5, 2008 at 8:58 am
Dalam agama islam … apabila hablumminalloh nya bagus maka hablumminannasya bagus .. kalo hablumminalloh nya jelek habluminanas nya pasti jelek dan bermasalah terus dgn masyarakat . Makanya kalo agt FPI dalam berhubungan dgn masyarkat jelek saya ragu jangan2 FPI tdk menjalankan perintah ALLOH SWT dgn baik … Ketahuilah wahai km FPI Islam adalah agama adalah agma rahmatan lilalamin , yg memberikan kesejukan dan rahmat bagi semua umat manusia . Agama islam hdr di dunia tdk dgn kekerasan . Mendingan km pikirin saudara 2 kita yang dilanda kesusahan , kemiskinan dan kebodohan yang selalu jd incaran orang 2 kafir yg rawan menjadi murtad ….. Jgn paksakan orang menjadi di kamu … tp berikan solusi ….ALLOHHUAKBAR ……
Juni 5, 2008 at 9:11 am
gak capek menghina FPI terus…………..
emangnya caci maki juga gak dilarang dalam islam? kalo gitu apa ubahnya dengan yang anda tuduh (FPI)
tau gak kalo bos- bos maksiat yang berdomisili di Amerika aja takut sama FPI karena mereka tau FPI yang komitmen memberantas kemaksiatan.
jangan asal nuduh FPI berbuat demi uang. anda fikir mereka itu orang- orang kere kebanyakan dari mereka adalah orang yang berpenghasilan besar (orang yang kompeten) dari itulah anggota FPI gak pusing lagi mikirin nafkah. rezeki Allah yang ngatur.
bagi yg bertanya “apa saja yg udah dilakukan FPI?” berarti anda orang yg tidak tau apa2 secara otomatis apa yg anda tuliskan adalah opini subjektif yang sama sekali tidak bermanfaat bagi orang banyak.
FPI sudah melakukan banyak hal,
mereka bergerak membantu korban2 bencana alam, sedang anda? sedang apa anda saat itu!
ohya, apa tidak malu membela warung esek- esek yg dihancurkan FPI? kejahatan seperti itu memang harus dimusnahkan dengan keras bukan dengan berdialog dan duduk di warung tersebut yang ujung- ujungnya malah ikut bermaksiat.
karena bukankah maksiat harus dijauhi (diberantas) bukan dikompromi. terserah apapun alasan pemilik warung, untuk menyambung hidup kek, biaya anak kek tetap gak ada toleransi, bila masih membela mereka sekalian aja bela PSK yg melacur dengan alasan hidup.
masih banyak lagi yang sudah dilakukan FPI, pada gak ngeh ya? ketauan anda orang yang tak berwawasan luas. baca koran kok cuma satu jenis. ada baiknya ckali2 baca majalah SABILI atau ke http://sabili.co.id/. tapi apa anda mau menerima informasi karena sepertinya sudah banyak referensi situs diatas. (dikunjungi gak ya)
salah satunya menyelamatkan ISLAM dari penistaan, apa anda gak bersyukur agama anda diselamatkan atau mungkin sebenarnya anda gak terlalu peduli dengan ISLAM itu sendiri.
islam yang paling benar.
bukankah itu alasan mengapa islam jadi agama kita, jadi buat apa sibuk membela kepercayaan lain yg telah disesatkan Allah. atau mungkin anda termasuk kelompok pluralisme, ya!
bila FPI anda cap salah dan dibubarkan, maka kelak bila itu benar terjadi anda – andalah yang bertanggung jawab untuk mengawal umat, SANGGUP???
Juni 5, 2008 at 9:31 am
saya pernah dengar di tv bahwa Islam itu ditegakan oleh amal makruf nahi mungkar.
FPI katanya nih, mengkhususkan dalam nahi mungkar yang tentu banyak tantangannya….
misal ada penjahat diajak sholat, puasa dll ( amarmakruf ) kalau gak setuju yah paling diam saja gakan marah2.
tapi jika seorang pemabok ditegor agar jangan mabok2an, jawabannya pasti ngamuuuuk….
jika kreteria “maksiyat” saja gak ngerti, maka pantaslah jika anti FPI….
Juni 5, 2008 at 9:34 am
seru ni blognya, gw baca ampe 60, tapi scroll ke bawah ternyata udah ampe 400an…
Yap, gw sebagai org islam yg adem2 aj, ngerasa cara yg mreka lakuin tu salah, dan gw yakin mreka pun nganggep pemikiran gw yg adem ini salah…
mungkin mreka berpikir kalo smua org pikirannya kayak gw, maksiat judi dll akan berkembang pesat karena ga ada yg nindak, yap dan gw yakin kalo smua org pikirannya kayak mreka, dunia yg heterogen ini bakal perang terus…
kalo diajak diskusi di petamburan ? takut gw, ntar malah digaplok kayak mas blogger ini, serius, kesan yg didapet kebanyakan org, klean ini bringas, plis ilangin kesan itu dan jadilah FPI yang lebih smart kek dibahas sebelumnya, pakelah media, ato kaderisasi anak2 soal islam yg cinta damai, buat kesan baik soal islam… jgn kalah pinter ma yahudi, kalo islam kek gini terus ya kalah kita…
Juni 5, 2008 at 9:54 am
begini “BUKAN FPI” TOLOL anda kok memposisikan FPI adalah tuhan saya tanya tuhan itu FPI apa bukan? agama tujuannya memang tuhan tapi bukan berarti menuruti FPI = menuruti tuhan atau maksud anda FPI itu mau dianggap sebagai tuhan? seperti Teroris Taliban saja yang melawan berarti melawan tuhan….
Juni 5, 2008 at 10:27 am
Perbedaan penting dalam hidup beragama itu
Bukan antara mereka yang beribadah
Dan mereka yang tidak beribadah
Tetapi……….
Antara mereka yang mencinta dan yang tidak
Sayang kebanyakan orang
Punya agama yang cukup untuk membenci
Tetapi tidak cukup untuk mencintai
Waspadalah terhadap Kekuasaan yang diberikan oleh Agama
Agar kita bisa menolong, tanpa menguasai
Waspadalah terhadap Hukum Agama
Agar kita patuh pada hukum, tetapi berbelas kasih terhadap si lemah
Waspadalah terhadap Agama
Agar kita menjadi beragama, tanpa membuat kita tidak sadar menjadi munafik
Waspadalah terhadap Doa
Agar kita menjadi suci, tanpa jatuh dalam kesia-siaan
Waspadalah terhadap Kitab Suci
Agar kita bisa mengambil manfaat darinya, tanpa menjadi fanatik
Waspadalah terhadap Pengertian tentang Allah
Agar kita dapat mengenali-Nya juga, diluar batas-batas kesempitan agama itu sendiri
Moga damai selalu ada di hati kita….
Juni 5, 2008 at 11:14 am
Untuk rekans sebangsa “pendukung” FPI,
Sebagai salah seorang komponen bangsa, saya hanya mengingatkan bahwa NKRI tidak didirikan oleh hanya satu golongan agama saja, dan yang berjuang menegakkan bangsa ini tidak hanya dari satu agama saja. Dengan demikian, jika anda-anda bercita-cita menegakkan syariat salah satu agama di NKRI, maka secara langsung anda telah menghancurkan NKRI, yang didirikan di atas darah dan nyawa para pendiri NKRI. Apakah itu yang diajarkan agama anda? Menghancurkan sesuatu yang sudah baik (berupa terciptanya persatuan bangsa yang sangat heterogen!), saya himbau anda menjawab dengan hati nurani dan sedikit kecerdasan.
Salam kebangsaan.
Juni 5, 2008 at 11:28 am
[...] Juni 5, 2008 · Disimpan dalam Gado-Gado, Islamic articles, My Feeling and emotion Cobalah obyektif memandang sesuatu baru kita kita ini bisa disebut orang yang adil dan adil adalah bagian dari sifat taqwa. menurut saya orang FPI itu jadi sering anarkis karena besarnya ghiroh atau semangat islam yang ngga rela melihat islam dihina atau liat maksiat yang merajalela sekarang ini. cuman masalahnya perlu sosialisasi penanaman iman dan yaqin kepada Allah SWT dulu pada masyarakat baru ada teguran keras bagi siapa yang melanggar syari’at. tanpa adanya pendidikan dan penanaman sifat imaniyah dan yaqin yang kuat dan bener2 masuk ke dalam hati sehingga wujud jadi akhlaq mulia dalam kehidupan sehari-hari rasanya berat untuk mewujudkan semua cita-cita mulia itu. ibarat menanam benih bagus di padang pasir gersang dan tandus… Diskusi yang lebih panas tentang FPI ada : di sini,lho mas,mbak… [...]
Juni 5, 2008 at 11:43 am
buat pembela FPI bisa menjelaskan tidak kenapa FPI memukuli kyai? apakah memukuli kyai adalah memberantas kemaksiatan? kalau tidak bisa menjelaskan berarti anda itu cuman orang GUOBLOK yang berbicara tanpa dasar alias berkhayal sampah jadi emas.
BERITA TENTANG 2 KYAI DIPUKULI FPI :
http://www.inilah.com/berita/2008/06/01/31103/ketua-dpp-pkb-luka-luka-dipukuli-fpi/
Juni 5, 2008 at 11:48 am
buat pembela FPI bisa menjelaskan tidak kenapa FPI memukuli kyai? apakah memukuli kyai adalah memberantas kemaksiatan? kalau tidak bisa menjelaskan berarti anda itu cuman orang GUOBLOK yang berbicara tanpa dasar alias berkhayal sampah jadi emas.
BERITA TENTANG KYAI DIPUKULI FPI :
http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/jawamadura/2008/06/03/brk,20080603-124328,id.html
Juni 5, 2008 at 11:49 am
islam hanya mengenal dua peradaban/kebudayaan/ : islami dan Jahili itu aja, silahkan pilih mana yang di suka, simple aja, klo mo islami yg bener islamnya jangan kagok, kudu full begitu pun jahili, jgn munaroh, aku pikir Sang Kuasa lebih tahu kita di posisi mana, itu aja dech
Juni 5, 2008 at 12:52 pm
kalo ingin komentar atau kritik tentang sesuatu hal apalagi itu menyangkut orang atau organisasi lain,mbok seyogyanya dengan bukti dan fakta yang utuh dari awal-akhir, dari sebab-akibat, jangan hanya mengandalkan koran, majalah, ataupun televisi aja.kita sama2 tau lah media sekarang cuma pengin yang heboh2 doang tanpa menyentuh akar permasalahannya. katanya mau mencerdaskan bangsa, tapi kok informasinya pake “editan” segala.Pripun to cah?? begitupun tentang FPI.jangan asal “njeplek” aja, kasih bukti dan data yang valid dong!
Juni 5, 2008 at 1:13 pm
Saya jalan-jalan kok ketemu webbnya bang arif, yang katanya masih muda, terserahlah, tapi kalau lihat jalan pikirannya, saya salut. Saya juga prihatin dengan sepak terjang FPI, apalagi lihat Habib Riszhy, ngomongnya serasa tidak pakai otak. Asal ngomong, asal teriak sepertinya tidak berpendidikan. Dan tidak mencerminkan Agama Islam. Karena Orang Islam adalah orang yang santun, baik, dan taat beribadah. Karena saya sendiri orang Kristen sampai sekarang, dan Istri saya beragama Islam, juga rajin sholat, anak saya berumur 7 tahun juga diajari sholat, saya tidak melarang, saya punya keyakinan semua agama itu baik!!! Tinggal penganutnya yang masih manusia itu yang tidak menjalankan dengan baik.
Negara ini negara Pancasila jadi yang setuju ya tinggallah di Indonesia. Kalau tidak setuju dengan Pancasila ya hengkang aja dari bumi Indonesia. ( betul ndak?? )
Saya lihat di TV masak wanita berjilbab dipukuli, katanya pembela Islam? Kyai juga dipukuli? saya sangat_sangat tidak setuju!!
Saya salut dengan bang Arif yang berjiwa netral dan damai. Salam
Juni 5, 2008 at 1:18 pm
OOH jadi semua sumber news itu menipu ya website majalah tempo menipu,terus itu juga dimuat di jawa pos ada fotonya juga kyai yang dipukuli di rumah sakit itu juga menipu ya? kalo gitu berarti news dianggap FPI sumber kemaksiatan dong,berarti sebentar lagi bisa diserang dihancurkan dong?
“jangan hanya mengandalkan koran, majalah, ataupun televisi aja.kita sama2 tau lah media sekarang cuma pengin yang heboh2 doang tanpa menyentuh akar permasalahannya. katanya mau mencerdaskan bangsa, tapi kok informasinya pake “editan” segala.”
berarti sekalian saja tanpa news tanpa berita sehongga orang-orang pengikut FPI yang memang sudah goblok itu tambah goblok lagi karena tidak tahu apa2,menurut anda berarti lebih baik kita hidup tanpa berita gitu ya? anda juga sebaiknya jangan baca berita,koran,televisi selamanya buat apa kan itu bohong semua kalau anda sampai baca berita atau koran atau televisi berarti anda itu adalah sampahnya sampah.
hati-hati buat media surat kabar,stasiun televisi bisa-bisa sebentar lagi anda dihancurkan karena dianggap FPI menyebarkan “fitnah” berita “editan”,bukankah yang bertentangan,kenyataan yang tidak menguntungkan FPI dianggap maksiat?
Juni 5, 2008 at 2:15 pm
Assalamualaikum wr. wb. Saudara-saudara,maaf jika saya muncul lagi di BLOG INI.Sebenarnya kemarin saya mau udahan dalam berkomentar di BLOG INI,tapi berhubung kemarin komentar saya belum selesai (karena warnet keburu tutup) dan masih banyak yang mau disampaikan,maka saya dengan niat MEMBELA ISLAM PRINSIP-PRINSIPNYA bergabung lagi di BLOG INI (karena uang saya ternyata masih cukup juga..he…he..).Tapi sebelum berkomentar,saya ingin mengecek posting2 terbaru nih.
Juni 5, 2008 at 2:40 pm
Fpi, organisasi islam beraliran keras, tapi banyak umat Islam yang menghujadnya termasuk saya. karena fpi tidak berpikiran jerni hanya bajunya aja yang bersih tapi otak dan pikiran orang2 tidak manusiawi slalu menyalahkan aturan negara orang lain dan kepercayaan orang lain. padahal dirumahnya aja tidak bisa diatur sudah mau mengatur negara/kepercayaan orang lain.
Juni 5, 2008 at 4:31 pm
ass.
wah, seru juga ya bahas FPI.
ane sepaham dengan nung yang satu ini.
ISLAM itu kan agama yang “RAHMATAN LIL ALAMIN”
kenapa jadinya seperti itu?
Kanjeng Nabi aja tidak pernah mengajarkan kekerasan, saling hina…FPI dengan bangganya selalu bertakmir “ALLAHU AKBAR”
wah, ane yang moslem merasa dilecehkan..memalukan diri sendiri…gimana bisa maju kalo begitu caranya…
itulah sebabnya, sering kali MOSLEM sulit dipercaya di dunia luar…dicap TERORIS lah..lihat aja di Film FITNA…
bukan kah itu juga dampak dari BRUTALISME dan ANARKISME dari segelintir orang yang mengatasnamakan penegakkan hukum ISLAM???
sungguh ironis…..
FPI boleh saja hidup, tapi cara yang mereka gunakan haruslah yang bisa mengayomi sesama umat…apakah dengan merusak seperti itu, mereka sudah mengantongi TIKET untuk ke SURGA???bukankah SURGA dan NERAKA hak prerogratif ALLAH???
memang benar, kita mesti meluruskan setiap moslem yang bengkok jalannya, tetapi jalan yang kita pergunakan untuk meluruskan tentunya melalui jalan yang damai dan diridhoi…..
“LAA TUFSIDU FIIL ARDI MAROHA”
wassalam
Juni 5, 2008 at 5:36 pm
agama apapun kan tujuannya biar orang berbuat baik. Dikasi label sesat itu asal na darimana??
Biar kafir/ateis/sesat/dll. yang penting kan perbuatannya toh?
Juni 5, 2008 at 5:38 pm
satu lagi, salut ke Paramarsi di post 38. Kira-kira detailnya dari post gw yg diatas. =)
Juni 5, 2008 at 5:40 pm
satu lagi, salut ke Paramarsi di post 438. Merupakan detailnya dari post gw yg diatas. =)
Juni 5, 2008 at 7:05 pm
daftar kekeliruan FPI
1. Hanya berdasarkan kecurigaan yang berlebihan, sudah berani melancarkan aksi, melebihi aparat yang berwenang.
Kecuruigaan tentang rusaknya moral umat. Padahal yang mau rusak ya rusak…dihalangi seperti apapun, akan tetap mencari jalan lain. berarti di sini bukan obyeknya tapi subyeknya yang harus dibenahi.
Kecurigaan, bahwa umat lain akan menggreogoti anggota umatnya…kok rebutan anggota…..parpol kaleee…
Sekali lagi subyeknya bung jangan obyeknya yang diberantakin.
2. Kesombongan Rohani yang luar biasa…
menganggap merekalah yang paling benar…
yang lain kafir semua, yang lain goblok semua, yang lain bangsat semua….Harus dilibas..harus dihabisin..harus ditumpes…
kalau ada yang ketangkep…harus dibebaskan..karena FPI nggak mungkin salah…aparat negara juga bego semua…pokoknya yang paling bener adalah mereka dan agama yang dianutnya…bahkan Hakim Yang Paling Agungpun diambil alih oleh mereka…merekalah penyelamat umat…merekalah penegak islam yang top..
Tapi ingat…semua ada masanya..seperti rumput yang tumbuh dan layu dan dibakar ke adalam api.
3. Pelampiasan dari rasa iri, drengki, sfrei, jail dan methakil..terhadap pihak lain yang dirasa lebih…
4. Karena merasa banyak pendukungnya, karena yang nggak mendukung akan dianggap kafir dan anthek yahudi..maka mereka merasa kebal hukum, bahkan tidak ada hukum yang akan berani menjamahnya…itu katanya…lihat saja nanti…
5. Bersikap terlalu over protektip, dengan dasar kecurigaan yang belum tentu benar.
6. menamkan keyakinan bahwa dengan merusak, mencelakai, menghakimi, membuat kerugian, memusnahkan pihak lain itu akan dapet pahala.
7. Memandang kebenaran dari sebelah sisi, tanpa mempertimbangkan sisi yang lain.
8. Terdiri dari orang-orang yang pendek nalar, sehingga kurang mampu mempertimbangkan suatu tindakan yang akan diambilnya. Apakah akan menguntungkan bagi yang dibelanya, atau justru bersifat sebaliknya.
9. Terdiri dari para pahlawan kesiangan dan pahlawan kesian deh lo…..
10. Mengandalkan people power melulu….eh
siapa tau dalam rangka pengrebekan, ada suatu yang berharga yang bisa dimanfaatken…he…he…aku pernah liat sendiri dlm suatu pengrusakan tempat maksiat, mereka merusak tempat kasir dan mengambil isinya…wow…malu donk…
menurutku, FPI cukup beranggotakan beberapa
orang saja yang berbobot. Misaknya, aparat yang jujur, advokat islam yang mumpuni, para hakim yang pentholan, para dokter yang baik dan tidak sombong..para birokrat yang handal dsb, sehingga dalam melakukan misinya untuk membela umat, bisa dilakukan dengan jalur yang lebih santun.
Tidak seperti sekarang ini, brutal….
Juni 5, 2008 at 7:37 pm
Bismillahirrahmanirrahim wassalatu wassalamu ala Rasulillah wa ba’du.
Alhamdulillah dengan izin Allah,akhirnya saya mendapat kesempatan lagi untuk bergabung di BLOG ini.Dan sebelum saya mengomentari beberapa hal penting di BLOG ini,ada baiknya saya meminta maaf terlebih dahulu kepada MAS YANG MEMILIKI BLOG.Saya minta maaf jika anda mendapati saya datang secara tiba2 dan kemudian memenuhi BLOG anda dengan banyak tulisan.Sebenarnya saya bergabung dalam BLOG ini karena kebetulan saja.Niat saya pergi ke Warnet sebenarnya hanya untuk melihat dan “cek n ricek” tentang KASUS MONAS yang terjadi pada 1 JUNI 2008 kemarin.Tetapi ketika saya ingin tahu bagaiamana pendapat-pendapat orang di BLOG.Dan kemudian saya mendapati BLOG ini setelah saya ketik “FPI” di “search engine”.Awalnya saya hanya ingin melihat2 saja.Tapi karena komentar2 di BLOG sudah mengarah ke ISLAM dan PRINSIP2NYA,saya jadi tergugah untuk ikut bergabung dan berkomentar dengan tujuan membela ISLAM,bukan FPI yang diangkat sebagai TOPIK UTAMA DI BLOG INI.
Setelah mengikuti posting-posting di BLOG ini dalam beberapa hari terakhir ini,saya merasa kaget sekali.Kenapa?Karena banyak posting2 yang menghujat FPI dengan kata2 kasar dan mungkin malah fitnah yang sebenarnya jauh dari AKHLAQ DAN ADAB SEORANG MUSLIM.Bagi saya,sebenarnya anda (APALAGI YANG MENGAKU ISLAM,UMAT NABI MUHAMMAD SAW. DAN MEMBELA ISLAM) boleh tidak suka atau benci dengan FPI,tapi jangan anda kemudian menjelek-jelekkan dengan kata2 kasar “BANGSAT,PKI,TIDAK BEROTAK,DSB” YANG SEBENARNYA MALAH MENUNJUKKAN BAHWA ANDA JUGA SAMA SAJA DENGAN MEREKA (SESUAI APA YANG ANDA HUJATKAN),alias SAMA TIDAK BEROTAK DAN SAMA-SAMA YANG LAINNYA.
ISLAM TIDAK MENGAJARI KITA UNTUK TIDAK BERLAKU ADIL KARENA HANYA KEBENCIAN KITA PADA SUATU KAUM ATAU GOLONGAN.LIHAT QS.ALMAIDAH : 8
Kalaupun FPI menurut ISLAM DAN PRINSIP2NYA butuh dibubarkan,ya bubarkan.TAPI untuk membubarkan FPI,kita tidak bisa serta merta begitu saja hanya karena kita INGIN MEMBELA GOLONGAN ATAU PIHAK LAIN (SEPERTI AKKBB,NU ATAU GUSDUR),Tapi kita bisa membubarkan FPI karena kita memang ingin membela ISLAM DAN PRINSIP2NYA dengan artian kita tahu KESALAHAN MEREKA MENURUT ISLAM DAN PRINSIP2NYA DENGAN DALIL-DALIL AL-QURAN DAN HADITS YANG SAHIH.
