Angkot itu singkatan dari Angkutan Perkotaan. Biasanya adalah jenis mobil seperti minibus. Beroprasi dari satu kantung ke kantung lainnya dalam kota-kota yang berpenghuni padat.

Angkot ini amat membantu bagi para pengguna jasa yang membutuhkannya. Di balik angkot ternyata banyak cerita.

Ini cerita soal angkot bodong. Apa itu angkot bodong dan cerita dibaliknya, silahkan klik di sini untuk melanjutkannya.

————————————

Kalau mau berlangganan tulisan, silahkan memasukkan link ini ke dalam perangkat pembaca blog favorit anda.

Akibat perubahan alam sistematis antara yang kita sebut matahari dengan bulan, manusia membuat pertanggalan. Dan seperti halnya hal-hal yang manusia buat, selalu ada awalan dan ada akhiran. Begitu pula dengan penanggalan tahunan.

Setiap akhir tahun tiba, ramai-ramai kita refleksi. Seperti ramai-ramai pula kita refleksi di hari raya. Entah kenapa, tiba-tiba hampir sebagian besar manusia bumi membuat semacam daftar apa yang perlu dan tidak perlu dilakukan di tahun berikutnya.

Tahun berganti tahun. Refleksi dan harapan silih pula berganti.

Tapi ada yang tetap sama dari manusia. Ada rasa bahagia, ada rasa sedih.

Ini sedikit tulisan soal review akhir tahun. Karena lewat kacamata bias saya, yaa saya menuliskannya secara sepihak saja. Melalui sebuah tulisan mengenai sadisme. Yang kata orang Jerman bernama Martin Heidegger, sadisme adalah bagian sifat dasar manusia.

Selamat menikmati selamat berlibur dan selamat klik disini.

———————————————————–

Kalau mau berlangganan tulisan, silahkan memasukkan link ini ke dalam pembaca blog favorit anda.

Anda pernah dipecat? Apa rasanya, sakit?

Maaf kalau saya bertanya begitu. Sejujurnya itu pengalaman yang belum saya punya. Dipecat.

Kalau dipecat jadi kekasih dulu mah sering. Hehe.

Tapi kalau dipecat jadi karyawan, belum pernah. Maka itu, saya pikir pengalaman saya belum kaya.

Tapi kalau pertanyaannya dibalik… Apakah anda sudah pernah memecat orang? Atau bagaimana cara memecat orang/karyawan/buruh atau apalah namanya, silahkan klik disini untuk mendapatkan jawabannya.

———————————————————–

Kalau mau berlangganan tulisan, silahkan memasukkan link ini ke dalam pembaca blog favorit anda.

Berapa jarak antara sebuah titik di Jakarta, Indonesia yang bernama Tanjung Priok dengan sebuah titik lainnya di pinggiran Jakarta bernama Depok?

Saya tidak tahu jawabnya.  Saya tidak pernah punya kendaraan pribadi yang mampu menjawab pertanyaan itu. Mau bertanya teman, lupa terus.

Yang pasti, saya tahu kalau berjalan kaki, jarak antara Tanjung Priok dengan Depok kira-kira adalah sekitar 7 jam. Walaupun saya kurang yakin, saya terima sajalah info ini.

Anda ragu dengan info ini. Kalau ragu, klik disini untuk mendapatkan info sebenarnya. Tapi, saya sendiri ragu apakah dengan mengklik anda dapat apa yang anda cari.

Ahh… Semakin membingungkan saja soal jarak ini.

———————————————————–

Kalau mau berlangganan tulisan, silahkan memasukkan link ini ke dalam pembaca blog favorit anda.

Anda yakin kalau Indonesia dijajah 350 tahun oleh Belanda?

Kalau anda yakin, sebaiknya anda belajar sejarah dengan baik-baik. Bahwa tidak semua wilayah yang kini diakui sebagai kekuasaan Republik Indonesia itu tunduk 350 tahun di bawah Kerajaan Belanda melalui VOC.

Anda tahu kalau ada sebuah daerah di Sulawesi bahkan tidak pernah dijajah? Sebab ternyata mereka menerima kedatangan kolonialis Belanda dengan tangan terbuka.

Kalau menerima dengan tangan terbuka… Itu bukan dijajah namanya. Itu jatuh cinta!

Dan jangan lupa, kalau Aceh adalah daerah yang memiliki resistansi tertinggi menentang penjajahan.

Indonesia itu kaya sejarah, Bung. Jangan lupa, dan jangan pernah lupa, kata salah satu pendiri bangsa ini, Soekarno.

Namun, banyak orang yang lupa… Atau bahkan pura-pura lupa, bahwa Republik Indonesia pernah menjajah pula?

Mau tau bagimana? Silahkan klik disini.

———————————————

(*Catatan, apabila tidak dapat membuka alamat link diatas, mohon klik disini untuk meminta langganan tulisan melalui email anda*)

Kenapa kita, pas mati nanti.., dipisahin kuburannya? Apakah dengan dikubur pada makam tertentu jadi lebih cepat masuk surga? Ataukah dengan dikubur sambil memakai helm anda akan lepas dari siksa neraka?

Bukan sulap bukan sihir!

Mau tahu kenapa, klik disini lebih lanjut untuk jelasnya.

———————————————

(*Catatan, apabila tidak dapat membuka alamat link diatas, mohon klik disini untuk meminta langganan tulisan melalui email anda*)

Ngewe itu istilah teman saya, Udin Petot, sebagai kata ganti dalam kalimat ‘melakukan hubungan seks’.

Definisi Udin Petot mengenai ‘Ngewe’ adalah: “Ngewe itu dosa. Ngewe itu goyang-goyangin pantat. Trus mbelesek-mbelesekin pler luh ke pantatnya si Ngatini ama Susi”

Mau tahu mengapa Udin Petot punya definisi ajaib dan membingungkan tersebut, silahkan klik disini untuk membaca lebih lanjut.

(*Maaf kalau bahasa yang saya pergunakan dalam blog tidak membuat anda dan keluarga anda berkenan. Ada kalimat yang sampai saat ini saya ingat betul, “Sebelum belajar membaca, belajarlah berfikir. Sebelum berkomentar, belajarlah berfikir”. Tulisan ini dibuat tanpa berfikir, sebab udah terjadi sih, mau dipikirin apalagi coba?*)

————————————————-

(*Catatan, apabila tidak dapat membuka alamat link diatas, mohon klik disini untuk meminta langganan tulisan melalui email anda*)