Nah, kemudian ada beberapa hal penting yang ingin saya komentari sbb :
1.Bagi anda yang menanyakan “APAKAH SAYA SUDAH CEK DAN RICEK” TENTANG KASUS MONAS ATAU KASUS FPI DI MONAS”,saya jawab :”JUSTRU SAYA SEDANG MELAKUKAN CEK DAN RICEK DENGAN MELIHAT UPDATE BERITA DI TV DAN INTERNET TENTANG KASUS MONAS.TAPI SAYANG,SAYA MELIHAT,BERITA DI TV HANYA BERITA TERBATAS,DALAM ARTIAN TIDAK DAPAT MENGUNGKAP BERITA SEPERTI KEJADIAN DI MONAS KEMARIN SECARA DETAIL,UTUH DAN LENGKAP,DARI AWAL MULA SAMPAI AKHIR.Jadi berita di TV dan Internet TIDAK DAPAT MEMBERITAKAN APA YANG SEBENARNYA TERJADI,KENAPA FPI DATANG DI ACARA AKKBB,APA YANG MEMBUAT FPI BRUTAL,APAKAH BENAR ADA YANG MENJELEK-JELEKKAN LASKAR FPI SEPERTI YANG DIJELASKAN HABIB RIZIEQ DI TV.SAYA RASA ANDA SEMUA JUGA MELIHAT SEPERTI ITU.Jika anda semua mau jujur,PASTI ANDA AKAN MENGAKUI BAHWA BERITA YANG ADA DI TV HANYALAH REKAMAN BERKUMPULNYA FPI DAN PENYERANGANNYA YANG DIULANG-ULANG,BUKAN REKAMAN LENGKAP KEGIATAN AKKBB (APA YANG MEREKA LAKUKAN,OMONGKAN,DLL) DARI AWAL BERKUMPULNYA MEREKA SAMPAI TERAKHIR KETIKA MEREKA DIPUKULI OLEH ANGGOTA2 FPI.
Nah,dari KETIDAKLENGKAPAN BERITA DAN FAKTA ITULAH,akhirnya sekarang saya hanya bisa menunggu dan memantau berita terus-menerus,walaupun ITU SEMUA TIDAK MENJAMIN BAHWA SAYA AKAN MENDAPATKAN FAKTA YANG SESUNGGUHNYA,YANG TIDAK MEMIHAK SIAPAPUN, KARENA SEPERTI YANG ANDA LIHAT SENDIRI,SEMUA PIHAK MENGAKU BENAR DAN SALING MEMBELA DIRI.
Dan untuk ajakan saya kemarin untuk “CEK DAN RICEK” itu karena MUNGKIN ANDA MEMILIKI AKSES,PERANTARA ATAU TOKOH YANG BISA LANGSUNG MELAKUKAN CEK DAN RICEK KEPADA HABIB RIZIEQ,selaku KETUM FPI.Misalnya anda orang NU,mungkin anda bisa meminta GUSDUR untuk “CEK DAN RICEK”,atau kalau anda orang MUHAMMADIYAH,anda bisa meminta DIN SYAMSUDDIN untuk “CEK DAN RICEK”.Jadi nantinya,semua bisa “CLEAR” dan ANDA SEMUA TERHINDAR DARI MEMFITNAH DAN MENYEBARKAN KEBOHONGAN DAN KEBURUKAN YANG MENYERET ANDA KEPADA DOSA BESAR DAN SIKSA NERAKA (LIHAT QS.AN-NUR :19 DAN ASY-SYURA :15).
2.Bagi anda yang mengatakan atau ingin mengatakan “BAHWA KOMENTAR SAYA TIDAK MEMBAWA SOLUSI ATAU SAYA HANYA SOK TAHU ISLAM,SOK PALING TAHU TENTANG ISLAM,DLL.”,ada baiknya anda menyimak penjelasan saya berikut ini :
PERTAMA,karena masalah berakar dari FPI,MAKA SEPERTI YANG SUDAH SAYA JELASKAN,KALAU MEMANG SECARA ISLAM DAN PRINSIP2 (SYARIAT)NYA FPI BERSALAH DAN BUTUH DIBUBARKAN YA BUBARKAN SAJA.Tapi jangan kemudian berhenti begitu saja,kemudian bubarkan AHMADIYAH YANG JELAS2 SUDAH KELUAR DARI AKIDAH ISLAM (BACA TAFSIR IBNU KATSIR (KITAB TAFSIR YANG TERPERCAYA) TENTANG QS.AL-AHZAB :33 DAN KALAU MAU, LIHAT DAN TELITI KITAB “TADZKIRAH” MEREKA, YANG SETELAH SAYA BACA COPYANNYA TAK LAIN DAN TAK BUKAN ADALAH KITAB CARUT MARUT YANG BERISI PENCATUTAN2 AYAT2 AL-QURAN DI SANA-SINI DENGAN SUSUNAN YANG TIDAK MENGACU PADA KAIDAH BAHASA ARAB DAN BALAGHAH,YANG KALAU DIBACA MALAH MEMBIKIN GELI,PUSING DAN BINGUNG).Kemudian setelah AHMADIYAH BUBAR,BUBARKAN JUGA NU,MUHAMMADIYAH,ORGANISASI ISLAM LAIN DAN PARTAI-PARTAI ISLAM yang HANYA MEMBIKIN PERPECAHAN ISLAM, KARENA SEMUA GOLONGAN BUKAN MEMBELA DAN MEMPERJUANGKAN ISLAM, TAPI MEMBELA,MEMPERJUANGKAN DAN MEMBANGGAKAN GOLONGANNYA (LIHAT QS.AR-RUUM DAN PENJELASANNYA DI KITAB2 TAFSIR TERPERCAYA).Dan ingat,seperti yang telah saya jelaskan di posting terdahulu,BAHWA ISLAM HANYA MEMILIKI SATU NAMA BUAT GOLONGANNYA YAITU “MUSLIM”,BUKAN “MUSLIM NU,MUSLIM MUHAMMADIYAH,MUSLIM FPI,MUSLIM FPIS,DAN MUSLIM2 YANG LAIN” (LIHAT QS.AL-HAJJ : 78).Nah,setelah semua GOLONGAN-GOLONGAN TERSEBUT TIDAK ADA,MARI ERATKAN TANGAN DAN SATUKAN TEKAD,VISI DAN MISI UNTUK MEMPERJUANGKAN DAN MEMBELA ISLAM DAN PRINSIP2NYA DENGAN DIAWALI DARI DIRI KITA (DENGAN BELAJAR ISLAM YANG SUNGGUH2,BAIK DAN BENAR),KELUARGA KITA, MASYARAKAT DAN KEMUDIAN NEGARA,SEHINGGA DARI ITU SEMUA AKAN TERCIPTA NEGARA INDONESIA YANG BERKARAKTER ISLAM (BUKAN NEGARA ISLAM,KARENA TIDAK ADA DALIL AL-QURAN DAN HADITS YANG MENYURUH KITA MENDIRIKAN NEGARA ISLAM).JADI NANTI AKAN KITA DAPATI PRESIDEN INDONESIA ADALAH ORANG ISLAM YANG BERKHARAKTER ISLAM (BAIK DARI AKIDAH,PEMAHAMAN SYARIAH DAN AKHLAQ),APARATUR NEGARANYA JUGA SAMA2 BERKARAKTER ISLAM,DAN TERAKHIR,HUKUM-HUKUMNYA JUGA BERKARAKTER ISLAM (DALAM ARTIAN SESUAI DENGAN PEDOMAN ISLAM,AL-QURAN DAN AL-HADITS).
KEDUA,bagi anda yang mengatakan saya sok dan paling tahu ISLAM,karena mungkin saya banyak berdalil dan mempertanyakan kapasitas keilmuan ISLAM ANDA,saya sebenarnya menganggap lucu perkataan anda tersebut.Coba anda pikirkan,YANG BANYAK DIPERTANYAKAN DI BLOG INI ADALAH ISLAM DAN PRINSIP2NYA,jadi SAYA MENJAWABNYA JUGA DENGAN DALIL2 YANG SESUAI ISLAM,YAITU AL-QURAN DAN AL-HADITS,Dan begitulah yang diperintahkan oleh ISLAM.Kalau anda menginginkan saya menjawab dengan logika saja,wah maaf,disamping SERING KALI logika saya NGGAK NYAMBUNG ATAU MALAH BERTENTANGAN DENGAN ISLAM DAN PRINSIP2NYA,logika saya hanya terbatas,terbatas pada kebodohan dan sifat kemanusiaan.Dan yang pasti,menjawab dengan logika saja dilarang oleh ISLAM.
NAH,LAIN HALNYA,jika anda semua bertanya tentang FISIKA,MATEMATIKA ATAU KIMIA,maka yang saya gunakan untuk menjawab ya tentu saja dalil-dalil dan rumus-rumus FISIKA,MATEMATIKA DAN KIMIA JUGA,Walaupun saya juga akan menghubungkannya dengan dalil-dalil AL-QURAN DAN HADITS,jika memang berhubungan dan bisa dihubungkan.Jadi,pada intinya,SEMUA DALIL ADA TEMPATNYA MASING2,JIKA MEMANG BISA DIHUBUNGKAN YA DIHUBUNGKAN,JIKA TIDAK YA DITINGGALKAN.
Kemudian,kenapa saya menanyakan KAPASITAS KEILMUAN ISLAM ANDA semua,karena saya memang tidak melihat anda semua membawakan dalil-dalil pasti dan tepat dari AL-QURAN DAN HADITS dalam berkomentar dan mengomentari ISLAM DAN PRINSIP2NYA.Untuk itulah saya selalu mengajak anda semua untuk belajar ISLAM..BELAJAR ISLAM,belajar DENGAN METODE DAN SUMBER2 YANG BAIK DAN BENAR.
3.Bagi anda yang menyarankan saya membuat BLOG SENDIRI DAN MENJELASKAN SELUK BELUK FPI DAN HABIB RIZIEQ,saya hanya bisa menjawab MAAF,SAYA YAKIN KALAU SAYA TIDAK AKAN SEMPAT MEMPUAT BLOG SENDIRI,DISAMPING TIDAK TAHU CARANYA (he…he…he…),saya juga mempunyai banyak aktifitas yang sementara tertunda karena bergabung di BLOG INI.
Dan untuk PENJELASAN TENTANG SELUK BELUK FPI DAN HABIB RIZIEQ,saya sendiri tidak YAKIN akan memuaskan anda,karena disamping saya bukan anggota FPI,saya juga hanya beberapa kali dan secara kebetulan saja BERGABUNG DENGAN FPI DI JAKARTA DAN ACEH ketika dulu masih bergabung bersama FPIS.
Kalau anda memaksa saya menjelaskan tentang FPI dan HABIB RIZIEQ,yang saya tahu (dan mungkin juga anda ketahui),FPI adalah organisasi yang bercita-cita menegakkan ISLAM dan AMAR MA’RUF NAHI MUNKAR (dan seingat saya,itu semua tertulis di BUKU ADRT FPI yang dulu tanpa sengaja sempat saya baca,tetapi karena isinya lumayan banyak,saya lupa semua).Kalaupun ada pertanyaan,kenapa KALAU FPI BERCITA-CITA SEPERTI ITU,TETAPI KOK MENGGUNAKAN KEKERASAN DAN KEBRUTALAN,ya saya tidak tahu.SAYA TIDAK TAHU BAGAIMANA POLA PIKIR FPI,BAIK DARI ANGGOTA ATAU PEMIMPIN2NYA,karena seperti yang anda ketahui,saya bukan anggota FPI.
Kalaupun tentang anggota FPI,ya begitulah anggota FPI.Kebanyakan mereka memang masih “awam” terhadap ISLAM DAN PRINSIP2NYA,tapi dalam bersikap dan beraksi,mereka adalah orang2 punya semangat besar.YAH,mungkin kalau nanti FPI MASIH ADA,KITA SEBAGAI SAUDARA SEIMAN SEHARUSNYA MENGINGATKAN PEMIMPIN2 FPI UNTUK MEREFORMASI PEMBINAAN ANGGOTA2 FPI YANG JUMLAHNYA BANYAK,BAIK DI JAKARTA MAUPUN DI DAERAH.
Sedangkan tentang HABIB RIZIEQ,yang saya tahu dan saya lihat,beliau adalah seseorang yang mempunyai kapasitas keilmuan ISLAM.Beliau adalah orang yang tahu dalil-dalil AL-QURAN DAN HADITS (hal ini terbukti ketika beliau mengisi pengajian tafsir AL-QURAN di pesantren saya),walaupun saya tidak tahu apakah terbatas atau tidak.Tapi,untuk pola pikir beliau,ya mana saya tahu.Memang kadang2 (tanpa mengurangi rasa hormat) ada pendapat beliau yang menurut saya perlu dikaji kembali lewat tinjauan AL-QURAN DAN HADITS SAHIH.
Yah,begitulah yang bisa saya jelaskan.Kalau anda tidak puas,ya adanya ya itu…
4.Bagi yang mempertanyakan soal negara ISLAM,jangan takut,ISLAM TIDAK MENYURUH UMATNYA UNTUK MEMBANGUN NEGARA ISLAM (DALAM ARTIAN KHUSUS UMAT ISLAM SAJA).Tapi jangan senang dulu,karena YANG DIPERINTAHKAN OLEH ISLAM ADALAH MEMBANGUN NEGARA DENGAN NILAI DAN KARAKTER ISLAM.Artinya,PEMIMPINNYA ORANG ISLAM DENGAN KEISLAMAN YANG BAIK DAN BENAR,PEJABAT DAN APARATUR2 NEGARANYA JUGA BEGITU,DAN HUKUMNYA JUGA SESUAI DENGAN ISLAM.DAN KETIKA SEMUA ITU TERCAPAI,PASTI ORANG-ORANG ISLAM DAN NON ISLAM YANG MERAGUKAN HUKUM2 ISLAM AKAN TERBUNGKAM DAN MENGAKUI BAHWA ISLAM DAN HUKUMNYALAH YANG PALING BENAR.
Sayang,banyak orang di INDONESIA (baik dari kalangan ISLAM DAN NON ISLAM),yang ragu2 dan tidak suka DENGAN ISLAM DAN PRINSIP2NYA membuat statement2 yang tidak jelas (karena belum dibuktikan),bahwa JIKA SYARIAT ISLAM (PRINSIP DAN HUKUM)DITEGAKKAN DI INDONESIA AKAN MEMBUAT INDONESIA YANG PENDUDUKNYA HETEROGEN TERPECAH BELAH,AKAN MERUSAK BHINEKA TUNGGAL IKA,AKAN MERUSAK NILAI-NILAI PANCASILA,DLL DAN DSB.
LHO-LHO,APA SYARIAT ISLAM SUDAH PERNAH DI UJI COBAKAN DI INDONESIA?KAN BELUM PERNAH.LHA KOK SUDAH PADA MEMVONIS DENGAN DALIL INI ITU.NAH KALAU NANTI MISALNYA SYARIAT ISLAM SUDAH DI UJI COBAKAN DAN TERNYATA TIDAK EFEKTIF DAN TIDAK BERGUNA,YA BARULAH BOLEH BERKOMENTAR.BELUM MENCOBA KOK SUDAH MENGATAKAN TENTANG HASIL DAN KEMUNGKINAN INI ITU.
5.Bagi anda yang mempertanyakan soal AMAR MA’RUF NAHI MUNKAR dengan kekerasan,seperti yang anda hujatkan pada FPI,coba anda tanyakan kepada orang-orang terdekat anda yang ahli dalam ilmu agama,apa arti dan penjelasan hadits berikut ini : “MAN RA^A MINKUM MUNKARAN FAL YUGHAYYIRHU BIYADIHI, FA IN LAM YASTATI’ FABILISANIHI, FA IN LAM YASTATI’ FABIQOLBIHI,WADZALIKA ADH’AFUL IMAN”.H.R BUKHARI MUSLIM (coba cek lagi di Kitab AL-ARBAIN AN-NAWAWIYYAH,karena saya lupa apakah Imam BUKHARI juga meriwayatkan ).Kalau anda sudah dapat penjelasannya dan anda yakin itu sudah sesuai dengan penjelasan di referensi2 kitab hadits dan syarah,maka apa yang dijelaskan itulah yang menjadi salah satu prinsip dalam beramar ma’ruf nahi munkar.
Dan jika anda berbalik bertanya kepada saya tentang hadits tersebut,ya maaf,saya belum bisa menjelaskannya,karena referensi saya TIDAK ADA.
6.Bagi anda yang mengatakan bahwa FPI memukuli KYAI DAN MENJELEKKAN ULAMA,coba anda periksa KYAI DAN ULAMA YANG BAGAIMANAKAH MEREKA.APAKAH MEREKA KYAI DAN ULAMA YANG MENDUKUNG,MEMPERJUANGAKAN DAN MEMBELA ISLAM?ATAU MALAH KYAI DAN ULAMA YANG ENTAH SADAR ATAU TIDAK SADAR TELAH MENCORENG,MENISTAI,MENODAI DAN MERUSAK ISLAM? SAYA TAKUT ANDA BERKATA SEPERTI KARENA KEFANATIKAN ANDA PADA SATU GOLONGAN ATAU PADA SATU KYAI DAN ULAMA, PADAHAL SEBENARNYA ISLAM TIDAK MEMERINTAHKAN SEPERTI ITU,KARENA ISLAM HANYA MEMERINTAHKAN UMATNYA UNTUK FANATIK TERHADAP ISLAM.Kalaupun menghormati kyai dan ulama,itu dianjurkan.TAPI UNTUK MENGKULTUSKAN ATAU MEMBENARKAN SEMUA YANG MEREKA OMONGKAN TANPA MELIHAT DULU APAKAH SUDAH SESUAI DENGAN AL-QURAN DAN HADITS SAHIH ITU TIDAK PERNAH DIPERINTAHKAN OLEH ISLAM,SAMA SEKALI TIDAK.HANYA ORANG-ORANG YANG TIDAK TAHU AL-QURAN DAN HADITS YANG SAHIHLAH YANG MELAKUKAN PERBUATAN SEPERTI ITU.
7.Buat H.A,anda sudah salah dalam membawakan dalil. HADITS TERSEBUT ADALAH DALIL YANG BERKENAAN DENGAN ORANG KAFIR.Dan apa yang dilakukan oleh orang kafir sebelum masuk ISLAM TIDAK DIANGGAP DAN DIHUKUMI OLEH ISLAM,KARENA MEMANG SUDAH DIAMPUNI.TAPI YANG DIANGGAP ADALAH APA YANG DILAKUKAN SETELAH MASUK ISLAM.Jadi kalau ada orang kafir yang masuk ISLAM,tapi sebelum masuk ISLAM adalah seorang pencuri,penjudi,pemabuk,dll. maka dengan KEISLAMANNYA,KESALAHAN-KESALAHAN YANG IA LAKUKAN DAHULU(mencuri,berjudi,mabuk) TIDAK DIANGGAP ADA DAN DIAMPUNI OLEH ISLAM,sehingga anda lihat sendiri NABI TIDAK SEDIKITPUN BERTANYA TENTANG KESALAHAN-KESALAHAN ORANG KAFIR ITU SEBELUM IA MASUK ISLAM.Tapi setelah ia masuk ISLAM, LANTAS IA MELAKUKAN KEMAKSIYATAN ATAU KEMUNGKARAN DALAM KEADAAN SADAR DAN TAHU BAHWA YANG DILAKUKAN BERTENTANGAN DENGAN ISLAM,MAKA IA AKAN MENDAPAT TINDAKAN DAN TEGURAN DARI ISLAM SESUAI SITUASI DAN KONDISI.
8.Bagi anda yang berpendapat bahwa semua agama itu sama dan sama baiknya,maka jika anda seorang yang mengaku ISLAM BERARTI ANDA ADALAH ORANG YANG TIDAK PAHAM MAKNA DAN TAFSIR SURAT AL-FATIHAH YANG MUNGKIN ANDA BACA BERKALI-KALI DALAM SALAT. JIKA ANDA SEORANG NON-ISLAM,MAKA ANDA ADALAH ORANG YANG TIDAK PAHAM TERHADAP AGAMA ANDA SENDIRI.APAKAH ANDA PERNAH TAHU KISAH IRENE HANDONO,SEORANG MUSLIMAH YANG SEBENARNYA BIARAWATI KRISTEN YANG PERNAH BELAJAR ILMU PERBANDINGAN AGAMA.KENAPA DIA MENINGGALKAN KRISTEN DAN KEMUDIAN MASUK ISLAM?COBA ANDA CEK LAGI KISAH BELIAU DENGAN ARIF DAN BIJAK.
9.Dan jika anda yang masih bandel berpendapat bahwa agama itu sama saja,maka anda perlu belajar penjelasan hadits dibawah ini “KULLU MAULUDIN YULADU ALA FITRAH,FA ABAWAHU YUHAWWIDANIHI,AU YUMAJJISANIHI,AU YUNASSIRONIHI…” AU KAMA QOLA RASULULLAH SAW. H.R. BUKHARI. PELAJARILAH SECARA TELITI DARI KITAB-KITAB SYARAH HADITS,MAKA ANDA AKAN MENDAPATKAN JAWABAN YANG MUNGKIN BERTENTANGAN DENGAN PENDAPAT ANDA.
10.DAN TERAKHIR,UNTUK MENUTUP KOMENTAR2 SAYA KALI INI,MAKA SAYA MENGAJAK ANDA SEMUA,MARI BELAJAR ISLAM,MARI BELAJAR ISLAM DENGAN SUNGGUH2 DENGAN METODE DAN SUMBER YANG BENAR.JANGANLAH ANDA MEMILIH METODE ATAU SUMBER HANYA KARENA ADA LABEL ATAU NAMA “ISLAM”,”ISLAMI”,”USTADZ”,”KYAI” DAN “ULAMA”,TANPA CEK DAN TAHU APAKAH MEMANG SUDAH SESUAI DENGAN ISLAM.
JIKA ANDA PUNYA ANAK,MASUKKAN MEREKA KE SEKOLAH ATAU PESANTREN YANG BERKOMPETEN DALAM ISLAM DAN MEMPERJUANGKAN ISLAM,SEHINGGA NANTI ANAK ANDA TIDAK MENJADI ANAK-ANAK YANG TIDAK TAHU ISLAM,TIDAK PUNYA AKHLAK DAN ADAB ISLAM DAN TIDAK TAHU TUJUAN HIDUP DI DUNIA MENURUT ISLAM.
BEGITULAH KOMENTAR2 YANG BISA SAYA SAMPAIKAN.JIKA ADA SARAN DAN KRITIK,SILAHKAN.SAYA MINTA MAAF JIKA ADA KESALAHAN DAN KEKURANGAN,KARENA SEBAGAI MANUSIA,SAYA HANYALAH MAKHLUK YANG TIDAK SEMPURANA DAN TERUS-MENERUS MENCARI KEBENARAN UNTUK MENDEKATI KESEMPURNAAN.DAN MAAF JIKA PENJELASAN SAYA SANGAT PANJANG,KARENA SAYA TIDAK INGIN LAGI ADA SALAH PENDAPAT TENTANG ISLAM DAN PRINSIP2NYA.
Juni 5, 2008 at 8:01 pm
Wah, FPI bisa di casting buat iklan deterjen nih!!! Baju nya putih-putih lho!!!
Dari semua postingan, cuma tulisan pak…Teguh atau siapa gitu, yang MENARIK untuk disimak. Isinya langsung to the point.
“Tinggal kita nyari yang megang remote aja…………. gitu mas………..”
Yup, Inti persoalannya sih disitu. “Mr X” yang jadi pengucur dana ini memiliki hubungan kekerabatan supply-demand yang mesra dengan teman-teman frustasi berseragam putih itu. Infrastruktur pun di bangun untuk mewujudkan tujuannya.
Massa/simpatisan, dibuat dengan menyediakan infrastruktur berupa sarana perekrutan. Detailnya, mungkin teman-teman yang pernah kenal atau lihat langsung, udah lebih tau.
Loyalitas, didukung dengan membentuk infrastruktur yang dibutuhkan: cuci otak, persuasi psikologis maupun materiil, dan entah apalagi (yuk kita cari detailnya!)
Dana cadangan untuk operasional kalo simpatisan lagi kepepet, juga dibuat infrastrukturnya. Mungkin berupa kelonggaran untuk memalak tempat-tempat yang lagi bikin acara.
Dukungan kekuatan politik, jelas infrastrukturnya juga udah kebentuk. Tapi detailnya juga perlu investigasi lebih lanjut.
dan lain lain.
menurut aku, “perekrutan simpatisan” dan “pembentukan loyalitas/cuci otak” adalah sarana terpenting mereka. Dan….bisa jadi sekaligus titik lemah. Apabila mereka berhasil merekrut pengangguran atau anak muda resah yang lagi nyari eksistensi,maka salah satu cara untuk mengcounter hal ini adalah dengan menawarkan tawaran2 yang jauh lebih menggiurkan dari yang ditawarkan antek2 FPI (atau Mr “X” si induk semang-siapapun dia). Ini perlu strategi komunikasi yang cerdas berlandaskan penelitian psikologis – dalam hal ini bukunya David Lieberman Phd, sang Yahudi ahli perilaku manusia boleh juga dibaca.
Simpatisan itu jelas orang2 frustasi yang sedang mencari eksistensi diri ditengah-tengah kegagalan. Kegagalan itu bisa berupa kegagalan ekonomi, status sosial, dsb. Bener juga kata siapa tuh diatas tadi yang posting….mengutip Marx bahwa ketika orang udah pada frustasi, maka provokasi yang dikaitkan dengan agama menjadi mudah dilakukan.
Ada nggak yang berani menggoda anggota FPI untuk mengundurkan diri dan berpaling kepada hal-hal yang secara personal PALING DIBUTUHKANNYA? Pake strategi komunikasi yang ciamik, tentunya….
salam, numpang lewat:)
Juni 6, 2008 at 1:56 am
Begini SUHARMAN “GOBLOG” siapa yg Nyebut FPI TUHAN…..aku kan Ngomong Agama Ujung2nya ya Pasti TUHAN…..Masak Ujungnya Warung PADANG. Daya Nalarmu Kurang…lebih Baik Kamu DIAM…..JANGAN GOBLOG berlaga “BEGO”……Suadh Diam Berarti aku Tahu Sampai mana DAYA OTAKMU & PEMIKIRANMU.
Aku Males Kasih KOMENTAR LAGI….Apapun TULISANMU.
Ingat FPI BUKAN TUHAN……..Aku BUKAN FPI….Aku PRO FPI yg masih PEDULI AKAN PENISTAAN/PENGHINAAN AGAMA ISLAM. AKu GAK PRO FPI dalam Hal Anarkhinya.
Maaf sebelumnya SUHARMAN atas kata2 Kotorku tadi UNTUKMU. ISLAM mengajarkan TIDAK PERLU DEBAT yg BERUJUNG PEPERANGAN. WASALAM.
FPI SEMOGA ENGKAU DI LINDUNGI ALLAH SWT.
Kalaupun FPI di BUBARKAN…SEMOGA ADA FPI-FPI yg LAIN…..di INDONESIA.
Juni 6, 2008 at 2:22 am
TERIMAKASIH OM BOYTOCK PENJELASANNYA YG SANGAT DETAIL atas apa yg selama ini jadi Bahan PERDEBATAN & PEMIKIRAN kami terhadap ORGANISASI FPI juga PRO KONTRANYA FPI dalam Sudut Pandang ALQUR’AN & HADIST….Insya Allah SEMOGA SEMUA ini MENJADI PAHALA BUAT KITA SEMUA….Terimakasih & MAAF buat yg Punya BLOG Atas KEhadiran Kami yg KURANG MENYENANGKAN. Untuk OM BOYTOCK SUdiakah Anda JIKA SEKIRANYA TIDAK SIBUK untuk Mengetahui E-Mail Anda ? Trimaksi Wassalamualaikum WR WB
Juni 6, 2008 at 3:12 am
Semoga semua orang Islam, lebih banyak menyediakan waktu untuk mempelajari dan mendalami agama islam dengan lebih baik dari dari sumber-sumber yang benar, dari ulama-ulama yang yang hanya mengharapkan keridhaan Allah swt( mempelajari agama Islam ini, tidak hanya dengan membaca buku agama, karena dikhawatirkan anda akan menafsirkan agama Islam sesuka hati mu dan mengikuti hawa nafsu mu yang gampang sekali di tunggangi Setan dan Iblis. Agama Islam ini harus di pelajari pada para Ulama-ulama yang baik. Islam ini sudah sempurna dan kita sudah punya contoh yang paling mulia yakni Rasulullah saw. Kemudian para sahabat Rasullah yang menjadi generasi-generasi terbaik Islam. Kecintaan kita kepada Allah, Rasullah dan agama Islam harus lah kita ukur dengan seberapa besar pengorbanan kita untuk Allah swt, Rasulullah saw dan Islam.
Di Indonesia emang banyak orang-orang pintar, orang yang pintar ngomong. Tapi soal Agama ini… bukanlah menurut pemahaman kita. Agama Islam ini adalah menurut Allah swt dan Rasullullah saw.
” DUNIA INI , tidak hanya INDONESIA akan di berikan pada orang-orang yang shaleh yang memperjuangkan Agama Islam dengan diri dan harta mereka dengan hanya mengharap kepada ridho Allah swt semata dengan mencontohi Rasullullah saw”.
Boleh jadi sesuatu yang tidak kita sukai akan menjadi sesuatu yang baik bagi kita dan akan sangat kita cintai ( lihat lah pada diri2 kita, anak2 kita- dari apa kita semua di ciptakan, setelah kita menjadi bayi dan anak yang semakin hari semakin besar betapa kita sangat disayangi oleh orang2 tua kita).
Kalau syariat agama ini harus di perjuangkan dan kekufuran dan kebatilan harus di bumi hanguskan, saya rela mengorbankan diri saya dan nyawa saya untuk Allah, Rasul NYA dan Agama Islam.
Hanya orang-orang yang di beri hidayah oleh Allah yang akan di berikan pemahaman dan ilmu dalam Agama Islam ini. Kita orang islam tidak mengukur sesuatu dengan dunia yang hina ini. Indonesia, seharus nya mampu menggerakkan dunia ke arah yang lebih beradab dengan syariat Islam bukan malah di jajah oleh orang-orang kafir, kenapa kita tidak bertanya, bagaimana ini semua bisa terjadi : Mungkin karena kita sudah terlalu banyak meninggalkan ajaran islam dan menjalankan islam menurut pemahaman kita sesuai dengan keinginan hawa nafsu kita.
Kita orang islam, tidak harus mengukur semua dengan dunia, dengan makanan, uang , harta , jabatan dan lain-lain. Karena tujuan kita kita adalah akhirat (our ultimate goal is AKHIRAT not this dunia) dan dunia ini adalah cobaan bagi kita untuk kehidupan kedepan yang lebih baik ( di akhirat).
Untuk berlayar sebuah perahu memerlukan air ( lautan) tetapi kita harus sebisa mungkin untuk menjada agar air tidak masuk kedalam perahu yang akan mengakibatkan tenggelam nya perahu.
Semoga semua orang Islam di dunia ini diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menjalankan perjuangan mereka untuk negeri akhirat.
Dan semoga kita memikirkan lagi, agar kata-kata kita tidak menyakiti saudara se iman kita.
Dan semoga kita selalu di beri kekuatan dan hidayah oleh Allah swt untuk berlaku adil pada semua.
Do’a saya untuk Habib Rizieq dan seluruh keluarga agar di beri kekuatan dan kesabaran dalam setiap perjuangan dan semoga Allah melimpahkan rasa kasih sayang pada sesama muslim.
Dan semoga agama ini di bersihkan Allah dari orang-orang orang2 munafik.
Juni 6, 2008 at 3:15 am
Baca sangpresiden.blogspot.com
Juni 6, 2008 at 3:19 am
Hallo manusia !
KITA MASIH GOBLOK,KITA MASIH BODOH, DUMB & DUMBERS, MALAS BACA , BERANI CUMA TUNDING SANA TUNDING SINI,IDIOTE,STUPID DAN YANG LEBIH PARAH MAU DI BUAT TERUS BODOH DAN MENJADI BODOH SELAMANYA… IH SEREM… KITA MAU DI ADU DOMBA SAMA IBLIS BERWUJUD MANUSIA…IH
APAPUN AGAMA KALIAN, TAPI YANG PENTING PUNYA TUHAN DAN PUNYA SURGA ATAU NERAKA ( MAAF, TIDAK BERLAKU UNTUK AGAMA YANG TIDAK PUNYA TUHAN DAN NABI PALSU, BISA MIKIR ENGAK (ORANG BODOH MASIH BISA MIKIR LHO, KECUALI ORANG GILA ) MANA YANG LEBIH BAIK :
1. DI PUKULI DI DUNIA APA DI NERAKA ?
2. DIBUAT INSYAF DI DUNIA APA DI NERAKA ?
3. PEDIH MANA HUKUM MANUSIA APA TUHAN ?
4. ENAK MANA SURGA MANUSIA ATAU SURGA TUHAN ?
5. TOBAT DI DUNIA APA DI AKHIRAT ?
6. BLA-BLA-BLA….MASIH BANYAK COY…
JAWAB AJA SENDIRI YA, PAKE OTAK DIKIT AJA ATAU 0.1%DARI OTAK LOE AJA LA, YA MEMANG TIDAK DIBERI DANA UNTUK MIKIR AMA PERUT. SOALNYA BANTUAN TUHAN TIDAK CASH AND CARRY, TAPI BUAT LOE NANTI DI AKHIRAT. PERCAYA NGAK SAMA AKHIRAT ?
DAN APA KALIAN BERANI MENCEGAH SEBUAH KEJAHATAN DIMATA KALIAN DENGAN TANGAN SENDIRI ATAU IKUT TERLIBAT SEBUAH KEJAHATAN ITU SENDIRI ? MIKIR DIKIT AJA, PASTI TAMBAH BERKURANG BODOHNYA. LOE DI PIHAK MANA ? CONTOH :
TERJADI SEBUAH KEJAHATAN (KEMUNGKARAN) DI KELUARGA LOE, LINGKUNGAN LOE DAN PIHAK KEAMANAN LAGI SIBUK BERAT NGURUSIN KEPENTINGAN YANG LEBIH URGENT DIBANDINGKAN DENGAN URUSAN LOE, SIAPA YANG BERANI BELAIN LOE TAMPA DIMINTA BIAYA SEPESERPUN,ADMINISTRASI YANG BERBELIT-BELIT DAN TAMPA KENAL LELAH DAN HANYA TAKUT SAMA TUHAN ? MEMBANTU LOE SAMPAI URUSAN LOE SELESAI ATAU MINIMAL LOE DI TEMANI DAN DIBESARKAN HATI LOE, ATAU
LOE MAU ANAK BINI LOE,KELUARGA LOE LIAT ORANG TELANJANG, MAIN JUDI, MABOK, MENYEMBAH SETAN,KENA NARKOBA, NGERAMPOK, DAN IKUT DI DALAMNYA, DLL ? MAU ???
KALAU LIAT ORANG DIPUKUL MAH SERING DI TV, DIDEPAN ANGGOTA KELUARGA LOE, SERING BANGET KEKERASAN MUNCUL, BAIK FISIK MAUPUN MENTAL, NGERTI ENGAK MAKSUDNYA ? YANG DI TV MAH PASTI SUDAH DIARAHKAN SUTRADARA, ANGAN-ANGAN, DAN PAHLAWANYA DIBUAT-BUAT BUKAN YANG REAL ATAU NYATA ? TAU ENGAK SERIAL DARK JUSTICE ? HAKIM YANG TIDAK BISA BUAT KEPUTUSAN KARENA DIBATASI OLEH HUKUM DUNIA YANG MEMBUAT PELAKU KEJAHATAN BEBAS? BELIAU DENGAN ATAS KEBENARAN ATAU KEADILAN DENGAN TANGANNYA SENDIRI MENGUNGKAP KEJAHATAN TERSEBUT. PERNAH NONTON ENGAK ? ORANG BODOH PASTI SUKA NONTON DONG.
WAHAI ORANG BODOH, STOP KEBODOHAN FOREVER, STOP KEMUNGKARAN, MAAF KALAU KEKERASAN SAYA TIDAK BERANI MENGKAMPANYEKAN, SOALNYA DI DUNIA INI MASIH ADA PENJAJAHAN DAN DETIK INI MASIH BANYAK KEKERASAN, MAKIN DI STOP MAKIN BANYAK YANG MAIN PUKUL, KARENA KESULITAN EKONOMI, AGAMA, DLL.
KALAU HUKUM, NAH INI LAGI YANG BIKIN BINGUNG, KATANYA KITA NEGARA HUKUM, ASAL KATANYA SAJA SUDAH HUKUM, DITAMBAH AKHIRAN AN BERARTI HUKUMAN, JADI ANALISA ORANG BODOH NEGARA KITA NEGARA HUKUMAN, IH, KALAU HUKUM ITU BERLAKU UNTUK SIAPA ? UNTUK KEADILAN ATAU KEPENTINGAN ? PASTI DONG UNTUK KEADILAN ORANG YANG BERKEPENTINGAN. HEHEHE MAAF INI ANALISA DARI ORANG BODOH (SAYA )
MAJU TERUS SIAPA SAJA YANG BERANI MENCEGAH KEMUNGKARAN DAN KEBENARAN YANG HAQ. MAJU TERUS YAAA.
KALAU SAYA CUMA BERANI TULIS AJA, KARENA SAYA TIDAK BERANI TURUN LANGSUNG MENCEKAH KEMUNGKARAN, KARENA SAMA MASIH BODOH DAN IMAN SAYA MASIH LEMAH ( HANYA PAKE HATI MELAWAN KEMUNGKARAN).
TERSERAH MAU DI BACA ATAU TIDAK, TERSERAH MAU DIKOMENTARI ATAU TIDAK YANG JELAS STOP KEBODOHAN FOREVER, DAN CEGAH KEMUNGKARAN
SEMOGA KITA SEMUA TERBEBAS DARI KEBODOHAN.AMIN
WASALAM
NB. TIDAK BERLAKU UNTUK ORANG YANG MERASA PINTAR.
Juni 6, 2008 at 3:37 am
begini “BUKAN FPI” “IDIOT” kenyataanya kelakuan FPI memang seperti tuhan merasa paling benar di dunia sekalipun merugikan orang lain dan kurang lebih sama dengan teroris,kalau anda tidak mau debat ngapain anda menulis di blog ini ngapain anda menaggapi tulisan saya anda memang munafik,jadi orang itu yang konsisten jangan seperti munafik dan idiot gitu
Juni 6, 2008 at 3:44 am
Begini SUHARMAN “GOBLOG” siapa yg Nyebut FPI TUHAN…..aku kan Ngomong Agama Ujung2nya ya Pasti TUHAN…..Masak Ujungnya Warung PADANG. Daya Nalarmu Kurang…lebih Baik Kamu DIAM…..JANGAN GOBLOG berlaga “BEGO”……Suadh Diam Berarti aku Tahu Sampai mana DAYA OTAKMU & PEMIKIRANMU.
Aku Males Kasih KOMENTAR LAGI….Apapun TULISANMU.
Ingat FPI BUKAN TUHAN……..Aku BUKAN FPI….Aku PRO FPI yg masih PEDULI AKAN PENISTAAN/PENGHINAAN AGAMA ISLAM. AKu GAK PRO FPI dalam Hal Anarkhinya.
Maaf sebelumnya SUHARMAN atas kata2 Kotorku tadi UNTUKMU. ISLAM mengajarkan TIDAK PERLU DEBAT yg BERUJUNG PEPERANGAN. WASALAM.
FPI SEMOGA ENGKAU DI LINDUNGI ALLAH SWT.
Kalaupun FPI di BUBARKAN…SEMOGA ADA FPI-FPI yg LAIN…..di INDONESIA.
Juni 6, 2008 at 3:46 am
begini “BUKAN FPI” “IDIOT” kenyataanya kelakuan FPI memang seperti tuhan merasa paling benar di dunia sekalipun merugikan orang lain dan kurang lebih sama dengan teroris,kalau anda tidak mau debat ngapain anda menulis di blog ini ngapain anda menaggapi tulisan saya anda memang munafik,jadi orang itu yang konsisten jangan seperti munafik dan idiot gitu.
anda memang seorang munafik sejati tulisan dan kelakuan berbeda jauh
Juni 6, 2008 at 3:47 am
SUHARMAN sepertinya anda MARAH BESAR. Aku Takut malah JUSTRU SUHARMAN akan BERTINDAK seperti FPI ……terus terang aku GAK Bisa melanjutkan Pembicaraan dng ORANG BODOH seperti ANDA.
Juni 6, 2008 at 3:50 am
INGAT ANARKHI FPI TIDAK PERLU DI CONTOH….tapi PENYELAMATAN AQIDHA ISLAMIYAH WAJIB KITA DUKUNG.
Juni 6, 2008 at 3:51 am
saya tidak marah tuh kok kelihatannya anda yang marah besar sekali sampai tulisannya di caplock semua anda tetap melanjutkan pembicaraan dengan saya membuktikan anda itu adalah seorang munafik dan idiot.memang banyak munafik yang omongannya dan tindakan berbeda jauh mereka itulah yang merusak.
Juni 6, 2008 at 4:23 am
Tapi saya rasa kalo tidak ada FIP. Mungkin tidak ada yg terang2an membela Islam yg dilecehkan secara sembunyi2.. tidak akan terbongkar betapa banyak penyimpangan aqidah yg terjadi di Indonesia ini. bahkan Provokasi yg membelot dari aturan Islam yg disampaikan oleh Tokoh Islam. Kalo memang Islam sudah di injak2 maka harus ada yg membela meski dengan darah dan nyawa. Apa kita harus diam saja, masa bodoh terhadap Adu domba yg dilakukan oleh orang2 yg membenci Islam dan ingin Islam Hancur..? Saya rasa ketika ada kedzaliman maka kita yg tahu tentang hal itu wajib bertindak dengan lisan, dengan tangan dan jika tak mampu maka dengan hati, itulah selemah2nya iman.
Juni 6, 2008 at 4:48 am
oi…
Kita ngga saling kenal(secara pribadi) satu sama laen, cuman taunya sekedar nickname di blog-nya bang arif ini…
Untuk yang pro maupun yang kontra dalem masalah ini:
ngapain sih saling ngerasa(mungkin) paling bener sampe ngeluarin omongan(misalnya) ‘anda tuh To***l bgt sih..’ dll dll…
engga perlu bro!! gimana kalo ternyata yg kita konfrontasi adalah temen kita sendiri, ato ternyata malah sodara sendiri (wong kita disini gak ada yg pake nama sendiri kok?) hayoooh..
yg ada malah ribut beneran kan? kaaaaan….
lagian klo(pun) kita emang niatnya baik untuk saling mengingatkan… klo dibumbui dengan kata kata yg kurang syedap malah antipati laah jadinya..
Maaf, gwe ngga ada niat menyinggung atau nyindir kepada salah satu postingan disini… gwe cuma pingin NGINGETIN utk menghargai-lah bang arif udah bikin blog bagus bagus, di isi-nya ama kalimat kalimat yg gak pantes..
BUAT BANG BOYTOOCK…
Bang, InsyaAllah entar gwe japri japri-an ama abang deh…
gwe banyak pertanyaan2(sosial) yg kayaknya seru buat diperdebatkan,
tapi mungkin gak dlm waktu dekat ini bang…..
ntar klo waktu gwe udah agak longgaran…) okay?
PEACE, BROTHER!!!
Juni 6, 2008 at 6:03 am
Menurut saya, ini menurut saya lho,Gusti Allah atau Allah swt atau biasa disebut Tuhan atau siapapau namanya adalah yang Makluk yang “PALING” (paling Pinter, paling berkuasa dll).
Karena Dia PALING, tidak ada yang bisa mengalahkan, sehingga Dia tidak perlu kita bela dan tidak pernah memerlukan pertolngan. Kita (manusia) lah yang membutuhkan PEMBELAAN bukan ALLAH SWT.
Sehingga FPI yang katanya membela Islam/membela Tuhan/membela Kebenaran itu adalah keliru dan sombong.
FPI gak ngerti apa itu KEBENARAN,sehunga dia merasa paling benar.FPI terlalu sombong sehinga FPI menantang semua orang termasuk negara dan pemerintah bahkan dunia untuk membela TUHAN ( katanya).
Sekali lagi perlu ditegaskan TUHAN tak perlu dibela.
Dengan OTORITAS dari mana FPI memukul, menyiksa, dan merusak???? FPI pikir Tuhan itu gak mampu menhukum orang yang salah, Gak mampu menghancurkan kebobrokan.
Dengan berteriak ALLAHUAKBAR mestinya FPi tidak merusak, menyiksa ciptaan ALLAH SWT.
dengan menyebut nama Tuhan mestinya FPI berbuat kebaikan. gitu dulu males nulis panjang
Juni 6, 2008 at 6:14 am
Assalamualaikum wr. wb.
BISMILLAH WASSALATU WASSALAMU ALA RASULILLAH WA BA’DU.
BACALAH KOMENTAR INI BAIK2 DAN TELITI,KARENA APA YANG ADA DI DALAMNYA SANGAT PENTING UNTUK DIKETAHUI.JANGAN KARENA HAWA NAFSU,TERBURU-BURU,KEBODOHAN,KARENA TIDAK SUKA FPI,LANTAS SEMUA KOMENTAR YANG BERKAITAN DENGAN ISLAM DAN BERISI DALIL2 ISLAM ANDA “ACUHKAN” BEGITU SAJA.BAGAIMANA ANDA MENJADI “CERDAS”,JIKA ANDA TIDAK MEMPERHATIKAN LAWAN PEMBICARAAN/DISKUSI ANDA,SEDANG SAYA SENDIRI MEMPERHATIKAN ANDA DAN APA YANG ANDA KOMENTARI.
KALAU ANDA MAU TAHU,SAYA MENULIS KOMENTAR INI KARENA SAYA INGIN MENGAKOMODASI ANDA SEMUA.KARENA SETELAH SAYA BACA BANYAK2 KOMENTAR DI BLOG INI (BAIK YANG SETUJU ATAUPUN YANG TIDAK SETUJU DENGAN FPI),ADA SATU PERMASALAHAN PENTING YANG PERLU SEGERA DITINDAKI, YAITU PERMASLAHAN “KETIDAKTAHUAN” DAN “KEKURANGAN ILMU” TENTANG ISLAM DAN PRINSIP2NYA. YAH,MUNGKIN ITU TERJADI KARENA LATAR BELAKANG DAN PENDIDIKAN ANDA YANG TIDAK BERBASIS DAN BERLINGKUP ISLAM, ATAU KALAUPUN BERBASIS DAN BERLINGKUP ISLAM TAPI LEBIH CONDONG PADA METODE DAN SUMBER YANG TIDAK SESUAI DENGAN ISLAM.
MAAF,BUKANNYA SAYA INGIN MENJELEK-JELEKKAN,TETAPI BEGITULAH FAKTA YANG SAYA LIHAT DI BLOG INI.KALAULAH ANDA SADAR,BERARTI ANDA ADALAH ORANG YANG CERDAS.KALAU TIDAK SADAR,YA ENTAHLAH…
Buat Mas “Bukan FPI” DAN YANG LAINNYA, alamat email saya : boytoock@gmail.com
Tapi,maaf,saya bukan orang yang sering (alias jarang) online.Bahkan,alamat email saya tsb adalah alamat email yang saya buat secara insidental,dalam artian saya buat ketika saya ingin bergabung di BLOG ini.Jadi,nanti jika anda sekalian mengirim email,ya saya tidak bisa berjanji akan membalas secepatnya,karena saya paling hanya bisa mengandalkan adik keponakan saya di Solo untuk mengecek apa ada email masuk di kotak surat saya.
Tapi,kalau memang anda sekalian mau atau perlu berkomunikasi dengan saya secara intensif,mungkin anda bisa mengirimkan no. hp anda ke email saya (saya tdk tahu apakah aman atau tidak mengirim no hp ke email),sehingga nanti saya dan anda bisa berkomunikasi lewat sms atau calling langsung.
Tapi,pada intinya anda sekalian “TIDAK PUNYA KEHARUSAN” berdiskusi,berbagi ilmu atau belajar tentang ISLAM dengan saya,tapi anda “punya keharusan” berdiskusi,berbagi ilmu atau belajar tentang ISLAM dengan orang2 (ulama,kyai,dai,ustadz,dll) kompeten dan independen (misalnya tidak terkait dengan nama golongan atau partai yang ujung2nya secara sadar atau tidak sadar banyak melebihkan “nama” itu sendiri daripada ISLAM nya) yang benar2 mempunyai semangat dan pemahaman ISLAM yang baik.
Dan untuk mengetahui langkah apa yang terbaik dalam belajar ISLAM AGAR ANDA SEMUA “MELEK” DAN TIDAK “GAPIS” (GAGAP ISLAM),ada baiknya anda SEKALIAN melakukan hal2 dibawah ini :
1.Belajarlah BAHASA ARAB (NAHWU,SARAF,BALAHGAH,DLL).Karena Bahasa Arab adalah bahasa pengantar AL-QURAN,HADITS DAN KITAB2 REFERENSI KEILMUAN ISLAM (Seperti TAFSIR,SYARAH HADITS,FIQIH,USUL FIQIH,DLL).
BAHASA ARAB ADALAH BAHASA YANG MENJADI ALAT ATAU JEMBATAN DALAM MEMAHAMI ISLAM.Kalau anda tidak PUNYA ALAT ATAU JEMBATAN, BAGAIMANA BISA ANDA MEMAHAMI ATAU MENILAI ISLAM DENGAN BAIK DAN MERASAKAN BAHWA ISLAM ITU ADALAH AGAMA YANG TERBAIK.
Sehingga,seperti anda ketahui sendiri,UMAT ISLAM DI INDONESIA BANYAK YANG TIDAK TAHU ISLAM HANYA KARENA MEREKA TIDAK BELAJAR BAHASA ARAB DAN TIDAK BISA BERBAHASA ARAB.HAL ITU TERJADI KARENA BANYAK ORANG YANG MENGAKU ISLAM TAPI TIDAK MEMASUKKAN ANAK2NYA KE SEKOLAH2 UMUM YANG TIDAK MENGAJARKAN ISLAM SECARA BENAR DAN SUNGGUH2 (ALIAS FORMALIAS DAN MENURUT KURIKULUM)(Saya sendiri telah membuktikan,karena sebelum masuk pesantren,saya sempat beberapa tahun belajar di sekolah umum) . Dan ujung2nya,mereka mudah tertipu oleh orang2 atau hal2 yang berlebel “ISLAM”,”ISLAMI”,”USTADZ”,”KYAI”,”ULAMA”.Asal ada label yang begitu2,langsung ambil dan ikuti,tanpa cek dulu apakah sudah sesuai belum dengan ISLAM dan PRINSIP2NYA.
2.Sesudah anda belajar BAHASA ARAB (yang tentunya membutuhkan waktu yang tidak pendek sesuai dengan situasi dan kondisi anda),BANYAK2LAH MEMBACA AL-QURAN DI SETIAP ADA KESEMPATAN (SAYA YAKIN 100% ANDA PASTI SEMPAT JIKA MEMANG ANDA USAHAKAN)DAN PAHAMILAH MAKNANYA SECARA TELITI.Kalau perlu,anda ULANG BACAAN ANDA,karena MUNGKIN ADA MAKNA YANG TERLEWAT ATAU TIDAK MENGERTI.
3.BANYAK2LAH BELAJAR MAKNA DAN TAFSIR AL-QURAN DARI KITAB2 TAFSIR TERPERCAYA,SEPERTI TAFSIR IBNU JARIR,IBNU KATSIR,AL-QURTUBHI DAN FATHUL QADIR (KARYA IMAM ASY-SYAUKANI).Dan JANGANLAH ANDA MENGANDALKAN TAFSIR DARI ORANG2,WALAUPUN MEREKA MENGAKU ATAU BERTITEL ORANG PINTAR,CENDEKIAWAN,ULAMA,KYAI,DLL,Karena bisa jadi disamping tidak memuaskan,tidak detail,penuh manipulasi juga menyesatkan.Belajarlah langsung dari REFERENSI2 TERPERCAYA,dan jika memang ada yang tidak dimengerti atau masih menjadi persoalan,TANYAKAN PADA ORANG YANG LEBIH TAHU DAN BENAR2 TAHU.
4.PELAJARILAH KITAB HADITS DAN FIQIH BESERTA SYARAH DAN TAKHRIJNYA DARI REFERENSI2 YANG TERPERCAYA,INDEPENDEN DARI FANATISME MADZHAB (BAIK HANAFI, SYAFII,MALIKI DAN HAMBALI),Seperti JAMIUS SAHIH LIL BUKHARI (ATAU SERING DISEBUT KITAB “BUKHARI” YANG DISUSUN IMAM BUKHARI),JAMIUS SAHIH LIL MUSLIM (SUSUNAN IMAM MUSLIM),SYARAH FATHUL BARI (SUSUNAN IBNU HAJAR,YANG SEBENARNYA SEORANG SYAFIYYAH),KITAB NAILUL AUTHAR (Susunan IMAM ASY-SYAUKANI YANG CERDAS),DLL.
5.PERBANYAKLAH IKUTAN KAJIAN ISLAM YANG ANDA YAKINI BENAR2 MENGIKUTI ISLAM DAN HANYA MENYUARAKAN ISLAM.Jika anda tidak mau karena anda merasa TIDAK PUAS,ya BUATLAH KAJIAN SENDIRI DALAM DIRI ANDA DENGAN MEMBAHAS MASALAH-MASALAH ILMU KEISLAMAN,MENCARI DALIL2 YANG SAHIH DARI REFERENSI2 TERPERCAYA,DAN KEMUDIAN KALAU SUDAH DAPAT LALU DIAMALKAN.
6.PERBANYAKLAH MENGAMALKAN SUNAH NABI YANG SAHIH BERDASAR DALIL2 YANG SAHIH DISAMPING AMALAN2 WAJIB (SYAHADAT,SALAT,ZAKAT,PUASA,HAJI),KARENA DENGAN AMALAN2 SUNAH INILAH,ANDA AKAN MERASAKAN (SEPERTI YANG JUGA SAYA RASAKAN) BAHWA ISLAM ADALAH AGAMA YANG BAIK,LENGKAP,PARIPURNA DAN LEBIH UNGGUL DARI AGAMA LAINNYA (SEHINGGA ANDA TIDAK MENGATAKAN SEMUA AGAMA SAMA SAJA). SELAIN ITU ANDA JUGA AKAN MERASAKAN KELEZATAN DAN KENIKMATAN DALAM BERISLAM.
“TANPA MEMPERBANYAK AMALAN2 SUNAH,ANDA HANYA AKAN MERASAKAN ATAU MENGANGGAP ISLAM SEBAGAI AGAMA FORMALITAS (AGAMA TANPA AGAMA) ATAU AGAMA PELENGKAP KTP (Kartu Tanda Penduduk) saja.”
Dan ingat,AMALAN SUNAH bukan hanya TENTANG AMALAN YANG KELIHATAN SEBAGAI “RITUAL IBADAH”,Tapi AMALAN SUNAH ADALAH AMALAN YANG DICONTOHKAN OLEH NABI DISAMPING AMALAN2 WAJIB,DARI PERGAULAN BELIAU,CARA MAKAN BELIAU YANG MENGUCAP “BISMILLAH” DAN MENGGUNAKAN TANGAN KANAN (Contoh kecil ini tidak banyak dimengerti oleh Umat ISLAM,sehingga mereka terbiasa makan langsung “CUPLAK-CAPLUK” dengan “TANGAN KIRI”,yang kemudian DIPERPARAH OLEH SIFAT “BODO AMAT”.ALLAHU YAHDIIHIM),DLL DAN DSB.
7.BERPOLA PIKIRLAH SESUAI ISLAM.BERTINGKAH LAKULAH DENGAN AKHLAK DAN ADAB ISLAM.
8.JADILAH ORANG-ORANG ISLAM YANG “DISIPLIN”,”PROFESIONAL” DAN “PROPORSIONAL”, YANG TAHU APA TUJUAN,KEWAJIBAN,TUGAS DAN FUNGSI SEORANG MUSLIM DI DUNIA INI.JUGA TAHU MANA YANG HARUS DIDAHULUKAN DALAM ISLAM SESUAI SKALA PRIORITAS ISLAM DAN MANA YANG TIDAK,BAIK DALAM MASALAH BELAJAR,BEKERJA,BERGAUL,DAN AKTIFITAS2 LAIN.
KALAU ANDA SEMUA SUDAH MELAKUKAN 8 HAL DIATAS NISCAYA ANDA AKAN MENDAPATKAN “KEBAHAGIAAN” YANG SESUNGGUHNYA,YANG TIDAK HANYA UNTUK SESAAT,YANG TIDAK “ABSURD” DIKATAKAN DAN DIDEFINISIKAN ORANG BANYAK SEBAGAI INI DAN ITU (TANPA MEMANGDANG ISLAM) ATAU HANYA SEKEDAR PERSANGKAAN DAN OMONG KOSONG BELAKA YANG AKHIRNYA TIDAK TERBUKTI.
Saya sendiri,sebagai seorang MUSLIM juga masih berusaha terus-menerus menjadi MUSLIM YANG DISIPLIN,PROFESIONAL DAN PROPORSIONAL LEWAT BELAJAR DAN MEMPELAJARI ISLAM SECARA BAIK DAN BENAR.
Oktober 24, 2009 at 5:52 am
ketemu nanti saja di akhirat. Untuk apa memperdalam sanmpai sedalam laut.?wong kita semua tidak tahu.
Dari omong kosong dan pajang panjang lebih baik omong yang berguna nyata bagi perdamaian
Juni 6, 2008 at 6:25 am
Maaf,pada komentar NO 1 ada kata yang mengganngu,yang benar adalah “Sehingga,seperti anda ketahui sendiri,UMAT ISLAM DI INDONESIA BANYAK YANG TIDAK TAHU ISLAM HANYA KARENA MEREKA TIDAK BELAJAR BAHASA ARAB DAN TIDAK BISA BERBAHASA ARAB.HAL ITU TERJADI KARENA BANYAK ORANG YANG MENGAKU ISLAM TAPI (kata “TIDAK” disini sy hapus) MEMASUKKAN ANAK2NYA KE SEKOLAH2 UMUM YANG TIDAK MENGAJARKAN ISLAM SECARA BENAR DAN SUNGGUH2 (ALIAS FORMALIAS DAN MENURUT KURIKULUM)”
AL-AFWU MINKUM.
Oktober 24, 2009 at 5:56 am
Makin payah ! bahasa daerah sendiri saja sudah hampir ditinggalkan, koq cari bahasa lain.
Makanya orang Indon ini mudah dibodohi secara politik dan agama yang menguntungkan orang Arab. Yang penting: tahu yang jelek dan buruk dan memilih yang baik; Yanglainya, waktu kita gunakan untuk kepentingan kemanusiaan yang langsung berguna
Juni 6, 2008 at 6:36 am
buat buytock yang sok pinter…, gak usah diajarin , orang muslim seharusnya memang belajar bahasa arab karena dengan begitu kita bisa mengetahui keindahan Islam.
Lalu kaitannya dengan FPI, apakah dengan melihat FPI kita bisa melihat keindahan Islam?
Mengapa kita tidak berdakwah dengan lembut dan simpatik yang justru bermanfaat bagi umat Islam???
Kalo memang banyak kemaksiatan yang ada, kenapa FPI dan beserta jajarannya tidak membuka usaha yang memberikan peluang kerja sehingga pelacuran,diskotek bisa dibasmi??
masih banyak saudara-saudara kita yang meminta-minta di jalanan, kenapa FPI dan jajarannya tidak memberikan peluang kerja, menerbitkan buku-buku Islam, memberikan pendidikan gratis..???
Kenapa yang ditonjolin hanya kekerasan, setahu saya para rekan-rekan jurnalis sudah berusaha seobyektif mungkin, tapi memang anarkisme FPI itulah yang ada di lapangan.
Amar ma’ruf nahi mungkar tidak selalu dilakukan dengan kekerasan, bagaimana orang akan simpatik sama Islam kalo hanya kekerasan yang ditonjolkan tapi justru melupakan hal yang paling hakiki, membangun peradaban Islam yang sebenar-benarnya.
Juni 6, 2008 at 7:05 am
FPI ? Baguslah…buat penyeimbang…buat bantu-bantu tugas polisi…
Juni 6, 2008 at 7:11 am
Trimakasih Om BOYTOCK telah di Beri Alamat E-mailnya,Insya Allah Kalau Nanti Saya ada masalah yg Mungkin Bikin Bingung (Masalah di Luar FPI…mungkin Hal2 Umum Kali ya)Mohon Bantuannya. Trims
Juni 6, 2008 at 7:24 am
Setelah membaca semua hal diatas, saya tiba pada satu kesimpulan, FPI itu tidak baik.
Itu saja
Juni 6, 2008 at 7:39 am
untuk samsth7…
Untung anda bukan presiden.
Ha ha ha….
ps: becanda lho, bro…)
jangan diambil hati.
Juni 6, 2008 at 8:38 am
Assalamualaikum wr.wb.
Buat “ARIN” dan siapa saja yang menyangka saya “SOK PINTER” dan mungkin “SOK TAHU ATAU PALING TAHU ISLAM”,saya sendiri tidak tahu atas alasan dan dasar apa anda menyangka seperti itu. Jika persangkaan itu berdasarkan kalimat-kalimat saya yang detail dan panjang lebar,itu karena saya tidak ingin ADA YANG SALAH PAHAM LAGI TENTANG ISLAM DAN PRINSIP2NYA.SAYA TIDAK INGIN LAGI ADA KESALAHAN PADA UMAT ISLAM DALAM MENYAKINI AGAMA ISLAM.SAYA TIDAK INGIN UMAT ISLAM HANYA SEPERTI SEKARANG INI,BESAR DALAM KUANTITAS DAN BUKAN KUALITAS.
DAN TOLONG BUAT “ARIN”,BACA POSTING2 SAYA SEBELUMNYA SECARA LENGKAP,TELITI,ARIF DAN BIJAK. MAKA ANDA DAPATI SAYA BUKANLAH ORANG YANG “SOK PINTAR” DAN SOK-SOK YANG LAIN.
SAYA YAKIN ANDA MEMANG BELUM MEMBACA POSTING2 SAYA SECARA LENGKAP,TAPI ASAL NGOMONG.
Dan MAAF, saya ingin bertanya kepada “ARIN”,bagaimana Umat ISLAM tahu pentingnya BAHASA ARAB,JIKA MEREKA TIDAK DIBERITAHU DAN DIAJARI,PADAHAL MEREKA MEMANG TIDAK TAHU.MAU BUKTINYA??!!
“Ini buktinya.Kebetulan saya sekarang sedang belajar bahasa inggris di PARE,KEDIRI.Dan ketika disitu,saya berkenalan dengan banyak teman dari berbagai penjuru tanah air.Ketika mereka tahu bahwa saya dari pesantren, pernah belajar BAHASA ARAB di pesantren dan bisa berbicara BAHASA ARAB (walaupun saya rasa masih terbatas),mereka sering curhat kepada saya soal BAHASA ARAB. Apa itu BAHASA ARAB,APA PENTINGNYA BELAJAR BAHASA ARAB,APAKAH BELAJAR BAHASA ARAB ITU MUDAH ATAU SUSAH DAN MEMBUTUHKAN WAKTU YANG LAMA,BAGAIMANA CARA BELAJAR BAHASA ARAB YANG CEPAT DAN BAIK,DLL (BAHKAN SERING MELEBAR KE PERTANYAAN2 YANG TIDAK BERKAITAN DENGAN BAHASA ARAB, SEPERTI PERMASALAHAN HUKUM2 ISLAM,SEPERTI HUKUM MEROKOK,PACARAN,DLL). Dan setelah saya coba jelaskan secara panjang lebar,akhirnya mereka mengerti BAHWA BELAJAR BAHASA ARAB ITU ADALAH PENTING. BELAJAR BAHASA ARAB ITU BUKAN HANYA SEKEDAR BELAJAR,TETAPI LEBIH UNTUK MENJEMBATANI ORANG ISLAM DENGAN ILMU2 ISLAM,DALAM ARTIAN HARUS DIGUNAKAN UNTUK BELAJAR ILMU-ILMU ISLAM,BAIK TAFSIR,FIQIH,DLL.
Ketika saya terangkan panjang lebar seperti itu, mereka tidak menganggap saya “SOK TAHU” dan kemudian lari dan tidak bersahabat lagi dengan saya.Bahkan ada beberapa orang pada beberapa bulan lalu yang datang kepada saya meminta untuk diajari BAHASA ARAB. YA SAYA MENGIYAKAN,KARENA SAYA MERASA SAYA PUNYA TITIPAN ILMU DARI ALLAH YANG HARUS SAYA TRANSFER KEPADA SAUDARA MUSLIM YANG LAIN. DAN TAHU TIDAK,SETELAH MEREKA BELAJAR BAHASA ARAB BEBERAPA HARI,MEREKA BARU TAHU BAHWA BAHASA ARAB ITU MEMANG BENAR2 PENTING, BAHKAN ADA DARI MEREKA (TANPA SAYA DUGA2)LANGSUNG MEMPERLIHATKAN SEMANGAT BELAJARNYA YANG MENGGEBU-GEBU,DENGAN MEMBELI BEBERAPA BUKU TENTANG PELAJARAN BAHASA ARAB, YANG TIDAK PERNAH SAYA SURUHKAN,DAN LAGIPULA ADA BUKU2 TERSEBUT SAYA ANGGAP HARGANYA TERLALU MAHAL.
Pada tanggal 9 JUNI 2008 besok,Insya ALLAH saya (dalam rangka mengisi waktu luang,karena komputer yang biasa sy gunakan untuk belajar dan mengisi waktu sy sehari2 rusak dan dalam rangka memperkenalkan BAHASA ARAB kepada sesama MUSLIM)juga akan mengajar BAHASA ARAB di PROGRAM KURSUS BAHASA ARAB 1 BULAN GRATIS yang saya buat,WALAUPUN TANPA SERTIFIKAT (karena semua kursusan di PARE,BAIK YANG BAHASA INGGRIS,BAHASA ARAB,DAN BAHASA2 LAIN dikenal selalu memberikan sertifikat). Dan setelah sebelumnya saya tawarkan ke teman2 di salah satu tempat kursus, ada 4 orang yang tertarik dan ingin bergabung, dan 1 orang yang lain dari teman kost saya sendiri.
BEGITULAH BUKTINYA,DAN SAYA SENDIRI SETELAH MENDAPAT CURHAT DARI TEMAN2,MERASA BAHWA MEMANG BANYAK ORANG YANG TIDAK TAHU BAHASA ARAB DAN APA PENTINGNYA BELAJAR BAHASA ARAB, KALAUPUN PERNAH BELAJAR BAHASA ARAB,MEREKA TIDAK UNTUK APA DAN APA TUJUANNYA.
YA SAYA SENDIRI MERASA WAJAR,KARENA SESUAI CURHAT TEMAN2, DISEKOLAH MEREKA DULU, TIDAK ADA PELAJARAN BAHASA ARAB ( KARENA SEKOLAH UMUM BUKAN MADRASAH),SEHINGGA MEREKA TIDAK TAHU APA ITU BAHASA ARAB DAN APA PENTINGNYA BELAJAR BAHASA ARAB. WONG BERSENTUHAN SAJA TIDAK PERNAH, BAGAIMANA MAU TAHU.DAN BEGITULAH SEKOLAH UMUM DI INDONESIA YANG KEBANYAKAN MURID ATAU SISWA-SISWINYA BERAGAMA ISLAM.YAH…SUNGGUH MEMPRIHATINKAN MEMANG,PADAHAL MEREKA ADALAH GENERASI2 ISLAM YANG JUGA BERAGAMA ISLAM.LIHATLAH SENDIRI…
DULU,KETIKA MASIH DI SOLO,saya pernah mendengar cerita dari teman saya sendiri,KETIKA IA PERGI KE STAIN (SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI) SURAKARTA, ia bertemu beberapa MAHASISWA dan mahasiswi yang sedang berada di PERPUSTAKAAN. KETIKA ITU, IA SEDANG MENCARI BEBERAPA REFERENSI KITAB UNTUK MAKALAHNYA. Pada waktu itu, ada beberapa mahasiswa yang bertanya pada teman saya tersebut tentang makna teks DI DALAM sebuah kitab yang tidak mereka ketahui.PADAHAL,DAN INILAH YANG ANEH,MEREKA MENGAKU BELAJAR BAHASA ARAB,TAPI MEREKA MENGAKU MASIH SULIT MEMAHAMI MAKNA-MAKNA TEKS KITAB2 BAHASA ARAB KARENA MEREKA MEMANG JARANG MEMBACA KITAB2 TSB.
SAYA JUGA MEMBUKTIKAN. WAKTU SAYA BERKUNJUNG KE PERPUSTAKAAN STAIN SURAKARTA,YANG PALING MEMPRIHATINKAN ADALAH KONDISI KITAB2 DAN REFERENSI2 BAHASA ARABNYA YANG BERDEBU DAN KOTOR,SEOLAH2 JARANG DISENTUH OLEH TANGAN MANUSIA.
Saya bercerita seperti itu,bukan untuk menjelek-jelekkan STAIN, tapi lebih untuk memberitahu bahwa Banyak mahasiswa/i MUSLIM YANG SUDAH BELAJAR BAHASA ARAB, tapi tidak pernah mempraktekkan ILMU MEREKA dengan membaca kitab2 berbahasa ARAB, atau malah berbicara BAHASA ARAB.
BEGITULAH “ARIN” PENJELASAN SAYA…
DAN KALAU “ARIN” PERLU BUKTI DAN PENJELASAN YANG BANYAK LAGI TENTANG KENAPA SAYA HARUS MENGAJARI DAN MENJELASKAN DI BLOG INI BAHWA UMAT ISLAM BUTUH BELAJAR BAHASA ARAB, “ARIN” BISA DATANG SENDIRI KE PARE,KEDIRI DAN BISA MENEMUI SAYA DI TATA HOUSE, KOST DEPAN BEC. SAYA BERSEDIA MENJELASKAN, SEHINGGA NANTINYA ANDA TIDAK MENGATAKAN SAYA “SOK TAHU”,SEDANGKAN ANDA SENDIRI BELUM BERTEMU SAYA,MENGENAL SAYA LEBIH JAUH DAN BERDISKUSI DENGAN SAYA SECARA LANGSUNG (FACE TO FACE). JANGAN ASAL MENUDUH KALAU TIDAK TAHU KENYATAAN. BARU TAHU DI BLOG SAJA, SUDAH MENDUGA ORANG INI BEGINI,ORANG ITU BEGITU.
BLOG HANYA BERISI TULISAN YANG TIDAK DAPAT MENGUNGKAPKAN JATI DIRI PENULIS,KARENA SEMUA BERADA DI BALIK LAYAR,BUKAN DI DEPAN MATA KITA.
BERBICARALAH YANG KAMU TAHU SAJA “ARIN”. TIDAK USAH “SOK MENGOMENTARI” SESEORANG DENGAN “SOK INI SOK ITU” YANG KAMU SENDIRI TIDAK BISA BUKTIKAN KEBENARANNYA DAN AKHIRNYA BERBUNTUT PADA TUDUHAN DAN FITNAH.
APAKAH KAMU KALAU DITUDUH “SOK TAHU” TIDAK SAKIT HATI?MAKANNYA HATI-HATI.
AKHIRNYA,MUNGKIN “ARIN” bisa buktikan sendiri nanti, banyak umat ISLAM yang menganggap belajar BAHASA ARAB hanya sekedar untuk tahu,sampingan,gaya-gayaan atau malah untuk mencari BEASISWA KE MESIR.YA, SAYA TAHU ADA BAGUSNYA SEPERTI ITU,TAPI PADA INTINYA MEREKA TIDAK TAHU ESENSI BELAJAR BAHASA ARAB YANG SEBENARNYA,YAITU UNTUK MEMPELAJARI REFERENSI2 ISLAM SEBANYAK-BANYAKNYA.
LALU APA KAITAN KOMENTAR2 SAYA DENGAN KASUS FPI?
SAYA KAN SUDAH MEMBERI TAHU (ENTAH SUDAH ANDA BACA ATAU BELUM),BAHWA DALAM BLOG INI BANYAK PERTANYAAN TENTANG ISLAM DAN PRINSIP2NYA DALAM MEMBAHAS KASUS FPI. NAH, YANG SAYA SOROTI BUKAN KASUS FPINYA,APALAGI SAYA SUDAH BILANG KALAU FPI MAU DIBUBARKAN KARENA MEMANG BERTENTANGAN DENGAN ISLAM DAN PRINSIP2NYA,YA BUBARKAN!!
TAPI YANG SAYA SOROTI ADALAH “KETIDAK TAHUAN PARA PENGOMENTAR TENTANG ISLAM DAN PRINSIP2NYA” (ALIAS MEREKA BELUM MELEK DAN GAPIS (GAGAP ISLAM) (COBA SAJA BACA SEMUA POSTINGAN) ). DAN KEMUDIAN SAYA AJAK MEREKA UNTUK BELAJAR ISLAM YANG BAIK DAN BENAR. SAYA BERIKAN KEPADA MEREKA 8 SOLUSI.DAN SAYA NYATAKAN JUGA BAHWA SAYA JUGA SEDANG BELAJAR ISLAM (ARTINYA SAYA MASIH KURANG DALAM ILMU AGAMA) UNTUK MENJADI MUSLIM YANG DISIPLIN,PROFESIONAL DAN PROPORSIONAL.
SUDAH?PAHAM?
Juni 6, 2008 at 8:52 am
Ingat masalah pembantaian di poso, banyak anggota FPI dan laskar Jihad yang brangkat kesana membela kaum Muslimin yang di bantai oleh orang kristen. Saya sangat mendukung FPI asal tidak sekeras saat ini. Boleh ada pertumpahan darah asal dengan alasan yang kuat…. Saya sangat bangga dengan Islam, tp saya juga tidak mau menghina adama lain…
Juni 6, 2008 at 9:47 am
Saudara boytoock dan ‘bukan FPI’, saya rasa ruang yang diberi mas Arif di blog ini jelas sangat akomodatif bagi para pembaca yang ingin memberi comment. Bijak kiranya bila anda sebagai pembaca dan tamu di blog ini mengikuti teladan mas Arif dengan membuat tulisan yang mengikuti kaidah dasar etika. Menulis dengan capslock hingga font yang muncul menjadi (hampir) kapital semua rasa-rasanya tidak pernah dicontohkan mas Arif.
Juni 6, 2008 at 10:15 am
Yang salah tuh Ahmadiyah bro-bro sekalian
Ini malah ngeributi FPI
kalo orang taunya cuman liat berita begini jadinya..
Pokoke Hidup FPI lah
Juni 6, 2008 at 10:20 am
O iya,
untuk rekan-rekan sekalian ada kutipan dari salah satu situs nih :
http://www.eramuslim.com/ustadz/fqk/7529133625-apakah-fpi-fron-pembela-Islam-baik.htm
Kali aja bermanfaat,
Klo saya mah intinya gak benci FPI tapi Ahmadiyah
Juni 6, 2008 at 10:52 am
Aku dan temanku pergi ke ‘Pasar malam agama.’ Bukan pasar dagang. Pasar agama. Tetapi persaingannya sama sengitnya, propagandanya pun sama hebatnya.
Di kios Yahudi kami mendapat selebaran yang mengatakan bahwa Tuhan itu Maha Pengasih dan bahwa bangsa Yahudi adalah umat pilihanNya. Ya, bangsa Yahudi. Tidak ada bangsa lain yang terpilih seperti bangsa Yahudi.
Di kios Islam kami mendengar, bahwa Allah itu Maha Penyayang dan Muhammad ialah nabiNya. Keselamatan diperoleh dengan mendengarkan Nabi Tuhan yang satu-satunya itu.
Di kios Kristen kami menemukan, bahwa Tuhan adalah Cinta dan bahwa di luar Gereja tidak ada keselamatan. Silahkan mengikuti Gereja Kudus jika tidak ingin mengambil risiko masuk neraka.
Di pintu keluar aku bertanya kepada temanku: ‘Apakah pendapatmu tentang Tuhan?’ Jawabnya: ‘Rupanya Ia penipu, fanatik dan bengis.’
Sampai di rumah aku berkata kepada Tuhan: ‘Bagaimana Engkau bisa tahan dengan hal seperti ini, Tuhan? Apakah Engkau tidak tahu, bahwa selama berabad-abad mereka memberi julukan jelek kepadaMu?’
Tuhan berkata: ‘Bukan Aku yang mengadakan ‘Pasar malam agama’ itu. Aku bahkan merasa terlalu malu untuk mengunjunginya.’
Juni 6, 2008 at 11:00 am
Sufi Bayazid bercerita tentang dirinya seperti berikut ini: ‘Waktu masih muda, aku ini revolusioner dan aku selalu berdoa: Tuhan, berilah aku kekuatan untuk mengubah dunia!’
‘Ketika aku sudah separuh baya dan sadar bahwa setengah hidupku sudah lewat tanpa mengubah satu orang pun, aku mengubah doaku menjadi: ‘Tuhan, berilah aku rahmat untuk mengubah semua orang yang berhubungan denganku: keluarga dan kawan-kawanku, dan aku akan merasa puas.’
‘Sekarang ketika aku sudah menjadi tua dan saat kematianku sudah dekat, aku mulai melihat betapa bodohnya aku. Doaku satu-satunya sekarang adalah: ‘Tuhan, berilah aku rahmat untuk mengubah diriku sendiri.’ Seandainya sejak semula aku berdoa begitu, maka aku tidak begitu menyia-nyiakan hidupku!’
Setiap orang berpikir mau mengubah umat manusia. Hampir tak seorang pun berpikir bagaimana mengubah dirinya.
Juni 6, 2008 at 11:01 am
Dibubarkan ?! biar para liberalisme, sekularisme, pluralisme dan para demokrat yang sok modern dan bisa hidup, tumbuh dan berkembang ?
Ricuh saat demo mah biasa atuh…., ya sebagai konsekuensi demokrasi, tapi kayaknya pemberitaan mengenai ricuhnya FPI kok nge-Bum banget ya…, kayak berita tsunami…., kemarin dari pagi sampe malem beritanya FPI…mulu, mulai dari detikcom sampe berita tv…
kasus kekerasan Golkar, PDI , PKB kalo dibanding FPI jauh lebih banyak, bukan hanya saat kalah Pilkada bahkan para petinggi di dewan juga kadang rusuh dan berantem, di pemerintahan banyak yang korupsi…., ngga pernah tuh ada yang nuntut dibubarin baik media maupun…
Yang ana tau, akhir2 ini sebelum kejadian “Tragedi Monas”(syet dah istilahnya dramatis banget…) aksi razia FPI biasanya didukung dan dikawal polisi….
Meskipun ana tidak setuju dengan kekerasan FPI kemarin…, kalo dipolitisir kaya gini mah serem juga jadinya…
coba kalo ngga ada FPI…, bendera playboy pasti berkibar di Jakarta….
Lha dibanding Anshor dan Banser yang menjaga gereja, mending FPI. Memberantas maksiat. Kenapa cuma lihat kekurangan FPI???????
Memang pernah lihat Banser dan Anshor memberantas maksiat, minuman keras dan sebagainya?
Lucunya mereka katanya marah karena gus dur dihina Habib, tapi mereka enggak pernah marah saat gus dur menghina Al Qur’an. Lagian asal tau aja bulan mei 08 lalu si gusdur baru pulang dari Israel dan menerima penghargaan dari Israel.
Hidup FPI……
Soal salah dan benar, silahkan hukum yang menilai bukan orang per orang
Percuma bubarin FPI, Mujahidin mati satu tumbuh seribu.
HIDUP FPI!!! HIDUP FPI!!!
Juni 6, 2008 at 11:06 am
Boytock mau tahu, anda tiap hari bukain blog ini ya?
Maaf ya, tapi semua omongan anda justru memperlihatkan betapa radikalnya anda dalam melihat Islam.
Ttg saran anda yg mengatakan untuk mempelajari kisah biarawati kristen itu, wah..wah…wah….apakah anda sendiri sudah mempelajari kisah2 penganut2 Islam yg pindah ke Kristen atau ke agama lainnya belum? Contoh: Salah satu pemimpin FPI yg pindah ke Kristen?
Saya tegaskan sekali lagi disini, apapun yang anda katakan/jelaskan, saya tetap berpendirian bahwa semua agama sama saja. Sama2 baik. Tidak ada agama yg lebih baik dari agama yg lain!
Dan kalau anda menganggap org2 yg mengakui bahwa semua agama sama baiknya…adalah org2 yang tidak/kurang mendalami Islam…ya, ok-lah…tidak apa2…saya memang lemah dan kurang memahami, tidak seperti anda.
Bahkan saya lebih baik masuk neraka, daripada saya menyalahi prinsip hidup saya.
Karena saya memiliki banyak sahabat dari hampir semua agama yg ada di Indonesia ini, baik Islam, Kristen, Hindu maupun Buddha. Dan di mata saya mereka semua sama baiknya. Mungkin Bung Boytock hanya memiliki teman dari Islam kali ya?
Pertanyaan saya kepada pengunjung2 blog ini, kenapa ya, pembahasan yg awalnya ttg kebrutalan FPI malah banyak dibiaskan ke Islam dan agama2 lain?
FPI ya FPI, Islam ya Islam….
Walau FPI bubar, Islam kan gak bubar?
Bahkan menurut saya, pemerintah seharusnya langsung membubarkan 2 Ormas bermasalah itu saat ini juga. Ahmadiyah dan FPI. Beres kan?
Ibarat 2 anak kecil dari 2 sekolah berbeda yg berantem, yaaa…dua2nya aja yang langsung dihukum.
Aneh?!
PS: Bung Boytock tlg kurangi penggunaan Capslock anda ya? Boleh ada, tapi jgn terlalu banyak. Kesannya seperti org yg tidak dapat mengendalikan emosinya dan kurang etis saja….
Peace…
Juni 6, 2008 at 11:19 am
Sya hanya punya satu pertanyaan untuk FPI
Apa mereka Tidak takut kelakuan mereka yg anarkis dan seenakknya sendiri seolah -olah mereka itu Tuhan, di tonton anak-anak mereka ?
Juni 6, 2008 at 11:31 am
ternyata blog ini malah menunjukkan fenomena yang lebih berbahaya dari sekedar ribut2 urusan FPI.
ternyata paham sepilis telah benar2 mempengaruhi kebanyakan dari umat yang mengaku Islam. menyamakan semua agama adalah prilaku orang yang tak memahami Islam dengan baik. pada gak tau ya di Alqur’an udah dijelasin telah disempurnakan agama ISLAM untuk kita (QS.almaidah:3)jadi silahkan koreksi diri barangkali anda udah kemasukan JIL (jaringan Islam Liberal)
“kalo anda bilang semua agama sama aja, apa gunanya Rasulullah diutus?”
buat yang ngebelain GUSDUR:
tau gak anda apa yang dilakukan gusdur dibalik penderitaan saudara kita di Palestina, dibalik banyaknya nyawa yang melayang akibat yahudi, dibalik ratusan perempuan palestina yang kehormatannya direnggut?
eh…. gusdur malah safari tour ke israel, punya otak gak dia ya?
apa?
mo bilang tulisan aq ga nyambung sama urusan FPI?
aq cuma mo nunjukin siapa yang munafik.
Juni 6, 2008 at 11:40 am
ini sekalumit fakta buat yang ga mau buka situs yang gak menghujat FPI. di kutip dari http://www.sabili.ci.id
Pernyataan Sikap Komando Laskar Islam
INSIDEN MONAS
Sehubungan dengan terjadinya INSIDEN MONAS, yakni bentrokan Komando Laskar Islam dengan Pendukung Ahmadiyah yang menamakan dirinya Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB) Monas pada hari Ahad 1 Juni 2008, maka dengan ini Komando Laskar Islam menyatakan :
1. Aksi Komando Laskar Islam bersama komponen-komponen Umat Islam yang lain adalah Aksi Resmi untuk menolak kenaikan BBM.
2. Komando Laskar Islam saat Aksi Damai tentang BBM tidak membawa senjata tajam, apalagi senjata api, dan tidak menganiaya wanita, anak-anak, apalagi orang cacat. Pernyataan dari pihak AKK-BB (Syafi’i Anwar) bahwa laskar Islam menganiaya wanita, anak-anak dan orang cacat adalah ucapan fitnah!
3. Aksi Pendukung Ahmadiyah, berdasarkan keterangan Kapolres Jakarta Pusat di berbagai media, adalah AKSI ILEGAL tanpa izin, bahkan mereka sudah diperingati aparat untuk tidak aksi di wilayah tersebut karena berdekatan dengan kelompok yang berbeda dengan mereka.
4. Aksi Bela Ahmadiyah adalah bentuk provokasi untuk menantang Islam dan ummat Islam.
5. Dalam orasi Para Pendukung Ahmadiyah di Monas ada pernyataan bahwa Laskar Islam adalah Laskar Syetan dan Laskar Kafir yang disaksikan dan didengar langsung oleh para Laskar Islam.
6. Dalam insiden tersebut terbukti ada Pendukung Ahmadiyah membawa senjata api dan mengancam ke arah Laskar Islam yang berhasil terekam dalam video Laskar Islam. Bahkan terlihat dan terdengar oleh para laskar Islam ada beberapa pendukung Ahmadiyah yang meletuskan senjata api.
7. Adanya Pendukung Ahmadiyah yang mempersenjatai diri dengan Senjata Api menjadi bukti bahwa aksi mereka bukan untuk damai, tapi memang sengaja ditujukan untuk kerusuhan, dengan sambil mengeksploitasi wanita, anak-anak dan orang cacat yang dijadikan sebagai tameng.
8. Pendukung Ahmadiyah telah dengan sengaja melibatkan orang-orang non Islam yang tidak sepatutnya ikut campur dalam urusan umat Islam terkait soal Ahmadiyah, sehingga berpotensi untuk memperluas konflik antarumat beragama.
9. Penolakan Umat Islam terhadap Ahmadiyah dan tuntutan pembubaran Ahmadiyah kepada pemerintah sudah sesuai dengan Konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, melalui instrumen hukum Penetapan Presiden No. 1 tahun 1965 tentang Pencegahan, Penodaan dan Penyalahgunaan Agama.
10. Tidak ada satu pun Organisasi Islam yang membela Ahmadiyah, justru yang menjadi Pembela Ahmadiyah hanyalah LSM-LSM Komprador yang dibiayai pihak asing untuk menghancurkan Islam.
Dengan demikian berdasarkan fakta-fakta di atas, INSIDEN MONAS terjadi akibat provokasi dari pihak pendukung Ahmadiyah yang menamakan dirinya AKK-BB. Maka merekalah yang semestinya dimintai pertanggungjawaban.
Ini semua terjadi akibat kelambanan pemerintah dalam mengambil keputusan untuk membubarkan aliran sesat Ahmadiyah sesuai Fatwa MUI tahun 2005 dan rekomendasi dari Bakorpakem tahun 2008.
Oleh karena itu, kami menyerukan kepada Presiden dalam rangka untuk meredam konflik yang lebih besar, agar segera mengeluarkan: KEPUTUSAN PRESIDEN (KEPRES) TENTANG PEMBUBARAN AHMADIYAH.
Jakarta, 2 Juni 2008
KOMANDO LASKAR ISLAM
Panglima
Munarman, SH.
Juni 6, 2008 at 11:44 am
Sungguh…blog ini dibuat oleh orang-orang yang dangkal pemikiran tentang Islam..dan dijawab pula oleh orang-orang yang dangkal pula dalam ilmu agama…Ya Allah ampuni mereka karena sesungguhnya mereka tidak mengetahui dan berikanlah mereka petunjuk ya Allah…FPI memang ada salahnya itu dikarenakan pribadi2 didalamnya juga manusia biasa,tapi terlepas dari itu semua hanya FPI yang jelas2 tegas dan berani untuk memperjuangkan Islam….
Terlepas dari banyaknya fitnah,dusta dan kemunafikan oleh mereka2 yang menjelek2kan FPI..Mudah2an FPI dan ormas2 Islam lain yang tegas dalam menegakkan Islam diberikan kesabaran,karena jalan dakwah itu penuh dengan Fitnah,Dusta n Penistaan,Kemunafikan serta Caci Maki..Wassalam
Juni 6, 2008 at 2:33 pm
SEKALI LAGI JANGAN ATUR ORANG LAIN DAN MENILAI ORANG LAIN SEENAKNYA AJA..KARENA URUSAN AGAMA ADALAH URUSAN ANTARA PRIBADI PEMELUKNYA DENGAN TUHANYA,JD BUKAN HUBUNGAN HORISONTAL ANTAR ORANG PER ORANG.TIDAK ADA YG TAU APAKAH SESEORANG NANTINYA MASUK NERAKA ATAU SURGA YG MAHA TAU TENTUNYA ALLAH SWT.
Juni 6, 2008 at 4:51 pm
Assalamualaikum wr. wb.
Bismillah wassalatu wassalamu ala rasulillah wa ba’du.
1.Jazakumullahu khairan katsiran dan terima kasih banyak kepada “MP” dan kepada siapa saja yang mengingatkan saya tentang tulisan saya yang banyak “capslok” nya. Saya minta maaf (khususnya kepada pemilik blog) jika hal itu membuat anda semua mengesankan saya ini orang yang tidak dapat mengendalikan emosi dan kurang etis.
Tapi karena saya lihat,tidak ada persyaratan dalam soal tulis menulis di blog ini dan saya juga baru2 saja ini bergabung dengan blog,maka saya membuat tulisan saya dengan banyak “capslock” dengan tujuan (Insya Allah) agar menjadi peringatan dan perhatian bagi semua karena permasalahan yang diangkat sadar atau tidak sadar banyak menyinggung agama Islam dan prinsip2nya.
Tapi kalau yang ada di blog ini menghendaki saya tidak memakai banyak “capslock”,ya baiklah dan sekali lagi terima kasih banyak.
2.Buat “MP” dan yang lain yang sudah atau akan mengatakan saya memahami Islam secara “radikal”,sebenarnya saya mau tahu dari anda semua,apa sih defenisi “radikal” itu? Coba jelaskan kepada saya. Apakah “radikal” itu adalah cara memahami Islam yang sungguh2 dengan belajar pedoman pokoknya,Al-Quran dan hadits dan kemudian mengamalkannya sesuai apa yang dijelaskan dan dicontohkan Nabi Muhammad saw?
atau cara memahami Islam dengan menerapkan ajarannya di setiap waktu dan setiap tempat?atau cara memahami Islam dengan selalu condong kepada Islam dan prinsip2nya? Kalau menurut anda semua “radikal” itu ya seperti yang saya tanyakan, maka persaksikanlah! saya adalah orang dengan pemahaman Islam “radikal”! dan saya bangga terhadap nama “radikal” tersebut karena “radikal” yang seperti itulah yang diperintahkan oleh Allah (lihat (kalau mau) Q.S. Al-Bayyinah : 6,Q.S.Al-Imran : 31, Q.S. Al-A’raf : 158 dan Q.S. Az-Zumar : 55) di dalam memegang keyakinan Islam.
Dan ucapan-ucapan seperti inilah yang perlu diperhatikan secara hati-hati oleh seluruh umat Islam (yang masih terketuk hatinya),karena didalam ajaran Islam tidak satu Istilahpun pembagian ajaran kepada ajaran Islam radikal,garis keras,garis lunak,garis mlenyek (istilah jawa),nggak bergaris, dll. karena pembagian seperti itu hanya diada-adakan oleh manusia saja yang sering bertitel “Prof”,”Doktor”,”Guru besar” “Ahli” dan malah dari kalangan Islam juga (baca saja buku sejarah-sejarah Islam di Indonesia yang disusun oleh para cendekiawan muslim Indonesia) dan juga beberapa dari luar negeri ( orang barat). Sedangkan yang diajarkan oleh Islam hanya ajaran yang harus diikuti secara sungguh-sungguh,ikhlas,keseluruhan (tanpa pilih2 seperti yang dilakukan orang-orang Yahudi) dan penuh kecondongan (dalam artian selalu kembali ke Islam),itu saja,titik!!
Dan buat “MP” dan yang lain,dengan dalih apa anda mengatakan saya memahami Islam secara “radikal”? dan bagaimana sebenarnya pemahaman anda terhadap Islam itu sendiri?Islam yang tanpa Islamkah (dalam artian tanpa melihat,memandang, mempedulikan dan memahami pedoman-pedoman Islam)?
Terus apakah anda tidak pernah membaca Al-Quran dan Hadits,pedoman pokok dalam Islam yang disana ada pembahasan ibadah,muamalah (hubungan antar manusia),sifat-sifat orang beriman,kasih sayang,hormat-menghormat,Jihad (yang banyak ditakuti oleh orang-orang non Islam dan orang2 Islam sendiri, padahal mereka belum mempelajarinya sampai tuntas),dll?Kalau anda jawab tidak pernah,lha bagaimana anda paham Islam itu sendiri,lantas membagi-baginya menjadi pemahaman Islam “radikal”,”garis keras”,dll. wong baca pedomannya saja tidak pernah. Saya ngomong begini bukan berarti saya “yang paling paham” atau yang-yang lain-lain.Tapi memang begitulah apa adanya, Islam memang mempunyai pedoman,dan pedomannya adalah Al-Quran dan Hadits (atau Sunnah), dalam artian pedoman bagi orang-orang yang mengaku Islam dan meyakini Islam sebagai agamanya dan harus atau wajib diikuti juga ditaati.
Oleh karena itulah, Islam melarang umatnya memahami Islam hanya ala kadarnya saja,secara serampangan, tanpa dasar dari pedoman2 Islam itu sendiri (padahal umat Islam mendapat perintah untuk mengikutinya), dalam artian memahami berdasarkan akal,logika atau perasaan saja, sedangkan kesemuanya itu tidak mempunyai sifat stabil bahkan sering berujung pada sifat-sifat manusia yang bodoh dan tergesa-gesa (lihat (kalau mau) Q.S. Al-Ahzab : 72 dan Q.S Al-Anbiya’ : 37).
Terus jika anda menyoal apakah saya pernah mendengar kisah orang-orang Islam yang menganut agama lain belum? Saya jawab belum dan tidak akan. Kenapa?
Pertama, Lha untuk apa mendengarkan kisah mereka, wong orang-orang non Islam yang masuk Islam saja mengatakan bahwa Islamlah agama yang paling baik,kok orang yang Islam malah keluar dari Islam. Itu artinya mereka memang tidak memahami hakikat atau esensi Islam itu secara baik dan benar. Mau bukti?
Baik,bukti pertama ada didepan mata kepala saya sendiri dan sangat dekat dengan saya, yaitu ayah saya. Dulu beliau adalah penganut Khatolik, bersekolah di sekolah Khatolik (SMP Kanisius Solo) dan sempat sekolah di Seminary di Magelang. Ketika beliau berusaha mencari kebenaran, beliau menemukan agama yang bernama Islam, dan setelah beliau pelajari akhirnya beliau memeluk Islam, menjalaninya secara sungguh-sungguh (bahkan saya saja yang dari pesantren kalah), dan akhirnya memegangnya secara teguh sampai detik sekarang ini.
Bukti kedua, ustadz saya yang menjadi pengasuh di pesantren pernah bercerita bahwa beliau pernah diomongi oleh ketua PITI (Pembina Iman dan Tauhid Indonesia) yang anggotanya kebanyakan adalah orang Islam Tionghoa (baik mualaf dan bukan mualaf) kurang lebih seperti ini : “Kok ada ya ustadz, anggota DPR yang sebenarnya beragama Islam mengatakan “bahwa semua agama itu sama saja”, lha saya ini lho yang pernah memasuki semua agama, kristen, katholik, budha, konghuchu dan terakhir Islam menganggap Islamlah agama yang paling baik, sedang yang lain brengsek semua (kata ini bukan saya buat2, memang begitulah yg saya dengar sendiri). Lha kok ada ya ustadz anggota DPR yang seperti itu.”
Bukti ketiga, kisah Irene Handono yang notabene adalah seorang biarawati,pemuka agama Nashrani, yang masuk Islam setelah belajar perbandingan agama.Coba pikirkan, beliau saja yang dulu menjadi pemuka agama Nasharani, kemudian melakukan perbandingan agama lagi (artinya : belajar) memilih Islam, lha kenapa orang Islamnya malah memilih agama yang lain. Coba pikirkan! renungkan!
Dan dari kisah beliau tersebut, ada suatu hal yang sangat jelas yakni ” dengan memilih Islam daripada tetap meyakini agama beliau sebelumnya (nashrani), berarti beliau mengganggap bahwa agama itu memang berbeda, tidak seperti yang dikatakan oleh orang Islam sendiri bahwa semua agama itu sama. Padahal anggapan beliau tersebut bukan hanya sekedar anggapan, tapi muncul dari belajar, belajar perbandingan agama.
Bukti keempat, coba saja baca kisah-kisah mualaf (orang yang baru masuk Islam) di Majalah Hidayah yang datang dari berbagai agama, Kristen,khatolik,budha,khonghucu,dll. yang ternyata banyak dari mereka yang pernah menjadi biarawati dan pendeta. Coba nalar lagi,pikirkan lagi.Mereka adalah pemuka agama, orang yang paling tahu tentang agama mereka, tetapi kenapa mereka memilih Islam? Sedangkan orang Islam malah meninggalkan Islam?
Nah, dari bukti2 diatas, saya ingin bertanya kepada anda, kok bisa2 nya anda mengatakan semua agama itu sama, apa anda pernah belajar perbandingan agama seperti Irene Handono (yang kemudian membela Islam dengan mengcounter salah satu buku yang ditulis oleh orang barat yang menyerang Islam dan prinsip2nya,tapi saya lupa judulnya) atau anda hanya omong doang tanpa dasar alasan yang kuat.
Sudahlah, jujur saja kalau anda hanya ngomong tanpa dasar, toh saya tidak akan mempermasalahkannya asal anda mau kembali ke ajaran Islam yang benar, bersungguh-sungguh dan menerapkan Islam sesuai Al-Quran dan Sunah Nabi Muhammad saw.
Dan kalaulah anda mau kembali, saya akan berani menjadi sahabat anda yang sejati.
Tapi, kalau tidak mau kembali ke Islam dan masih beranggapan semua agama itu sama, ya terserah. Yang penting kan saya sudah jelaskan fakta dan bukti yang menyangkal anggapan anda tersebut.Allahummasyhad!Allahummasyhad!
Terakhir untuk pertanyaan anda kenapa pembahasan yang sebenarnya tentang FPI malah membias ke agama, lha apa anda tidak melihat apa yang banyak dipertanyakan di blog ini, FPI dan prinsip2 nya dalam beramar ma’ruf nahi munkar kan? Dan tentunya semua itu sadar atau tidak menyinggung Islam dan prinsip2nya juga (karena amar ma’ruf nahi munkar adalah ajaran Islam dan prinsip2 yang dianut FPI (seperti yang pernah saya baca di ADRT (Anggaran Dasar Rumah Tangga) FPI ) juga berdasar Islam. Terus?Ya jadinya pembahasan juga menyinggung agama Islam dong, bukan nama FPI saja.Coba deh anda cek lagi posting2 di blog ini.
Terakhir, maaf jika tulisan saya menyinggung hati anda, tapi saya sebagai saudara anda yang beragama Islam cuma ingin anda membuka pikiran. Jangan pandang saya, tapi pandanglah isi tulisan saya, karena saya juga tak luput dari salah dan kelemahan, yang kalau anda kritik mungkin tidak pernah selesai.
Ikutilah jika benar, dan tinggalkanlah jika salah.
Juni 6, 2008 at 5:10 pm
Gak Usah dibubarkan,rekrut aja jadi pasukan Garda. Untuk mengawal Gus DUR.
Juni 7, 2008 at 2:10 am
Masya Allah….Astougfirulloh Haladzhiem…..AudhubillahiMindzalik.
“Bahkan saya lebih baik masuk neraka, daripada saya menyalahi prinsip hidup saya.”
Di kutip dari pesennya MP. Saya hanya berdo’a semoga apa yg jadi keinginan anda di akhir hidup ini & menjadi tujuan anda…….Semoga di Kabulkan..Amiiiin Ya Robal Al Amiiin.
Juni 7, 2008 at 2:27 am
Pejabat AS Jenguk Aktivis AKKBB
DPR: Simpati Dari Asing Bisa dengan Cara Lain
Muhammad Nur Hayid – detikcom
Jakarta – Kehadiran Kuasa Usaha Kedubes AS untuk Indonesia John Heffern di RSPAD Gatot Subroto guna menjenguk korban rusuh Monas dari anggota AKKBB, dinilai dapat memperkeruh suasana dalam negeri.
Anggota Komisi III DPR Sahrin Hamid meminta pihak asing dapat menahan diri dan mencari cara lain untuk� menunjukkan rasa simpati mereka.
“Kita harapkan mereka dapat menyampaikan simpati itu dengan cara lain yang tidak memunculkan kecurigaan,” kata Syahrin Hamid, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (6/6/2008).
Menurut dia kunjungan tersebut dapat memunculkan kecurigaan akan adanya intervensi dari pihak asing mengingat suasana dalam negeri sedang kurang kondusif.
“Ini urusan dalam negeri. Kalau ingin menunjukkan rasa simpati jangan dengan cara seperti itu. Carilah cara lain yang memungkinkan orang tidak curiga,” pungkasnya.
( ptr / nrl )
Detiknews.
Juni 7, 2008 at 3:21 am
coba lihat film di link ini.. Kok pemerintah ga berkutik sama sekali toh?
Juni 7, 2008 at 5:47 am
Menurut saya, bukan menurut Islam
. FPI tidak perlu dibubarkan. Begitu juga dengan Ahmadiyah. Tidak perlu dilarang, dan tak semestinya
dibubarkan. Kalau kita menuntut pembubaran FPI, dan pemerintah membubarkan FPI. Apa bedanya kita dan pemerintah sekarang dengan Orde Baru yang mengharamkan Partai Komunis Indonesia dan Orde Lama yang menyegel Masyumi? Kalau mereka melakukan tindak pidana, cukup tangkap orang-orangnya dan ajukan ke pengadilan. Memberangus FPI akan kembali membuka jalan bagi pemerintah untuk menutup kebebasan berserikat. Mungkin, inilah harga yang harus kita bayar dalam proses transisi menuju demokratisasi kehidupan sosial. Ada saja para pembonceng gelap yang hendak menghancurkan demokrasi, seperti FPI, HTI, MMI dan kelompok-kelompok fasis lain, berjubah agama atau pun tidak.
Baiknya kita juga tidak mengadili paham atau pikiran. Apakah paham itu masih di kepala yang berpaham, atau sudah tertulis di blog atau pun di buku dan koran. Untuk inilah saya juga tidak setuju pembakaran buku, atau pun hujatan untuk Salman Rushdie, atau juga tuntutan dan ancaman untuk Ulil Abshar Abdalla. Begitu juga dengan khotbah-khotbah provokatif Abu Bakar Ba’asyir. Tidak perlu dia dilarang, karena semakin dilarang malah semakin banyak yang meyakini. Dan menjadi semakin seksi. Seperti buku-buku Pramudya yang dilarang di masa ORBA, malah laris manis. Begitu gak dilarang, jadi biasa lagi.
Tapi ada satu pertanyaan yang masih belum bisa saya jawab, “apakah demokrasi dapat atau seharusnya membiarkan saja gagasan-gagasan dari kelompok-kelompok yang pada akhirnya akan menghancurkan demokrasi itu sendiri?”
Juni 7, 2008 at 5:58 am
Buat MARMO (komentar 469) jangan sebut tuhan atau Alloh swt itu sebagai Makhluk, dia bukan makhluk,tapi dialah pencipta makhluk, dialah DZAT yang ghoib dan tidak dapat digambarkan dengan cara apapun. karena otak manusia terbatas, karena istilah makhluk adalah sesuatu yang tidak kekal.
Buat PARMASI (komentar 482) kenapa kau sebut ‘pasar malam agama’ segala keputusan tuhan pastilah ada hikmahnya, ketahuilah setiap peradaban manusia pasti berubah. apakah anda tidak menyadari kenapa anda harus sekolah lebih tinggi dari SD ke SMP terus SMA sampai kuliah, tujuannya apa? jika kau tahu tujuan anda bersekolah maka pastilah anda tahu tujuan tuhan menurun wahyu berupa agama secara bertahap untuk zaman yang berbeda, dan ketahuilah zaman nabi muhammad SAW adalah zaman akhir maka tidak ada nabi lagi sesudahnya, yang ada kita hanya menunggu hari kiamat, dan kini telah jelas tanda – tanda kiamat tapi tidaK seorangpun tahu kapan terjadi,
semoga bermanfaat, Amin
Juni 7, 2008 at 6:34 am
Bismillahirrahmanirrahmim wassalatu wassalamu ala rasulillah wa ba’du.
Izinkanlah saya sebagai seorang muslim yang “bukan anggota FPI” ini berkomentar. Saya ingin berkomentar tentang permasalahan dan pertanyaan2 di blog ini yang mengangkat topik utama FPI (Front Pembela Islam) dan prinsip2nya yang sadar atau tidak menyinggung Islam dan prinsip2nya juga (karena Amar ma’ruf Nahi Munkar yang diusung FPI adalah salah satu prinsip Islam dan FPI sendiri juga berdiri dengan prinsip2 Islam dan untuk membela Islam(sesuai yang dituliskan di buku ADRT (Anggaran Dasar Rumah Tangga) FPI yang pernah saya baca dan sesuai yang diucapkan oleh sumpah2 pemimpin2 FPI dalam pembukaan cabang seperti di Solo yang saya saksikan sendiri karena saya hadir dalam acara deklarasinya) :
1.Menolak FPI boleh2 saja asal anda dapat membawakan alasan dan dalil yang pasti dari Al-Quran dan As-sunnah, karena seperti di ADRT (Anggaran Dasar Rumah Tangga)nya, FPI berdiri berdasar dalil-dalil Al-Quran dan As-sunnah, sehingga untuk mengalahkan atau menolak FPI, anda juga harus mengalahkan atau menolak dengan dalil-dalil Al-Quran dan As-sunnah. Jika tidak, dalam artian anda tidak bisa membawakan alasan dan dalil yang pasti dari Al-Quran dan As-Sunnah(hanya berdasar perasaan, akal, logika yang kadang2 tidak stabil (satu hari menganggap baik, satu hari menganggap buruk) dan terlalu bersifat kemanusiaan, seperti tergesa-gesa dan bodoh (lihat (kalau mau) Q.S. Al-Ahzab : 72 dan Q.S Al-Anbiya’ : 37) , anda tidak bisa mengalahkan dan menolak FPI, bahkan andalah yang sebenarnya kalah dari FPI karena FPI berdasar Al-Quran dan As-Sunnah dan anda tidak.
Kalaupun nantinya pemerintah Indonesia membubarkan FPI hanya berdasar hukum (tanpa memandang Al-Quran dan As-Sunnah) dan himbauan masyarakat (yang tidak jelas siapa, yang mana, apakah paham Al-Quran dan As-Sunnah atau apakah malah musuh FPI) maka pemerintah juga “Kalah” dari FPI, dan FPI lah yang sebenarnya “menang” dan FPI patut berbangga, bertakbir dan tidak perlu merasa bersalah.
2.Kalaupun banyak yang mengkritik aksi dan tindakan2 FPI karena terlihat brutal,anarkhi, premanis, dll. karena yang ada untuk beramar ma’ruf nahi munkar dan membela Islam (seperti cita2 FPI di dalam ADRT ) secara terang2an ya mereka saja, walaupun sebenarnya banyak diantara mereka yang masih “awam” terhadap Islam dan “melenceng” dari prinsip2 Islam (seperti yang saya saksikan sendiri ketika dulu bergabung dalam aktifitas mereka baik di Jakarta maupun di Aceh, ketika saya masih bergabung di FPIS (Front Pemuda Islam Surakarta) ), sedangkan umat Islam yang lain dari kalangan ulama, kyai, cendekiawan, dll yang jumlahnya berjibun dan kadang2 terlihat lebih paham Islam daripada anggota2 FPI, entah karena berbeda pendapat, tidak tahu, atau pura2 tidak tahu, masih ragu, tidak peduli, atau karena alasan2 lain tidak menampakkan amar ma’ruf nahi munkar dan pembelaan mereka terhadap Islam.Bahkan, ada di antara Umat Islam sendiri yang menodai, merusak dan mengobok-obok Islam hanya karena ingin menampakkan rasa toleransi, rasa hormat, rasa paling pancasilais (yang tidak datang dari Islam), rasa berbhineka tunggal ika, dan rasa2 yang lain kepada orang non Islam. Dan ada juga dari umat Islam ()yang masih meminta umat Islam untuk menghormati dan menghargai perbedaan pendapat terhadap golongan,kelompok atau orang2 yang jelas2 merusak dan menodai Islam dan bertentangan dengan Islam dan prinsip2nya.
Lantas, kalau anda bertanya, kenapa FPI mendahulukan nahi munkar (melarang/mencegah orang lain berbuat kemunkaran (sesuatu perbuatan atau tindakan yang diingkari syariat) ) daripada memperbaiki diri mereka sendiri, karena seperti yang dinyatakan oleh para pendiri FPI sendiri (baik di acara2 mereka, di koran atau TV) bahwa umat Islam di Indonesia banyak yang “bisa” atau “pandai” beramar ma’ruf (memerintah melakukan kebaikan seperti khotbah2 di masjid2 dan tempat2 lain ) tapi tidak bisa atau pandai bernahi munkar (melarang/mencegah orang lain berbuat kemunkaran (sesuatu perbuatan atau tindakan yang diingkari syariat) ).
Akhirnya untuk mengisi kekosongan di tengah2 umat Islam dalam bernahi munkar itulah FPI muncul dan berdiri, sambil memberi pembenahan kepada para anggota2nya yang datang dari banyak latar belakang (orang baik2, mantan preman, mantan penjudi, dll, seperti yang saya saksikan sendiri di Petamburan dan saya dengar ceritanya secara langsung dan tidak langsung dari pengakuan anggota2nya) lewat majlis ta’lim di beranda rumah ustadz Habib Rizieq yang diadakan pada malam2 tertentu dan lewat cara2 lain.
Itulah FPI apa adanya, karena yang ada ya itu, ya FPI. Sedang umat Islam yang terlihat dan mengaku lebih paham dan lebih pandai dari anggota2 FPI yang memang masih “awam” terhadap Islam (seperti kalangan ulama dan kyai ) “Tidak ada”, “tidak muncul”, “tidak tampak” dan tidak2 yang lain. Padahal sebenarnya mereka adalah tokoh2 Islam, pemuka Islam, ahli ilmu2 Islam, cendekiawan Islam dan orang berpendidikan Islam, yang tentunya dihormati oleh umat Islam, tapi ya entah kenapa mereka tidak “tampak” bernahi munkar. Tanyalah pada mereka sendiri, mungkin mereka punya alasan dan dalil yang tepat dari Al-Quran dan As-Sunnah.
Saya di sini hanya ingin berkomentar apa adanya dan seperti itulah keadaannya, dan jika ada yang bertanya apakah saya membela FPI? saya menjawab “saya tidak butuh membela FPI, tapi yang saya butuh adalah membela apa yang mereka usung yang tentunya sesuai dengan Al-Quran dan As-Sunnah yang notabene adalah pedoman Islam. Kalau memang benar mereka ingin membela Islam dan prinsip2nya seperti yang mereka cita-citakan di ADRT FPI mereka ya saya dukung. Dan jika mereka melakukan hal2 yang tidak sesuai dengan Islam dalam aksi dan tindakan mereka (karena keawaman terhadap Islam, emosi, dan sifat2 atau tabiat kemanusiaan) ya saya sebagai saudara seiman tidak bisa lantas membenci mereka dengan menghujat,mencaci maki dengan2 kalimat yang tidak senonoh dan tidak diajarkan Islam) tapi berkewajiban mengingatkan mereka dan menasehati mereka kembali kepada ajaran Islam yang benar, yang tentunya butuh waktu dan cara yang tepat ( dan Insya Allah ini semua akan saya usahakan jika FPI masih ada dan diusahakan orang2 Islam yang lain, yang masih menganggap orang2 FPI juga saudara seiman)
Jika anda masih mempertanyakan FPI dengan tindakan dan aksi yang terlihat brutal, anarkhis, dll ya saya hanya bisa menjawab “karena yang masuk FPI kebanyakan masih awam (walaupun orang baik2), mantan preman, mantan penjudi, mantan pembunuh dan mantan2 lain
yang wajar masih punya sifat ketidak stabilan, temperamental, emosional dan egois yang nyata2 bukan dipunyai orang2 FPI saja tetapi juga semua manusia. Buktinya? ya lihat saja, Presiden bisa marah, Polisi bisa marah, mahasiswa bisa marah, orang AKKBB bisa marah, Gusdur bisa marah, orang NU bisa marah, GP anshor bisa marah,saya bisa marah, anda bisa marah dan contoh2 lain yang kalau saya tulis disini bisa panjang dan tidak selesai.
Sedangkan orang Islam yang terlihat dan mengaku lebih paham Islam daripada anggota FPI (seperti kalangan ulama,kyai,dll), tidak banyak yang bergabung dengan FPI, bahkan mungkin “tidak ada”. Entah di mana dan kenapa, saya juga tidak tahu.
Jadi arti kebrutalan, anarkhis, dan premanisme yang diperlihatkan anggota FPI adalah respon wajar seorang manusia yang mungkin karena ketidaktahuaannya terhadap Islam dan prinsip2nya menganggap apa yang ia lakukan sudah benar dan dapat dibenarkan, walau sebenarnya tidak begitu.
Dan ingat kebrutalan, anarkhis, dan premanisme bukan hanya muncul dan bisa muncul dari anggota2 FPI saja, tapi juga muncul dan bisa muncul dari siapapun, dari massa masyarakat (seperti dalam demo-demo BBM), dari Polisi (seperti yang banyak diomongkan orang dalam insiden UNAS), dari mahasiswa (seperti kasus UKI, kasus tawuran antara mahasiswa UKI dan UPI YAI (maaf jika ada salah tulis), dll) dan tentunya juga dari saya dan anda sendiri.
Sesabar-sabarnya manusia, ya masih punya emosi dan egoisme juga, jika diejek marah, jika dihina tidak suka,jika dinasehati dan disalahkan tidak mau, dll.
Sehingga, kalau anda meminta FPI bubar karena brutalisme, anarkhisme yang menurut anda mengatas namakan Islam dan dapat mencoreng nama Islam tanpa alasan dan dalih yang tepat (misalnya yang diambil dari Al-Quran dan As-Sunnah), kenapa anda tidak meminta POLISI dan MAHASISWA bubar (tidak usah ada POLISI dan MAHASISWA) padahal mereka juga terlihat dan terbukti brutal dan anarkhis?Kenapa?
Ya, mungkin anda masih memikirkan “untung ruginya”. Nah, kalau anda masih memikirkan “untung rugi”, kenapa anda tidak berpikir lebih dahulu apa “untung rugi” membubarkan FPI, apakah banyak untungnya, atau malah ruginya. Dan yang pasti dasar membubarkan FPI bukan “untung rugi” saja, tetapi lebih kepada dasar Al-Quran dan As-Sunnah karena dari kedua pedoman itulah, FPI muncul dan berdiri.
Berpikirlah yang arif, adil dan bijak dan tidak semena-mena. Toh, orang2 FPI juga orang Islam seperti anda juga, dalam artian masih saudara anda sendiri.
Jangan hanya karena kebencian yang tidak berdasar atau malah menyalahi Islam,pedomannya dan apa yang dicita2kan FPI, lantas anda berkoar-koar “Bubarkan FPI!! Bubarkan FPI!!”. Nah, kalau anda dibalikkan oleh FPI bagaimana? mungkin mereka malah berkata : “Ah, yang ingin bubarnya FPI adalah musuh FPI dan orang-orang yang suka maksiyat.” Bagaimana kalau begitu,coba?
Makannya, sesuai penjelasan saya, anda hanya bisa membubarkan FPI dengan dalil dan alasan dari pedoman2 yang digunakan FPI itu sendiri yang tidak lain adalah Al-Quran dan As-Sunnah. Dan ketika anda sudah mengungkapkannya, pasti saya dukung dan ulama yang lain juga pasti akan mendukung.
Tapi sayang, ketika anda menginginkan FPI bubar, masih banyak ulama (tanpa membahas siapa dan bagaimana) yang mendukung FPI dan Habib Rizieq, karena mereka memang merasa masih membutuhkan FPI dan Habib Rizieq dan mereka kawatir jika FPI bubar, kemaksiyatan dan orang-orang yang suka bermaksiyat akan merasa menang.
Jadi coba pikir lagi, renungkan lagi, dan pahami lagi.
Inilah komentar saya yang saya usahakan seadil2 mungkin (seperti yang diajarkan Islam). Kalaupun masih ada kritik dan ketidaksetujuan, ya itu semua tidak lain karena dasar berpikir, perspektif dan latar belakang seseorang. Silahkan jika anda mau mengomentari, karena saya siap belajar dari anda.
Juni 7, 2008 at 6:43 am
Izinkan saya berkomentar lagi
Bagi anda orang Islam, orang yang murtad dari Islam atau non Islam yang masih ragu2 dan benci dengan Islam atau mengatakan semua agama sama, ada baiknya menyimak bukti2 bahwa Islam adalah agama yang paling benar dan agama itu memang berbeda.
Mau menyimak? Baik, coba simak bukti2 dibawah ini :
Bukti pertama ada didepan mata kepala saya sendiri dan sangat dekat dengan saya, yaitu “ayah atau bapak saya”. Dulu beliau adalah penganut Khatolik taat, aktif ke gereja, bersekolah di sekolah Khatolik (SMP Kanisius Solo) dan sempat sekolah di Seminary di Magelang. Ketika beliau berusaha mencari kebenaran, beliau menemukan agama yang bernama Islam, dan setelah beliau pelajari akhirnya beliau memeluk Islam, menjalaninya secara sungguh-sungguh (bahkan saya saja yang dari pesantren kalah), dan akhirnya memegangnya secara teguh sampai detik sekarang ini. Cerita ayah saya ini memastikan bahwa Islam itu adalah agama terbaik dan agama itu memang berbeda, buktinya beliau memilih Islam daripada tetap memeluk Khatolik.Nah kenapa anda yang orang Islam malah ragu2 dengan Islam dan mengatakan semua agama itu sama?
Bukti kedua, ustadz saya yang menjadi pengasuh di pesantren pernah bercerita bahwa beliau pernah diomongi oleh ketua PITI (Pembina Iman dan Tauhid Indonesia) yang anggotanya kebanyakan adalah orang Islam Tionghoa (baik mualaf dan bukan mualaf) kurang lebih seperti ini : “Kok ada ya ustadz, anggota DPR yang sebenarnya beragama Islam mengatakan “bahwa semua agama itu sama saja”, lha saya ini lho yang pernah memasuki semua agama, kristen, katholik, budha, konghuchu dan terakhir Islam menganggap Islamlah agama yang paling baik, sedang yang lain brengsek semua (kata ini bukan saya buat2, memang begitulah yg saya dengar sendiri). Lha kok ada ya ustadz anggota DPR yang seperti itu.”
Bukti ketiga, kisah Irene Handono yang notabene adalah seorang biarawati,pemuka agama Nashrani, yang masuk Islam setelah belajar perbandingan agama.Coba pikirkan, beliau saja yang dulu menjadi pemuka agama Nasharani, kemudian melakukan perbandingan agama lagi (artinya : belajar) memilih Islam, lha kenapa orang Islamnya malah memilih agama yang lain. Coba pikirkan! renungkan!
Dan dari kisah beliau tersebut, ada suatu hal yang sangat jelas yakni ” dengan memilih Islam daripada tetap meyakini agama beliau sebelumnya (nashrani), berarti beliau mengganggap bahwa agama itu memang berbeda, tidak seperti yang dikatakan oleh orang Islam sendiri bahwa semua agama itu sama. Padahal anggapan beliau tersebut bukan hanya sekedar anggapan, tapi muncul dari belajar, belajar perbandingan agama.
Bukti keempat, coba saja baca kisah-kisah mualaf (orang yang baru masuk Islam) di Majalah Hidayah yang datang dari berbagai agama, Kristen,khatolik,budha,khonghucu, dll. yang ternyata banyak dari mereka yang pernah menjadi biarawati dan pendeta. Coba nalar lagi,pikirkan lagi.Mereka adalah pemuka agama, orang yang paling tahu tentang agama mereka, tetapi kenapa mereka memilih Islam? Sedangkan orang Islam malah meninggalkan Islam?
Bukti kelima, teman saya di Pare yang berasal dari Bali tapi beragama Islam bercerita, bahwa Ia punya teman guru Hindu yang pintar di Gianyar, Bali yang sama2 mengajar di sebuah Yayasan dan Panti asuhan Islam bernama YAPENNATIM (Yayasan Penolong Pendidikan Anak Yatim dan Miskin). Temannya itu mengungkapkan bahwa “Islam adalah agama yang paling benar”, walau sayangnya ia tidak bisa masuk Islam, karena baginya memeluk hindu adalah menjaga budaya Bali, karena Bali adalah Hindu.
Begitulah ungkapan seorang non Islam yang bukan orang bodoh (karena ia seorang guru), yang nyata2 menyatakan bahwa Islam memang agama yang paling benar.
Nah, dari bukti2 diatas, saya ingin bertanya kepada anda, kok bisa2 nya anda mengatakan semua agama itu sama, apa anda pernah belajar perbandingan agama seperti Irene Handono (yang kemudian membela Islam dengan mengcounter salah satu buku yang ditulis oleh orang barat yang menyerang Islam dan prinsip2nya,tapi saya lupa judulnya) atau anda hanya omong doang tanpa dasar alasan yang kuat.
Atau anda berpikir, ah biarlah agama menjadi tanggung jawab penganutnya. Salah atau tidak adalah ketentuan Tuhan. Lho, dari mana anda berpikir seperti itu. Kalau salah atau tidak yang memang tidak ketahui, ya biar Tuhan yang menentukan. Tapi kalau salah dan tidak salah yang sudah diketahui dan dinyatakan oleh Allah di dalam Al-Quran dan As-Sunnah ya tidak bisa dibiarkan. Masak ada orang salah dan kita tahu yang benar tidak kita salahkan. Kalau anda berpikir begitulah anda, ya mana bisa anda pintar seperti ini dan bisa mengetahui Internet dan menuli di Blog jika guru-guru anda dulu membiarkan anda salah, salah dalam membaca, salah dalam menulis dan salah-salah lainnya.
Apakah anda rela keluarga, sahabat dan masyarakat anda tersesat dari jalan Islam, padahal anda tahu kebenaran Islam?Kebenaran yang terungkap bukan hanya dari Al-Quran dan As-Sunnah, tapi juga dari orang-orang non Islam yang masuk Islam yang notabene mereka adalah orang2 terkemuka di kalangan mereka dulu?
Makanya, jangan biarkan orang lain salah. Dan Islam sendiri telah menyerukan umatnya berdakwah, beramar ma’ruf nahi munkar, berwasiyat dan saling menasehati, karena memang Islam tidak menginginkan manusia mendapat siksa didalam api neraka yang belum diketahui berapa dahsyat dan berapa lama.
Coba pikir dan nalar lagi ya…
Dan setelah anda sadar bahwa agama Islamlah yang paling benar, anda tidak perlu ragu2 lagi dalam berIslam, memperjuangkan Islam, menyerukan Islam dan menerapkan Islam dalam kehidupan sehari2 anda dengan syarat mengikuti koridor dan kode etik Islam.
Juni 7, 2008 at 7:10 am
Alhamdulillah Masih ada Orang yg Mau & Peduli untuk Memberi Tahu Jalan yg LURUS.
Berarti KIAMAT lumayan Agak Jauh Sedikit…sebab Masih Banyak Orang yg SOLEH.
Trimakasih Om Boytock dng Ulasanmu menambah IMAN & TAQWA ku pada ALLAH SWT.
Wassalamualaikum WR WB
Juni 7, 2008 at 7:13 am
tidak perlu repot menilai….
lihat,
ulama yang bagaimana yang menyudutkan FPI (sekuler, pluralisme, liberal, dan sejenisnya) ingat pluralisme haram dalam Islam, karena melanggar hukum ketauhidan dan akidah. mau ngikutin yang diharamkan Allah dan Rasulnya.
jangan bilang, aq sok tau menyatakan ini haram itu haram karena semua jelas di AlQur’an, mau mengelak lagi???? abu bakar shiddiq aja sampe memfokuskan menuntas nabi palsu, bercerminlah pada sejarah.
itu gunanya Allah menurunkan wahyuNya, jangan fikir Rasullulah menerima wahyu dengan mudah. hargailah perjuangan beliau menerima wahyu dengan tetap berpegang teguh, atau setidaknya ya dibaca gitu.
siapa bilang mengatakan orang masuk neraka ga boleh? kalo yang dilakukannya sudah sangat bertentangan dengan Al-Quran sudah tentu temannya syaitan. baca dong kisah- kisah terdahulu, berapa banyak orang yang dipastikan masuk neraka sebagaimana banyaknya orang yang dijamin syurga.
buat Parmasi (482)
kalau semua agama benar berarti tuhan masih belajar, nentuin mana yang bener aja repot.
buat MP, maksud anda Markus attamimi ya???
aduh anda ketinggalan berita sepertinya. markus itu seorang penipu yang mengatasnamakan agama biar dapet duit. dia tertangkap basah oleh FORUM ARIMATEA. gak percaya silahkan konfirmasi di FORUM ARIMATEA.
lagian Markus itu mantan FPI mana? daerah mana? kapan? yang lengkap dong ngasi info!
Juni 7, 2008 at 8:43 am
FPI 100% aku mendukungmu. Coba kita dengarkan suara hati kita jika memang kita benar orang Islam yang bukan hanya Islam KTPnya saja. Apa yang dimusuhi FPI juga adalah hal yang dibenci Agama. Memang kita seakan sudah buta dengan yang namanya kebebasan, apa tidak anda fikirkan kebebasan punya batas? dan ketika batas tersebut telah diterobos, telah dilanggar FPI selalu menjadi yang di depan. coba fikirkan kemudian renungkan dengan hati nurani anda dengan tetap memegang kaidah islam. Jika anda ingin membenci seseorang atao kelompok, Israel mungkin lebih patut dibenci. Lihat mereka bukan hanya menghancurkan bangunan-bangunan tapi mereka membunuh dengan membabi buta siapa di depannya DDOOOORRRRRRRR. tanpa harus berfikir panjang lebar yang penting bunuh umat ISLAM. So, Mas lebih baik ayo kita sama-sama membenci ISRAEL dan berdoa supaya mereka itu kualat. GGGEEEEEEETTOOOOOOO
Juni 7, 2008 at 8:43 am
awoh akbar hidup islam awoh akbar
Juni 7, 2008 at 8:47 am
ISLAM adalah agama anti kekerasan dan cinta perdamaian. Awoh akbar, ganyang yang gak setuju awoh akbar
Juni 7, 2008 at 9:37 am
hahahaha
TUHAN KASIH KEBEBASAN BUAT KITA
MAU BERBUAT BAIK ATAU JAHAT
KALAU TUHAN MAU SETAN ITU DIMUSNAHKAN AJA
DAN MANUSIA DITUNTUN TERUS KE ARAH YANG BAIK.
TAPI TUHAN MAHA BESAR
manusia di ajak berfikir
ini baik…ini jahat…pilih mana
tapi akhir zaman pertanggungjawabkan perbuatanmu
bukan memaksa orang berbuat baik
NAH…KENAPA KITA MEMAKSA ORANG BERBUAT SESUAI KEHENDAK KITA. EMANG KITA LEBIH DARI TUHAN DAN DIKASIH MANDAT AMA TUHAN..
INGATDI AKHIR ZAMAN MANUSIA ITU BERDIRI SENDIRI..TIDAK ADA AYAH, TIDAK ADA ANAK,IBU PAMAN, KAKEK, KAYA,MISKIN, PINTAR,GOBLOK, PENDETA ATAU USTAD KITA SAMA DI HADAPAN TUHAN. Kalau ada manusia masuk Kristen biarin ajaat atau tegur kalau ngga mau yah udah entar kan dia yang ngerasain…atau sebaliknya…..zaman dulu di Indonesia belum ada Islam kok. jadi nenek moyang kita masuk neraka semua dong…??
Berfikir logis…cari teman sebanyak banyaknya. Banyak teman banyak rezeki.
Coba Pilih
Ketika kita pulang kerja di tengah malam kita ketemu dengan seorang pendeta atau seorang pembunuh dan perampok yang kebetulan beragama Islam.
Negara kita pejabatnya banyakan Islam kok banyak korupsinya, TK I di Arabsaudi lebih banyak kena perkosa dan bunuh serta disiksadari pada di Negara lain.
Kembali manusianya…. Kata ganyang identik dengan PKI, bunuh identik dengan criminal
Namunkata ibadah identik dengan agama…ingat agama itu buatan manusia
Gimana orang yang lahir sebelum Yesus atau Muhammad……??
ADA YANG UDAH PERNAH KE SURGA????
DAN MENDAPAT INFO DARI TUHAN MENGETAHUI AGAMA MANA YANG BENAR
SAYA BERSEDIA IKUT DIA DETIIK INI JUGA….
KASIH KABAR YA KALO ADA…
KALAUBELUM ….KITA KEMBALI MANUSIA DI KASIH KEBEBASAN OLEH TUHAN
JANGAN MENGHIANATI TUHAN DENGAN MENGEKANG KEBEBASAN MANUSIA LAINNYA
SEMUA MANUSIA YANG BERBUAT BAIK ADALAH SAUDARAKU, BUKAN YANG SEIMAN ATAU SE SUKU
APALAGI ….
“SiapaPUn yang berbuat sesuai AjaranKu, Dialah SaudaraMu, Dialah Ibumu. Nah ajaran islam penuh kebaikan..ajaran Kristen penuhKasih, Ajaran Budha penuh Kebijaksanaan, agama Hindu penuh Welas asih…tidak mengajarkan Krupsi, kekerasan, dan pembunuhan…..AGAMAMU APA??
Ayah bundamu, kakak adikmu koruptor bukan???nah mari kita introspeksi diri..
Aku aja takut di bilang beriman….mudah-mudahan kita saling mengerti apa arti perbedaan.
Andai TUHAN MENCIPTAKAN MANUSIA SAMA SEMUA…AGAMA , JENIS KELAMIN, MUKA,TINGGI BADAN, SEMUA SAMA KAPAN KITA BERKEMBANGBIAK. PERBEDAAN ITU INDAH (KEYWORD)
Juni 7, 2008 at 9:54 am
JANGANLAH KAU SALING MENGHAKIMI
JANGAN MEMBUNUH
JANGANMENYEBUT NAMA TUHAN ALLAMU DENGAN TIDAK PANTAS
JANGAN BERSAKSI DUSTA
HOTMATILAH IBU BAPAK MU
JANGAN BERJINAH
JANGAN MENCURI
DE EL EL
TAPI YANG TERPENTING…
KASIHILAH SESAMAMU MANUSIA SAMA SEPERTI DIRIMU SENDIRI.
KASIHILAH MUSUHMU…KALAU CUMA MENGASIHI ORANG YANG MENGASIHI KAMU AJA APA UPAHMU DI SURGA.. PENJAHAT KELAS KAKAP AJA TAU DAN MAMPU MENGASIHI SAUDARANYA. NAH KALAU KITA HARUS BEDA DENGAN PENJAHAT..GIMANA CARANYA MENGASIHI MUSUH… ITU BARU BEDA …SO….MARI KITA BERLOMBA BERBUAT KEBAIKAN DAN YANG TERBAIK BUKAN KAMPANYE AGAMA TERBAIK. seorang anak dari keluarga pendeta, ayahnya pendeta, ibu pendeta, kakek pendeta,nenek pendeta bukan berarti anak itu pendeta…..lalu KITA DIMANA BERDIRI BERBUATLAH KEBAJIKAN NISCAYA UENAK LHO… BANYAK TEMAN KEMANA MANA ENJOY
Juni 7, 2008 at 10:40 am
bastian berarti kamu lupa,
bahwa islam itu
menyuruh pada kebaikan dan mencegah kemungkaran.
bukan didiemin doang!!!!
Juni 7, 2008 at 11:33 am
Untuk muslim:
Jangan karena ketidaktahuan dan kebodohan kita, kita tanpa sadar jadi menghujat agama kita sendiri. Mari kita belajar Islam dari sekarang.
Untuk kafir:
Itu hak anda untuk menghujat Islam, dan itu memang karakteristik anda.
Juni 7, 2008 at 12:29 pm
Bismillahirrahmanirrahim wassalatu wassalamu ala rasulillah
Kepada “Bastian” dan semua orang yang kebetulan membaca tulisan saya (yang masih belum terbuka dan terketuk hatinya), sebelum perhatian anda teralihkan ke “Gegap gempita UERO 2008″ daripada Isu “FPI dan Prinsip2nya” di Blog ini,
Ada baiknya saya mengingatkan anda semua bahwa kampanye bahwa “Islam adalah agama yang paling benar dan paling baik” bukan datang dari mulut saya dan mulut orang2 Islam, tetapi datang dari ALLAH SWT. yang tercantum di dalam Al-Quran.
Lihat saja di dalam Al-Quran kalau anda semua mau membuktikannya seperti ayat-ayat “Waman yabtaghi diinan ghoirol Islami falan yuqbala minhu” Al-Ayah. “Innad diina indallahil Islam” Al-ayah. (saya lupa surat dan ayat berapa karena tidak bawa referensi, tapi saya pastikan ada. Ceklah biar mata hati anda terbuka).
Jadi,kalau anda semua melarang orang-orang Islam mengampanyekan “agama Islamlah yang terbaik”, maka sama saja anda melarang Allah ( Dzat maha agung, Pencipta manusia yang Maha Mengetahui segala keadaan manusia ) untuk berfirman “bahwa Islamlah agama yang diterima dan terbaik” seperti yang ada di dalam Al-Quran dan anda melarang Allah untuk menyerukan umat Islam agar menyeru umat lain kepada Islam yang nyata2 tertulis di Al-Quran dan pernah dilakukan Nabi Muhammad SAW. kepada raja Ruum, Persia,dll.
Pandaian siapa anda daripada Allah dan Al-Quran yang jelas2 firman Allah yang tidak ada keragu-raguan sedikitpun padanya?
Terakhir bagi mas “Bukan FPI”, janganlah anda berterima kasih pada saya atas apa yang saya sampaikan karena saya hanyalah “penyampai”, tapi “berterimakasihlah” pada Allah yang telah menurunkan Al-Quran yang tidak ada keraguan padanya. “Berterimakasihlah” kepada Allah yang telah menurunkan Islam, dien (agama) yang sempurna dan paripurna yang tidak perlu diragu-ragukan lagi, walaupun kebanyakan orang Islam sendiri (karena sifat2 dan tabiat2 kemanusiaannya) masih ragu2 dan tidak percaya. Dan “berterima kasihlah” kepada Allah yang telah menyuruh hambanya yang beriman untuk saling menasehati dan berwasiyat dengan hal2 yang baik (lihat Q.S Al-’Ashr), yang telah memerintahkan hambanya yang beriman untuk saling tolong menolong dalam kebaikan (lihat di Q.S Al-Mujadalah). Berterima kasihlah kepada Allah, karena Dialah yang telah menurunkan Islam “Dien (agama) yang paling baik dan paling diterima di sisiNya”.
Akhirul kalam, Al-afwu minkum. Belajarlah Islam dengan sungguh dan tidak usah ragu2 lagi, karena keragu-raguan hanya membawa anda pada “ketidakpastian” yang mungkin anda bawa sampai mati, yang nantinya akan membuat anda menyesal di Akirat (seperti disebutkan banyak ayat di dalam Al-Quran), ketika anda akan dimintai pertanggung jawaban di depan Allah SWT.
Belajarlah dari Al-Quran dan As-Sunnah. Hiduplah dengan Al-Quran dan As-Sunnah.
Jangan menoleh kepada yang lain, karena Islam sudah cukup untuk anda dan Islam akan membawa anda kepada “kebahagiaan” sejati, yang muncul dari hati anda, bukan “kebahagiaan” semu dan sesaat yang ditawarkan oleh manusia yang hanya ada dan muncul di “hawa nafsu” dan “cepat hilang” (seperti yang saya rasakan sendiri dari pengalaman dan perjalanan hidup), sedangkan mereka hanya menduga dan menyangka tanpa bukti dan alasan yang kuat dan pasti, padahal Al-Quran selalu memberikan bukti dan alasan yang kuat dan pasti.
Allahummasyhad!Allahummasyhad!
Juni 7, 2008 at 1:35 pm
islam agama yg paling benar paling baik paling bersih,suci,bijak,sesuai dengan kemampuan manusia,siapa yang menghina akan mendapat laknat terutama orang kafir,kalau tidak percaya kita buktikan setelah kita mati,kalau anda bisa bertobat sekarang bertobatlah secepatnya sebelum anda sekarat dan anda paaaaaaaaaaaaassssstiiiiiiiii menyesal diakhirat nanti,dan saat itu anda meminta pada Allah untuk kembali pada kehidupan dunia dan masuk islam tapi keinginan anda pasti ditolak dan jadi orang yg paling rugi menerima siksaan yang amaaaaaaaaaaaaaat peddddddddddddddihhhhhhhhhh kekal dineraka selama-lamanya,kacian deh loe,hidup ISLAM. FPI berantas kemungkaran aku mendukungmu
Juni 7, 2008 at 2:07 pm
di indonesia memang harus ada orang berani seperti HABIB RIZIEQ,klo ga islamdi indonesia akan di injak2 trus..banyak yg ngaku islam cinta islam.kyai.ulama.tpi saat islam di nodai dengan kesesatan mereka diam membisu malah banyak yg melindunginya..
di mana kyai itu serta pendulungnya saat ulama kyai n warga muslim di bantai di poso.ambon,banyuwangi..? lo lindingi aja ahmadiyah biar lo masuk neraka jahanam dgn ya.
Juni 7, 2008 at 3:49 pm
sebentar…..
bukannya umat nasrani yang dibantai di poso?
kamu terbalik kalau berkata umat islam yang dibantai! terus coba kita lihat kejadian2 sebelumnya… gereja2 pada dibakar, dirusak, ditutup paksa, dsb….. oleh siapa?
ya yg pasti oleh umat “mayoritas” di indonesia yg fanatik sama kepercayaan mereka….. saya tidak mau menghina umat manapun, karena kita harus menghargai yang namanya PERBEDAAN.
fpi itu menurut saya tidak belajar agama islam dengan benar, karena dalam islam sendiri setahu saya tidak dibenarkan menyakiti sesama, menyakiti pendeta juga tidak boleh tahu!! di nasrani apalagi, sama sekali tidak dibenarkan melakukan kekerasan! HARUS SALING MENGASIHI, mengampuni tiada batas, tidak boleh membalas jahat dgn jahat apapun alasannya!
terus bagi yang ingin membuktikan kebenaran dari agama anda di akhirat/kiamat nanti, SILAKAN!! tapi bagi yang ingin tahu jalan keselamatan yang sesungguhnya, ikutilah KRISTUS! sebab tidak ada jalan menuju BAPA di surga selain daripada KRISTUS!!
terakhir, setahu saya islam dan kristen tuh “saudara sepupu” karena kemiripan dalam kitab suci dll, tapi kenapa kenyataannya adalah MUSUH BEBUYUTAN YAAAA?????
bagi islam yang menghujat nasrani, semoga anda cepat2 bertobat sebelum terlambat….
di alquran juga ada kok tentang Yesus, kalian ga diajarin ya ttg Dia?
GBU 4 all…..
Juni 7, 2008 at 3:54 pm
mo tanya FPI Nabi-nya siapa ya..? emang Nabi-nya FPI ngajarin anarkhis ya..?
Juni 7, 2008 at 4:30 pm
Assalamualaikum wr wb…
Maaf… ku ga baca komentar ini sampai habis…
karena begitu banyaknya aura kebencian yang ditampakan oleh para komentator…
dan itu sangat…sangat menyakitkan… karena jelas ku melihat pernyataan ISLAM vs ISLAM…FPI adalah organisasi yang anggotanya adalah orang2 Islam dan bukannya kafir seperti yang kalian bilang, dan sangat menyakitkan ketika kalian menyebut kafir kepada saudara seiman kalian sendiri… Siapakah yang berhak menentukan orang itu kafir/tidak? apa kita?
Kenapa kalian membenci mereka? bukankah mereka islam? dan bukankah kalian juga islam… tapi knp islamnya para komentar “anti fpi” tidak tampak?
Klo kalian memang tidak suka… rangkul mereka dengan penuh kasih sayank… klo tidak bisa sendiri… kita bersama2 merangkul mereka… bukannya menghina mereka dengan sebutan2 kasar…Lalu menyebarkan hawa kebencian, dimana solusi penyelesaiannya? apa dengan pembuburan fpi bisa menyelesaikan masalah? orang2 fpi banyak… klo pun fpi bubar… mereka masih ada….
sudahlah… musuh Islam itu telah nyata…perang telah dimulai…yaitu perang pemikiran…jangan mengadu dombakan Islam dengan Islam….^___^
Ini komentar pribadi dari ku… maaf ya klo salah…
Juni 8, 2008 at 2:01 am
ga perduli kafir atau seiman, kalau ga pantas dibela, ya ga perlu dibela…
Ini bukti dari kebiadaban FPI, dan syariat yg mau didirikannya, silahkan ditonton dan dinilai sendiri…
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4
Juni 8, 2008 at 3:36 am
saya setuju dengan Ri2n_meow….
coba pikir baek2..tanda-tandanya, janganlah kita menghujat sesama kaum kita…jangan mau diadu domba sesama muslim…
jangan melihat pada dunia saja…umat islam harus saling mengingatkan, menyayangi dan mencintai…sebelum mencintai orang lain..
dajjal ada dimana-mana, bentengi hati dengan islam..
Juni 8, 2008 at 4:06 am
Bismillahirrahmanirrahim wassalatu wassalamu ala Rasulillah wa ba’du
1. Buat “MAX” dan siapapun yang menanyakan tentang “POSO”, apakah anda tahu duduk perkara “KASUS POSO” dari awal hingga akhir? Jangan karena tidak tahu duduk perkaranya, anda lantas mengatakan: “Lha apa bukan umat Nashrani yang dibantai di Poso?terus coba kita lihat kejadian2 sebelumnya… gereja2 pada dibakar, dirusak, ditutup paksa, dsb….. oleh siapa?”
Apa anda pernah ke POSO dan mengecek langsung siapa “yang memulai pembantaian?” dan “siapa yang “melawan” pembantaian tersebut?” Dan apa anda juga pernah mengecek, menjumlah dengan pasti dan jeli “siapa korban terbanyak di POSO?”
“Siapa yang banyak dibantai di sungai POSO? sehingga sungai POSO menjadi merah darah ketika “Tragedi POSO” terjadi?
Apakah anda tidak tidak pernah mendengar secara langsung dari orang2 yang langsung turun ke POSO , seperti Ustadz Habib Rizieq, yang pernah menyampaikan pada tabligh Akbar beliau di SOLO, kota kelahiran saya, “bagaimana sebuah Pesantren “Wali Songo” di POSO diserang oleh orang2 Nashrani dengan serangan yang membabi buta dan penuh kebengisan (tidak terbukti seperti yang anda gembor2kan bahwa agama Nashrani “penuh damai” dan “kasih sayang”)?
“Ketika itu santri2 Wali Songo yang tidak tahu akan diserang dan tidak siap langsung dihabisi dengan bengis. Santri putranya dibantai habis. Santri putrinya dikejar-kejar dan diperkosa, dan setelah diperkosa dibunuh dan dibantai.” Dan kalaulah tidak percaya dan mau tahu bukti riilnya, datanglah langsung ke POSO dan lihatlah
puing2 pesantren “Wali Songo” yang menjadi saksi bisu “bukti kebiadaban laskar Nashrani”
Apakah anda hanya mendapat Informasi dari media2 yang tidak berani mengungkap Fakta apa adanya seperti semua stasiun TV dan kebanyakan Surat Kabar di Indonesia yang entah karena alasan “netral”, “independent”, “berimbang” atau alasan2 lain yang sebenarnya sadar tidak sadar mengungkap “kebusukan kecil mereka” Sehingga untuk mengungkap fakta sesunggungnya orang Islam yang penasaran dan tidak ingin tertipu turun sendiri ke POSO dan meliput sendiri berita-berita dan fakta-fakta riil yang tidak pernah terungkap di POSO.
Apa anda tidak pernah “crosscek” media-media Islam terpercaya seperti “SABILI” (tanpa membahas lebih kurangnya, yang menyuarakan ISLAM dan kebenaran ditengah-tengah gempuran media2 yang sadar atau tidak sadar sedikit dan kadang banyak memanipulasi “berita” membodohi, membohongi, memprovokasi umat Islam)
yang mengungkap fakta dan berita langsung di lapangan pada “Tragedi Ambon”, “Tragedi POSO” dan “Tragedi umat2 Islam” yang lain.
Kalaulah anda tidak puas, apakah anda tidak saja langsung datang ke “kantor Sabili” dan menanyakan “kebenaran Fakta” kepada para wartawannya yang turun langsung di Ambon dan POSO
Apakah anda tidak memahami siapa “Fabianus Tibo Cs.” dan kenapa “Ia dan teman2nya” dihukum mati, dan sebelum mereka diekskusi mereka malah menuntut beberapa jumlah orang untuk dihukum, dalam “artian” mereka memang mengaku salah, sehingga mereka menuntut yang lain yang menjadi dalang,beking,dll??
2.Bagi “MAX” , orang2 non Islam dan orang2 Islam yang mempertanyakan “hubungan Islam dan agama lain” dan “apa perbedaan Islam dan agama2 lain,baik Kristen,Katholik,Yahudi,dll.
Baiklah, saya akan menjawab bukan berdasar ide,logika dan inisiatif saya sendiri. Tapi saya akan menjawab dengan Al-Quran, pedoman Islam yang tidak ada keraguan didalamnya dan yang harus saya bawa prinsip2nya kapan saja dan dimana saja, disamping juga beberapa bukti valid dari orang2 yang pernah masuk di agama2 selain Islam, seperti ayah saya sendiri yang dulu pernah menjadi penganut khatolik taat, aktif ke gereja (dan sekarang teman gerejanya masih tinggal di dekat rumah kakak saya di SOLO), sekolah di sekolah khatolik (SMP 2 Kanisius SOLO dan ijazahnya sekarang masih ada) dan pernah belajar injil dan Penginjilan di Sebuah Sekolah Seminary di Magelang, Jogja pada tahun 1979.
Pertama, sebelum saya membahas Islam dan hubungannya dengan agama lain, saya ingin tekankan bahwa agama-agama yang akan saya bahas hubungannya adalah agama Islam, Kristen atau Khatolik dan Yahudi, sedangkan agama-agama yang lain tidak perlu saya bahas karena memang sudah “salah” dari “sononya” yang hanya dibikin-bikin tanpa dasar wahyu ALLAH dan berdasar inisiatif,ide,pikiran dan logika manusia sendiri yang sedikit banyak punya kelemahan manusiawi seperti disebutkan di dalam Al-Quran, baik bodoh atau tergesa-gesa (lihat (kalau mau) Q.S. Al-Ahzab : 72 dan Q.S Al-Anbiya’ : 37)
Kalau yang berdasar kitab dan wahyu saja masih salah, apalagi yang berdasar dari mulut dan pemikiran manusia saja. Ya, lebih salah lagi…
Kedua, sebelum anda berkoar-koar lagi dengan pertanyaan “apakah nabi Isa (Yesus) tidak diberitakan di dalam Al-Quran?” dan kemudian anda mengajak umat Islam memeluk agama Anda dan meyakini Kristus Anda, ada baiknya “Anda pelajari dulu Al-Quran itu sendiri dari awal hingga Akhir” sehingga anda tidak bertanya-tanya lagi dan anda tahu sendiri Apakah di dalam Al-Quran ada kisah nabi Isa (Yesus), dan bagaimana kisahnya dan apa yang diserukan Nabi Isa kepada umatnya dan Apa yang ia beritakan kepada umatnya tentang nabi sesudahnya, dll dan dsb.
Dan kemudian anda bandingkan isi Al-Quran dan kitab suci yang anda yakini, yang kata para mantan pendeta yang telah masuk Islam “Tidak boleh dibaca dari awal Hingga akhir karena rancu, membingungkan dan bertentangan antara satu dengan yang lain”
Ketiga, Islam adalah agama yang mengajarkan bahwa “Tuhan itu esa, tidak ada sekutu, tidak beranak dan tidak diperanakkan (dilahirkan)” (lihat sendiri di Q.S. Al-Ikhlas (112) : 1-4) dan ajaran inilah yang membuat Irene Handono, seorang biarawati (pemuka agama) nashrani yang belajar perbandingan agama, masuk Islam dan meyakini Islamlah yang benar.
Dan ada seorang teman saya dari PURWAKARTA(berkenalan ketika menjadi relawan di Bantul, Jogja ketika terjadi gempa bumi), yang dulu pernah menjadi penganut “Khatolik”, masuk Islam hanya karena membaca terjemahan Surat Al-Ikhlas tersebut, padahal ia mengaku tidak bisa membaca Al-Quran (sampai-sampai ia diajari teman saya walaupun juga susah,karena ia sudah berumur 40 tahun). Dan sungguh kasihan, setelah “keislamannya” tersebut, ia harus rela pisah dengan anak istrinya yang tidak mau dan menghendaki “keislamannya” dan mau ia kembali ke Khatolik. Sekarang, entah kemana teman saya itu berada.
Keempat, Islam dengan Al-Qurannya mengungkap kesalahan-kesalahan dan kelemahan-kelemahan agama Nashrani dan Yahudi dengan Ilmiah dan Jelas.Apakah kesalahan2 tersebut?
1.Orang-jorang Nashrani sesat dari Jalannya, dalam artian menyembah Nabi Isa dan mempersekutukan ALLAH dengan Nabi Isa yang kesemuanya itu tidak pernah diajarkan dan diserukan oleh Nabi Isa, karena Nabi Isa hanyalah manusia dan utusan ALLAH (Lihat Q.S. An-Nisa : 171, Q.S.Al-Mai’dah : 72, 75,116 dan Q.S. Az-Zukhruf : 59).
2.Orang Nashrani dan Yahudi tidak mengimani Nabi Muhammad dan Al-Quran, padahal kedua hal itu telah diberitahukan kepada mereka oleh Nabi Isa sendiri dan kedua hal ini sudah diimani sendiri oleh para pemuka agama mereka yang benar2 beriman kepada Allah.(lihat Q.S As-Shaaf : 6 dan Al-Ma’idah : 82-83)
3.Orang Nashrani dan Yahudi menyerukan orang lain untuk masuk agama mereka (setelah mengaduk-aduk ajaran mereka) dengan anggapan bahwa orang2 yang masuk ke agama mereka akan tertunjuki dan masuk surga, padahal hal itu adalah “SALAH” dan hanya angan2 (atau anggapan) mereka saja, karena apa yang dibawa Nabi Muhammad dan Nabi Ibrahimlah (yaitu Islam) yang paling lurus dan baik ( dan Islamlah yang diserukan oleh semua Nabi, baik Nabi Musa, Nabi Isa,dll) (lihat Q.S. Al-Baqarah : 111, 120,135 dan 140)
4. Dan kesalahan2 juga kelemahan2 lain yang tidak bisa saya sebut satu per satu karena terlalu banyak dan bisa anda baca sendiri dari Al-Quran.
Oleh karena kesalahan-kesalahan dan kelemahan-kelemahan itulah, Umat Islam lewat salatnya selalu membaca Surat Al-Fatihah yang berisi “Permohonan kepada ALlah untuk ditunjuki Ke jalan Yang lurus (yaitu Islam) dan bukan ke Jalan Yahudi (yang dimurkai Allah) dan Nashrani (yang sesat). SAYANG-BERIBU SAYANG, umat Islam sendiri tidak paham makna “AL-Fatihah” tersebut walaupun mereka baca berkali-kali didalam Salat, sehingga dengan entengnya mereka menyatakan “Semua agama Itu sama” dan beralasan dengan bla…bla…bla… tanpa ilmu dan dalil yang pasti dari Al-Quran dan As-Sunnah.
Kelima, orang-orang Islam yang dahulu pernah memeluk agama lain, baik pendeta,biarawati,dll mengungkapkan sendiri bagaimana kebobrokan,tipu daya,trik2 licik dan kerusakan2 lain di dalam agama mereka dan ketika menyebarkannya ke umat lain.Mau buktinya?Baik,silahkan baca bukti2 dibawah ini :
1. Ayah saya , seorang mantan penganut Khatolik yang pernah sekolah di sekolah kependataan (Seminary) di Magelang, Jogja, pernah mendebat seorang pendeta yang mau mendirikan gereja di rumahnya (lewat dukungan Yayasan GLORIA JAKARTA) di lingkungan tempat tinggal saya, sebuah desa di Sukoharjo, Jateng yang tidak mendapat dukungan dari banyak umat Islam di lingkungan tsb dan akhirnya ditutup oleh DEPAG walaupun tanpa pernyataan BUPATI SUKOHARJO yang malah menyogok ayah saya dengan “Iming2 Umrah ke Makkah” (karena waktu itu beliau menang pemilihan Bupati karena dukungan si pendeta dan pendukungnya).
Waktu itu ayah saya sebagai pemimpin penolakan keberadaan dan pembangunan gereja dipertemukan dengan pendeta tersebut di Kantor Bupati.
Ketika itu sang pendeta mengatakan kurang lebih begini “Lho kenapa Umat Islam menolak pembangunan gereja kami, kan kami hanya ingin beribadah dan ingin memiliki tempat Ibadah sendiri..dst”
Ayah saya yang mendengar ucapan pendeta itu langsung mendebat kurang lebih seperti ini “Anda jangan membohongi kami, karena seperti itulah trik halus yang dilakukan para penginjil, karena saya sendiri sudah pernah belajar penginjilan pada tahun 79 di Magelang, dan seperti itulah trik2 para penginjil.”
Spontan si pendeta kaget dan diam. Ia tampak tak menyangka bahwa ayah saya juga pernah belajar kependetaan dan penginjilan.
Bukti kedua, ya baca sendiri kisah Irene Handono yang mengungkapkan program YERICHO 2000,dll dan dst.
Bukti ketiga, baca saja cerita para mualaf (orang yang baru masuk Islam) di Majalah Hidayah yang datang dari kalangan penganut, pendeta dan biarawan/biarawati dan kemudian mengungkapkan kebobrokan dan kelemahan agama mereka.
Begitulah wahai “MAX” dan orang2 yang meragukan Islam adalah agama yang paling benar dan alasan kenapa Islam bertentangan dengan agama Nasrani,Yahudi dll. dan kenapa orang Islam memusuhi orang non Islam walaupun di dalam Al-Quran umat Islam tetap disuruh menghormati (bukan mengakui) dalam situasi dan kondisi tertentu dan mengapa Orang Islam menyerukan atau mengampanyekan Islamlah yang paling benar.
SEMOGA anda yang ada di Blog ini mau membaca, merenung dan berpikir-pikir lagi untuk meragukan Islam atau mengalahkan Islam. Justru andalah yang akan diragukan dan dikalahkan oleh Islam, lewat Al-Quran dan Hadits sahihnya, bukan lewat inisiatif,ide dan pemikiran saya, orang2 Islam dan seluruh Manusia di dunia.
Akhirul Kalam. Belajarlah dan Pelajarilah Islam dengan baik dan benar, niscaya anda akan mendapati “Islamlah yang paling benar”.
Juni 8, 2008 at 4:54 am
saya punya beberapa pertanyaan
1. apakah yang punya Blog ini orang muslim atau bukan?
2. apakah yang punya blog ingat atau bahkan tau ketika umat islam dibantai di Poso, Ambon, Banyuwangi, dan wilayah lain di negara ini….
manakala tidak ada satupun pemimpin di negara ini yang membela umat……..
3. Apakah anda Antek-antek GUSDUR dan sebangsanya yang jelas-jelas memusuhi umat
Kekerasan terjadi manakala hukum yang ada dinegara ini memang tidak dapat mengakomodir kepentingan atau keresahan umat
Juni 8, 2008 at 5:43 am
astaghfirullah……….
air mataQ aja masih menetes bila mengingat kejadian poso…..
buat max: itulah kebiasaan segelintir orang memberikan informasi selalu tidak lengkap
Islam menyuruh berbuat baik pada siapapun. hingga pada binatang sampe lingkungan tanpa terkecuali, dan sekali lagi
ISLAM juga menyuruh beramar ma’ruf nahi mungkar
sepertinya pembicaraan masalah FPI sudah meluas hingga pada penjelasan,
gak masalah toh dakwah memang telah menjadi kewajiban setiap muslim.
hanya saja diperlukan hati dan fikiran yang jernih menerima kenyataan yang kadang tak sesuai dengan doktrin yang terpatri di hati.
Juni 8, 2008 at 6:52 am
ISLAM adalah agama damai dan cinta…..hancurkan yang menghalangi FPI..hidup FPI..pukul yang tidak setuju…hidup islam
Juni 8, 2008 at 6:55 am
tungguin ya max,
aq gak mo ngomong tanpa data yang lengkap….
aq mencari catatan dulu tentang kewajiban anda sebagai pengikut Yesus agar mengakui dan mengikuti Muhammad SAW
Juni 8, 2008 at 7:14 am
“Kekerasan terjadi manakala hukum yang ada dinegara ini memang tidak dapat mengakomodir kepentingan atau keresahan umat”
memang identik dengan kekerasan dan anarkisme
Juni 8, 2008 at 8:15 am
sekarang masyrakat lagi heboh dengan insiden monas kemarin. satu hal yang harus kita ketahui. FPI hanyalah jadi korban dalam insiden kemarin. karena, Laskar Islam dan FPI berbeda. jadi yang terlibat dalam kasus insiden monas adalah laskar islam dan AKKBB,bukan FPI. Di sini kita juga mesti cerdik dalam mengamati berita… Isu BBM kini teralihkan. Pemerintah berusaha mengalihkan kenaikan BBM dengan mahasiswa vs aparat dan insiden monas. Seharusnya pemerintah juga tegas dalam menangani kasus ahmadiyah yang sudah jelas sangat sesat. Tapi pemerintah seakan tidak mau tahu alias bodo amat dengan kesesatan ahmadiyah. Sedangkan FPI yang jelas2 jadi korban, presiden langsung turun tangan UNTUK MEMBUBARKANNYA. Sungguh tidak adil..! Saya juga tidak setuju dengan kekerasan yang dilakukan oleh FPI,tetapi dalam kasus ini saya sangat tidak terima klo FPI dibubarkan ketimbang ahmadiyah yang dibiarkan berkeliaran. Sesungguhnya ada permainan politik dibalik insiden monas. Isu BBM pun teralihkan. Sebenarnya siapa yang lebih pantas dibubarkan?? Ahmadiyah atau FPI???? sUNGGUH PEMERINTAH TELAH DZALIM! sUNGGUH PEMErintah sedang mengadu domba umat muslim.
Juni 8, 2008 at 11:37 am
kalau menurut saya sih. bukan pemerintah yag adu domba umat muslim. febri, apakah km punya bukti. km udah bikin fitnah kalau kyak gt bkn memperkeruh suasana tau.nabi kita ga pernh ajarkan umatnya saling memf